AI assistant
PT Galva Technologies Tbk — Annual Report 2020
Dec 31, 2020
69263_rns_2020-12-31_732b47c2-0a01-4039-bacd-fa4de2310356.pdf
Annual Report
Open in viewerOpens in your device viewer
JUMAT 16 APRIL 2021
==> picture [922 x 130] intentionally omitted <==
----- Start of picture text -----
| 13
----- End of picture text -----
~~REKOMENDASI~~
Phintraco Sekuritas
IHSG ditutup di atas level 6070 pada perdagangan Kamis (15/4). Penguatan tersebut memperkuat sinyal golden cross pada MACD dan Stochastic RSI. Dengan demikian IHSG berpeluang uji upperbound resistance level di 6.100 pada perdagangan Jumat (16/4). Dari dalam negeri, katalis positif berasal dari kenaikan nilai ekspor sebesar 30.47% yoy dan impor sebesar 25.73% yoy pada bulan Maret 2021. Dengan realisasi yang jauh diatas ekspektasi tersebut, Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) membukukan surplus sebesar US$ 1,56 miliar pada periode yang sama. Pencapaian tersebut meningkatkan ekspektasi realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik dari perkiraan di Q1-2021. Data tersebut dapat meredam potensi net sell Investor Asing pada perdagangan Jumat (16/4), mengingat data US Retail Sales dan US Initial Jobless Claims diperkirakan membaik. Sahamsaham yang dapat diperhatikan di akhir pekan ini (16/4), diantaranya ACES, ASSA, RALS, TLKM, CTRA dan MCAS.
==> picture [487 x 96] intentionally omitted <==
Istimewa
Oleh Farid Firdaus
data US Retail Sales dan US Initial Jobless JAKARTA – PT BRI Ventura Investama (BRI Claims diperkirakan membaik. SahamVentures) melakukan investasi strategis di saham yang dapat diperhatikan di akhir pekan ini (16/4), diantaranya ACES, ASSA, Bukalapak, salah satu unicorn di Tanah Air. Hal itu RALS, TLKM, CTRA dan MCAS. merupakan bagian dari komitmen BRI Ventures Victoria Sekuritas untuk terus mendorong inklusi keuangan dan IHSG diperkirakan bergerak pada rentpemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah ang 6.000-6.123 untuk perdagangan Jum’at (16/4). Analis merekomendasikan Buy JPFA (UMKM) secara berkelanjutan. Sementara itu, (TP 2.310), ESSA (TP 412), RALS (TP 785), Bukalapak berencana menggelar penawaran umum EMTK (TP 2.680), dan CTRA (TP 1.185). Mayoritas bursa Asia ditutup menguat pada perdana ( initial public offering /IPO) dan mencatatkan perdagangan Kamis (15/4). Dari regional, Biro Statistik Australia melaporkan terdapat sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). penambahan tenaga kerja sebanyak 70,7 ribu orang di bulan Maret, lebih tinggi dari Kinerja Keuangan AXA Mandiri konsensus sebesar 35 ribu orang. SeBRI Ventures belum menjelaskan keterangan tertulis, Kamis (15/4). Presiden Direktur PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) Handojo G. Kusuma (dua dari kanan) didampingi jajaran direksi mentara Unemployment Rate bulan Maret detail nilai suntikan dana ke Bukalapak. BRI Ventures berupaya memHenky Oktavianus (kanan), Rudy Kamdani (dua dari kiri) dan Rudi Nugraha (kiri) berbincang disela penjelasan kinerja keuangan diumumkan sebesar 5,6%, lebih rendah dari Komitmen BRI Ventures ini merupabantu menciptakan akses pasar dan AXA Mandiri tahun 2020 di Jakarta, Kamis (15/4/2021). Sepanjang 2020, AXA Mandiri membayarkan klaim dan manfaat kepada bulan sebelumnya sebesar 5,8% maupun kan bagian dari kegiatan pendanaan dukungan bisnis yang merata. Hal ini nasabah sebesar Rp 4,8 triliun dan membukukan pendapatan premi sebesar Rp 11 triliun, tumbuh 18% dibanding 2019, serta konsensus sebesar 5,7% (15/4). strategis yang dilakukan Bukalapak juga merupakan fokus perusahaan likuiditas yang solid, dengan rasio RBC 536%, jauh di atas batas minimum ketentuan OJK yaitu 120%. IHSG ditutup menguat sebesar sejak akhir tahun lalu. Saat ini, Buuntuk menjadikan ketahanan bisnis (+0,48%) ke level 6.079,50 pada perdakalapak telah menjangkau lebih dari UMKM semakin kuat dan mampu gangan Kamis (15/4). Penguatan IHSG 13,5 juta UMKM dan lebih dari 100 juta memiliki bisnis yang berkelanjutan. ditopang oleh positifnya data Neraca pengguna di seluruh Indonesia. Sebagai informasi, data Bank Indolakukan sebelum perusahaan tercatat dikabarkan hampir menyelesaikan berpotensi menjadi penawaran saham Dagang bulan Maret. Badan Pusat StatisCEO BRI Ventures Nicko Widjaja nesia mencatat terdapat 87,5% UMKM di Bursa Amerika Serikat (AS) melalui merger untuk kemudian mencatatkan terbesar yang pernah ada oleh perutik (BPS) melaporkan ekspor meningkat mengatakan, investasi strategis yang terdampak pandemi Covid-19. jalan merger dengan special purpose saham di bursa AS dan Indonesia. sahaan Asia Tenggara di bursa AS. sebesar 30,47% YoY, lebih tinggi dari bersama Bukalapak ini sangat pentNamun, bagi 27,6% UMKM yang men- acquisition company (SPAC). Tak ketinggalan, Traveloka Nilai transaksi yang diusulbulan sebelumnya sebesar 8,50% YoY ing, karena sejalan dengan misi BRI jalankan usahanya secara online jusAdapun Bukalapak juga dikabarjuga bersiap melakukan aksi yang kan Grab untuk proforma ekuitas maupun konsensus sebesar 11,74% Group dalam mendukung UMKM. tru mengalami peningkatan. “Hal kan telah mengantongi pendanaan sama dengan SPAC Bridgetown awal sekitar US$ 39,6 miliar dengan YoY. Sementara impor tercatat meningKhususnya dalam pertumbuhan ini menunjukkan betapa pentingnya baru hingga US$ 234 juta. Putaran Holdings Ltd. Kesepakatan ini berukuran investasi swasta pada ekuitas kat 25,73% YoY, lebih tinggi dari bulan UMKM digital saat ini, yang diyakini bagi UMKM untuk dapat beradaptasi pendanaan tersebut dipimpin oleh potensi membuat valuasi Traveloka publik ( private investment in public sebelumnya sebesar 14,86% YoY maupun akan menjadi pembangkit ekonomi dengan dunia digital untuk dapat terus Microsoft, Sovereign Wealth Fund menjadi sekitar US$ 5 miliar. Pada equity /PIPE) senilai US$ 4 miliar. konsensus sebesar 6% YoY. nasional pada masa mendatang. Hal berkembang,” tutur Nicko. GCI Singapura, dan Emtek. Selain 2020, valuasi Traveloka diperkirakan Alhasil, dana tunai yang akan dikanini juga merupakan komitmen BRI itu, investor lain yang ikut terlibat telah mencapai US$ 2,75 miliar. tongi Grab sekitar US$ 4,5 miliar. DISCLAIMER Ventures untuk terus mendukung Rencana IPO adalah SC Ventures, Standard CharLangkah serupa turut disiapkan Group CEO and Co-founder Grab Ankemajuan ekosistem start-up digital. Sementara itu, laporan Reuters pada tered, dan Naver Corp. Grab Holdings Inc yang sepakat thony Tan mengatakan, pihaknya sangat Materi tulisan ini ha nya mem berikan informasi “Kami berharap, dengan bersaRabu (14/4) menyebutkan, Bukalapak Bukalapak diperkirakan akan mengmelakukan merger dengan SPAC bangga bisa mewakili Asia Tenggara dan bukan se ba gai aja k an ke pada sia pa pun tunya dua perusahaan dengan misi berencana menggelar IPO dan listing hadapi persaingan ketat di pasar Altimeter Growth Corp. Perusahaan di pasar publik global. Aksi ini adalah un tuk mem beli atau menjual efek tertentu. yang sejalan, akan dapat membantu saham di BEI dengan menunjuk PT publik, seiring dengan rencana uni- baru hasil merger akan tercatat dentonggak perjalanan perusahaan untuk Ke putusan me lakukan transaksi sa ham sepe nuh nya men ja di tang gung jawab pe mo dal. mengakselerasi penetrasi digital Mandiri Sekuritas sebagai penjamin corn lain yang berencana go public . gan kode GRAB di Nasdaq dalam membuka akses bagi semua orang mendi Indonesia,” jelas Nicko dalam pelaksana emisi efek. Aksi ini akan diSebelumnya, Gojek dan Tokopedia beberapa bulan mendatang. Aksi ini dapatkan manfaat dari ekonomi digital.
==> picture [54 x 47] intentionally omitted <==
PT GALVA TECHNOLOGIES Tbk “A Solution Provider that goes beyond expectation”
Kantor Pusat : Gedung Galva, Jl. Hayam Wuruk No. 27, Gambir, Jakarta Pusat 10120 Telp : +6221 345 6650 | Fax: +6221 350 1211 Website: www.gtc.co.id | Email: [email protected]
==> picture [782 x 488] intentionally omitted <==
----- Start of picture text -----
LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA RUGI LAPORAN ARUS KAS
Per 31 Desember 2020 dan 2019 Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
31 Des 2020 31 Des 2019 31 Des 2020 31 Des 2019 31 Des 2020 31 Des 2019
ASET PENJUALAN NETO 1.934.973 2.156.639 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
ASET LANCARKas dan Setara Kas 63.566 50.430 BEBAN POKOK PENJUALAN (1.724.610) (1.941.335) Penerimaan kas dari pelanggan 2.091.260 2.106.415
Piutang Usaha - Pihak Ketiga 218.802 376.147 LABA KOTOR 210.363 215.304 Pembayaran kas kepada karyawan (67.721) (65.434)
Pembayaran kepada pemasok (968.862) (838.324)
Piutang Usaha - Pihak Berelasi 1.179 331
Piutang lain-lain 81 49 Beban Umum dan Administrasi (85.508) (98.925) Pembayaran beban operasional lainnya (104.413) (108.892)
Pembayaran biaya keuangan (43.080) (51.943)
Persediaan 151.627 452.772 Beban Penjualan (67.202) (71.640)
Beban dibayar di muka 367 618 Penghasilan Usaha Lainnya - neto 24.789 53.558 Penerimaan penghasilan bunga 1.041 3.969
Uang muka 1.668 1.180 Total Beban Operasional (127.921) (117.007) Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk) Aktivitas Operasi 908.225 1.045.791
Pajak dibayar di muka - 21.132
Total Aset Lancar 437.290 902.659 LABA USAHA 82.442 98.297 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (900) (530)
ASET TIDAK LANCAR Penghasilan keuangan 1.041 3.969
Kas Neto Digunakan untuk -
Taksiran tagihan pajak penghasilan 2.031 2.031 Biaya keuangan (43.080) (51.943) Aktivitas Investasi (900) (530)
Aset pajak tangguhan 3.461 2.891
Uang Jaminan 1.404 1.620 LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN 40.403 50.323 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Aset Tetap - neto 26.669 25.743 Penerimaan tambahan modal disetor - 64.952
Total Aset Tidak Lancar 33.565 32.285 Pajak Penghasilan - Kini (11.328) (11.698) Penerimaan utang berelasi - 12.680
Pajak Penghasilan - Tangguhan 1.376 (992) Penerimaan utang bank 602.490 255.728
TOTAL ASET 470.855 934.944 Beban Pajak Penghasilan - Neto (9.952) (12.690) Pembayaran utang bank (1.496.463) (1.318.740)
Pembayaran utang pembiayaan konsumen (216) (314)
LABA NETO TAHUN BERJALAN 30.451 37.633 Pembayaran dividen tunai - (29.000)
LIABILITAS USAHA Kas Neto Diperoleh dari (Digunakan untuk)
Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja 3.665 (669) Aktivitas Pendanaan (894.189) (1.014.694)
LIABILITAS JANGKA PENDEK Pajak penghasilan terkait (806) 167
Utang Bank 182.574 541.498 Penghasilan (Rugi) Kompregensif Lainnya
Utang Usaha - Pihak Ketiga 24.040 103.558 - Setelah Pajak 2.859 (502) KENAIKAN NETO KAS DAN SETARA KAS 13.136 30.567
Utang Usaha - Pihak Berelasi 10.097 84.600 TOTAL LABA KOMPREHENSIF
Pendapatan diterima dimuka 19.475 17.500 TAHUN BERJALAN 33.310 37.131 KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 50.430 19.863
Beban Akrual 17.900 14.565
Utang Pajak 10.239 1.867 LABA PER SAHAM DASAR 20,30 98,43 KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 63.566 50.430
Utang pembiayaan konsumen 179 404
Total Liabilitas Jangka Pendek 264.504 763.992
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019
(Disajikan dalam Jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang pembiayaan konsumen 302 294
Liabilitas Imbalan Kerja 7.199 5.118 Saldo Laba
Total Liabilitas Jangka Panjang 7.501 5.412 Pengukuran
Ditempatkan dan Tambahan Modal Kembali Imbalan Telah ditentukan Belum ditentukan
Disetor Penuh Disetor Pasca Kerja penggunaannya penggunaannya Total Ekuitas
TOTAL LIABILITAS 272.005 769.404
Saldo Awal - 1 Januari 2019 28.000 929 (719) - 32.567 60.777
Tambahan Modal Disetor 47.000 49.632 - - - 96.632
EKUITAS
Modal Saham 75.000 75.000 Dividen - - - - (29.000) (29.000)
Tambahan Modal Disetor 50.561 50.561 Cadangan Umum - - - 560 (560) -
Pengukuran Kembali Imbalan Pasca Kerja 1.638 (1.221) Laba Neto tahun Berjalan - - - - 37.633 37.633
Saldo Laba : Rugi Komprehensif Lain tahun berjalan - - (502) - - (502)
Telah ditentukan penggunaannya 7.500 560 Saldo Akhir - 31 Desember 2019 75.000 50.561 (1.221) 560 40.640 165.540
Belum ditentukan penggunaannya 64.151 40.640 Cadangan Umum - - - 6.940 (6.940) -
TOTAL EKUITAS 198.850 165.540 Laba Neto tahun Berjalan - - - - 30.451 30.451
Laba Komprehensif Lain tahun berjalan - - 2.859 - - 2.859
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 470.855 934.944 Saldo Akhir - 31 Desember 2020 75.000 50.561 1.638 7.500 64.151 198.850
----- End of picture text -----
Catatan:
-
Informasi keuangan diatas diambil dari laporan keuangan PT Galva Technologies Tbk pada tanggal 31 Desember 2020 dan 31 Desember 2019 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan, berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, dengan pendapat Wajar Tanpa Pengecualian, sebagaimana tercantum dalam laporannya tanggal 08 April 2021.
-
Laba bersih per saham dasar dihitung dengan membagi laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan rata-rata tertimbang jumlah saham yang beredar pada tahun yang bersangkutan.
-
Kurs yang digunakan untuk menyajikan aset dan liabilitas keuangan dalam mata uang asing ke dalam mata uang Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2020 adalah Rp 14.105 / 1 Dolar Amerika Serikat, Rp 10.644/1 Dolar Singapura dan Rp 17.330/1 Euro Eropa, serta Rp 13.901/1 Dolar Amerika Serikat, Rp 10.321/1 Dolar Singapura dan Rp 15.589/1 Euro Eropa pada tanggal 31 Desember 2019.
Jakarta, 16 April 2021 PT GALVA TECHNOLOGIES Tbk Direksi