Skip to main content

AI assistant

Sign in to chat with this filing

The assistant answers questions, extracts KPIs, and summarises risk factors directly from the filing text.

PT PP Properti Tbk. Management Reports 2020

Dec 31, 2020

69616_rns_2020-12-31_4a24de92-a9fc-4bc9-816c-6c41463db497.pdf

Management Reports

Open in viewer

Opens in your device viewer

==> picture [64 x 72] intentionally omitted <==

Penjelasan Perseroan sehubungan adanya perubahan lebih dari 20% atas akun Total Aset dan atau Total Liabilitas dibandingkan dengan Akun yang sama untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2020 and 31 Desember 2019 untuk akun neraca dan akun laba rugi.

Kenaikan Total Aset Perseroan di bawah 20% atau lebih tepatnya sebesar 3,24% (senilai Rp582,79 miliar) terdiri dari kenaikan aset lancar sebesar 3,27% (senilai Rp364,09 miliar) dan kenaikan aset tidak lancar sebesar 3,18% (senilai Rp218,69 miliar).

Secara detail kenaikan total aset dipengaruhi oleh:

1. Aset lancar naik sebesar 3,24% atau senilai Rp582,79 miliar yaitu pada akun sebagai berikut: Piutang Usaha naik sebesar 13,27% atau senilai Rp262,18miliar, Persediaan naik sebesar 4,6% atau senilai Rp365,69 miliar.

2. Aset tidak lancar naik sebesar 3,18% atau senilai Rp218,69 miliar yaitu pada akun sebagai berikut:

Tanah Akan Dikembangkan naik sebesar 2,60% atau senilai Rp94,43 miliar, dan Aset Tetap naik sebesar 8,55% atau senilai Rp212,08 miliar.

Kenaikan Total Liabilitas Perseroan di bawah 20% atau lebih tepatnya sebesar 4,15% (senilai Rp559,69 miliar) terdiri dari penurunan liabilitas jangka pendek sebesar 5,75% (senilai Rp412,68 miliar) dan kenaikan liabilitas jangka panjang sebesar 15,40% (senilai Rp972,37 miliar). Secara detail kenaikan total liabilitas dipengaruhi oleh:

1. Liabilitas jangka pendek turun sebesar 5,75% atau senilai Rp412,68 miliar yaitu pada akun sebagai berikut:

  • Utang Lain-Lain kepada pihak berelasi naik sebesar 100% atau senilai Rp295 miliar , Utang Lain-Lain kepada pihak ketiga turun sebesar 18,39% atau senilai Rp72,68 miliar, Utang Bank naik sebesar 199,62% atau senilai Rp226,48 miliar, Biaya Yang Masih Harus Dibayar naik sebesar 32,83% atau senilai Rp41,01 miliar, Uang Muka Pelanggan turun sebesar 38,83% atau senilai Rp1,07 triliun,

2. Liabilitas jangka panjang naik sebesar 15,40% atau senilai Rp972,37 miliar yaitu pada akun sebagai berikut:

Liabilitas Sewa naik sebesar 100% atau senilai Rp1,01 miliar, Utang Lain-Lain Pihak Berelasi naik sebesar 272,08% atau senilai Rp2,08 triliun, Utang Bank Jangka Panjang Setelah Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo dalam satu tahun naik sebesar 6,39% atau senilai Rp157,96 miliar, Utang Obligasi Setelah Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo dalam satu tahun turun sebesar 21,34% atau senilai Rp511,69 miliar, dan Surat Berharga Jangka Menengah Setelah Dikurangi Bagian yang Jatuh Tempo dalam satu tahun turun sebesar 75,00% atau senilai Rp450 miliar.

==> picture [64 x 72] intentionally omitted <==

Kenaikan total Ekuitas Perseroan di bawah 20% atau lebih tepatnya sebesar 0,51% (senilai Rp23,09 miliar). Kenaikan ekuitas dipengaruhi oleh karena Penghasilan Komprehensif Lain sebesar 2,25% atau senilai Rp12,08 miliar dan Kepentingan Non Pengendali sebesar 3,37% atau senilai Rp17,43 miliar.