AI assistant
Sending…
Megapolitan Developments Tbk — Annual Report 2020
Dec 31, 2020
69218_rns_2020-12-31_dd992f85-27b7-4b18-ab87-36b235f13f08.pdf
Annual Report
Open in viewerOpens in your device viewer
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
Petunjuk Pengisian Checklist:
-
- Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
-
- Tanda (√) diisi pada kolom 'Ada' apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
-
- Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda √) diisi pada kolom 'Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
-
- Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (v) diisi pada kolom 'N/A'.
-
- Checklist ini waiib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).
Data Umum
$\sim$
| Nama Emiten/Perusahaan Publik | PT Megapolitan Developments Tbk. | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bidang Usaha | Pembangunan real estat | ||||||
| Jenis penawaran Umum | IPO Saham |
| 31 Desember 2020 | 31 Desember 2019 | |
|---|---|---|
| Nama Kantor Akuntan Publik | KAP Rama Wendra | KAP Paul Hadiwinata, Hidajat, Arsono, Retno, Palilingan & Rekan |
| Nama Partner | Acep Kusmayadi, Ak, CA, CPA | Yosef Kresna Budi |
| Opini Akuntan | Wajar Tanpa Pengecualian | Wajar Tanpa Pengecualian |
| Catatan tentang Opini (jika ada) | N/A | N/A |
* disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
| Ya | Tidak | |
|---|---|---|
| Pemenuhan Peraturan No. VIII.G. 11 Tentang "Tanggung Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan" |
||
| Pemenuhan Peraturan No. VIII.A.2 tentang "Independensi Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" |
Data Keuangan Penting
$\rightarrow$
| Periode laporan keuangan | 31 Desember 2020 (Rupiah penuh) |
31 Desember 2019 (Rupiah penuh) |
|---|---|---|
| Laba Rugi Komprehensif | ||
| Pendapatan | 85.684.403.962 | 165.189.625.230 |
| Laba bruto | 39.661.046.362 | 95.794.995.362 |
| Laba usaha/operasional | (25.868.242.748) | 1.942.527.130 |
| EBITDA | (23.094.367.518) | 5.019.010.642 |
| Laba (rugi) Bersih periode berjalan | (56.617.681.066) | (34.638.520.599) |
| Laba (rugi) komprehensif | (57.588.917.386) | (32.360.444.390) |
| Laba Per saham (dasar) | (17, 11) | (9,61) |
| Laba Per saham (dilusian) | $\overline{a}$ |
| Periode laporan keuangan | 31 Desember 2020 | 31 Desember 2019 | ||
|---|---|---|---|---|
| (Rupiah Penuh) | (Rupiah Penuh) | |||
| Laporan Posisi keuangan | ||||
| Jumlah Aset | 2.454.054.273.495 | 2.143.944.238.365 | ||
| Jumlah Aset Lancar | 1.851.347.307.718 | 1.513.884.585.928 | ||
| Jumlah Aset Tidak Lancar | 602.706.965.777 | 630.059.652.437 | ||
| Jumlah Liabilitas | 1.905.692.754.656 | 1.371.713.130.382 | ||
| Jumlah Liabilitas Jangka Pendek | 887.763.447.554 | 381.032.836.607 | ||
| Jumlah Liabilitas Jangka Panjang | 1.017.929.307.102 | 990.680.293.775 | ||
| Jumlah Ekuitas | 548.361.518.839 | 772.231.107.983 | ||
| Modal Disetor | 335.000.000.000 | 335,000,000,000 | ||
| Tambahan modal disetor | 126.054.412.723 | 126.054.412.723 | ||
| Saldo Laba | 84.490.236.878 | 307.463.663.479 | ||
| Rasio Keuangan* | ||||
| Rasio Lancar (%) | 208,54 | 397,31 | ||
| ROA | $(2,31\%)$ | (1,62%) | ||
| ROE | $(10, 32\%)$ | $(4,49\%)$ | ||
| Ebitda thd pendapatan (%) | $(26, 95\%)$ | 3,04% |
Jakarta, 31 Mei 2021
$\sim$
AMERVILOT FITTS TOR. $\sim$
Ouw Desiyanti
Direktur yang membawahi bidang akuntansi dan keuangan
$\sim$
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Laporan Keuangan Terdiri dari: | |||||
| Neraca | V. | ||||
| Laporan Laba Rugi | $\dot{V}$ | ||||
| 3 | Laporan Perubahan Ekultas | $\mathbf{v}$ | |||
| $\overline{4}$ | Laporan Arus Kas | V. | |||
| Catatan Atas Laporan keuangan | $\dot{V}$ | ||||
| Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan | |||||
| 1) | Gambaran Umum Perusahaan | ||||
| Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain adalah : | |||||
| a) | Pendirian perusahaan | ||||
| Riwayat ringkas perusahaan; | V. | ||||
| Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan Departemen Hukum dan Perundang-undangan dan atau nomor dan tanggal Berita Negara vang bersangkutan: |
$\dot{v}$ | ||||
| Bidang usaha utama perusahaan sesuai anggaran dasar dan kegiatan utama perusahaan pada periode pelaporan; |
$\mathbf{V}$ | ||||
| Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha; dan | v. | No. 1a. Pendirian dan Informasi Umum | |||
| Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Apabila perusahaan melakukan ekspansi atau penciutan usaha secara signifikan pada periode laporan yang disajikan, harus disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau penciutan perusahaan dan kapasitas produksinya. |
V | ||||
| b) | Penawaran Umum Efek Perusahaan Penjelasan penawaran umum efek perusahaan yang meliputi tanggal efektif penawaran umum perdana, kebijakan / tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi efek yang diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, jenis dan jumlah efek yang ditawarkan pada saat penawaran terakhir, dan tempat pencatatan efek perusahaan. |
No. 1b. Penawaran Umum Saham |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| C) | Struktur Perusahaan dan Anak Perusahaan | ||||
| Menjelaskan struktur perusahaan yang menggambarkan perusahaan dan anak perusahaan yang dimiliki perusahaan baik secara langsung maupun tidak langsung. Penjelasan tersebut mencakup hal-hal sebagai berikut: |
|||||
| Nama perusahaan yang dimiliki; | $\mathbf{V}$ | ||||
| Tempat kedudukan perusahaan; | $\dot{V}$ | ||||
| Jenis usaha; | $\dot{V}$ | No. 1e. Struktur Entitas Anak | |||
| Tahun beroperasi secara komersial; | V | ||||
| Persentase kepemilikan; | $\mathbf{v}$ | ||||
| Total aktiva; dan | $\mathbf{V}$ | ||||
| Informasi penting lainnya yang berkaitan dengan anak perusahaan, seperti alasan tidak dikonsolidasikannya laporan keuangan anak perusahaan, dampak penggunaan kebijakan akuntansi yang berbeda oleh anak perusahaan dan proporsi unsur-unsur yang terkait dengan kebijakan akuntansi tersebut. |
|||||
| d) | Karyawan, direksi dan komisaris | ||||
| Yang harus diungkapkan adalah: | |||||
| Nama anggota direksi dan dewan komisaris; dan | $\mathbf{V}$ | No. 1c. Dewan Komisaris & Direksi, Komite Audit serta | |||
| Jumlah karyawan pada akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan selama periode yang bersangkutan, |
$\mathbf{V}$ | Karyawan | |||
| 2) | Ikhtisar Kebijakan Akuntansi | ||||
| Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut : | |||||
| a) | Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan | ||||
| Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan nilai historis (historical cost), nilai kini (current cost), nilai realisasi (realizable value), nilai wajar (fair value) berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. |
$\sqrt{ }$ | No. 2a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian | |||
| Dasar penyusunan laporan keuangan yaitu dasar akrual kecuali untuk laporan arus kas. |
$\mathbf{v}$ |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Mata uang pelaporan yang digunakan dan alasan menggunakan mata uang pelaporan selain rupiah. Apabila terdapat perubahan mata uang pelaporan, diungkapkan alasannya, kurs yang digunakan dalam pengukuran kembali atau penjabaran, dan ikhtisar neraca dan laporan laba rugi yang disajikan sebagai perbandingan dalam mata uang sebelumnya. |
$\sqrt{ }$ | ||||
| Alasan perubahan periode pelaporan. | $\mathbf{v}$ | ||||
| b) | Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: |
||||
| Prinsip-prinsip konsolidasi; | $\mathbf{v}$ | No. 2d. Prinsip-prinsip konsolidasian | |||
| Kas dan setara kas; | $\sqrt{ }$ | No. 2g. Kas dan Setara Kas | |||
| Investasi dalam Efek; | $\sqrt{ }$ | No. 2x. Instrumen keuangan | |||
| Investasi non Efek; | $\mathbf{v}$ | ||||
| Penyisihan piutang; | $\sqrt{ }$ | No. 2j. Piutang Usaha | |||
| Persediaan; | $\mathbf{v}$ | No. 2i. Persediaan | |||
| Aktiva tetap; | $\sqrt{ }$ | No. 2m. Aset Tetap | |||
| Sewa guna usaha; | $\sqrt{ }$ | No. 2o. Sewa | |||
| Kerjasama operasi; | $\mathbf{v}$ | No. 37. Kerjasama Operasi | |||
| Aktiva dalam penyelesaian; | $\mathbf{v}$ | No. 2m. Aset Tetap | |||
| Aktiva tidak berwujud; | $\sqrt{ }$ | No. 2e. Kombinasi bisnis | |||
| Aktiva lain-lain; | $\sqrt{ }$ | No. 2x. Instrumen keuangan | |||
| Penurunan nilai aktiva; | $\sqrt{ }$ | No. 2x. Instrumen keuangan | |||
| Penggabungan usaha; | $\mathbf{v}$ | ||||
| Pengakuan pendapatan; | $\vee$ | No. 2r. Pengakuan Pendapatan dan Beban | |||
| Transaksi dan saldo dalam mata uang asing; | $\sqrt{ }$ | No. 2t. Transaksi dan Saldo Mata Uang Asing | |||
| Instrumen derivatif; | $\sqrt{ }$ | ||||
| Pajak penghasilan; | $\sqrt{ }$ | No. 2v. Pajak Penghasilan | |||
| Program pensiun; | $\mathbf{V}$ |
$\sim$
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Restrukturisasi hutang bermasalah; | $\mathbf{v}$ | ||||
| Biaya pinjaman; | $\mathbf{v}$ | No. 2p. Kapitalisasi Biaya Pinjaman | |||
| Segmen usaha; dan | v | No. 2aa. Segmen Operasi | |||
| Laba (rugi) per saham. | v | No. 2z. Laba per Saham | |||
| 3) | Penjelasan atas Pos-pos Laporan Keuangan Penjelasan atas pos-pos laporan keuangan disusun dengan memperhatikan urutan penyajian Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas dan Laporan Arus Kas, serta informasi tambahan. |
||||
| a) | Aktiva | ||||
| Kas dan Setara Kas Yang harus diungkapkan antara lain: |
|||||
| (a) | Unsur kas dan setara kas pada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga; |
$\mathbf{v}$ | |||
| (b) | Rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang asing; dan |
V | No. 4. Kas dan Setara Kas | ||
| (c) | Kisaran tingkat bunga dari setara kas selama periode pelaporan. | V | |||
| Investasi Jangka Pendek | |||||
| Pengungkapan investasi jangka pendek dipisahkan antara deposito dan surat berharga (Efek) |
$\sqrt{ }$ | No. 5. Aset Keuangan Lancar Lainnya | |||
| (a) | Untuk deposito, harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak yang mempunyai hubungan istimewa; Kisaran tingkat bunga; |
No. 4. Kas dan Setara Kas | |||
| Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; dan | |||||
| Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. |
|||||
| (b) | Pengelompokkan Efek sesuai kategori (diperdagangkan, dimiliki hingga jatuh tempo, tersedia untuk dijual) dan dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak yang mempunyai hubungan istimewa: Yang harus diungkapkan: Nilai wajar agregat. (marked to market); |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Metode dan asumsi yang digunakan dalam menentukan nilai wajar Efek; | $\mathbf{V}$ | ||||
| Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari pemilikan efek tersedia untuk dijual; |
|||||
| Biaya perolehan termasuk jumlah premi dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk efek dimiliki hingga jatuh tempo: |
|||||
| Metode amortisasi yang digunakan; | |||||
| Peringkat efek hutang berikut nama pemeringkat (jika ada); dan | |||||
| Uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual atau memindahkan kelompok efek. |
|||||
| Wesel Tagih | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya). |
$\mathbf{v}$ | ||||
| Piutang Usaha | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Jumlah piutang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak yang mempunyai hubungan istimewa: |
V | No. 6. Piutang Usaha | ||
| (b) | Jumlah piutang menurut mata uang; | v | |||
| (c) | Jumlah plutang menurut umur; | V. | |||
| (d) | Jumlah penyisihan piutang ragu-ragu, beban penyisihan dan penghapusan piutang; |
$\mathbf{V}$ | |||
| (e) | Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan; | v. | No. 6. Piutang Usaha | ||
| (f) | Piutang yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan; dan | ÿ. | |||
| (g) | Informasi piutang yang telah dijual secara with recourse, meliputi: | $\mathbf{v}$ | |||
| jumlah yang dialihkan, beban bunga, retensi, jatuh tempo dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian. jaminan yang diberikan (bila ada). |
|||||
| Plutang Lain-Lain | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain adalah : |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| (a) | Rincian jenis dan jumlah piutang; | $\mathbf{V}$ | |||
| (b) | Jumlah penyisihan piutang ragu-ragu, beban penyisihan dan penghapusan piutang; dan |
$\mathbf{v}$ | No. 7. Piutang lain-lain | ||
| (c) | Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. | $\mathbf{V}$ | |||
| Persediaan Yang harus diungkapkan antara lain adalah : |
|||||
| (a) | Total nilai tercatat persediaan dan nilai tercatat menurut klasifikasi barang jadi, barang dalam proses, bahan baku dan pembantu, serta bahan persediaan lain sesuai dengan industrinya: |
$\mathbf{U}$ | No. 8. Persediaan | ||
| (b) | Jumlah penyesuaian atas penurunan nilai persediaan: | V | No. 8. Persediaan | ||
| (c) | Kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: |
Ϋ́ | No. 8. Persediaan | ||
| (d) | Jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan rusak atau usang; | $\sqrt{ }$ | |||
| (e) | Persediaan yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan; | $\mathbf{v}$ | No. 8. Persediaan | ||
| (f) | Nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko vang ditutup: |
Ϋ́, | No. 8. Persediaan | ||
| (g) | Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah pertanggungan asuransi; | ÿ | No. 8. Persediaan | ||
| (h) | Penjelasan mengenai kerugian persediaan yang jumlahnya material atau sifatnya luar biasa: |
$\sqrt{ }$ | |||
| (i) | Nilai tercatat persediaan yang dijadikan jaminan; dan | V | No. 8. Persediaan | ||
| (i) | Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi dan tingkat kapitalisasi yang dipergunakan, untuk persediaan yang memenuhi kriteria aktiva tertentu (qualifying asset). |
$\sqrt{ }$ | Biaya Pinjaman terdiri dari bunga pinjaman yang sudah merupakan bagian dari pembayaran bunga pada Laporan Arus Kas |
||
| Pajak Dibayar Dimuka | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain adalah : | |||||
| (a) | rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya; dan | ||||
| (b) | uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. | V | No. 18a. Pajak Dibayar dimuka |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Biaya Dibayar di Muka | |||||
| Yang diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. | V | No. 10. Uang Muka dan Biaya dibayar dimuka | |||
| Aktiva Lancar Lain lain | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. | V | ||||
| Plutang Hubungan Istimewa | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Rincian jenis, nama pihak yang memiliki hubungan istimewa, dan jumlah piutang; |
Ű. | |||
| (b) | Alasan dan dasar pembentukan penyisihan; | v | No. 34. Sifat, Saldo Akun dan Transaksi dengan Pihak-Pihak | ||
| (c) | Jumlah penyisihan dan penghapusan piutang; dan | v | Berelasi | ||
| (d) | Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan. | v. | |||
| Investasi Pada Perusahaan Asosiasi | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Nama perusahaan dan persentase kepemilikan; dan | V | No. 11. Investasi pada Entitas Asosiasi | ||
| (b) | Rekonsiliasi nilai tercatat penyertaan pada awal dan akhir periode dengan memperlihatkan bagian laba rugi yang diakui dan dividen yang diperoleh pada periode berjalan serta penurunan permanen nilaj penyertaan. |
V | No. 11. Investasi pada Entitas Asosiasi | ||
| Investasi Jangka Panjang Lain | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Rincian menurut jenis investasi, seperti investasi dalam Efek hutang dan Efek ekuitas, investasi dalam properti dan investasi lainnya; |
$\mathbf v$ | |||
| (b) | Pemisahan antara investasi pada pihak ketiga dan pihak yang mempunyai hubungan istimewa untuk investasi dalam Efek hutang dan Efek ekuitas, investasi dalam properti dan investasi lainnya; |
V | |||
| (c) | Untuk Efek ekuitas yang tersedia untuk dijual harus diungkapkan: | ||||
| Nilai wajar agregat; | |||||
| Metode dan asumsi yang digunakan dalam menentukan nilai wajar Efek; | |||||
| dan Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi. |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| (d) | Pengungkapan investasi jangka panjang dalam Efek hutang (dimiliki hingga iatuh tempo dan tersedia untuk dijual) sebagai berikut : Rincian menurut penerbit, nilai nominal, diskonto atau premium yang belum diamortisasi, nilai tercatat, tingkat bunga, dan tanggal jatuh tempo; |
$\mathbf{v}$ | |||
| Efek yang pembayarannya dijamin dengan hipotik atau jaminan lain; | $\sqrt{ }$ | ||||
| Persyaratan efek hutang; | $\sqrt{ }$ | ||||
| Nilai wajar agregat; | |||||
| Metode dan asumsi yang digunakan dalam menentukan nilai wajar Efek; | |||||
| Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari efek tersedia untuk dijual; dan |
|||||
| Peringkat efek hutang berikut nama pemeringkatnya. | $\sqrt{ }$ | ||||
| (e) | Uraian tentang alasan pengambilan keputusan menjual atau memindahkan kelompok efek; |
$\mathbf{v}$ | |||
| Pengungkapan investasi dalam Efek yang menggunakan metode biaya adalah : | |||||
| Nama perusahaan dan persentase yang dimiliki, nilai tercatat penyertaan; | |||||
| Alasan tidak dapat ditentukannya nilai wajar Efek; dan | |||||
| Rekonsiliasi nilai tercatat penyertaan pada awal dan akhir periode yang | |||||
| memperlihatkan penambahan dan pengurangan penyertaan serta penurunan | |||||
| lpermanen nilai penvertaan. | |||||
| (q) | Pengungkapan investasi dálam properti meliputi jenis, lokasi, biaya perolehan | v. | No. 12. Properti Investasi | ||
| (h) | dan nilai wajarnya; Pengungkapan investasi jangka panjang lainnya meliputi jenis dan nilai |
$\mathbf{v}$ | |||
| wajarnya: | |||||
| (i) | Apabila investasi jangka panjang dijaminkan, syarat dan kondisi yang | Ϋ́ | No. 15, Utang Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya | ||
| berdampak signifikan terhadap perusahaan, harus diungkapkan baik jumlah | |||||
| maupun pihak penerima jaminan: | $\mathbf{v}$ | ||||
| (i) | Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai; |
||||
| (k) | Rugi penurunan nilai yang diakui selama periode berjalan dan komponen | $\mathbf{v}$ | |||
| Laporan Laba Rugi dimana kerugian tersebut dilaporkan. Pengungkapan | |||||
| dilakukan untuk setiap jenis investasi: dan |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| (1) | Pemulihan kerugian penurunan nilai yang diakui selama periode berjalan dan komponen Laporan Laba Rugi dimana kerugian tersebut dilaporkan. Pengungkapan dilakukan untuk setiap jenis investasi. |
$\sqrt{ }$ | |||
| Aktiva Tetap | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Pemilikan Langsung | ||||
| Rincian aktiva tetap menurut jenis dan akumulasi depresiasi, serta jumlah | $\mathbf{v}$ | ||||
| depresjasi pada tahun berjalan; Rekonsiliasi nilai tercatat pada awal dan akhir periode yang |
$\mathbf{v}$ | ||||
| memperlihatkan penambahan dan pengurangan; Aktiva tetap yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan; |
$\mathbf{v}$ | ||||
| Catatan Laporan Keuangan No. 13 | |||||
| Nilai aktiva tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup; |
$\mathbf{v}$ | ||||
| Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah pertanggungan asuransi; | |||||
| Jika dilakukan penilaian kembali pada periode yang disajikan, harus | |||||
| diungkapkan: Dasar hukum; |
$\sqrt{ }$ | ||||
| Tanggal efektif (persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak); | |||||
| Nama penilai independen; | |||||
| Dasar/metode yang digunakan untuk menentukan nilai reval uasi ; | |||||
| Nilai tercatat setiap jenis aktiva tetap; dan | |||||
| Selisih penilaian kembali setiap jenis aktiva tetap. | |||||
| Pengungkapan menurut jenis aktiva tetap yang mengalami perubahan | |||||
| estimasi masa guna dan atau metode depresiasi; Pengungkapan nilai buku, hasil penjualan bersih, keuntungan (kerugian) |
|||||
| dari aktiva tetap yang dijual; Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau lpemulihan penurunan nilai; |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Rugi penurunan nilai yang diakui selama periode berjalan dan komponen Laporan Laba Rugi dimana kerugian tersebut dilaporkan; dan |
$\mathbf{v}$ | ||||
| Pemulihan kerugian penurunan nilai yang diakui selama periode berjalan dan komponen Laporan Laba Rugi dimana kerugian tersebut dilaporkan. |
$\sqrt{ }$ | ||||
| (b) | Aktiva Sewa Guna Usaha | ||||
| Rincian jenis aktiva sewa guna usaha berdasarkan nilai tunai seluruh pembayaran sewa guna usaha selama masa sewa ditambah nilai sisa (harga opsi) yang harus dibayar pada akhir masa sewa guna usaha. Di samping itu dijelaskan mengenai akumulasi depresiasi masing-masing kelompok aktiva sewa guna usaha dan jumlah depresiasi pada tahun berjalan; dan |
$\mathbf{u}$ | ||||
| Rekonsiliasi nilai tercatat pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan. |
$\mathbf{v}$ | ||||
| (c) | Aktiva KSO Rincian aktiva berdasarkan jenis dan jumlah aktiva yang dikelola; |
$\sqrt{ }$ | |||
| Rekonsiliasi nilai tercatat pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan; dan |
|||||
| Penjelasan mengenai biaya perolehan, akumulasi depresiasi masing- masing kelompok aktiva dan jumlah depresiasi pada tahun berjalan. |
|||||
| (d) | Aktiva Dalam Penyelesaian | ||||
| Rincian aktiva yang sedang dalam penyelesaian; | Catatan Laporan Keuangan No. 8 Persediaan | ||||
| Persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak; | v | ||||
| Estimasi saat penyelesaian proyek; | |||||
| Hambatan kelanjutan penyelesaian proyek; dan | |||||
| Penjelasan mengenai jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi pada periode pelaporan. |
|||||
| Aktiva Tak Berwujud | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain jenis, sumber terjadinya, biaya perolehan dan jumlah amortisasi. |
$\mathbf{v}$ | No. 27 Goodwill |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Aktiva Lain-Lain | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain adalah: | |||||
| (a) | Rincian aktiva lain-lain; | $\mathbf{V}$ | Saldo tidak material terhadap total asetnya | ||
| (b) | Sifat dan uraian penting dari aktiva yang bersangkutan; | $\mathbf v$ | |||
| (c) | Amortisasi beban tangguhan; | $\mathbf{v}$ | |||
| (d) | Alasan perubahan klasifikasi aktiva yang sebelumnya tidak termasuk dalam aktiva lain-lain; dan |
V | |||
| (e) | Untuk jenis aktiva tetap yang sudah tidak dapat digunakan secara aktif dan dimiliki untuk tujuan dijual (scrapped): nilai tercatat dan nilai realisasi bersih. |
$\mathbf v$ | |||
| b) | Kewajiban | ||||
| Kewajiban Lancar | |||||
| Pinjaman Jangka Pendek | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain adalah: | |||||
| (a) | Rincian hutang berdasarkan jenis hutang, nama kreditur, jenis mata uang serta nilainva: |
v. | No. 16. Utang Usaha | ||
| (b) | Kisaran tingkat bunga dan saat jatuh tempo; | $\mathbf{v}$ | |||
| (d) | Jaminan yang diberikan dengan menunjuk akun-akun yang berhubungan; | $\mathbf v$ | |||
| (e) | Persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan perolehan hutang baru dan ketentuan mengenai rasio keuangan; |
$\sqrt{ }$ | |||
| (f) | Penjelásan mengenai kondiši hutang (misalnya kondisi default); dan | $\sqrt{ }$ | |||
| (g) | Untuk transaksi anjak piutang with recourse, harus diungkapkan kewajiban anjak piutang, retensi, bunga yang belum diamortisasi dan kewajiban anjak piutano bersih. |
$\sqrt{ }$ | |||
| Wesel Bayar | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Rincian jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, dan tingkat bunga; |
$\mathbf{v}$ | |||
| (b) | Penjelásan tentang jaminan dan persyaratan lain; dan | $\mathbf{v}$ |
$\ddot{\phantom{1}}$
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| (c) | Penjelasan mengenai kondisi wesel bayar (misalnya kondisi default). |
$\sqrt{ }$ | |||
| Hutang Usaha | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Pemisahan antara hutang usaha pada pihak ketiga dengan pihak yang memiliki hubungan istimewa; |
v | |||
| (b) | Rincian hutang berdasarkan jenis mata uang serta nilainya; | v | |||
| (c) | Sifat dari transaksi; dan | ÿ | No. 16. Hutang Usaha | ||
| (d) | Jaminan yang diberikan oleh perusahaan dengan menunjuk akun-akun yang berhubungan. |
v | |||
| Hutang Pajak | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Jenis dan jumlahnya; dan | v | No. 18b. Utang Pajak | ||
| (b) | Informasi mengenai ketetapan pajak. | V | |||
| Beban Masih Harus Dibayar | |||||
| Yang harus ungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban vang belum jatuh tempo. |
$\mathbf{V}$ | No. 19. Beban Yang Masih Harus Dibayar | |||
| Kewajiban Lancar Lain-lain | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Rincian menurut jenis dan jumlahnya; | V | No. 17. Utang lain-lain | ||
| (b) | Untuk kewajiban jangka panjang yang default : pokok pinjaman dan bunga, alasan penyebab default, dan langkah-langkah penyelesaian; |
$\mathbf{v}$ | |||
| (c) | Untuk garansi produk: jenis produk, sifat garansi dan masa berlakunya garansi; dan |
V | |||
| (d) | Untuk beban tangguhan atas perjanjian kepegawaian seperti jaminan kesehatan masa pensiun: uraian mengenai jaminan dan jumlah pegawai yang berhak atas |
v | |||
| jaminan tersebut. | |||||
| Kewajiban Tidak Lancar | |||||
| Pinjaman Jangka Panjang | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| (a) | Rincian hutang berdasarkan nama bank, jenis mata uang serta nilainya; | A. | |||
| (b) | Kisaran tingkat bunga dan saat jatuh tempo; | V | |||
| (c) | Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan; | V | |||
| (d) | Penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan perolehannya: |
v | No. 15. Utang Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya | ||
| (e) | Penjelasan mengenai kondisi hutang (misalnya restrukturisasi hutang, kondisi $default$ : |
v | |||
| (f) | Jaminan yang diberikan dengan menunjuk akun-akun yang berhubungan; | V | |||
| (g) | Persyaratan lain yang penting seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu dan atau pembatasan perolehan hutang baru; |
V | |||
| (h) | Pengungkapan informasi sehubungan dengan kewajiban berbunga jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal neraca tetapi tetap diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang, antara lain adalah: Nama bank dan jumlahnya; dan Ringkasan perjanjian lama dan baru yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. |
ν v |
|||
| Hutang Sewa Guna Usaha | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Rincian perusahaan sewa guna usaha (lessor) dan nilainya; | V | |||
| (b) | Jumlah angsuran sewa guna usaha tahunan yang harus dibayar paling tidak untuk 2 (dua) tahun berikutnya, bagian bunga dan nilai tunainya; |
$\mathbf{v}$ | |||
| (c) | Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam 12 (dua belas) bulan; | $\mathbf{v}$ | |||
| (d) | Jaminan yang diberikan sehubungan dengan transaksi sewa guna usaha; | $\sqrt{ }$ | |||
| (e) | kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya Keuntungan atau sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback): dan |
$\sqrt{ }$ | |||
| (f) | Ikatan-ikatan penting yang dipersyaratkan dalam perjanjian sewa guna usaha (major covenants). |
v |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Hutang Obligasi | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Rincian mengenai : jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadual pembayaran bunga, tingkat bunga, serta tempat pencatatan: |
$\mathsf{V}$ | |||
| (b) | Peringkat dan nama pemeringkat (jika ada); | $\sqrt{ }$ | |||
| (c) | Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan; | $\mathbf{v}$ | |||
| (d) | Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan perusahaan; | $\mathbf{v}$ | |||
| (e) | Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan hutang pokok obligasi (jika lada) dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan; |
$\sqrt{ }$ | |||
| (f) | Persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan atau pembatasan perolehan hutang baru; dan |
v | |||
| (q) | Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi hutang. |
$\sqrt{ }$ | |||
| Program Pensiun | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Program pensiun yang diikuti, apakah Program Pensiun Iuran Pasti atau Program Pensiun Manfaat Pasti: |
$\mathsf{v}$ | |||
| (b) | Apabila perusahaan menyelenggarakan program pensiun iuran pasti : Gambaran umum tentang program pensiun, pengelola dana pensiun, persentase iuran yang menjadi kontribusi perusahaan, manfaat, karyawan yang likut menjadi peserta program pensiun dan lain-lain; |
$\checkmark$ | |||
| Jumlah beban (iuran) pensiun periode berjalan dan jumlah iuran pensiun vang masih harus dibayar; dan Hal-hal penting lainnya yang berhubungan dengan program pensiun yang dapat mempengaruhi daya banding laporan keuangan periode berjalan dan periode sebelumnya. |
$\mathbf{v}$ $\mathbf{v}$ |
||||
| (c) | Apabila perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti : Gambaran umum tentang program pensiun, manfaat, karyawan yang ikut menjadi peserta program pensiun, dan pengelolanya; Kebijakan pendanaan; |
$\mathbf{v}$ |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Rincian beban pensiun yang terdiri dari beban jasa kini, amortisasi beban jasa laļu, amortisasi koreksi dan bunga atas beban pensiun yang masih harus dibayar, jangka waktu amortisasi beban jasa lalu; |
$\sqrt{ }$ | ||||
| Asumsi dan metode aktuarial yang digunakan aktuaris, nilai wajar aktiva bersih dana pensiun dan selisih lebih (kurang) antara kewajiban aktuarial dan nilai wajar aktiva bersih: |
ÿ | ||||
| Rekonsiliasi beban pensiun yang masih harus dibayar (dibayar dimuka); | |||||
| Bila dilakukan perubahan metode aktuarial, alasan perubahan, jumlah penyesuaian perubahan terhadap laporan keuangan periode sajian, dan jumlah penyesualan yang berhubungan dengan masa sebelum periode sajian; |
$\sqrt{ }$ | ||||
| Tanggal penilaian aktuaria terakhir, nama aktuaris, dan frekuensi penilaian | $\mathbf{v}$ | ||||
| dilakukan; dan Hal-hal penting lain yang berhubungan dengan manfaat pensiun, termasuk |
$\mathbf{v}$ | ||||
| dampak pembubaran, pengurangan peserta yang dapat mempengaruhi daya | |||||
| banding laporan keuangan. Kewajiban Tidak Lancar Lainnya |
|||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Jenis, jumlah, tingkat bunga dan tanggal jatuh tempo; | $\mathbf{V}$ | |||
| (b) | Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam 12 (dua belas) bulan; dan | $\mathbf{v}$ | |||
| (c) | Uraian mengenai nama kreditur dan sifat kewajiban jangka panjang tersebut dan jaminan yang terkait dengan menunjuk akun-akun yang berhubungan. |
$\mathbf{v}$ | |||
| Hutang Subordinasi | |||||
| Yang perlu diungkapkan antara lain nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran tingkat bunga. |
$\mathbf{v}$ | ||||
| Obligasi Konversi | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, tingkat bunga, serta tempat pencatatan: |
$\mathbf{v}$ |
| Catatan |
|---|
| No. 28. Kepentingan Non Pengendali |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| (c) | Alasan untuk setiap perubahan dalam mata uang pelaporan; | $\mathbf{v}$ | |||
| (d) | Jika terdapat suatu perubahan dalam klasifikasi suatu kegiatan usaha luar negeri yang signifikan, perusahaan harus mengungkapkan: |
||||
| alasan dan sifat perubahan dalam klasifikasi; dampak perubahan atas klasifikasi modal pemegang saham; dan |
|||||
| dampak pada laba (rugi) bersih untuk setiap periode sebelumnya jika perubahan klasifikasi terjadi pada periode sebelumnya yang paling awal. |
|||||
| Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan / Perusahaan Asosiasi Yang harus diungkapkan antara lain: |
|||||
| (a) | Transaksi yang menimbulkan selisih transaksi perubahan ekuitas anak perusahaan /perusahaan asosiasi; |
$\sqrt{ }$ | |||
| (b) | Jumlah selisih transaksi perubahan ekuitas yang menjadi bagian perusahaan setelah memperhitungkan dampak pajaknya; dan |
$\mathbf{v}$ | |||
| (c) | Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi. | $\mathbf{V}$ | |||
| Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali Yang harus diungkapkan antara lain: |
|||||
| (a) | Jenis, nilai buku dan harga pengalihan untuk aktiva, kewajiban, saham atau instrumen kepemilikan lainnya yang dialihkan; |
$\sqrt{ }$ | |||
| (b) | Tanggal transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali; dan | $\sqrt{ }$ | |||
| (c) | Nama entitas terkait. | $\mathbf{V}$ | |||
| Saldo Laba Yang perlu diungkapkan antara lain adalah alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada), perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, misalnya jumlah dividen yang dibayarkan, saldo laba yang ditentukan penggunaannya, dan lain-lain. |
No. 26. Saldo Laba |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| (c) | 1) Ika terjadi perubahan modal saham dalam tahun berjalan: | ||||
| keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Perundang-undangan dan keputusan RUPS: |
|||||
| sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, modal sumbangan dan tambahan modal disetor lainnya, selisih penilaian kembali aktiva tetap dan saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, konversi obligasi dan sebagainya; |
No. 24, Modal Saham | ||||
| Metode pencatatan dan jumlah lembar saham yang diperoleh kembali, dalam hal terjadi perolehan kembali saham yang telah diterbitkan; dan |
|||||
| Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, pelunasan hutang, atau pemenuhan kecukupan modal bagi perbankan. |
|||||
| (d) | Dalam hal hanya sebagian saham perusahaan yang dicatat di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatat dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek. |
$\mathbf{V}$ | |||
| Tambahan Modal Disetor | |||||
| (a) | Agio saham: diuraikan sumber agio saham selama periode yang disajikan. | V | No. 25. Tambahan Modal Disetor | ||
| (b) | Biaya emisi efek ekuitas: dirinci berdasarkan penerbitan efek ekuitas. | $\mathbf{v}$ | |||
| (c) | Modal sumbangan: dirinci jenis aktiva dan jumlah. | $\sqrt{ }$ | |||
| (d) | Selisih kurs atas modal disetor: diuraikan sifat dan asal akun. | $\sqrt{ }$ | |||
| (e) | Modal disetor lainnya: diuraikan sifat dan asal akun ini. | $\sqrt{ }$ | |||
| Selisih Kurs Karena Penjabaran Laporan Keuangan | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Jumlah beda nilai tukar bersih dan rekonsiliasinya pada awal dan akhir periode; | V | |||
| (b) | Alasan untuk menggunakan mata uang yang berbeda jika mata uang pelaporan berbeda dengan mata uang negara tempat perusahaan berdomisili; |
$\mathbf{V}$ |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Waran | |||||
| Yang perlu diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Jenis waran (waran pisah, waran lekat, dan waran bebas); | $\sqrt{ }$ | |||
| (b) | Dasar penentuan nilai wajar waran; | v | |||
| (c) | Nilai waran pisah yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa); | v | |||
| (d) | Jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya; dan | v | |||
| (e) | Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. | $\vee$ | |||
| Kompensasi Berbasis Saham | |||||
| Yang perlu diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Penjelásan mengenai program kompensasi, termasuk persyaratan umum program kompensasi seperti : Persyaratan pemberian hak kompensasi; |
||||
| Periode maksimum opsi; dan | |||||
| Jumlah saham yang ditetapkan untuk opsi atau instrumen ekuitas lainnya. | |||||
| (b) | Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi untuk setiap kelompok opsi; |
V | |||
| (c) | Rata-rata tertimbang nilai wajar opsi pada tanggal pemberian kompensasi yang diberikan alam suatu periode; |
$\mathsf{V}$ | |||
| (d) | Jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar pada tanggal pemberian kompensasi dari instrumen ekuitas selain opsi yang diberikan dalam suatu periode: |
V | |||
| (e) | Penjelasan mengenai metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam suatu periode untuk mengestimasi nilai wajar opsi; |
$\mathbf{v}$ | |||
| (f) | Jumlah beban kompensasi yang diakui untuk program kompensasi berbasis saham: |
$\sqrt{ }$ | |||
| (g) | Perubahan persyaratan signifikan dari program kompensasi yang sedang berialan; dan |
$\sqrt{ }$ | |||
| (h) | Rentang harga eksekusi, rata-rata tertimbang harga eksekusi, dan rata-rata tertimbang |
$\sqrt{ }$ | |||
| e) | Laba Rugi | ||||
| Penjualan Bersih / Pendapatan Usaha | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| (a) | Penjualan bersih kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga; |
V | |||
| (b) | Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama; dan | v | No. 29. Penjualan | ||
| (c) | Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10% dari pendapatan. |
v | |||
| Beban Pokok Penjualan | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain : | |||||
| (a) | Beban pokok produksi yang dirinci : | ||||
| Biaya bahan baku; | |||||
| Biaya tenaga kerja; dan | |||||
| Biaya overhead | |||||
| ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir barang jadi. | |||||
| (b) | Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10% dari pendapatan. | $\mathbf{v}$ | |||
| Beban Usaha Yang harus diungkapkan antara lain rincian beban penjualan, dan beban umum dan administrasi. |
$\sqrt{ }$ | No. 31. Beban Penjualan, No. 32. Beban Umum dan Administrasi |
|||
| Penghasilan (Beban) Lain-lain | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Rincian penghasilan (beban) lain-lain dan jumlahnya; | $\mathbf{v}$ | No. 33. Pendapatan atau Beban Lainnya | ||
| (b) | Rincian beban keuangan yang merupakan bagian beban lain-lain, sebagai berikut: Jumlah beban keuangan, yang dirinci sebagai berikut: Bunga; |
||||
| Selisih kurs bersih atas penanaman dan pinjaman dalam mata uang asing (sepanjang selisih kurs bersih tersebut merupakan penyesuaian terhadap biaya bunga); Amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka (forward contract) yang bertujuan untuk lindung nilai; dan Amortisasi biaya perolehan pinjaman, seperti biaya konsultan, biaya provisi, biaya komitmen dan sebagainya. |
$\sqrt{ }$ |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Dikurangi beban keuangan yang dikapitalisasi; Jumlah beban keuangan yang dibebankan pada periode berjalan; Ditambah (dikurangi) kerugian (keuntungan) transaksi derivatif yang tidak bertujuan untuk lindung nilai (hedging); dan Jumlah beban keuangan dan kerugian (keuntungan) transaksi derivatif vang dibebankan pada periode berjalan. Jika terjadi depresiasi atau apresiasi, maka disajikan rincian perhitungan keuntungan atau kerugian selisih kurs, demikian juga kebijakan pembebanan vang dilakukan. |
V ÿ $\sqrt{ }$ |
||||
| (c) | Untuk laba atau rugi penjualan surat berharga yang harus diungkapkan adalah rincian untuk setiap klasifikasi investasi efek hutang dan ekuitas : Efek tersedia untuk dijual penerimaan dari penjualan efek; keuntungan (kerugian) yang direalisasikan; dan rugi akibat penurunan permanen nilai efek. Efek diperdagangkan keuntungan (kerugian) pemilikan efek yang telah maupun belum direalisasikan. Efek dimiliki hingga jatuh tempo keuntungan (kerugian) pemilikan efek yang telah maupun belum direalisasikan; dan rugi akibat penurunan permanen nilai efek, |
||||
| Pajak Penghasilan Yang harus diungkapkan antara lain: |
|||||
| (a) | Unsur-unsur beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari pajak kini dan pajak tangguhan; |
V | No. 18. Perpajakan | ||
| (b) | Rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dengan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif yang berlaku dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak vang berlaku: |
ν | No. 18. Perpajakan |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| (c) | Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut Laba sebelum pajak menurut akuntansi. Ditambah / dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci). Laba Kena Pajak (sesuai SPT). |
No. 18. Perpajakan No. 18. Perpajakan Perhitungan pajak merupakan perhitungan sementara yang dibuat untuk tujuan akuntansi dan dapat berubah pada waktu Perusahaan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan. |
|||
| (d) | Perhitungan beban dan hutang pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku; |
v. | No. 18. Perpajakan | ||
| (e) | Pernyataan bahwa Laba Kena Pajak (LKP) hasil rekonsiliasi telah sesuai dengan SPT; |
$\mathbf{v}$ | Perhitungan pajak merupakan perhitungan sementara yang dibuat untuk tujuan akuntansi dan dapat berubah pada waktu Perusahaan menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan. |
||
| (f) | Untuk setiap kelompok perbedaan temporer dan setiap kelompok rugi yang dapat dikompensasi ke tahun berikut : Rincian aktiva dan kewajiban pajak tangguhan yang disajikan pada neraca untuk setiap periode penyajian; dan Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui pada laporan laba rugi apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari jumlah aktiva atau kewajiban pajak tangguhan yang diakui pada neraca. |
||||
| (q) | Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang boleh dikurangkan dan sisa rugi yang dapat dikompensasi ke periode berikut yang tidak diakui sebagai aktiva pajak tangguhan; |
$\mathbf{v}$ | |||
| (h) | Jumlah aktiva pajak tangguhan dan sifat bukti yang mendukung pengakuannya, iika: penggunaan aktiva pajak tangguhan tergantung pada apakah laba fiskal yang dapat dihasilkan pada periode mendatang melebihi laba dari realisasi perbedaan temporer kena pajak yang telah ada; dan |
$\mathbf{v}$ | |||
| perusahaan telah menderita kerugian pada periode berjalan atau periode sebelumnya. |
$\mathbf{v}$ |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| (i) | Beban pajak yang berasal dari: | ||||
| Keuntungan (kerugian) atas penghentian operasi; dan | |||||
| Laba (rugi) dari aktivitas normal operasi yang tidak dilanjutkan untuk | |||||
| periode pelaporan, bersama dengan jumlah periode akuntansi sebelumnya yang | |||||
| (i) | disajikan pada laporan keuangan. Jumlah pajak kini dan pajak tangguhan yang langsung dibebankan atau |
||||
| dikreditkan ke ekuitas: | |||||
| (k) | Beban (penghasilan) pajak yang berasal dari pos-pos luar biasa yang diakui | ||||
| (1) | pada periode berialan; dan Penjelasan mengenai tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif |
$\mathbf{v}$ | |||
| pajak yang berlaku pada periode sebelumnya (apabila terjadi perubahan tarif | |||||
| pajak sesuai peraturan yang berlaku). Pos Luar Biasa |
|||||
| Harus diungkapkan antara lain sifat dan jumlah dari setiap unsur pos luar biasa, nilai pajak penghasilan yang terkait, dan nilai bersihnya. |
|||||
| Hak Minoritas atas Laba Bersih Anak Perusahaan | |||||
| Yang perlu diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham minoritas atas laba bersih anak perusahaan untuk masing-masing anak perusahaan. |
|||||
| Laba (Rugi) Bersih Per Saham | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Jumlah laba (rugi) yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba | v | |||
| (rugi) per saham dasar dan dilusian, rekonsiliasinya dengan laba (rugi) bersih untuk satu periode: dan |
|||||
| (b) | Jumlah rata-rata tertimbang saham beredar yang digunakan sebagai penyebut | V | No. 35. Laba per Saham | ||
| dalam penghitungan laba (rugi) per saham dasar dan dilusian. | |||||
| $f$ ) | Transaksi Hubungan Istimewa | ||||
| Hal-hal yang harus diungkapkan antara lain: |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Dirinci jumlah masing-masing pos aktiva, kewajiban, penjualan dan pembelian (beban) kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa beserta persentasenya terhadap total aktiva, kewajiban, penjualan dan pembelian (beban): |
$\mathbf{v}$ | ||||
| Apabila jumlah dari setiap transaksi atau saldo untuk masing-masing kategori tersebut dengan pihak tertentu melebihi Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah), maka jumlah tersebut harus disajikan secara terpisah nama dan hubungan pihak tersebut wajib diungkapkan; |
v | No. 6 Piutang Usaha, No. 16 Utang Usaha dan No. 34 Sifat, Saldo Akun Dan Transaksi Dengan Pihak-Pihak Berelasi |
|||
| Penjelasan transaksi yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha utama dan jumlah hutang /piutang sehubungan dengan transaksi tersebut; |
$\mathbf{v}$ | ||||
| Sifat hubungan, jenis dan unsur transaksi hubungan istimewa; | V | ||||
| Kebijakan harga dan syarat transaksi serta pernyataan apakah penerapan kebijakaan harga dan syarat tersebut sama dengan kebijakan harga dan syarat untuk transaksi dengan pihak ketiga; dan |
$\sqrt{ }$ | ||||
| Alasan dan dasar dilakukannya pembentukan penyisihan Piutang Hubungan Istimewa, |
V | ||||
| q) | Aktiva dan Kewajiban dalam Mata Uang Asing Yang harus diungkapkan antara lain: |
||||
| Rincian aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam rupiah: |
$\sqrt{ }$ | ||||
| Posisi neto dari aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing; | $\sqrt{ }$ | ||||
| Rincian kontrak valuta berjangka dan equivalen dalam rupiah. | $\sqrt{ }$ | ||||
| Kebijakan manajemen resiko mata uang asing; dan | $\mathbf{v}$ | ||||
| Apabila lindung nilai tidak dilakukan, alasan untuk tidak melakukannya. | $\mathbf{v}$ | ||||
| h) | Perubahan Akuntansi dan Koreksi Kesalahan Mendasar | ||||
| Perubahan Estimasi Akuntansi | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Hakekat dan alasan perubahan estimasi akuntansi; | $\sqrt{ }$ | |||
| (b) | Jumlah perubahan estimasi yang mempengaruhi periode berjalan; dan | V |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| (C) | Pengaruh estimasi terhadap periode mendatang. Jika penghitungan pengaruh terhadap periode mendatang tidak praktis kenyataan tersebut harus diungkapkan |
$\sqrt{ }$ | |||
| Perubahan Kebijakan Akuntansi | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Hakikat, alasan dan tujuan dilakukannya perubahan kebijakan akuntansi; | $\mathbf{v}$ | |||
| (b) | Jumlah penyesuaian perubahan kebijakan akuntansi terhadap periode berjalan dan periode sebelumnya yang disajikan kembali: |
$\sqrt{ }$ | |||
| (c) | Jumlah penyesuaian yang berhubungan dengan masa sebelum periode yang tercakup dalam informasi komparatip; dan |
$\sqrt{ }$ | |||
| (d) | Kenyataan bahwa informasi komparatip telah dinyatakan kembali atau kenyataan bahwa untuk menyatakan kembali informasi komparatip dianggap tidak praktis. |
$\mathbf{v}$ | |||
| Kesalahan Mendasar | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Hakekat kesalahan mendasar; | $\sqrt{ }$ | |||
| (b) | Jumlah koreksi untuk periode berjalan dan periode-periode sebelumnya; | $\sqrt{ }$ | |||
| (c) | Jumlah koreksi yang berhubungan dengan periode-periode sebelum periode vang tercakup dalam informasi komparatip; dan |
V | |||
| (d) | Kenyataan bahwa informasi komparatip telah dinyatakan kembali atau kenyataan bahwa informasi komparatip tidak praktis untuk dinyatakan kembali. |
$\sqrt{ }$ | |||
| Penggabungan Usaha | |||||
| Untuk semua penggabungan usaha, harus diungkapkan: | |||||
| (a) | Nama dan penjelasan tentang perusahaan yang bergabung; | V | No. 27. Goodwill | ||
| (b) | Tanggal efektif penggabungan usaha untuk tujuan akuntansi; dan | v | |||
| (c) | Operasi atau kegiatan usaha yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat penggabungan usaha tersebut. |
V | |||
| Untuk penggabungan usaha yang merupakan akuisisi, harus diungkapkan: |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| (a) | Persentase saham berhak suara yang diperoleh; | $\mathbf{v}$ | |||
| (b) | Biaya perolehan dan penjelasan tentang harga beli yang telah dibayar atau terhutang secara kontinjen: |
$\mathbf{v}$ | No. 27. Goodwill | ||
| (c) | Sifat dan jumlah penyisihan untuk beban restrukturisasi dan beban penutupan pabrik yang timbul akibat akuisisi dan diakui pada tanggal akuisisi; dan |
$\mathbf{v}$ | |||
| (d) | Pengaruh dari akuisisi dan penjualan atau pengalihan penyertaan pada anak perusahaan terhadap posisi keuangan dan hasil usaha konsolidasi tahun berialan dan sebelumnya |
$\mathbf{v}$ | |||
| Apabila dari akuisisi menyebabkan timbulnya goodwill maka harus diungkapkan: | |||||
| (a) | Rekonsiliasi goodwill dan akumulasi amortisasi goodwill pada awal dan akhir periode: |
$\mathbf{v}$ | No. 27, Goodwill | ||
| (b) | Metode dan periode amortisasi yang dilakukan; | $\sqrt{ }$ | |||
| (c) | Alasan dan pertimbangan yang digunakan apabila masa manfaat lebih dari 5 (lima) tahun; dan |
$\mathbf{v}$ | |||
| (d) | Apabila goodwill tidak diamortisasi dengan metode garis lurus, metode yang digunakan serta alasan metode tersebut dianggap lebih tepat. |
$\sqrt{ }$ | |||
| Untuk penggabungan usaha yang merupakan penyatuan kepemilikan harus diungkapkan: |
|||||
| (a) | Penjelasan dan jumlah saham yang diterbitkan, serta persentase saham berhak suara setiap perusahaan yang dipertukarkan untuk melaksanakan penyatuan kepemilikan tersebut: |
$\mathbf v$ | |||
| (b) | Jumlah aktiva dan kewajiban yang diserahkan oleh perusahaan; | $\mathbf{v}$ | |||
| (c) | Pendapatan penjualan, pendapatan operasional lainnya, pos luar biasa, dan laba (rugi) bersih dari masing-masing perusahaan untuk periode sebelum penggabungan, yang termasuk dalam laba (rugi) bersih yang disajikan dalam laporan keuangan gabungan: dan |
$\mathbf{v}$ | |||
| (d) | Penjelasan bahwa laporan keuangan telah disajikan kembali (restated), seolah- olah penggabungan usaha telah terjadi sejak awal periode pelaporan yang disajikan. |
$\sqrt{ }$ |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Informasi Segmen Usaha | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| Gambaran aktivitas masing-masing segmen industri dan komposisi masing- masing wilayah geografis yang dilaporkan. Untuk menentukan apakah suatu segmen harus dilaporkan tersendiri, digunakan kriteria materialitas; |
No. 36. Segmen Operasi | ||||
| Untuk setiap segmen industri dan geografis yang dilaporkan : | |||||
| (a) | Penjualan atau pendapatan operasi lainnya, dibedakan antara pendapatan yang dihasilkan dari pelanggan di luar perusahaan dan pendapatan dari segmen lain; |
V | |||
| (b) | Laba (rugi) usaha per segmen | V | No. 36. Segmen Operasi | ||
| (c) | Aktiva segmen yang digunakan dinyatakan dalam jumlah uang atau sebagai persentase dari jumlah aktiva; dan |
$\mathbf{v}$ | |||
| (d) | Dasar penetapan harga antar segmen. | $\mathbf{v}$ | |||
| Untuk unsur-unsur yang dilaporkan, disajikan rekonsiliasi antara seluruh segmen dengan laporan keuangan; |
$\sqrt{ }$ | ||||
| Perubahan dalam penentuan segmen dan kebijakan akuntansi yang digunakan dalam pelaporan informasi segmen yaitu: |
|||||
| (a) | Uraian mengenai hakekat dan alasan perubahan; dan | V | |||
| (b) | Pengaruh dari perubahan sepanjang informasi dapat ditentukan secara wajar. | $\mathbf{v}$ | |||
| Apabila terjadi penghentian atau penjualan suatu segmen usaha, harus diungkapkan: |
|||||
| (a) | Segmen yang dihentikan atau dijual; | $\mathbf{v}$ | |||
| (b) | Tanggal dan alasan penghentian atau penjualan; dan | $\mathbf v$ | |||
| (c) | Nilai jual dan atau nilai tercatat serta pajak yang terkait dalam transaksi penghentian atau penjualan segmen usaha. |
v | |||
| $\mathsf{k}$ | Instrumen Derivatif | ||||
| Bagi entitas yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif : |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Pengelompokan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai) seperti spekulasi. |
$\mathbf{v}$ | ||||
| Untuk tiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai di atas diungkapkan: |
$\sqrt{ }$ | ||||
| (a) | Hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain; |
V | |||
| (b) | Pihak lawan transaksi (counterparties); | V | |||
| (c) | Tanggal jatuh tempo; | $\sqrt{ }$ | |||
| (d) | Nilai keseluruhan kontrak dan nilai wajar pada tanggal neraca; | $\sqrt{ }$ | |||
| (e) | Beban atau pendapatan pada periode pelaporan; | $\sqrt{ }$ | |||
| (f) | Pos aktiva dan atau pasiva yang dilindung nilai; dan | V | |||
| (g) | Persyaratan penting lainnya. | $\mathbf{v}$ | |||
| Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan perusahaan melakukan transaksi derivatif dan strategi perusahaan untuk mencapai tujuan tersebut. |
$\mathbf{v}$ | ||||
| Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai aktiva/kewajiban dan jenis transaksi yang dilindungi. |
$\mathbf v$ | ||||
| Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuan dari aktivitas derivatif. |
$\sqrt{ }$ | ||||
| $\vert$ | Kerja Sama Operasi (KSO) | ||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; | $\mathbf{v}$ | No. 37. Kerjasama Operasi | |||
| Lokasi aktiva KSO dan jangka waktu pengelolaan; | ÿ | ||||
| Hak dan kewajiban dari masing-masing partisipan KSO berkenaan dengan perianijan KSO: |
v. | ||||
| Ketentuan tentang perubahan perjanjian KSO (bila ada); | v | ||||
| Perhitungan atau penentuan hak bagi pendapatan/hasil KSO; | V | ||||
| Perhitungan beban atau penghasilan KSO yang timbul dari pembayaran bagi pendapatan/hasil; dan |
$\mathbf{v}$ |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Metode dan periode amortisasi hak bagi pendapatan KSO | $\sqrt{ }$ | ||||
| m) | Perikatan dan Kontinjensi | ||||
| Perikatan | |||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| (a) | Perikatan yang meliputi: | ||||
| Perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen, teknis, rovalti |
$\mathbf{v}$ | ||||
| Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; | |||||
| Periode berlakunya perikatan; | |||||
| Dasar penentuan kompensasi dan denda; | |||||
| Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan | |||||
| Pembatasan-pembatasan lainnya. | |||||
| Kontrak/perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk |
No.40. Perjanjian dan Ikatan Penting. No. 41. kontijensi | ||||
| investasi: Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; |
|||||
| Periode berlakunya perikatan; | |||||
| Nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi; dan | |||||
| Sanksi-sanksi. | $\mathbf{V}$ | ||||
| (b) | Pemberian jaminan/garansi: | ||||
| Pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga untuk pihak vang dijamin: |
$\mathbf{V}$ | ||||
| Latar belakang dikeluarkannya jaminan; | No.40. Perjanjian dan Ikatan Penting. No. 41. kontijensi | ||||
| Periode berlakunya jaminan; dan | |||||
| Nilai jaminan. | |||||
| (c) | Fasilitas kredit yang belum digunakan, seperti fasilitas L/C, | ίf | No.40. Perjanjian dan Ikatan Penting. No. 41. kontijensi | ||
| bank overdraft; dan | |||||
| (d) | Lain-lainnya. | ||||
| Uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. | No.40, Perjanjian dan Ikatan Penting. No. 41. kontijensi | ||||
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Kontinjensi | |||||
| Yang harus diungkapkan: | |||||
| (a) | Untuk perkara/sengketa hukum: | ||||
| Pihak-pihak yang terkait; | |||||
| Jumlah yang diperkarakan; dan | No. 41. Perkara Hukum | ||||
| Latar belakang, isi dan status perkara dan pendapat hukum (legal | $\mathbf{v}$ | ||||
| opinion). | |||||
| (b) | Untuk Peraturan Pemerintah yang mengikat perusahaan seperti: masalah lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan dampaknya terhadap perusahaan: dan |
V | No. 41. Perkara Hukum | ||
| (c) | Kemungkinan kewajiban pajak tambahan : | ||||
| Jenis ketetapan/tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok | |||||
| dan denda/bunganya; dan Sikap perusahaan terhadap ketetapan/tagihan pajak (keberatan, banding |
No. 41. Perkara Hukum | ||||
| dsb-nya). | |||||
| n) | Restrukturisasi Hutang Bermasalah | ||||
| Yang harus diungkapkan antara lain: | |||||
| Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian hutang: |
V | ||||
| Jumlah keuntungan atas restrukturisasi hutang dan dampak pajak penghasilan vang terkait: |
$\sqrt{ }$ | ||||
| Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama periode tersebut; dan |
$\sqrt{ }$ | ||||
| Jumlah hutang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat hutang yang telah direstrukturisasi. |
$\sqrt{ }$ | ||||
| O | Informasi Penting Lainnya | ||||
| Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari | No. 38. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan | ||||
| peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. |
|||||
| p) | Peristiwa setelah Tanggal Neraca | ||||
| Yang harus diungkapkan adalah: | |||||
| Uraian peristiwa misalnya tanggal terjadinya, sifat peristiwa, dan jumlah moneter yang mempengaruhi akun-akun laporan keuangan; dan |
$\mathsf{v}$ | No. 44. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan |
| No | Keterangan | Ada | Tidak | N/A | Catatan |
|---|---|---|---|---|---|
| Dalam hal terjadi peristiwa yang mempengaruhi penyajian laporan keuangan secara keseluruhan, misalnya: merger dan akuisisi, pelepasan segmen usaha, divestasi anak perusahaan, maka harus disajikan informasi keuangan proforma seakan-akan transaksi tersebut telah terjadi pada tanggal neraca terakhir atau pada awal periode laporan keuangan terakhir yang disajikan. |
|||||
| Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain: |
|||||
| Penjelasan mengenai standar akuntansi keuangan dan peraturan baru yang akan diterapkan dan mempengaruhi aktivitas perusahaan; dan |
|||||
| Estimasi dampak penerapan standar akuntansi keuangan dan peraturan baru tersebut. |
|||||
| r) | Reklasifikasi Harus diungkapkan antara lain mengenai sifat, jumlah, dan alasan reklasifikasi untuk setiap pos dalam tahun buku sebelum tahun buku terakhir yang disajikan dalam rangka laporan keuangan komparatif. |
44. Reklasifikasi Akun | |||
| Disclosure tambahan | v | ||||
| Apabila emiten/perusahaan publik mengungkapkan selain dari yang diatur VIII.G.7 (informasi tambahan) maka kolom ini disediakan untuk mengakomodir perihal dimaksud. |
|||||
More from Megapolitan Developments Tbk
Regulatory Filings
2026
Jun 2
Proxy Solicitation & Information Statement
2026
May 18
Regulatory Filings
2026
May 8
Regulatory Filings
2020
Dec 31
Regulatory Filings
2020
Dec 31
Annual Report
2020
Dec 31
Annual Report
2020
Dec 31
Annual Report
2020
Dec 31
Regulatory Filings
2020
Dec 31
Regulatory Filings
2020
Dec 31