Skip to main content

AI assistant

Sign in to chat with this filing

The assistant answers questions, extracts KPIs, and summarises risk factors directly from the filing text.

FKS Multi Agro Tbk Annual Report 2020

Dec 31, 2020

69242_rns_2020-12-31_40f268d8-a6e5-4753-bbf1-1f8183e4a023.pdf

Annual Report

Open in viewer

Opens in your device viewer

PT FKS Multi Agro Tbk dan entitas anaknya/and its subsidiaries

Laporan keuangan konsolidasian tanggal 31 Desember 2020 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut beserta laporan auditor independen/ Consolidated financial statements as of December 31, 2020 and for the year then ended with independent auditors' report

Kami yang bertanda tangan dibawah ini, We the undersigned.
Nama / Name Po Indarto Gondo
Alamat kantor / Office address Menara Astra, 28 th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 5-6, Jakarta 10220
Alamat domisili sesuai KTP atau Kartu identitas lain /
Domicile as Stated in ID Card JI. Pinang Perak I/SA.1 Kel. Pondok Pinang
Kec. Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
Namor Telepon / Phone Number 021 5088 9889
Jabatan / Title Direktur Utama / President Director
Nama / Name Lucy Tjahjadi
Alamat kantor / Office address Menara Astra, 28 th Floor
JI, Jend, Sudirman Kav, 5-6, Jakarta 10220
Alamat domisili sesuai KTP atau Kartu identitas lain /
Domicile as Stated in ID Card Jl. Pulau Peniki Blok O-2/19, Kel. Kembangan Utara,
Kec. Kembangan, Jakarta Barat
Nomor Telepon / Phone Number 021 5088 9889
Jabatan / Title Direktur / Director
Menyatakan bahwa: Certify that:
1. Kami hartanggung isurah atas namurayang dan t life take the reconneibility for the completion and

PT FKS MULTI AGRO TBK DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN TANGGAL 31 DESEMBER 2020 DAN UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT BESERTA LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS AS OF DECEMBER 31, 2020 AND FOR THE YEAR THEN ENDED WITH INDEPENDENT AUDITORS' REPORT

Daftar Isi Halaman/
Page
Table of Contents
Laporan Auditor Independen Independent Auditors' Report
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian 1 - 3 Consolidated Statement of
………………………………Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
Lain Konsolidasian
4 - 5 Consolidated Statement of Profit or Loss and
….…………… Other Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian 6 Consolidated Statement of Changes in
………………………………………………Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian 7 - 8 …Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian 9 - 147 Notes to the Consolidated Financial
….……………………………………Statements
Laporan Keuangan Tersendiri …………… 1 - 10 …………………The Separate Financial Statements

************************

PT FKS MULTI AGRO TBK DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION As of December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Catatan/
2020 Notes 2019
Assets
Current Assets
62.984.876 30,32,35 54.154.460 Cash and cash equivalents
Trade receivables
Related parties
Third parties - net
Other receivables - third parties
Inventories - net
Advances to suppliers
Prepaid taxes
Prepaid expenses
310.631 2,3,11 543.749 Other current assets
318.359.007 307.407.397 Total Current Assets
Non-current Assets
Claims for income tax refund
3.617.347 2,3,16 2.265.302 Deferred tax assets - net
Fixed assets - net
Right-of-use assets - net
Available-for-sale
financial asset
Advances for acquisitions of
fixed assets
Intangible assets - net
Other non-current assets
122.558.812 118.861.642 Total Non-current Assets
440.917.819 31 426.269.039 Total Assets
802.698
80.130.805
261.148
149.699.639
19.355.414
3.719.813
1.093.983
577.796
100.791.426
5.846.549
710.126
10.526.110
251.289
238.169
2,3,4,
2,3,5,
13,30,32,35
29
2,3,5,
30,32
2,6,13,23
7,29
2,15,30
2,8
2,3,15,
30
2,3,9,13,
19
10
1,2,32
9
2,12
2,3,11,
30,32
729.988
68.823.364
108.032
145.770.296
32.760.411
3.376.545
1.140.552
2.732.060
99.698.942
-
710.126
13.139.774
176.694
138.744

The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these consolidated financial statements as a whole.

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

PT FKS MULTI AGRO TBK DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan) Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued) As of December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2020 Catatan/
Notes
2019
Liabilitas dan Ekuitas Liabilities and Equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Utang bank jangka pendek 37.849.228 2,13,
32,35
40.960.569 Short-term bank loans
Utang usaha 2,3,14, Trade payables
Pihak berelasi 21.531.625 29,30,32,35 151.184.641 Related parties
Pihak ketiga 157.742.167 19.798.215 Third parties
14,30,
Utang lain-lain 377.561 32,35 3.389.043 Other payables
Utang pajak 3.281.679 2,3,15,30 1.058.453 Taxes payable
2,3,16,
Beban masih harus dibayar 5.984.907 30,32,35 6.535.228 Accrued expenses
Liabilitas imbalan kerja jangka Short-term employee
pendek 6.464.134 2,3,28,30 3.915.809 benefits liabilities
Kontrak liabilitas 19.545.200 17 22.932.412 Contract liabilities
Liabilitas derivatif 860.922 2,32,34 1.323.305 Derivative Liabilities
Utang bank jangka panjang yang
jatuh tempo dalam waktu
satu tahun
7.418.861 2,19
32,35
9.075.000 Current maturities of
long-term bank loans
Liabilitas sewa yang jatuh tempo Current maturities of
dalam waktu satu tahun 596.912 2,3,10 - lease Liabilities
2,3,18,
Liabilitas jangka pendek lainnya 1.481.409 32,35 573.697 Other current liabilities
Total Liabilitas Jangka Pendek 263.134.605 260.746.372 Total Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Non-current Liabilities
Utang bank jangka panjang, setelah
dikurangi bagian yang jatuh 2,19 Long-term bank loans, net of
tempo dalam waktu satu tahun 34.538.799 32,35 43.976.777 current maturities
Liabilitas pajak tangguhan - neto - 2,3,15 91.177 Deferred tax liabilities - net
Liabilitas imbalan kerja 5.350.947 2,3,28,30 4.506.939 Employee benefits liabilities
Liabilitas sewa jangka panjang 4.970.796 2,3,10 - Non-current lease liabilities
Total Liabilitas Jangka Panjang 44.860.542 48.574.893 Total Non-current Liabilities
Total Liabilitas 307.995.147 31 309.321.265 Total Liabilities

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

PT FKS MULTI AGRO TBK DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN (lanjutan) Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued) As of December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2020 Catatan/
Notes
2019
Liabilitas dan Ekuitas (lanjutan) Liabilities and Equity (continued)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan Equity Attributable to
kepada Pemilik Entitas Induk Owners of the Parent Entity
Modal saham - nilai nominal Share capital - Rp 100
Rp100 per saham par value per share
Modal dasar - 1.000.000.000
saham
Authorized -
1,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid -
penuh - 480.000.000 saham 6.120.561 20 6.120.561 480,000,000 shares
Tambahan modal disetor 95.775 2 95.775 Additional paid-in capital
Selisih kurs atas penjabaran Foreign exchange differences fro
laporan keuangan (1.656.101) 2 (778.329) financialstatements translation
Komponen lainnya dari ekuitas 20.293 2 20.293 Other components of equity
Saldo laba Retained earnings
Appropriated for
Ditentukan untuk cadangan umum 1.433.919 20 1.433.919 general reserve
Belum ditentukan penggunaannya 119.525.591 102.435.327 Unappropriated
Total Ekuitas yang Dapat
Diatribusikan kepada Total Equity Attributable to
Pemilik Entitas Induk 125.540.038 109.327.546 Owners of the Parent Entity
Kepentingan Nonpengendali 7.382.634 2,36 7.620.228 Non-controlling Interests
Total Ekuitas 132.922.672 116.947.774 Total Equity
Total Liabilitas dan Ekuitas 440.917.819 426.269.039 Total Liabilities and Equity

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

PT FKS MULTI AGRO TBK DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME For the Year Ended December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2020 Catatan/
Notes
2019
Pendapatan 989.751.556 2,22,29
31,37
2,6,9,
1.022.192.946 Revenues
Beban pokok pendapatan (931.583.745) 10,23,29,
33
(970.159.075) Cost of revenues
Laba bruto 58.167.811 52.033.871 Gross profit
Beban penjualan dan distribusi (8.739.160) 2,24, (9.667.807) Selling and distribution expenses
Beban umum dan administrasi (20.110.364) 2,9,10,
24,33
(17.559.931) General and administrative
expenses
Penghasilan operasi lain 4.103.662 2,24 3.462.381 Other operating income
Beban operasi lain (3.483.846) 2,24 (6.055.707) Other operating expenses
Laba usaha 29.938.103 31 22.212.807 Operating profit
Penghasilan keuangan
Pajak final atas
469.851 2,25,31,34 996.774 Finance income
penghasilan keuangan
Beban keuangan
(93.970)
(4.871.989)
31
2,26,31,34
(199.355)
(6.135.209)
Final tax on finance income
Finance costs
Laba sebelum pajak final
dan pajak penghasilan
25.441.995 16.875.017 Profit before final
and income tax
Pajak final (215.150) 31 (168.004) Final tax
Laba sebelum pajak penghasilan 25.226.845 31
2,3
16.707.013 Profit before income tax
Beban pajak penghasilan - neto (5.750.610) 15,31 (5.363.459) Income tax expense - net
Laba tahun berjalan 19.476.235 31 11.343.554 Profit for the year
Penghasilan (rugi) Other comprehensive
komprehensif lain
Pos yang tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi:
income (loss)
Item that will not be reclassified
to profit or loss:
Laba pengukuran kembali atas
liabilitas imbalan kerja
Pajak penghasilan terkait
(33.400) 2,28 14.914 Re-measurement gain of
employee benefits liabilities
Income tax relating
pos yang tidak akan to item that will not
direklasifikasi ke laba rugi 48.727 2,15 (3.753) be reclassified to profit or loss
Pos yang akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Item that may be reclassified
subsequently to profit or loss:
Selisih kurs atas penjabaran
laporan keuangan
(991.054) 2 1.833.301 Foreign exchange differences from
financial statements translation
Penghasilan (rugi) komprehensif
lain tahun berjalan setelah pajak
(975.727) 1.844.462 Other comprehensive income
(loss) for the year, net of tax
Total penghasilan komprehensif
tahun berjalan
18.500.508 13.188.016 Total comprehensive income
for the year

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

PT FKS MULTI AGRO TBK DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN (lanjutan) Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME (continued) For the Year Ended December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2020 Catatan/
Notes
2019
Laba tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada:
2 Profit for the year
attributable to:
Pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali
19.571.108
(94.873)
27 11.203.758
139.796
Owners of the parent entity
Non-controlling interests
Total 19.476.235 31 11.343.554 Total
Total penghasilan komprehensif
tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada:
2 Total comprehensive income
for the year attributable to:
Pemilik entitas induk
Kepentingan nonpengendali
18.700.397
(199.889)
12.756.886
431.130
Owners of the parent entity
Non-controlling interests
Total 18.500.508 13.188.016 Total
Laba per saham dasar yang dapat
diatribusikan kepada pemilik
Basic earnings per share
attributable to owners
entitas induk 0,041 2,27 0,023 of the parent entity

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

PT FKS MULTI AGRO TBK DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY For the Year Ended December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk/ Equity Attributable to Owners of the Parent Entity
Modal Saham
Ditempatkan
dan Disetor
Penuh/
Issued and
Catatan/
Fully Paid
Notes
Selisih
Kurs Atas
Penjabaran
Laporan
Keuangan/
Saldo Laba/Retained Earnings
Share Capital Tambahan
Modal
Disetor/
Additional
Paid-in
Capital
Foreign
Exchange
Differences
from Financial
Statements
Translations
Komponen
Lainnya dari
Ekuitas/
Other
Components
of Equity
Ditentukan untuk
Cadangan Umum/
Approriated
for General
Reserve
Belum
Ditentukan
Penggunaannya/
Unappropriated
Sub-total/
Sub-total
Kepentingan
Nonpengendali/
Non-controlling
Interests
Total Ekuitas /
Total Equity
Saldo 31 Desember 2018 6.120.561 95.775 (2.309.466) 20.293 1.433.919 96.248.768 101.609.850 7.189.091 108.798.941 Balance as of December 31, 2018
Penghasilan tahun berjalan - - - - - 11.203.758 11.203.758 139.796 11.343.554 Profit for the year
Laba komprehensif lain 2 - - 1.531.137 - - 21.991 1.553.128 291.334 1.844.462 Other comprehensive income
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan
setelah pajak
- - 1.531.137 - - 11.225.749 12.756.886 431.130 13.188.016 Total comprehensive income for the year,
net of tax
Penambahan setoran modal
dari kepentingan nonpengendali
- - - - - - - 7 7 Additional capital contribution
from non-controlling interest
Pembagian dividen kas 21 - - - - - (5.039.190) (5.039.190) - (5.039.190) Distribution of cash dividends
Saldo 31 Desember 2019 6.120.561 95.775 (778.329) 20.293 1.433.919 102.435.327 109.327.546 7.620.228 116.947.774 Balance as of December 31, 2019
Penghasilan tahun berjalan - - - - - 19.571.108 19.571.108 (94.873) 19.476.235 Profit for the year
Laba komprehensif lain 2 - - (877.772) - - 7.061 (870.711) (105.016) (975.727) Other comprehensive income
Total penghasilan komprehensif tahun berjalan
setelah pajak
- - (877.772) - - 19.578.169 18.700.397 (199.889) 18.500.508 Total comprehensive income for the year,
net of tax
Penambahan setoran modal
dari kepentingan nonpengendali
- - - - - - - - - Additional capital contribution
from non-controlling interest
Pembagian dividen kas 21 - - - - - (2.487.905) (2.487.905) (37.705) (2.525.610) Distribution of cash dividends
Saldo 31 Desember 2020 6.120.561 95.775 (1.656.101) 20.293 1.433.919 119.525.591 125.540.038 7.382.634 132.922.672 Balance as of December 31, 2020

PT FKS MULTI AGRO TBK DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS For the Year Ended December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2020 Catatan/
Notes
2019
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Penerimaan dari pelanggan
974.090.210 1.021.486.582 Cash Flows from
Operating Activities
Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok
Pembayaran gaji, upah dan
(870.088.698) (919.366.694) Payments to suppliers
Payments for salaries, wages and
tunjangan
Pembayaran beban pabrikasi
(12.299.693) (13.068.473) allowance
Payments for manufacturing
dan usaha (46.784.226) (49.134.852) and operating expenses
Kas neto yang diperoleh dari operasi 44.917.593 39.916.563 Net cash generated from operations
Penerimaan tagihan pajak
penghasilan
Penerimaan bunga
Penerimaan tagihan pajak
1.235.567
375.881
15 70.467
797.419
Receipt of claims for
income tax
Receipts from interest
Receipt of claims for
pertambahan nilai
Pembayaran bunga
Pembayaran pajak penghasilan
-
(4.469.430)
(4.966.854)
15 3.107.615
(5.681.865)
(5.435.289)
value added tax
Payments of interest
Payments of income tax
Kas neto yang diperoleh dari
aktivitas operasi
37.092.757 32.774.910 Net cash provided by
operating activities
Cash Flows from
Arus Kas dari Aktivitas Investasi
Hasil penjualan aset tetap
490.644 9 97.840 Investing Activities
Proceeds from sale of fixed assets
Advances for acquisitions of
Uang muka perolehan aset tetap
Penambahan aset keuangan
tersedia untuk dijual
-
-
(8.782.569)
(710.126)
fixed assets
Acquisitions of available for sale
financial assets
Penambahan aset takberwujud
Penambahan aset tetap
(177.802)
(8.933.467)
9 (18.548)
(22.791.049)
Acquisitions of intangible assets
Acquisitions of fixed assets
Kas neto yang digunakan untuk
aktivitas investasi
(8.620.625) (32.204.452) Net cash used in investing
activities
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan
Penerimaan utang bank
Cash Flows from
Financing Activities
Proceeds from short-term
jangka pendek
Penerimaan utang bank
223.454.595 215.560.093 bank loans
Proceeds from long-term
jangka panjang
Penambahan setoran modal
dari kepentingan nonpengendali
28.259.273
-
-
7
bank loans
Additional capital contribution
from non-controlling interest
Pembayaran dividen kas oleh
entitas anak kepada
Payment for cash dividends
by a subsidiary
kepentingan nonpengendali
Pembayaran liabilitas sewa
Pembayaran dividen kas oleh
(37.705)
(1.583.809)
10 -
-
to non-controlling interest
Payment of lease liabilities
Payment for cash dividends
Perusahaan
Pembayaran utang bank
jangka panjang
(2.487.905)
(39.475.000)
21 (5.039.190)
(11.475.400)
by the Company
Repayments of
long-term bank loans
Pembayaran utang bank
jangka pendek
(226.296.390) (251.629.234) Repayments of
short-term bank loans
Kas neto yang diperoleh dari Net cash
(digunakan untuk)
aktivitas pendanaan
(18.166.941) (52.583.724) provided by (used in)
financing activities

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

PT FKS MULTI AGRO TBK DAN ENTITAS ANAKNYA LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN (lanjutan) Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES CONSOLIDATED STATEMENT OF CASH FLOWS (continued) For the Year Ended December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2020 Catatan/
Notes
2019
Kenaikan (penurunan) Neto
Kas dan Setara Kas
10.305.191 (52.013.266) Net increase (decrease) in
Cash and Cash Equivalents
Kas dan Setara Kas Awal Tahun 54.154.460 105.885.114 Cash and Cash Equivalents at
Beginning of Year
Pengaruh perubahan kurs terhadap
kas dan setara kas serta selisih
kurs atas penjabaran laporan
keuangan, neto
(1.474.775) 282.612 Effect of changes in exchange
rate on cash and cash equivalents
and foreign exchange differences
from financial statements
translation, net
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun 62.984.876 54.154.460 Cash and Cash Equivalents at
End of Year
Kas dan Setara Kas Akhir Tahun
Kas dan Setara Kas
62.984.876 4 54.154.460 Cash and Cash Equivalents at
End of Year
Cash and Cash Equivalents
Total 62.984.876 54.154.460 Total

Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan.

PT FKS Multi Agro Tbk ("Perusahaan") didirikan berdasarkan Akta Notaris Raden Santoso, S.H., No. 34 tanggal 27 Juni 1992 dengan nama PT Fishindo Kusuma Sejahtera. Akta pendirian ini telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No. C2-8706.HT.01.01 TH'92 tanggal 21 Oktober 1992 serta diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 100 Tambahan No. 6459, tanggal 15 Desember 1992.

Berdasarkan Akta Notaris Andalia Farida, S.H., M.H. No. 20 tanggal 28 Juni 2006, nama Perusahaan berubah menjadi PT FKS Multi Agro Tbk. Akta perubahan ini telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C-19266 HT.01.04.TH.2006 tanggal 3 Juli 2006, serta telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 66, Tambahan No. 8825, tanggal 18 Agustus 2006.

Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta Notaris Liestiani Wang S.H M.Kn No. 5 tanggal 15 Januari 2021 sehubungan dengan perubahan alamat lengkap Perusahaan. Akta perubahan tersebut telah mendapat persetujuan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.03-0103837 Tahun 2021 tanggal 17 Februari 2021.

Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama bergerak dalam bidang perdagangan, perindustrian, jasa, real estat, pergudangan, kesenian, hiburan dan rekreasi, penyediaan akomodasi, penyediaan makan minum, penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi.

Saat ini produk perdagangan Perusahaan sebagian besar merupakan bahan pangan dan pakan.

Perusahaan berkantor di Sampoerna Strategic Square, North Tower Lantai 5, Jl. Jend. Sudirman Kav. 45-46, Jakarta Selatan dan lokasi pabrik terletak di Muncar-Banyuwangi, Jawa Timur. Perusahaan memulai kegiatan komersialnya pada tahun 1993.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

1. UMUM 1. GENERAL

a. Pendirian Perusahaan a. Establishment of the Company

PT FKS Multi Agro Tbk ("the Company") was established based on Notarial Deed No. 34 of Raden Santoso, S.H., dated June 27, 1992, under the name of PT Fishindo Kusuma Sejahtera. The deed of establishment was approved by the Minister of Justice in Decision Letter No. C2-8706.HT.01.01 TH'92 dated October 21, 1992 and was published in the State Gazette No. 100, Supplement No. 6459 dated December 15, 1992.

Based on the Notarial Deed No. 20 of Andalia Farida, S.H., M.H. dated June 28, 2006, the Company's name was changed to PT FKS Multi Agro Tbk. The amendment of the articles of association was approved by the Minister of Laws and Human Rights of Republic of Indonesia in Decision Letter No. C-19266 HT.01.04.TH.2006 dated July 3, 2006 and was published in Supplement No. 8825 of the State Gazette No. 66 dated August 18, 2006.

The Company's Articles of Association has been amended several times, most recently in Notarial Deed No. 5 by Liestiani Wang, S.H., M.H. dated January 15, 2021 concerning amendment of the Company's full address. The amendments of the articles of association were approved by the Minister of Laws and Human Rights of Republic of Indonesia in Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0103837 Year 2021 dated February 17, 2021.

According to Article 3 of the Company's Articles of Association, its scope of activities comprises trading, industrial sector, services, real estate, warehousing, art, entertainment and recreation, provision for accommodation, provision for food and drink, rental and lease without option rights.

Currently, the Company's trading products are mostly food and feed ingredients.

The Company's office is located at Sampoerna Strategic Square, North Tower 5th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav. 45-46, South Jakarta and the factory is located in Muncar-Banyuwangi, East Java. The Company started its commercial operations in 1993.

b. Penawaran Umum dan Tindakan Perusahaan yang Mempengaruhi Modal Saham yang Ditempatkan dan Disetor Penuh

Perusahaan memperoleh pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal (sekarang bagian dari OJK) No. 4065/PM/2001 tanggal 27 Desember 2001 untuk melakukan penawaran saham perdana sebanyak 80.000.000 saham, dengan nilai nominal Rp100 per saham, dengan harga penawaran Rp125 per saham. Pada tanggal 18 Januari 2002, Perusahaan telah mencatatkan seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia).

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)

b. Public Offerings and Corporate Actions Affecting Issued and Fully Paid Share Capital

The Company obtained an effective notice from the Chairman of the Capital Market Supervisory Board (currently part of OJK), through letter No. 4065/PM/2001 dated December 27, 2001, for its initial public offering of 80,000,000 shares with par value of Rp100 per share and offering price of Rp125 per share. On January 18, 2002, the Company listed all of its issued and fully paid shares in the Jakarta Stock Exchange (currently Indonesia Stock Exchange).

Tanggal/
Date
Tindakan Perusahaan/
Nature of Corporate Actions
Jumlah
Saham
Ditempatkan
dan Disetor
Penuh/
Number of
Shares Issued
and Fully Paid
Nilai Nominal
per Saham/
Par Value
per Share
27 Desember 2001/
December 27, 2001
18 Januari 2002/
Penawaran umum perdana sejumlah 80.000.000
saham/Initial public offering of 80,000,000 shares
Pencatatan
perdana
saham
pada
Bursa
Efek
80.000.000 Rp100
January 18, 2002 Jakarta/Initial listing of shares at Jakarta Stock
Exchange
480.000.000 Rp100

c. Entitas Induk dan Entitas Induk Terakhir c. Parent and Ultimate Parent

PT FKS Corporindo Indonesia dan FKS International Investments Pte Ltd, Singapura, masing-masing adalah entitas induk dan entitas induk terakhir dari Perusahaan.

d. Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya d. Key Management and Other Information

Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, susunan anggota Dewan Komisaris, Direksi dan Komite Audit Perusahaan adalah sebagai berikut:

berikut: follows:
2020 2019
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Presiden Komisaris Farhan Rio Gunawan Yus'an President Commissioner
Komisaris Kusnarto Farhan Rio Gunawan Commissioner
Komisaris Horst Siegfried Guenther Horst Siegfried Guenther Commissioner
Komisaris - Then Surianto Eka Prasetyo Commissioner
Komisaris Independen Hidayatullah Suralaga Fazwar Bujang Independent Commissioner
Komisaris Independen Faiz Achmad - Independent Commissioner
Direksi Board Directors
Presiden Direktur Po Indarto Gondo Po Indarto Gondo President Director
Direktur Anand Kishore Bapat Anand Kishore Bapat Director
Direktur Liauw Sioe Lian Liauw Sioe Lian Director
Direktur Lucy Tjahjadi Lucy Tjahjadi Director

PT FKS Corporindo Indonesia and FKS International Investments Pte Ltd, Singapore, are parent and ultimate parent of the Company, respectively.

As of December 31, 2020 and 2019, the Company's Boards of Commissioners and Directors as well as Audit Committee are as

Direktur Bong Welly Swandana Bong Welly Swandana Director Direktur - Kusnarto Director

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

d. Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya (lanjutan)

1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)

d. Key Management and Other Information (continued)

2020 2019
Komite Audit Audit Committee
Ketua Hidayatullah Suralaga Fazwar Bujang Chairman
Anggota Rachmad Rachmad Member
Anggota Budiman Arpan Michael Soetanta Member

Sekretaris Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 adalah Sofia Ridmarini.

Gaji dan tunjangan lainnya yang dibayarkan kepada manajemen kunci termasuk Komisaris dan Direktur Perusahaan adalah US\$1.904.195 dan US\$2.391.556 masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019.

Pada tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan dan entitas anaknya (secara bersama-sama disebut sebagai "Kelompok Usaha") mempekerjakan 462 orang karyawan tetap (2019: 411) (tidak diaudit).

e. Struktur Kelompok Usaha e. The Group Structure

Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, struktur Kelompok Usaha adalah sebagai berikut:

Fazwar Bujang Chairman
Rachmad Member
A ichael Soetanta Member
Cornorate secretary of the Company as of

Corporate secretary of the Company as of December 31, 2020 and 2019 is Sofia Ridmarini.

Total salaries and other compensations paid to key management including Commisioners and Directors amounted to US\$1,904,195 and US\$2,391,556 for the years ended December 31, 2020 and 2019, respectively.

As of December 31, 2020, the Company and its subsidiaries (collectively referred as the "Group") has a total of 462 permanent employees (2019: 411) (unaudited).

As at December 31, 2020 and 2019, the structure of the Group was as follows:

Permulaan
Operasi
Komersial/
Start of
Persentase Kepemilikan
Efektif (%)/Effective
Percentage of
Ownership (%)
Total Aset
Sebelum Eliminasi/
Total Assets
Before Eliminations
Entitas Anak/
Subsidiary
Domisili/
Commercial
Kegiatan Usaha/
Domicile
Operations
Business Activities
2020 2019 2020 2019
Langsung/Direct
PT Nusa Prima Logistik
("Nusa")
Jakarta/
Jakarta
2017/
2017
Logistik pergudangan/
Logistic warehousing
65,00% 65,00% 35.641.434 39.833.909
PT Terminal Bangsa
Mandiri ("TBM")(1)
Surabaya/
Surabaya
- Pembangunan dan pengelolaan
zona industry/Development and
management industrial zone
99,00% 99,00% 9.419.601 9.563.434
PT FKS Solusi Logistik
("FSL")
Jakarta/
Jakarta
- Jasa konsultasi dan manajemen/
Consulting and management
services
99,99% 99,99% 63.453.642 25.034.779
Tidak Langsung/Indirect
PT Sentral Grain Terminal
("SGT")(2)
Jakarta/
Jakarta
2001/
2001
Logistik pergudangan/
Logistic warehousing
99,99% 99,99% 55.646.075 49.976.370
PT FKS Trukindo Utama
("FTU")(3)
Jakarta/
Jakarta
2020/
2020
Jasa Logistik/
Logistic Services
99,99% 99,99% 3.616.017 1.081.881
PT Sentral Gudang Terminal
("SGT Medan")(4)
Medan/
Medan
2020/
2020
Logistik pergudangan/
Logistic warehousing
99,93% - 1.221.570 -

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

e. Struktur Kelompok Usaha (lanjutan) e. The Group Structure (continued)

Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, struktur Kelompok Usaha adalah sebagai berikut (lanjutan):

1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)

As at December 31, 2020 and 2019, the structure of the Group was as follows (continued):

Permulaan
Operasi
Komersial/
Start of
Persentase Kepemilikan
Efektif (%)/Effective
Percentage of
Ownership (%)
Total Aset
Sebelum Eliminasi/
Total Assets
Before Eliminations
Entitas Anak/
Subsidiary
Domisili/
Commercial
Kegiatan Usaha/
Domicile
Operations
Business Activities
2020 2019 2020 2019
Tidak Langsung (lanjutan)/
Indirect (continued)
PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga
Niaga ("WIN")(5)
Jakarta/
Jakarta
2001/
2001
Bongkar muat/
Loading and unloading
99,54% 99,53% 3.263.733 5.644.056
PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga
Niaga Makassar
("WIN Makassar")(6)
Jakarta/
Jakarta
2008/
2008
Bongkar muat/
Loading and unloading
99,46% 99,45% 970.060 879.590
PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga
Niaga Surabaya
("WIN Surabaya")(7)
Jakarta/
Jakarta
2020/
2020
Bongkar muat/
Loading and unloading
99,52% - 78.990 -
PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga
Niaga Medan
("WIN Medan")(1,8)
Jakarta/
Jakarta
- Bongkar muat/
Loading and unloading
99,44% - 71.120 -
(1) Kegiatan komersial belum dilaksanakan/Commercial operations not yet commenced

(1) Kegiatan komersial belum dilaksanakan/Commercial operations not yet commenced

(2) 99,99% dimiliki oleh FSL/99.99% owned by FSL (3) 99,99% dimiliki oleh FSL/99.99% owned by FSL

(4) 99,94% dimiliki oleh FSL/99.94% owned by FSL

(5) 99,55% dimiliki oleh SGT/99.55% owned by SGT

(6) 99,92% dimiliki oleh WIN/99.92% owned by WIN

(7) 99,98% dimiliki oleh WIN/99.98% owned by WIN (8) 99,90% dimiliki oleh WIN/99.90% owned by WIN

FSL FSL

Pada bulan Desember 2018, para pemegang saham FSL menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh dari semula Rp29,5 miliar menjadi sebesar Rp52,65 miliar yang seluruhnya diambil bagian oleh Perusahaan. Dengan demikian, kepemilikan Perusahaan dalam FSL meningkat dari semula 99,90% menjadi 99,94%.

Pada bulan September 2019, para pemegang saham FSL menyetujui peningkatan modal dasar dari semula Rp100 miliar menjadi sebesar Rp500 miliar dan modal ditempatkan dari semula Rp52,65 miliar menjadi sebesar Rp331,65 miliar, yang seluruhnya diambil bagian oleh Perusahaan. Dengan demikian, kepemilikan Perusahaan dalam FSL meningkat dari semula 99,94% menjadi 99,99%.

Pada bulan Maret 2020, para pemegang saham FSL menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor dari semula Rp331,65 miliar menjadi sebesar Rp346,65 miliar yang seluruhnya diambil bagian oleh Perusahaan. Kepemilikan Perusahaan dalam FSL tetap sebesar 99,99%.

In December 2018, the shareholders of FSL agreed to the increased of the issued and fully paid share capital from Rp29.5 billion to become Rp52.65 billion which were fully subscribed by the Company. Therefore, the ownership of the Company in FSL increased from 99.90% to 99.94%.

In September 2019, the shareholders of FSL agreed to the increased of authorized capital from Rp100 billion to become Rp500 billion and increased of the issued and fully paid share capital from Rp52.65 billion to become Rp331.65 billion, which were fully subscribed by the Company. Therefore, the ownership of the Company in FSL increased from 99.94% to 99.99%.

In March 2020, the shareholders of FSL agreed to the increased of the issued and fully paid share capital from Rp331.65 billion to become Rp346.65 billion which were fully subscribed by the Company. The ownership of the Company in FSL remained at 99.99%.

e. Struktur Kelompok Usaha (lanjutan) e. The Group Structure (continued)

Pada bulan November 2019, Perusahaan dan PT FKS Corporindo Indonesia mendirikan entitas anak FTU, yang bergerak dalam bidang logistik, dengan jumlah modal ditempatkan sejumlah 150.001 saham dan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp15.000.100.000.

Perusahaan dan PT FKS Corporindo Indonesia melakukan penyetoran modal masing-masing sebesar Rp15.000.000.000 dan Rp100.000. Akta pendirian telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0060612.AH.01.01.Tahun 2019 pada tanggal 15 November 2019.

SGT SGT

Pada bulan Desember 2018, para pemegang saham SGT menyetujui penjualan saham milik nonpengendali sebanyak 20.000 saham kepada FSL dengan harga sebesar Rp8 miliar (atau setara dengan US\$596.244). Dengan demikian, kepemilikan FSL dalam SGT meningkat dari semula 93,61% menjadi 99,99%.

Pada bulan September 2019, para pemegang saham SGT menyetujui peningkatan modal dasar dari semula Rp50 miliar menjadi sebesar Rp500 miliar. Serta, modal ditempatkan dan disetor penuh dari semula Rp46,3 miliar menjadi sebesar Rp325,3 miliar yang seluruhnya diambil bagian oleh FSL. Kepemilikan FSL dalam SGT tetap sebesar 99,99%.

FPN FPN

Pada bulan Januari 2019, Perusahaan dan PT FKS Corporindo Indonesia mendirikan entitas anak FPN, yang bergerak pada bidang perdagangan makanan dan minuman serta konsultasi manajemen, dengan jumlah modal ditempatkan sejumlah 100.001 saham dan nilai nominal seluruhnya sebesar Rp10 miliar. Perusahaan dan PT FKS Corporindo Indonesia melakukan penyetoran modal masing-masing sebesar Rp10.000.000.000 dan Rp100.000.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)

FTU FTU

In November 2019, the Company and PT FKS Corporindo Indonesia established a Subsidiary FTU, which is engaged in logistic, with total issue share capital amounting to Rp15,000,100,000 for subscription of 150,001 shares.

The Company and PT FKS Corporindo Indonesia have made capital contribution amounting to Rp15,000,000,000 and Rp100,000, respectively. The deed of establishment was approved by Minister of Laws and Human Rights of Republic of Indonesia in Decision Letter No. AHU-0060612.AH.01.01.Tahun 2019 dated November 15, 2019.

In December 2018, the shareholders of SGT agreed to sale of 20,000 shares owned by noncontrolling for a consideration of Rp8 billion (or equivalent to US\$596,244). Therefore, the ownership of FSL in SGT increased from 93.61% to 99.99%.

In September 2019, the shareholders of SGT agreed to the increase of authorized capital from Rp50 billion to become Rp500 billion. Also, agreed to the increased of the issued and fully paid share capital from Rp46.3 billion to become Rp325.3 billion which were fully subscribed by FSL. The ownership of FSL in SGT remained at 99.99%.

In January 2019, the Company and PT FKS Corporindo Indonesia established a Subsidiary FPN, which is engaged in trading food and beverages with management consultant, with total issue share capital amounting to Rp10 billion for subscription of 100,001 shares. The Company and PT FKS Corporindo Indonesia have made capital contribution amounting to Rp10,000,000,000 and Rp100,000, respectively.

e. Struktur Kelompok Usaha (lanjutan) e. The Group Structure (continued)

Akta pendirian telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0012073.AH.01.01.Tahun 2019 pada tanggal 5 Maret 2019.

Pada bulan Oktober 2019, para pemegang saham FPN menyetujui peningkatan modal ditempatkan dan disetor dari semula Rp10 miliar menjadi sebesar Rp24 miliar dengan menerbitkan saham seri B sejumlah 14.000.000 saham dengan nilai nominal Rp1.000 yang seluruhnya diambil oleh PT FKS Food and Ingredients (dahulu PT FKS Capital), entitas sepengendali. Dengan demikian, kepemilikan Perusahaan dalam FPN terdilusi dari semula 99,99% menjadi 0,71%.

f. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian

Laporan keuangan konsolidasian ini telah diselesaikan dan disetujui untuk diterbitkan oleh Direksi Perusahaan pada tanggal 26 April 2021.

Berikut ini adalah kebijakan akuntansi signifikan Kelompok Usaha yang diterapkan secara konsisten, kecuali untuk standar akuntansi revisi seperti diungkapkan lebih lanjut di bawah ini:

a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian

Laporan keuangan konsolidasian telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia (SAK), yang mencakup Pernyataan dan Interpretasi yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia dan Peraturan-Peraturan serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh OJK.

Laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, disusun atas dasar akrual dengan menggunakan konsep biaya historis, kecuali seperti yang disebutkan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasian yang relevan.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)

FPN (lanjutan) FPN (continued)

The deed of establishment was approved by Minister of Laws and Human Rights of Republic of Indonesia in Decision Letter No. AHU-0012073.AH.01.01.Tahun 2019 dated March 5, 2019.

In October 2019, the shareholders of FPN agreed to the increase in the issued and fully paid share capital from Rp10 billion to Rp24 billion through the issuance of series B share of 14,000,000 shares with Rp1,000 par value per share which were fully subscribed by PT FKS Food and Ingredients (formerly PT FKS Capital), an entity under common control. Therefore, the ownership of the Company in FPN is diluted from 99.99% to 0.71%.

f. Completion of the Consolidated Financial Statements

The consolidated financial statements were completed and authorized for issue by the Company's Board of Directors on April 26, 2021.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES

Presented below are the significant accounting policies adopted consistently, except for the revised accounting standards described below, by the Group:

a. Basis of Consolidated Financial Statements

The consolidated financial statements have been prepared in accordance with the Indonesian Financial Accounting Standards (SAK), which comprise the Statements and Interpretations issued by the Board of Financial Accounting Standards of the Indonesian Institute of Accountants and the Regulations and Guidelines on Financial Statement Presentation and Disclosures issued by OJK.

The consolidated financial statements, except for the consolidated statement of cash flows, have been prepared on the accrual basis using the historical cost concept, except as disclosed in the relevant notes to the consolidated financial statements.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Berikut ini adalah kebijakan akuntansi signifikan Kelompok Usaha yang diterapkan secara konsisten, kecuali untuk standar akuntansi revisi seperti diungkapkan lebih lanjut di bawah ini: (lanjutan)

a. Dasar Penyajian Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan)

Laporan arus kas konsolidasian yang disajikan dengan menggunakan metode langsung, menyajikan penerimaan dan pengeluaran kas dan setara kas yang diklasifikasikan ke dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan.

Mata uang penyajian yang digunakan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian adalah Dolar Amerika Serikat (Dolar AS), yang merupakan mata uang fungsional Perusahaan.

Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan keuangan Perusahaan dan entitas anak seperti disebutkan pada Catatan 1e.

Pengendalian diperoleh ketika Kelompok Usaha terekspos, atau memiliki hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya dengan investee dan memiliki kemampuan untuk mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui kekuasaannya atas investee. Secara khusus, Kelompok Usaha mengendalikan investee jika, dan hanya jika, Kelompok Usaha memiliki seluruh hal berikut ini:

  • a. kekuasaan atas investee (misalnya adanya hak yang memberikan Kelompok Usaha kemampuan saat ini untuk mengarahkan aktivitas investee yang relevan);
  • b. eksposur atau hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatan Kelompok Usaha dengan investee; dan
  • c. kemampuan untuk menggunakan kekuasaannya atas investee untuk mempengaruhi imbal hasil Kelompok Usaha.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

Presented below are the significant accounting policies adopted consistently, except for the revised accounting standards described below, by the Group: (continued)

a. Basis of Consolidated Financial Statements (continued)

The consolidated statement of cash flows, which has been prepared using the direct method, presents receipts and disbursements of cash and cash equivalents classified into operating, investing and financing activities.

The presentation currency used in the preparation of the consolidated financial statements is United States Dollar (US Dollar), which is the functional currency of the Company.

b. Prinsip-prinsip Konsolidasi b. Principles of Consolidation

The consolidated financial statements comprise the financial statements of the Company and its subsidiaries as described in Note 1e.

Control is achieved when the Group is exposed, or has rights, to variable returns from its involvement with the investee and has the ability to affect those returns through its power over the investee. Specifically, the Group controls an investee if, and only if, the Group has all of the following:

  • a. power over the investee (i.e., existing rights that give it the current ability to direct the relevant activities of the investee);
  • b. exposure, or rights, to variable returns from its involvement with the investee; and
  • c. the ability to use its power over the investee to affect the Group's returns.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Umumnya, kepemilikan hak suara mayoritas (a majority of voting rights) menghasilkan pengendalian. Untuk mendukung hal ini, dan jika Kelompok Usaha memiliki hak suara kurang dari hak suara mayoritas, atau hak sejenis atas suatu investee, Kelompok Usaha mempertimbangkan seluruh fakta dan keadaan ketika menilai apakah Kelompok Usaha memiliki kekuasaan atas investee, termasuk:

  • a. pengaturan kontraktual dengan pemegang hak suara lainnya pada investee;
  • b. hak-hak yang timbul dari pengaturan kontraktual lain; dan
  • c. hak suara yang dimiliki Kelompok Usaha dan hak suara potensial.

Kelompok Usaha menilai kembali apakah masih mengendalikan investee jika fakta dan keadaan mengindikasikan bahwa terdapat perubahan dalam satu atau lebih dari tiga elemen pengendalian. Konsolidasi atas entitas anak dimulai sejak tanggal Kelompok Usaha memperoleh pengendalian atas entitas anak dan berakhir ketika Kelompok Usaha kehilangan pengendalian atas entitas anak.

Seluruh laba rugi komprehensif diatribusikan pada pemilik entitas induk dan pada kepentingan nonpengendali (KNP) bahkan jika hal ini mengakibatkan KNP mempunyai saldo defisit.

Laporan keuangan entitas anak dibuat untuk periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan, menggunakan kebijakan akuntansi yang konsisten.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

b. Prinsip-prinsip Konsolidasi (lanjutan) b. Principles of Consolidation (continued)

Generally, there is a presumption that a majority of voting rights result in control. To support this presumption and when the Group has less than a majority of the voting, or similar, rights of an investee, it considers all relevant facts and circumstances in assessing whether it has power over an investee, including:

  • a. the contractual arrangement(s) with the other vote holders of the investee;
  • b. rights arising from other contractual arrangements; and
  • c. the Group's voting rights and potential voting rights.

The Group reassesses whether or not it controls an investee if facts and circumstances indicate that there are changes to one or more of the three elements of control. Consolidation of a subsidiary begins when the Group obtains control over the subsidiary and ceases when the Group loses control of the subsidiary.

Total comprehensive income is attributed to the owners of the parent entity and to the noncontrolling interest (NCI) even if that results in a deficit balance.

The financial statements of the Subsidiaries are prepared for the same reporting period as the Company, using consistent accounting policies.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Seluruh saldo akun, transaksi, penghasilan dan beban antar perusahaan yang signifikan, dan laba atau rugi hasil transaksi dari intra kelompok usaha yang belum direalisasi telah dieliminasi.

Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya pengendalian, dicatat sebagai transaksi ekuitas. Jika kehilangan pengendalian atas suatu entitas anak, maka Kelompok Usaha:

  • i. menghentikan pengakuan aset (termasuk goodwill) dan liabilitas entitas anak;
  • ii. menghentikan pengakuan jumlah tercatat setiap KNP;
  • iii. menghentikan pengakuan akumulasi selisih penjabaran, yang dicatat di ekuitas, jika ada;
  • iv. mengakui nilai wajar pembayaran yang diterima;
  • v. mengakui setiap sisa investasi pada nilai wajarnya;
  • vi. mengakui setiap perbedaan yang dihasilkan sebagai keuntungan atau kerugian dalam laporan laba rugi; dan
  • vii. mereklasifikasi bagian induk atas komponen yang sebelumnya diakui sebagai penghasilan komprehensif lain ke laporan laba rugi, atau mengalihkan secara langsung ke saldo laba.

KNP mencerminkan bagian atas laba rugi dan aset neto dari entitas anak yang dapat diatribusikan pada kepentingan ekuitas yang tidak dimiliki secara langsung maupun tidak langsung oleh Perusahaan, yang masingmasing disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan dalam ekuitas pada laporan posisi keuangan konsolidasian, terpisah dari bagian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

b. Prinsip-prinsip Konsolidasi (lanjutan) b. Principles of Consolidation (continued)

All significant intra and inter-group balances, transactions, income and expenses, and unrealized profits and losses resulting from intra-group transactions have been eliminated.

A change in the parent's ownership interest in a subsidiary, without a loss of control, is accounted for as an equity transaction. In case of loss of control over a subsidiary, the Group:

  • i. derecognizes the assets (including goodwill) and liabilities of the subsidiary;
  • ii. derecognizes the carrying amount of any NCI;
  • iii. derecognizes the cumulative translation differences, recorded in equity, if any;
  • iv. recognizes the fair value of the consideration received;
  • v. recognizes the fair value of any investment retained;
  • vi. recognizes any surplus or deficit in profit or loss; and
  • vii. reclassifies the parent's share of components previously recognized in other comprehensive income to profit or loss or retained earnings, as appropriate.

NCI represents the portion of the profit or loss and net assets of the subsidiaries attributable to equity interests that are not owned directly or indirectly by the Company, which are presented in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income and under the equity section of the consolidated statement of financial position, respectively, separately from the corresponding portion attributable to the equity holders of the parent entity.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Untuk tujuan konsolidasi, laporan keuangan entitas anak yang mata uang fungsionalnya adalah Rupiah dijabarkan ke dalam Dolar AS dengan menggunakan:

Akun/Accounts Kurs/Exchange Rates

Aset dan liabilitas/ Kurs rata-rata pembelian dan penjualan Bank Indonesia pada akhir periode Assets and liabilities pelaporan / Average buying and selling exchange rate of Bank Indonesia at end of reporting period

Pendapatan dan beban/ Rata-rata tertimbang dari kurs Pajak selama periode laporan laba rugi dan Revenues and expenses penghasilan komprehensif lain / Weighted-average exchange Tax rate during the period of the statements of profit or loss and other comprehensive income

Selisih yang timbul atas penjabaran akun-akun tersebut di atas disajikan sebagai "Penghasilan komprehensif Lain - Selisih Kurs atas Penjabaran Laporan Keuangan" di bagian Ekuitas dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

c. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing c. Foreign Currency Transactions and Balance

Pembukuan Perusahaan diselenggarakan dalam mata uang Dolar AS. Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata uang Dolar AS dengan menggunakan kurs yang berlaku pada tanggal transaksi.

Pada tanggal pelaporan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke dalam mata uang Dolar AS berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada tanggal tersebut. Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing ke mata uang Dolar AS, dibebankan pada laba rugi.

Pada tanggal 31 Desember 2020, nilai tukar yang digunakan untuk 1 Dolar AS sebesar Rp14.105 (31 Desember 2019: Rp13.901).

Transaksi dalam mata uang asing selain Rupiah adalah tidak signifikan.

The resulting differences arising from the translations of the above-mentioned accounts are presented in "Other Comprehensive Income - Foreign Exchange Differences from Financial Statement Translation" account under the Equity section of the consolidated statement of financial position.

The accounting records of the Company are maintained in US Dollar. Transactions denominated in foreign currencies are translated in US Dollar at the exchange rates prevailing at the dates of the transactions.

At reporting date, monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies are translated into US Dollar using the middle rates of exchange quoted by Bank Indonesia at such date. Exchange gains and losses foreign currency transactions and from the translation of foreign currency denominated monetary assets and liabilities into US Dollar are recognized in profit or loss.

At December 31, 2020, the rate of exchange used for 1 US Dollar was Rp14,105 (December 31, 2019: Rp13,901).

Transactions in foreign currencies other than Rupiah are not significant.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

b. Prinsip-prinsip Konsolidasi (lanjutan) b. Principles of Consolidation (continued)

For consolidation purposes, the financial statements of subsidiaries with Rupiah functional currency are translated into US Dollar using the following:

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Perusahaan dan entitas anaknya mempunyai transaksi dengan pihak berelasi sesuai dengan definisi yang diuraikan pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") No. 7.

Transaksi ini dilakukan berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah pihak, yang mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang dilakukan dengan pihakpihak yang tidak berelasi.

Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan pihak berelasi diungkapkan dalam catatan yang relevan.

Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak berelasi, maka pihak-pihak lain yang disebutkan dalam Catatan atas laporan keuangan konsolidasian merupakan pihak ketiga.

Kas dan setara kas terdiri dari kas, bank dan deposito berjangka dengan jangka waktu 3 (tiga) bulan atau kurang sejak saat penempatan dan tidak dibatasi penggunaannya. Untuk tujuan laporan arus kas, cerukan termasuk komponen kas dan setara kas.

f. Persediaan f. Inventories

Persediaan dinyatakan sebesar nilai terendah antara biaya perolehan dengan nilai realisasi neto. Biaya perolehan persediaan ditentukan dengan menggunakan metode rata-rata tertimbang.

Kelompok Usaha menetapkan penyisihan penurunan nilai dan keusangan persediaan, berdasarkan hasil penelaahan berkala atas nilai pasar dan kondisi fisik persediaan, untuk menurunkan nilai persediaan ke nilai realisasi netonya.

g. Biaya Dibayar di Muka g. Prepaid Expenses

Biaya dibayar di muka diamortisasi dan dibebankan pada operasi selama masa manfaatnya dengan metode garis lurus.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

d. Transaksi dengan Pihak Berelasi d. Transactions with Related Parties

The Company and its subsidiaries have transactions with related parties as defined in Statement of Financial Accounting Standards ("PSAK") No. 7.

The transactions are made based on terms agreed by the parties, which may not be the same as those of the transactions between unrelated parties.

All significant transactions and balances with related parties are disclosed in the relevant notes herein.

Unless specifically identified as related parties, the parties disclosed in the Notes to the consolidated financial statements are third parties.

e. Kas dan Setara kas e. Cash and Cash Equivalents

Cash and cash equivalents include cash on hand, cash in banks and time deposits with original maturity period of 3 (three) months or less and are not restricted. For cash flow purpose, overdraft is included in the cash and cash equivalents.

Inventories are stated at the lower of cost and net realizable value. Cost is determined using the weighted-average method.

The Group provides allowance for decline in value and obsolescence of inventories, based on the periodic review of the market value and physical conditions of the inventories to reduce the carrying values of inventories to their net realizable values.

Prepaid expenses are amortized over the periods benefited using the straight-line method.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Aset tetap pada awalnya diakui sebesar biaya perolehan, yang terdiri atas biaya perolehan dan biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan langsung untuk membawa aset ke lokasi dan kondisi yang diinginkan agar aset siap digunakan sesuai maksud manajemen. Biaya perolehan tersebut juga termasuk estimasi awal atas biaya pembongkaran dan pemindahan aset tetap dan pemulihan lokasi dan biaya untuk mengganti komponen dari aset tetap pada saat penggantian, bila kriteria pengakuan terpenuhi.

Setelah pengakuan awal, aset tetap, kecuali tanah, dinyatakan pada biaya perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan kerugian penurunan nilai.

Efektif sejak tanggal 1 Januari 2018, manajemen Kelompok Usaha melakukan perubahan estimasi akuntansi dengan mengubah metode penyusutan untuk mesin dan peralatan pabrik, kendaraan dan peralatan kantor dan gudang dari saldo menurun menjadi garis lurus. Manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa metode penyusutan garis lurus menyediakan informasi yang lebih relevan kepada pengguna laporan keuangan dan lebih selaras dengan estimasi akuntansi entitas induk. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 9.

Penyusutan dihitung dengan cara sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

h. Aset Tetap h. Fixed Assets

Fixed assets are initially recognized at cost, which comprises its purchase price and any additional costs directly attributable in bringing the asset to its working condition and location for its intended use. Such cost also includes initial estimation of the costs of dismantling and removing the item and restoring the sites and the cost of replacing part of such fixed assets when that cost is incurred, if the recognition criteria are met.

Subsequent to initial recognition, fixed assets, except land, are carried at cost less any subsequent accumulated depreciation and impairment losses.

Effective on January 1, 2018, the Group's management elected to change the depreciation method of machinery and factory equipment, vehicles, and office and warehouse equipment from diminishing balance to straightline. The Group's management believes that the straight-line depreciation method provides more relevant information to the users of its financial statements and is more aligned to accounting estimates adopted by its parent entity. Further details are disclosed in Note 9.

Depreciation is computed using the following methods:

Metode Estimasi Masa
Manfaat/
Estimated Useful Life
(tahun/years)
Tarif/
Rate
Method
Bangunan dan prasarana Garis lurus 20 5,00% Straight-line Buildings and improvements
Mesin dan peralatan pabrik Garis lurus 4-10 10,00% - 25,00% Straight-line Machinery and factory equipment
Kendaraan Garis lurus 4-8 12,50% - 25,00% Straight-line Vehicles
Peralatan kantor dan gudang Garis lurus 4-8 12,50% - 25,00% Straight-line Office and warehouse equipment

Penilaian aset tetap dilakukan atas penurunan dan kemungkinan penurunan nilai wajar aset jika terjadi peristiwa atau perubahan keadaan yang mengindikasikan bahwa nilai tercatat mungkin tidak dapat seluruhnya terealisasi.

The carrying amounts of fixed assets are reviewed for impairment when events or changes in circumstances indicate that their carrying values may not be fully recoverable.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laba rugi pada tahun aset tersebut dihentikan pengakuannya.

Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, masa manfaat dan metode penyusutan ditelaah kembali untuk memastikan konsistensi dari jumlah, metode dan periode penyusutan dengan estimasi awal, serta pola konsumsi atas manfaat ekonomi masa depan yang diharapkan dari aset tetap tersebut, dan jika keadaan mengharuskan disesuaikan secara prospektif.

Tanah dinyatakan sebesar biaya perolehan dan tidak diamortisasi karena manajemen berpendapat bahwa kemungkinan besar hak atas tanah tersebut dapat diperbarui/diperpanjang pada saat jatuh tempo.

Aset tetap dalam penyelesaian dicatat sebesar biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi beban pinjaman dan biaya-biaya lainnya yang terjadi sehubungan dengan pendanaan aset tetap dalam penyelesaian tersebut. Akumulasi biaya perolehan akan dipindahkan ke masingmasing akun "Aset Tetap" yang bersangkutan pada saat aset tersebut selesai dikerjakan dan siap digunakan. Penyusutan mulai dibebankan pada bulan dimana aset siap digunakan secara konsisten.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

h. Aset Tetap (lanjutan) h. Fixed Assets (continued)

The carrying amount of fixed assets is derecognized upon disposal or when no future economic benefits are expected from its use or disposal. Any gain or loss arising on derecognition of the asset (calculated as the difference between the net disposal proceeds and the carrying amount of the asset) is included in profit or loss in the year the asset is derecognized.

At each financial year end, the assets' residual values, useful lives and methods of depreciation are reviewed to ensure the consistency of the amounts, methods and periods of depreciation with previous estimates as well as the expected pattern of consumption of the future economic benefits embodied in the items of fixed assets, and adjusted prospectively, if appropriate.

Land is stated at cost and not amortized as the management is of the opinion that it is probable that the titles can be renewed/extended upon expire.

Constructions in progress are stated at cost, including capitalized borrowing costs and other charges incurred in connection with the financing of the said asset constructions. The accumulated cost will be reclassified to the appropriate "Fixed Assets" account when the construction is completed and the asset is ready for its intended use. Depreciation is consistently charged from the month when asset is available for use.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Beban pemeliharaan dan perbaikan dibebankan pada operasi pada saat terjadinya. Beban pemugaran dan penambahan dalam jumlah besar dikapitalisasi kepada nilai tercatat aset tetap terkait bila besar kemungkinan bagi Kelompok Usaha manfaat ekonomi masa depan menjadi lebih besar dari standar kinerja awal yang ditetapkan sebelumnya dan disusutkan sepanjang sisa masa manfaat aset tetap terkait, jika ada.

i. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan i. Impairment of Non-Financial Assets

Pada setiap akhir tahun pelaporan, Kelompok Usaha menilai apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai aset diperlukan, maka Kelompok Usaha membuat estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut.

Jumlah terpulihkan yang ditentukan untuk aset individual adalah jumlah yang lebih tinggi antara nilai wajar aset atau Unit Penghasil Kas ("UPK") dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakainya, kecuali aset tersebut tidak menghasilkan arus kas masuk yang sebagian besar independen dari aset atau kelompok aset lain. Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai terpulihkannya, maka aset tersebut dipertimbangkan mengalami penurunan nilai dan nilai tercatat aset diturunkan nilai menjadi sebesar nilai terpulihkannya. Rugi penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan diakui pada laba rugi sebagai "rugi penurunan nilai". Dalam menghitung nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto didiskontokan ke nilai kini dengan menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak yang menggambarkan penilaian pasar kini dari nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset.

Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, Kelompok Usaha menggunakan model penilaian yang sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian berganda atau indikator nilai wajar yang tersedia.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

h. Aset Tetap (lanjutan) h. Fixed Assets (continued)

Repairs and maintenance expenses are taken to profit or loss when these are incurred. The cost of major renovation and restoration is included in the carrying amount of the related fixed asset when it is probable that future economic benefits in excess of the originally assessed standard of performance of the existing asset will flow to the Group, and is depreciated over the remaining useful life of the related asset, if any.

The Group assesses at the end of each annual reporting period whether there is an indication that an asset may be impaired. If any such indication exists, or when annual impairment testing for an asset is required, the Group makes an estimate of the asset's recoverable amount.

An asset's recoverable amount is the higher of an asset's or Cash-Generating Unit's ("CGU") fair value less costs to sell and its value in use, and is determined for an individual asset, unless the asset does not generate cash inflows that are largely independent of those from other assets or groups of assets. Where the carrying amount of an asset exceeds its recoverable amount, the asset is considered impaired and is written down to its recoverable amount. Impairment losses of continuing operations are recognized in profit or loss as "impairment losses". In assessing the value in use, the estimated net future cash flows are discounted to their present value using a pretax discount rate that reflects current market assessments of the time value of money and the risks specific to the asset.

In determining fair value less costs to sell, recent market transactions are taken into account, if available. If no such transactions can be identified, an appropriate valuation model is used to determine the fair value of the assets. These calculations are corroborated by valuation multiples or other available fair value indicators.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

i. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan)

Kerugian penurunan nilai dari operasi yang berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sesuai dengan kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari aset yang diturunkan nilainya.

Penilaian dilakukan pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut.

Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset selain goodwill dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi-asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah tercatat, neto setelah penyusutan dan/atau amortisasi seandainya tidak ada rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun sebelumnya. Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba rugi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan atau amortisasi aset tersebut disesuaikan di periode mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang sistematis selama sisa masa manfaatnya.

Goodwill diuji untuk penurunan nilai setiap tahun (pada tanggal 31 Desember) dan ketika terdapat suatu indikasi bahwa nilai tercatatnya mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai bagi goodwill ditetapkan dengan menentukan jumlah tercatat tiap UPK (atau kelompok UPK) dimana goodwill terkait. Jika jumlah terpulihkan UPK kurang dari jumlah tercatatnya, rugi penurunan nilai diakui. Rugi penurunan nilai terkait goodwill tidak dapat dibalik pada periode berikutnya.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

i. Impairment of Non-Financial Assets (continued)

Impairment losses of continuing operations, if any, are recognized in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income under expense categories that are consistent with the functions of the impaired assets.

An assessment is made at each annual reporting period as to whether there is any indication that previously recognized impairment losses recognized for an asset other than goodwill may no longer exist or may have decreased. If such indication exists, the recoverable amount is estimated.

A previously recognized impairment loss for an asset other than goodwill is reversed only if there has been a change in the assumptions used to determine the asset's recoverable amount since the last impairment loss was recognized. If that is the case, the carrying amount of the asset is increased to its recoverable amount. The reversal is limited so that the carrying amount of the assets does not exceed its recoverable amount, nor exceed the carrying amount that would have been determined, net of depreciation and/or amortization, had no impairment loss been recognized for the asset in prior years. Reversal of an impairment loss is recognized in profit or loss. After such a reversal, the depreciation or amortization charge on the said asset is adjusted in future periods to allocate the asset's revised carrying amount, less any residual value, on a systematic basis over its remaining useful life.

Goodwill is tested for impairment annually (as at December 31) and when circumstances indicate that the carrying value may be impaired. Impairment is determined for goodwill by assessing the recoverable amount of each CGU (or group of CGUs) to which the goodwill relates. Where the recoverable amount of the CGU is less than their carrying amount, an impairment loss is recognized. Impairment losses relating to goodwill cannot be reversed in future periods.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

i. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan (lanjutan)

Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat indikasi atas penurunan potensial nilai aset tetap dan aset non-keuangan tidak lancar lainnya pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019.

j. Beban Tangguhan j. Deferred Charges

Beban-beban yang mempunyai masa manfaat lebih dari satu tahun ditangguhkan dan diamortisasi berdasarkan masa manfaatnya dengan menggunakan metode garis lurus.

Biaya yang terjadi sehubungan dengan penerbitan modal saham Perusahaan kepada publik dikurangkan langsung dengan hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang akun tambahan modal disetor dalam laporan posisi keuangan konsolidasian.

Beban atas pemberian imbalan dalam program imbalan manfaat pasti ditentukan dengan metode Projected Unit Credit.

Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain, terdiri dari:

  • i. Keuntungan atau kerugian aktuarial; i. Actuarial gain and losses;
  • ii. Imbal hasil atas aset program, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset); dan
  • iii. Setiap perubahan dampak batas aset, tidak termasuk jumlah yang dimasukkan dalam bunga neto atas liabilitas (aset).

Pengukuran kembali atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, yang diakui sebagai penghasilan komprehensif lain tidak direklasifikasi ke laba rugi pada tahun berikutnya.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

i. Impairment of Non-Financial Assets (continued)

Management believes that there is no indication of potential impairment in values of fixed assets and other non-current non-financial assets as of December 31, 2020 and 2019.

Expenditures, with benefits extending over one year, are deferred and amortized over the periods benefited using the straight-line method.

k. Biaya Emisi Saham k. Stock Issuance Costs

Costs incurred in connection with the Company's issuance of share capital to the public were offset directly with the proceeds and presented as deduction to the additional paid-in capital account in the consolidated statement of financial position.

l. Imbalan Kerja l. Employee Benefits

The cost of providing benefits under the defined benefits plan is determined using the Projected Unit Credit method.

Remeasurement on net defined benefit liabilities (asset), which is recognized as other comprehensive income, consists of:

  • ii. Return on program asset, does not consist of amount included in liabilities (asset) net interest; and
  • iii. Every changes in asset ceiling, is not consists of amount included in liabilities (asset) net interest.

Remeasurement on net defined benefit liabilities (asset), which is recognized as other comprehensive income is not reclassified to profit or loss in the next years.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Beban imbalan jangka panjang lainnya ditentukan dengan metode Projected Unit Credit dengan metode yang disederhanakan di mana metode ini tidak mengakui pengukuran kembali dalam penghasilan komprehensif lain. Total nilai neto dari biaya jasa kini, biaya bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto dan pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto diakui pada laba rugi tahun berjalan.

Biaya jasa lalu diakui pada laba rugi pada tanggal yang lebih awal antara:

  • tanggal amandemen atau kurtailmen program; dan
  • tanggal pada saat Kelompok Usaha mengakui biaya restrukturisasi terkait.

Bunga neto ditentukan dengan mengalikan liabilitas (aset) imbalan pasti neto dengan tingkat diskonto. Kelompok Usaha mengakui perubahan atas liabilitas imbalan pasti neto berikut pada laporan laba rugi konsolidasian:

  • biaya jasa yang terdiri dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan keuntungan dan kerugian atas kurtailmen; dan
  • beban atau pendapatan bunga neto.

Untuk imbalan kerja jangka panjang lain atas biaya jasa kini, biaya bunga neto atas liabilitas (aset) imbalan pasti neto, dan pengukuran kembali liabilitas (aset) imbalan pasti neto langsung diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau penyelesaian suatu program imbalan pasti diakui ketika kurtailmen atau penyelesaian terjadi.

Kurtailmen terjadi apabila salah satu dari kondisi berikut terpenuhi:

  • i. Menunjukkan komitmennya untuk mengurangi secara signifikan jumlah pekerja yang ditanggung oleh program; atau;
  • ii. Mengubah ketentuan dalam program imbalan pasti yang menyebabkan bagian yang material dari jasa masa depan pekerja tidak lagi memberikan imbalan atau memberikan imbalan yang lebih rendah.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

l. Imbalan Kerja (lanjutan) l. Employee Benefits (continued)

The cost of providing other long-term employee benefits is determined using the Projected Unit Credit method using simplified method of not recognizing remeasurements in other comprehensive income. The net total of service cost, net interest on the net defined benefit liability (asset) and remeasurements of the net defined benefit liability (asset) are recognized in profit and loss for the year.

Past service costs are recognized in profit or loss on the earlier of:

  • the date of the plan amendment or curtailment; and
  • the date that the Group recognizes related restructuring costs

Net interest is calculated by applying discount rate to the net defined benefit liability or asset. The Group recognizes the following changes in the net defined benefit obligation in the consolidated statement of profit or loss:

  • service costs comprising current service costs, past-service costs and gains and losses on curtailments; and
  • net interest expense or income.

Other long-term benefit, the services cost, defined liabilities (asset) net interest expenses, and remeasurement on net defined benefit liabilities (asset) is directly recognized in consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income.

Gains or losses on the curtailment or settlement of a defined benefit plan are recognized when the curtailment or settlement occurs.

A curtailment occurs when an entity either:

  • i. Is demonstrably committed to make a significant reduction in the number of employees covered by a plan; or;
  • ii. Amends the terms of a defined benefit plan so that a significant element of future service by current employees will no longer qualify for benefits, or will qualify only for reduced benefits.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Penyelesaian program terjadi ketika Kelompok Usaha melakukan transaksi yang menghapuskan semua kewajiban hukum atau konstruktif atas sebagian atau seluruh imbalan dalam program imbalan pasti.

Pendapatan diakui ketika Kelompok Usaha memenuhi kewajiban pelaksanaan dengan mengalihkan barang atau jasa yang dijanjikan kepada pelanggan, yaitu ketika pelanggan memperoleh pengendalian atas barang atau jasa tersebut. Kewajiban pelaksanaan dapat dipenuhi pada waktu tertentu. Jumlah pendapatan yang diakui adalah jumlah yang dialokasikan untuk kewajiban pelaksanaan yang dipenuhi.

Pendapatan diakui bila besar kemungkinan manfaat ekonomi akan diperoleh oleh Kelompok Usaha dan jumlahnya dapat diukur secara andal. Pendapatan diukur pada nilai wajar pembayaran yang diterima, tidak termasuk diskon, rabat dan Pajak Pertambahan Nilai ("PPN"). Kriteria spesifik berikut juga harus dipenuhi sebelum pendapatan diakui:

Pendapatan Revenue

Pendapatan dari penjualan dan jasa yang timbul dari pengiriman fisik produk-produk Kelompok Usaha diakui bila risiko dan manfaat yang signifikan telah dipindahkan kepada pelanggan, bersamaan waktunya dengan pengiriman dan penerimaannya dan jasa yang diberikan.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

l. Imbalan Kerja (lanjutan) l. Employee Benefits (continued)

A settlement occurs when the Group enters into a transaction that eliminates all further legal or constructive obligation for part or all of the benefits provided under a defined benefit plan.

m. Pengakuan Pendapatan dan Beban m. Revenue and Expense Recognition

Efektif mulai 1 Januari 2020 Effective beginning January 1, 2020

Revenue is recognized when the Group satisfies a performance obligation by transfering a promised good or service to the customer, which is when the customer obtains control of the good or service. A performance obligation may be satisfied at a point in time. The amount of revenue recognized is the amount allocated to the satisfied performance obligation.

Efektif sebelum 1 Januari 2020 Effective prior to January 1, 2020

Revenue is recognized to the extent that it is probable that the economic benefits will flow to the Group and the revenue can be reliably measured. Revenue is measured at the fair value of the consideration received, excluding discounts, rebates and Value-Added Taxes ("VAT"). The following specific recognition criteria must also be met before revenue is recognized:

Revenue from sales and services arising from physical delivery of the Group's products is recognized when the significant risks and rewards of ownership of the goods have passed on to the customers, that generally coincide with their deliveries and acceptance and when services are rendered.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

m. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan)

Pendapatan/beban bunga Interest income/expense

Untuk semua instrumen keuangan yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi, pendapatan atau beban bunga dicatat dengan menggunakan metode Suku Bunga Efektif ("SBE"), yaitu suku bunga yang secara tepat mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan kas di masa datang selama perkiraan umur dari instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan periode yang lebih singkat, untuk nilai tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.

Beban diakui pada saat terjadinya (asas akrual).

n. Perpajakan n. Taxation

Beban pajak penghasilan merupakan jumlah dari pajak penghasilan badan yang terutang saat ini dan pajak tangguhan.

Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah yang telah berlaku atau secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

Pajak penghasilan kini diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian, kecuali pajak yang berkaitan dengan item yang diakui di luar laba atau rugi, baik pada penghasilan komprehensif lain atau langsung pada ekuitas. Manajemen secara periodik melakukan evaluasi atas posisi yang diambil dalam pelaporan pajak sehubungan dengan situasi dimana peraturan pajak terkait menjadi subyek interpretasi dan menetapkan provisi bila diperlukan.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

  • 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
  • m. Revenue and Expense Recognition (continued)

For all financial instruments measured at amortized cost, interest income or expense is recorded using the Effective Interest Rate ("EIR") method, which uses the rate that exactly discounts the estimated future cash payments or receipts through the expected life of the financial instrument or a shorter period, where appropriate, to the net carrying amount of the financial asset or liability.

Beban Expense

Expenses are recognized when incurred (accrual basis).

Pajak Kini Current Tax

Income tax expense represents the sum of the corporate income tax currently payable and deferred tax.

Current income tax assets and liabilities for the current year are measured at the amount expected to be recovered from or paid to the taxation authority. The tax rates and tax laws used to compute the amount are those that have been enacted or substantively enacted as at reporting date.

Current income taxes are recognized in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income, except to the extent that the tax relates to items recognized outside profit or loss, either in other comprehensive income or directly in equity. Management periodically evaluates positions taken in the tax returns with respect to situations in which applicable tax regulations are subject to interpretation and establishes provisions when appropriate.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

n. Perpajakan (lanjutan) n. Taxation (continued)

Pajak Tangguhan Deferred Tax

Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan metode liabilitas atas perbedaan temporer pada tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk tujuan pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan.

Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua perbedaan temporer yang kena pajak, kecuali:

  • i) liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari pengakuan awal goodwill atau dari aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan transaksi kombinasi bisnis, dan pada waktu transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi dan laba atau rugi kena pajak;
  • ii) dari perbedaan temporer kena pajak atas investasi pada entitas anak, yang saat pembalikannya dapat dikendalikan dan besar kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat.

Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan akumulasi rugi pajak belum dikompensasi, bila kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia sehingga perbedaan temporer dapat dikurangkan tersebut, dan rugi pajak belum dikompensasi, dapat dimanfaatkan, kecuali:

  • i) liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari pengakuan awal goodwill atau dari aset atau liabilitas dari transaksi yang bukan transaksi kombinasi bisnis, dan pada waktu transaksi tidak mempengaruhi laba akuntansi dan laba kena pajak/rugi pajak; atau
  • ii) dari perbedaan temporer kena pajak atas investasi pada entitas anak, yang saat pembalikannya dapat dikendalikan dan besar kemungkinannya bahwa beda temporer itu tidak akan dibalik dalam waktu dekat.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

Deferred tax is provided using the liability method on temporary differences at the reporting date between the tax bases of assets and liabilities and their carrying amounts for financial reporting purposes at the reporting date.

Deferred tax liabilities are recognized for all taxable temporary differences, except:

  • i) where the deferred tax liability arises from the initial recognition of goodwill or of an asset or liability in a transaction that is not a business combination and, at the time of the transaction, affects neither the accounting profit nor taxable profit or loss;
  • ii) in respect of taxable temporary differences associated with investments in subsidiaries, when the timing of the reversal of the temporary differences can be controlled and it is probable that the temporary differences will not reverse in the foreseeable future.

Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary differences and carry forward of unused tax losses, to the extent that it is probable that taxable profits will be available against which deductible temporary differences, and the carry forward of unused tax losses can be utilized, except:

  • i) where the deferred tax liability arises from the initial recognition of goodwill or of an asset or liability in a transaction that is not a business combination and, at the time of the transaction, affects neither the accounting profit nor taxable profit or loss; or
  • ii) in respect of taxable temporary differences associated with investments in subsidiaries, when the timing of the reversal of the temporary differences can be controlled and it is probable that the temporary differences will not reverse in the foreseeable future.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)

Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan nilai tercatat aset pajak tangguhan tersebut diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk mengkompensasi sebagian atau semua manfaat aset pajak tangguhan. Pada setiap tanggal pelaporan, Perusahaan menilai kembali aset pajak tangguhan yang tidak diakui. Perusahaan mengakui aset pajak tangguhan yang sebelumnya tidak diakui apabila besar kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang akan datang akan tersedia untuk pemulihannya.

Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang berlaku atau yang secara substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan.

Aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan disaling-hapuskan jika terdapat hak secara hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak kini terhadap liabilitas pajak kini, atau aset dan liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang sama, atau Kelompok Usaha yang bermaksud untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas lancar berdasarkan jumlah neto.

Penyesuaian atas pajak penghasilan kini dan tangguhan tahun sebelumnya (tidak termasuk bunga dan penalti yang disajikan sebagai bagian dari penghasilan atau beban operasi lain) disajikan sebagai bagian dari beban pajak penghasilan.

Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui pada saat Surat Ketetapan Pajak ("SKP") diterima atau, jika Kelompok Usaha mengajukan keberatan, pada saat keputusan atas keberatan tersebut telah ditetapkan.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

n. Perpajakan (lanjutan) n. Taxation (continued)

The carrying amount of a deferred tax asset is reviewed at each reporting date and reduced to the extent that it is no longer probable that sufficient taxable profit will be available to allow all or part of the benefit of that deferred tax asset to be utilized. Unrecognized deferred tax assets are reassessed at each reporting date and are recognized to the extent that it has become probable that future taxable profit will allow the deferred tax assets to be recovered.

Deferred tax assets and liabilities are measured at the tax rates that are expected to apply to the year when the asset is realized or the liability is settled, based on tax rates and tax laws that have been enacted or substantively enacted as at the reporting date.

Deferred tax assets and deferred tax liabilities are offset when a legally enforceable right exists to offset current tax assets against current tax liabilities, or the deferred tax assets and the deferred tax liabilities relate to the same taxable entity, or the Group intends to settle its current assets and liabilities on a net basis.

The adjustments in respect of current and deferred income tax of the previous years (exclusive of interests and penalties, which are presented as part of other operating income or expenses) are presented as part of the income tax expense.

Changes in tax obligation are recognized when Tax Assessment Letter is received or, if appealed against by the Group, when the result of the appeal is determined.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

n. Perpajakan (lanjutan) n. Taxation (continued)

PPN VAT

Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto atas jumlah PPN kecuali:

  • PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor pajak, yang dalam hal ini PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset atau sebagai bagian dari item bebanbeban yang diterapkan; dan
  • piutang dan utang yang disajikan termasuk dengan jumlah PPN.

Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai bagian dari piutang atau utang pada laporan perubahan posisi keuangan konsolidasian.

Pajak Final Final Tax

Sesuai peraturan perpajakan di Indonesia, pajak final dikenakan atas nilai bruto transaksi, dan tetap dikenakan walaupun atas transaksi tersebut pelaku transaksi mengalami kerugian.

Pajak final tidak termasuk dalam lingkup yang diatur oleh PSAK No. 46: Pajak Penghasilan.

Aset keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, untuk selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi, nilai wajar melalui OCI dan nilai wajar melalui laba rugi.

Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui OCI, aset keuangan harus menghasilkan arus kas yang mewakili SPPI dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut sebagai tes SPPI dan dilakukan pada tingkat instrumen.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

Revenue, expenses and assets are recognized net of the amount of VAT except:

  • • where the VAT incurred on a purchase of assets or services is not recoverable from the taxation authority, in which case the VAT is recognized as part of the cost of acquisition of the asset or as part of the expense item, as applicable; and
  • • receivables and payables that are stated with the amount of VAT included.

The net amount of VAT recoverable from, or payable to, the taxation authorities is included as part of receivables or payables in the consolidated statement of financial position.

In accordance with the tax regulation in Indonesia, final tax is applied to the gross value of transactions, even when the parties carrying the transaction recognizing losses.

Final tax is scoped out from PSAK No. 46: Income Taxes.

o. Instrumen Keuangan o. Financial Instruments

Berlaku mulai 1 Januari 2020 Effective beginning January 1, 2020

i. Aset Keuangan i. Financial Assets

Pengakuan awal Initial recognition

Financial assets are classified, at initial recognition, as subsequently measured at amortized cost, fair value through OCI and fair value through profit or loss.

In order for a financial asset to be classified and measured at amortised cost or fair value through OCI, it needs to give rise to cash flows that are represent SPPI on the principal amount outstanding. This assessment is referred to as the SPPI test and is performed at an instrument level.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Pengakuan awal Initial recognition

Klasifikasi aset keuangan pada pengakuan awal tergantung pada karakteristik arus kas kontraktual aset keuangan dan model bisnis Kelompok Usaha untuk mengelolanya. Dengan pengecualian piutang usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan atau yang mana Kelompok Usaha telah menerapkan kebijaksanaan praktisnya, Kelompok Usaha pada awalnya mengukur aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya transaksi. Piutang usaha yang tidak mengandung komponen pembiayaan yang signifikan atau yang mana Kelompok Usaha telah menerapkan kebijaksanaan praktis diukur pada harga transaksi yang ditentukan berdasarkan PSAK No. 72.

Model bisnis Kelompok Usaha untuk mengelola aset keuangan mengacu pada bagaimana Kelompok Usaha mengelola aset keuangannya untuk menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan apakah arus kas akan dihasilkan dari pengumpulan arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, atau keduanya.

Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh regulasi atau konvensi di pasar (perdagangan reguler) diakui pada tanggal perdagangan, yaitu tanggal Kelompok Usaha berkomitmen untuk membeli atau menjual aset.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

Berlaku mulai 1 Januari 2020 (lanjutan) Effective beginning January 1, 2020 (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

The classification of financial assets at initial recognition depends on the financial asset's contractual cash flow characteristics and the Group's business model for managing them. With the exception of trade receivables that do not contain a significant financing component or for which the Group has applied the practical expedient, the Group initially measures a financial asset at its fair value plus transaction costs. Trade receivables that do not contain a significant financing component or for which the Group has applied the practical expedient are measured at the transaction price determined under PSAK No. 72.

The Group's business model for managing financial assets refers to how it manages its financial assets in order to generate cash flows. The business model determines whether cash flows will result from collecting contractual cash flows, selling the financial assets, or both.

Purchases or sales of financial assets that require delivery of assets within a time frame established by regulation or convention in the market place (regular way trades) are recognised on the trade date, i.e., the date that the Group commits to purchase or sell the asset.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset keuangan diklasifikasikan dalam empat kategori:

  • Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)
  • Aset keuangan pada nilai wajar melalui OCI dengan daur ulang keuntungan dan kerugian kumulatif (instrumen utang)
  • Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tanpa daur ulang keuntungan dan kerugian kumulatif setelah penghentian pengakuan (instrumen ekuitas)
  • Aset keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi

Aset keuangan pada biaya perolehan diamortisasi (instrumen utang)

Kategori ini adalah yang paling relevan dengan Kelompok Usaha. Kelompok Usaha mengukur aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi jika kedua kondisi berikut terpenuhi:

  • Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk memiliki aset keuangan untuk mengumpulkan arus kas kontraktual;
  • Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

Berlaku mulai 1 Januari 2020 (lanjutan) Effective beginning January 1, 2020 (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement

For purposes of subsequent measurement, financial assets are classified in four categories:

  • Financial assets at amortized cost (debt instruments)
  • Financial assets at fair value through OCI with recycling of cumulative gains and losses (debt instruments)
  • Financial assets designated at fair value through OCI with no recycling of cumulative gains and losses upon derecognition (equity instruments)
  • Financial assets at fair value through profit or loss

Financial assets at amortized cost (debt instruments)

This category is the most relevant to the Group. The Group measures financial assets at amortised cost if both of the following conditions are met:

  • The financial asset is held within a business model with the objective to hold financial assets in order to collect contractual cash flows;
  • The contractual terms of the financial asset give rise on specified dates to cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi selanjutnya diukur dengan menggunakan metode suku bunga efektif ("SBE") dan mengalami penurunan nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan laba rugi pada saat aset dihentikan pengakuannya, dimodifikasi atau mengalami penurunan nilai.

Kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, dan aset tidak lancar lainnya – jaminan sewa gedung dan gudang Kelompok Usaha termasuk dalam kategori ini.

Aset keuangan pada nilai wajar melalui OCI (instrumen utang)

Kelompok Usaha mengukur instrumen utang pada nilai wajar melalui OCI jika kedua kondisi berikut terpenuhi:

  • Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis dengan tujuan untuk mengumpulkan arus kas kontraktual dan penjualan;
  • Persyaratan kontraktual dari aset keuangan menimbulkan arus kas pada tanggal tertentu yang hanya merupakan pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang.

Untuk instrumen utang yang diukur pada nilai wajar melalui OCI, pendapatan bunga, revaluasi valuta asing, dan kerugian atau pembalikan penurunan nilai diakui dalam laporan laba rugi dan dihitung dengan cara yang sama seperti untuk aset keuangan yang diukur dengan biaya perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar yang tersisa diakui di OCI. Setelah penghentian pengakuan, perubahan nilai wajar kumulatif yang diakui di OCI didaur ulang menjadi laba rugi.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

Berlaku mulai 1 Januari 2020 (lanjutan) Effective beginning January 1, 2020 (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

Pengukuran Selanjutnya (lanjutan) Subsequent Measurement (continued)

Financial assets at amortized cost are subsequently measured using the effective interest rate ("EIR") method and are subject to impairment. Gains and losses are recognized in profit or loss when the asset is derecognized, modified or impaired.

The Group's cash and cash equivalents, trade and other receivables, and other non-current asset – deposits for offices and warehouse rentals are included in this category.

Financial assets at fair value through OCI (debt instruments)

The Group measures debt instruments at fair value through OCI if both of the following conditions are met:

  • The financial asset is held within a business model with the objective of both holding to collect contractual cash flows and selling;
  • The contractual terms of the financial asset give rise on specified dates to cash flows that are solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding.

For debt instruments at fair value through OCI, interest income, foreign exchange revaluation and impairment losses or reversals are recognized in the statement of profit or loss and computed in the same manner as for financial assets measured at amortized cost. The remaining fair value changes are recognized in OCI. Upon derecognition, the cumulative fair value change recognized in OCI is recycled to profit or loss.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI (instrumen ekuitas)

Setelah pengakuan awal, Kelompok Usaha dapat memilih untuk mengklasifikasikan investasi ekuitasnya yang tidak dapat ditarik kembali sebagai instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI jika definisi ekuitas berdasarkan PSAK No. 50: Instrumen Keuangan: Penyajian dan tidak dimiliki untuk diperdagangkan memenuhi definisi tersebut. Klasifikasi ditentukan berdasarkan instrumen per instrumen.

Aset keuangan yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI (instrumen ekuitas) (lanjutan)

Keuntungan dan kerugian dari aset keuangan ini tidak pernah didaur ulang menjadi keuntungan atau kerugian. Dividen diakui sebagai pendapatan lain-lain dalam laporan laba rugi pada saat hak pembayaran telah ditetapkan, kecuali jika Kelompok Usaha mendapatkan keuntungan dari hasil tersebut sebagai pemulihan sebagian biaya perolehan aset keuangan, dalam hal ini, keuntungan tersebut adalah tercatat di OCI. Instrumen ekuitas yang ditetapkan pada nilai wajar melalui OCI tidak tunduk pada penilaian penurunan nilai.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

Berlaku mulai 1 Januari 2020 (lanjutan) Effective beginning January 1, 2020 (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

Pengukuran Selanjutnya (lanjutan) Subsequent Measurement (continued)

Financial assets designated at fair value through OCI (equity instruments)

Upon initial recognition, the Group can elect to classify irrevocably its equity investments as equity instruments designated at fair value through OCI when they meet the definition of equity under PSAK No. 50: Financial Instruments: Presentation and are not held for trading. The classification is determined on an instrument-byinstrument basis.

Financial assets designated at fair value through OCI (equity instruments) (continued)

Gains and losses on these financial assets are never recycled to profit or loss. Dividends are recognised as other income in the statement of profit or loss when the right of payment has been established, except when the Group benefits from such proceeds as a recovery of part of the cost of the financial asset, in which case, such gains are recorded in OCI. Equity instruments designated at fair value through OCI are not subject to impairment assessment.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Penghentian Pengakuan Derecognition

Aset keuangan (atau, jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan serupa) terutama dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapus dari laporan posisi keuangan konsolidasian Kelompok Usaha) ketika:

  • Hak untuk menerima arus kas dari aset telah kadaluwarsa; Atau
  • Kelompok Usaha telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah mengasumsikan kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima secara penuh tanpa penundaan material kepada pihak ketiga berdasarkan pengaturan 'pass-through'; dan salah satu (a) Kelompok Usaha telah mengalihkan secara substansial semua risiko dan manfaat aset, atau (b) Kelompok Usaha tidak mengalihkan atau memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat aset, tetapi telah mengalihkan pengendalian aset.

Ketika Kelompok Usaha telah mengalihkan haknya untuk menerima arus kas dari aset atau telah menandatangani perjanjian passthrough, Kelompok Usaha mengevaluasi apakah, dan sejauh mana, telah mempertahankan risiko dan manfaat kepemilikan.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

Berlaku mulai 1 Januari 2020 (lanjutan) Effective beginning January 1, 2020 (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

A financial asset (or, where applicable, a part of a financial asset or part of a group of similar financial assets) is primarily derecognized (i.e., removed from the Group's consolidated statement of financial position) when:

  • The rights to receive cash flows from the asset have expired; Or
  • The Group has transferred its rights to receive cash flows from the asset or has assumed an obligation to pay the received cash flows in full without material delay to a third party under a 'pass-through' arrangement; and either (a) the Group has transferred substantially all the risks and rewards of the asset, or (b) the Group has neither transferred nor retained substantially all the risks and rewards of the asset, but has transferred control of the asset.

When the Group has transferred its rights to receive cash flows from an asset or has entered into a pass-through arrangement, it evaluates if, and to what extent, it has retained the risks and rewards of ownership.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Penghentian Pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)

Ketika Kelompok Usaha tidak mengalihkan atau mempertahankan secara substansial seluruh risiko dan manfaat dari aset, atau mengalihkan pengendalian atas aset, Kelompok Usaha terus mengakui aset yang ditransfer tersebut sejauh keterlibatannya secara berkelanjutan. Dalam kasus tersebut, Kelompok Usaha juga mengakui liabilitas terkait. Aset alihan dan liabilitas terkait diukur atas dasar yang mencerminkan hak dan kewajiban yang dimiliki Kelompok Usaha. Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan atas aset yang ditransfer diukur pada nilai yang lebih rendah dari nilai tercatat asli aset dan jumlah maksimum imbalan yang mungkin diminta untuk dibayar kembali oleh Kelompok Usaha.

Penurunan nilai aset keuangan Impairment of financial assets

Kelompok Usaha menilai apakah risiko kredit dari instrumen keuangan telah meningkat secara signifikan sejak pengakuan awal. Ketika melakukan penilaian, Kelompok Usaha menggunakan perubahan atas risiko gagal bayar yang terjadi sepanjang perkiraan usia instrumen keuangan daripada perubahan atas jumlah KKE. Dalam melakukan penilaian, Kelompok Usaha membandingkan antara risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat periode pelaporan dengan risiko gagal bayar yang terjadi atas instrumen keuangan pada saat pengakuan awal dan mempertimbangkan kewajaran serta ketersediaan informasi, yang tersedia tanpa biaya atau usaha, yang mengindikasikan kenaikan risiko kredit sejak pengakuan awal.

Kelompok Usaha menerapkan metode sederhana untuk mengukur KKE tersebut terhadap piutang usaha dan piutang nonusaha.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

Berlaku mulai 1 Januari 2020 (lanjutan) Effective beginning January 1, 2020 (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

When it has neither transferred nor retained substantially all of the risks and rewards of the asset, nor transferred control of the asset, the Group continues to recognize the transferred asset to the extent of its continuing involvement. In that case, the Group also recognises an associated liability. The transferred asset and the associated liability are measured on a basis that reflects the rights and obligations that the Group has retained. Continuing involvement that takes the form of a guarantee over the transferred asset is measured at the lower of the original carrying amount of the asset and the maximum amount of consideration that the Group could be required to repay.

The Group assesses whether the credit risk on a financial instrument has increased significantly since initial recognition. When making the assessment, the Group uses the change in the risk of a default occurring over the expected life of the financial instrument instead of the change in the amount of ECL. To make that assessment, the Group compares the risk of a default occurring on the financial instrument as at the reporting date with the risk of a default occurring on the financial instrument as at the date of initial recognition and considers reasonable and supportable information, that is available without undue cost or effort, that is indicative of significant increases in credit risk since initial recognition.

The Group applied a simplified approach to measure such ECL for trade receivables and non-trade receivables.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

Kelompok Usaha menilai KKE terhadap instrumen utang yang diukur dengan nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain berdasarkan basis forward-looking. Metode penurunan nilai dilakukan dengan mempertimbangkan apakah risiko kredit telah meningkat secara signifikan.

ii. Liabilitas Keuangan ii. Financial Liabilities

Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, utang dan pinjaman yang diberikan, atau utang yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai dalam lindung nilai yang efektif, jika sesuai.

Semua liabilitas keuangan pada awalnya diakui pada nilai wajar dan, untuk utang dan pinjaman yang diberikan dan utang, setelah dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

Liabilitas keuangan Kelompok Usaha mencakup utang bank jangka pendek, utang usaha dan utang lain-lain, beban masih harus dibayar, liabilitas derivatif, liabilitas jangka pendek lainnya, dan utang bank jangka panjang.

Liabilitas keuangan pada nilai wajar melalui laba rugi

Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi termasuk liabilitas keuangan yang dimiliki untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal sebagai nilai wajar melalui laba rugi.

Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laba rugi.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

Berlaku mulai 1 Januari 2020 (lanjutan) Effective beginning January 1, 2020 (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

Penurunan nilai aset keuangan (lanjutan) Impairment of financial assets (continued)

The Group assesses the ECL associated with its debt instruments carried at FVOCI on a forward-looking basis. The impairment methodology applied depends on whether there has been a significant increase in credit risk.

Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement

Financial liabilities are classified, at initial recognition, as financial liabilities at fair value through profit or loss, orloans and borrowings, or payables designated as hedging instruments in an effective hedge, as approppriate.

All financial liabilities are recognized initially at fair value and, in the case of loans and borrowings and payables, net of directly attributable transaction costs.

The Group's financial liabilities include short-term bank loans, trade and other payables, accrued expenses, derivative liabilities, other current liabilities, and long-term bank loan.

Financial liabilities at fair value through profit or loss

Financial liabilities at fair value through profit or loss include financial liabilities held for trading and financial liabilities designated upon initial recognition as at fair value through profit or loss.

Gains or losses on liabilities held for trading are recognized in profit or loss.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Liabilitas keuangan yang ditetapkan pada pengakuan awal pada nilai wajar melalui laba rugi ditetapkan pada tanggal awal pengakuan, dan hanya jika kriteria dalam PSAK No. 71 terpenuhi. Kelompok Usaha tidak menetapkan liabilitas keuangan apapun yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

Utang dan pinjaman yang diberikan Loans and borrowings

Ini adalah kategori yang paling relevan dengan Kelompok Usaha. Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman yang diberikan yang dikenakan bunga selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Keuntungan dan kerugian diakui dalam laba rugi pad saat kewajiban dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi SBE.

Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan mempertimbangkan diskonto atau premi atas akuisisi dan biaya atau biaya yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban keuangan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

Penghentian pengakuan Derecognition

Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas tersebut dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. Ketika liabilitas keuangan yang ada digantikan oleh yang lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan persyaratan yang secara substansial berbeda, atau persyaratan dari kewajiban yang ada secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi tersebut diperlakukan sebagai penghentian pengakuan liabilitas awal dan pengakuan liabilitas baru. Selisih nilai tercatat masingmasing diakui pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

Berlaku mulai 1 Januari 2020 (lanjutan) Effective beginning January 1, 2020 (continued)

ii. Liabilitas Keuangan (lanjutan) ii. Financial Liabilities (continued)

Financial liabilities designated upon initial recognition at fair value through profit or loss are designated at the initial date of recognition, and if the criteria in PSAK No. 71 are satisfied. The Group has not designated any financial liability as at fair value through profit or loss.

This is the category most relevant to the Group. After initial recognition, interestbearing loans and borrowings are subsequently measured at amortized cost using the EIR method. Gains and losses are recognized in profit or loss when the liabilities are derecognized as well as through the EIR amortization process.

Amortized cost is calculated by taking into account any discount or premium on acquisition and fees or costs that are an integral part of the EIR. The EIR amortization is included as finance costs in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income.

A financial liability is derecognized when the obligation under the liability is discharged or cancelled or expired. When an existing financial liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms, or the terms of an existing liability are substantially modified, such an exchange or modification is treated as the derecognition of the original liability and the recognition of a new liability. The difference in the respective carrying amounts is recognized in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Saling hapus instrumen keuangan Offsetting of financial instruments

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan jumlah neto dilaporkan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika terdapat hak hukum yang dapat diberlakukan saat ini untuk mengimbangi jumlah yang diakui dan ada niat untuk menyelesaikan secara neto, untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.

Aset keuangan dalam ruang lingkup PSAK No. 55 diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang dinilai pada nilai wajar melalui laba atau rugi, pinjaman yang diberikan dan piutang, investasi yang dimiliki hingga jatuh tempo, dan aset keuangan tersedia untuk dijual. Kelompok Usaha menentukan klasifikasi aset keuangan pada saat pengakuan awal dan, jika diperbolehkan dan sesuai, akan dievaluasi kembali setiap akhir tahun keuangan.

Pada saat pengakuan awal, aset keuangan diukur pada nilai wajar. Dalam hal investasi tidak diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi, nilai wajar tersebut ditambah dengan biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

Berlaku mulai 1 Januari 2020 (lanjutan) Effective beginning January 1, 2020 (continued)

Financial assets and financial liabilities are offset and the net amount is reported in the consolidated statement of financial position if there is a currently enforceable legal right to offset the recognized amounts and there is an intention to settle on a net basis, to realize the assets and settle the liabilities simultaneously.

Berlaku sebelum 1 Januari 2020 Effective prior to January 1, 2020

i. Aset Keuangan i. Financial Assets

Pengakuan awal Initial recognition

Financial assets within the scope of the PSAK No. 55 are classified as financial assets at fair value through profit or loss, loans and receivables, held-to-maturity investments and available-for-sale (AFS) financial assets. The Group determines the classification of its financial assets at initial recognition and, where allowed and appropriate, re-evaluates this designation at each financial year end.

Financial assets are recognized initially at fair value plus, in the case of investments not at fair value through profit or loss, directly attributable transaction costs.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Pengukuran setelah pengakuan awal Subsequent measurement

Pembelian atau penjualan aset keuangan yang memerlukan penyerahan aset dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh peraturan dan kebiasaan yang berlaku di pasar (pembelian secara reguler) diakui pada tanggal perdagangan, seperti tanggal perusahaan berkomitmen untuk membeli atau menjual aset.

Aset keuangan Kelompok Usaha mencakup kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, aset keuangan tersedia untuk dijual, dan aset tidak lancar lainnya - jaminan sewa gedung dan gudang.

Pengukuran setelah pengakuan awal dari aset keuangan tergantung pada klasifikasi sebagai berikut:

Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi

Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi termasuk aset keuangan untuk diperdagangkan dan aset keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan awal untuk diukur pada nilai wajar melalui laba rugi.

Aset derivatif diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan kecuali mereka ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai efektif. Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi disajikan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian pada nilai wajar dengan keuntungan atau kerugian dari perubahan nilai wajar diakui dalam laba rugi.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

Purchases or sales of financial assets that require delivery of assets within a time frame established by regulation or convention in the marketplace (regular way purchases) are recognized on the trade date, i.e., the date that the companies commit to purchase or sell the assets.

The Groups' financial assets include cash and cash equivalents, trade and other receivables, AFS financial assets and other non-current assets - deposits for offices and warehouses rentals.

The subsequent measurement of financial assets depends on their classification as follows:

Financial assets at fair value through profit or loss

Financial assets at fair value through profit or loss include financial assets held for trading and financial assets designated upon initial recognition at fair value through profit or loss.

Derivative assets are classified as held for trading unless they are designated as effective hedging instruments. Financial assets at fair value through profit or loss are carried in the consolidated statements of financial position at fair value with gains or losses arising from changes in fair value recognized in profit or loss.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan)

Pinjaman yang diberikan dan piutang Loans and receivables

Pinjaman yang diberikan dan piutang adalah aset keuangan non derivatif dengan pembayaran tetap atau telah ditentukan yang tidak mempunyai kuotasi di pasar aktif. Aset keuangan tersebut dicatat pada biaya perolehan diamortisasi menggunakan metode SBE. Laba atau rugi diakui dalam laba rugi pada saat pinjaman yang diberikan dan piutang dihentikan pengakuannya atau mengalami penurunan nilai, serta melalui proses amortisasi.

Kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, dan aset tidak lancar lainnya – jaminan sewa gedung dan gudang Kelompok Usaha termasuk dalam kategori ini.

Aset keuangan tersedia untuk dijual AFS financial asset

Aset keuangan tersedia untuk dijual adalah aset keuangan non derivatif yang ditetapkan sebagai tersedia untuk dijual. Setelah pengukuran awal, aset keuangan tersedia untuk dijual diukur pada nilai wajar dengan laba atau rugi yang belum direalisasi diakui sebagai penghasilan komprehensif lain dalam "Laba (Rugi) yang Belum Terealisasi dari Aset Keuangan Tersedia untuk Dijual" sampai investasi tersebut dihentikan pengakuannya.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

Subsequent measurement (continued)

Loans and receivables are nonderivative financial assets with fixed or determinable payments that are not quoted in an active market. Such financial assets are carried at amortized cost using EIR method. Gains and losses are recognized in the profit loss when the loans and receivables are derecognized or impaired, as well as through the amortization process.

The Group's cash and cash equivalents, trade and other receivables, and other non-current asset – deposits for offices and warehouse rentals are included in this category.

AFS financial assets are nonderivative financial assets that are designated as available for sale. After initial measurement, AFS financial assets are measured at fair value with unrealized gains or losses recognized as other comprehensive income in the "Unrealized Gains (Losses) on AFS Financial Assets" until the investment is derecognized.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

    • Aset keuangan tersedia untuk dijual (lanjutan)

Pada saat itu, laba atau rugi kumulatif diakui sebagai pendapatan operasi lain. Pada saat ditentukan terjadi penurunan nilai, rugi kumulatif direklasifikasi dari "Laba (Rugi) yang Belum Terealisasi dari Aset Keuangan Tersedia untuk Dijual" ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian sebagai "Beban Operasi Lain".

Kelompok Usaha mempunyai investasi yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual yaitu investasi dalam bentuk saham yang tidak terkuotasi.

Penurunan nilai Impairment

Pada setiap tanggal pelaporan, Kelompok Usaha mengevaluasi apakah terdapat bukti yang obyektif bahwa aset keuangan atau kelompok aset keuangan mengalami penurunan nilai. Penurunan nilai atas aset keuangan atau kelompok aset keuangan dianggap telah terjadi, jika dan hanya jika, terdapat bukti yang obyektif mengenai penurunan nilai sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang terjadi setelah pengakuan awal aset tersebut ("peristiwa yang merugikan"), dan peristiwa yang merugikan tersebut berdampak pada estimasi arus kas masa depan atas aset keuangan atau kelompok aset keuangan yang dapat diestimasi secara handal.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

  • i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)
  • AFS financial asset (continued)

At which time the cumulative gains or losses are recognized in other operating income, or determined to be impaired, at which time the cumulative loss is reclassified from "Unrealized Gains (Losses) on AFS Financial Assets" to the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income as "Other Operating Expenses".

The Group has investment in marketable securities classified as AFS financial asset, which consist of investment in unquoted shares.

The Group assesses at each reporting date whether there is any objective evidence that a financial asset or a group of financial assets is impaired. A financial asset or a group of financial assets is deemed to be impaired if, and only if, there is an objective evidence of impairment as a result of one or more events that has occurred after the initial recognition of the asset (an incurred "loss event") and that loss event has an impact on the estimated future cash flows of the financial asset or the group of financial assets that can be reliably estimated.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Penurunan nilai (lanjutan) Impairment (continued)

Bukti penurunan nilai dapat meliputi indikasi pihak peminjam atau kelompok pihak peminjam mengalami kesulitan keuangan signifikan, wanprestasi atau tunggakan pembayaran bunga atau pokok, terdapat kemungkinan bahwa pihak peminjam akan dinyatakan pailit atau melakukan reorganisasi keuangan lainnya dan pada saat data yang dapat diobservasi mengindikasikan adanya penurunan yang dapat diukur atas estimasi arus kas masa datang, seperti meningkatnya tunggakan atau kondisi ekonomi yang berkorelasi dengan wanprestasi.

Aset keuangan dicatat pada biaya perolehan diamortisasi

Untuk pinjaman yang diberikan dan piutang yang dicatat pada biaya perolehan yang diamortisasi, Kelompok Usaha pertama kali secara individual menentukan bahwa terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang signifikan secara individual, atau secara kolektif untuk aset keuangan yang tidak signifikan secara individual.

Jika Kelompok Usaha menentukan tidak terdapat bukti obyektif mengenai penurunan nilai atas aset keuangan yang dinilai secara individual, terlepas aset keuangan tersebut signifikan atau tidak, maka Kelompok Usaha memasukkan aset tersebut ke dalam kelompok aset keuangan yang memiliki karakteristik risiko kredit yang sejenis dan menilai penurunan nilai kelompok tersebut secara kolektif. Aset yang penurunan nilainya dinilai secara individual dan untuk itu kerugian penurunan nilai diakui atau tetap diakui, tidak termasuk dalam penilaian penurunan nilai secara kolektif.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

Evidence of impairment may include indications that the debtors or a group of debtors is experiencing significant financial difficulty, default or delinquency in interest or principal payments, the probability that they will enter bankruptcy or other financial reorganization, and when observable data indicate that there is a measurable decrease in the estimated future cash flows, such as changes in arrears or economic conditions that correlate with defaults.

Financial assets carried at amortized cost

For loans and receivables carried at amortized cost, the Group first assesses individually whether objective evidence of impairment exists individually for financial assets that are individually significant, or collectively for financial assets that are not individually significant.

If the Group determines that no objective evidence of impairment exists for an individually assessed financial asset, whether significant or not, it includes the asset in a group of financial assets with similar credit risk characteristics and collectively assesses them for impairment. Assets that are individually assessed for impairment and for which an impairment loss is, or continues to be recognized, are not included in a collective assessment or impairment.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Penurunan nilai (lanjutan) Impairment (continued)

Aset keuangan dicatat pada biaya perolehan diamortisasi (lanjutan)

Jika terdapat bukti obyektif bahwa kerugian penurunan nilai telah terjadi, jumlah kerugian tersebut diukur sebagai selisih antara nilai tercatat aset dengan nilai kini estimasi arus kas masa datang (tidak termasuk kerugian kredit di masa mendatang yang belum terjadi).

Nilai kini estimasi arus kas masa datang didiskonto dengan menggunakan SBE awal dari aset keuangan tersebut. Jika pinjaman yang diberikan memiliki suku bunga variabel, maka tingkat diskonto yang digunakan untuk mengukur setiap kerugian penurunan nilai adalah SBE yang terkini.

Nilai tercatat atas aset keuangan dikurangi melalui penggunaan pos penyisihan penurunan nilai dan jumlah kerugian yang terjadi diakui dalam laba rugi. Pendapatan bunga tetap diakui berdasarkan nilai tercatat yang diturunkan nilainya berdasarkan SBE efektif awal dari aset keuangan. Pinjaman yang diberikan dan piutang beserta dengan penyisihan terkait dihapuskan jika tidak terdapat kemungkinan pemulihan di masa mendatang yang realistis dan seluruh agunan telah terealisasi atau dialihkan kepada Kelompok Usaha.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

Financial assets carried at amortized cost (continued)

If there is objective evidence that an impairment loss has occurred, the amount of the loss is measured as the difference between the asset's carrying amount and the present value of estimated future cash flows (excluding future expected credit losses that have not yet been incurred).

The present value of the estimated future cash flows is discounted at the financial asset's original EIR. If a loan has a variable interest rate, the discount rate for measuring impairment loss is the current EIR.

The carrying amount of the financial asset is reduced through the use of an allowance for impairment account and the amount of the loss is recognized in profit or loss. Interest income continues to be accrued on the reduced carrying amount based on the original EIR of the financial asset. Loans and receivables, together with the associated allowance, are written off when there is no realistic prospect of future recovery and all collaterals have been realized or have been transferred to the Group.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Penurunan nilai (lanjutan) Impairment (continued)

Aset keuangan dicatat pada biaya perolehan diamortisasi (lanjutan)

Jika, pada tahun berikutnya, nilai estimasi kerugian penurunan nilai aset keuangan bertambah atau berkurang karena peristiwa yang terjadi setelah penurunan nilai diakui, maka kerugian penurunan nilai yang diakui sebelumnya bertambah atau berkurang dengan menyesuaikan pos penyisihan penurunan nilai. Jika di masa mendatang penghapusan tersebut dapat dipulihkan, jumlah pemulihan tersebut diakui pada laba rugi.

Aset keuangan tersedia untuk dijual AFS financial asset

Dalam hal investasi ekuitas diklasifikasikan sebagai aset keuangan yang tersedia untuk dijual, bukti obyektif akan termasuk penurunan nilai wajar yang signifikan dan berkepanjangan di bawah nilai perolehan investasi tersebut.

Dalam kasus investasi ekuitas yang diklasifikasikan sebagai aset keuangan tersedia untuk dijual, bukti obyektif mencakup penurunan nilai wajar aset yang signifikan di bawah biaya 'signifikan' atau 'berkepanjangan'. 'Signifikan' dievaluasi berdasarkan biaya investasi awal dan 'berkepanjangan' terhadap periode di mana nilai wajarnya di bawah biaya awalnya.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

Financial assets carried at amortized cost (continued)

If, in a subsequent year, the amount of the estimated impairment loss increases or decreases because of an event occurring after the impairment was recognized, the previously recognized impairment loss is increased or reduced by adjusting the allowance for impairment account. If a future write-off is later recovered, the recovery is recognized in profit or loss.

In the case of equity investment classified as an AFS financial asset, objective evidence would include a significant or prolonged decline in the fair value of the investment below its cost.

In the case of equity investments classified as AFS, objective evidence would include a 'significant' or 'prolonged' decline in the fair value of the asset below its cost. 'Significant' is evaluated against the original cost of the investment and 'prolonged' against the period in which the fair value has been below its original cost.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

    • Aset keuangan tersedia untuk dijual (lanjutan)

Bila ada bukti penurunan nilai, kerugian kumulatif - diukur sebagai selisih antara harga perolehan dan nilai wajar saat ini, dikurangi kerugian penurunan nilai atas investasi yang sebelumnya telah diakui dalam laba rugi - dikeluarkan dari OCI dan diakui di laba rugi Kerugian penurunan nilai investasi ekuitas tidak dibatalkan melalui laba rugi; kenaikan nilai wajar setelah penurunan nilai diakui di OCI.

Penghentian pengakuan Derecognition

Aset keuangan (atau jika berlaku, bagian dari aset keuangan atau bagian dari kelompok aset keuangan sejenis) dihentikan pengakuannya pada saat: (1) hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut berakhir; atau (2) Kelompok Usaha mentransfer hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan tersebut atau menanggung kewajiban untuk membayar arus kas yang diterima tersebut tanpa penundaan yang signifikan kepada pihak ketiga melalui suatu kesepakatan penyerahan dan salah satu diantara (a) Kelompok Usaha secara substansial mentransfer seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, atau (b) Kelompok Usaha secara substansial tidak mentransfer dan tidak memiliki seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut, namun telah mentransfer pengendalian atas aset tersebut.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

  • i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)
  • AFS financial asset (continued)

When there is evidence of impairment, the cumulative loss - measured as the difference between the acquisition cost and the current fair value, less any impairment loss on that investment previously recognized in the statement of profit or loss - is removed from OCI and recognized in the statement of profit or loss. Impairment losses on equity investments are not reversed through profit or loss; increases in their fair value subsequent to the impairment are recognized in OCI.

A financial asset (or where applicable, a part of a financial asset or part of a group of similar financial assets) is derecognized when: (1) the rights to receive cash flows from the asset have expired; or (2) the Group has transferred its rights to receive cash flows from the asset or has assumed an obligation to pay the received cash flows in full without material delay to a third party under a "pass-through" arrangement; and either (a) the Group has transferred substantially all the risks and rewards of the asset, or (b) the Group has neither transferred nor retained substantially all the risks and rewards of the asset, but has transferred control of the asset.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Penghentian pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)

Ketika Kelompok Usaha mentransfer hak untuk menerima arus kas yang berasal dari aset keuangan atau mengadakan kesepakatan penyerahan, Kelompok Usaha mengevaluasi sejauh mana Kelompok Usaha memiliki risiko dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan tersebut. Pada saat Kelompok Usaha tidak mentransfer maupun tidak memiliki secara substansial seluruh risiko dan manfaat atas aset keuangan tersebut, juga tidak mentransfer pengendalian atas aset keuangan tersebut, maka aset keuangan tersebut diakui oleh Kelompok Usaha sebesar keterlibatannya yang berkelanjutan dengan aset keuangan tersebut.

Keterlibatan berkelanjutan yang berbentuk pemberian jaminan atas aset yang ditransfer diukur sebesar jumlah terendah antara nilai aset yang ditransfer dan jumlah maksimal dari pembayaran yang diterima yang mungkin harus dibayar kembali oleh Kelompok Usaha.

Dalam hal ini, Kelompok Usaha juga mengakui liabilitas terkait. Aset yang ditransfer dan liabilitas terkait diukur atas dasar yang merefleksikan hak dan kewajiban Kelompok Usaha yang ditahan.

Pada saat penghentian pengakuan atas aset keuangan secara keseluruhan, maka selisih antara nilai tercatat dan jumlah dari (i) pembayaran yang diterima, termasuk aset baru yang diperoleh dikurangi dengan liabilitas baru yang ditanggung; dan (ii) keuntungan atau kerugian kumulatif yang telah diakui secara langsung dalam ekuitas, harus diakui sebagai laba rugi.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

i. Aset Keuangan (lanjutan) i. Financial Assets (continued)

When the Group has transferred its rights to receive cash flows from a financial asset or has entered into a pass-through arrangement, it evaluates if and to what extent it has retained the risks and rewards of ownership. When it has neither transferred nor retained substantially all the risks and rewards of the financial asset, nor transferred control of the financial asset, the financial asset is recognized to the extent of the Group's continuing involvement in the asset.

Continuing involvement that takes the form of a guarantee over the transferred asset is measured at the lower of the original carrying amount of the asset and the maximum amount of consideration that the Group could be required to repay.

In that case, the Group also recognizes an associated liability. The transferred asset and the associated liability are measured on a basis that reflects the rights and obligations that the Group has retained.

On derecognition of a financial asset in its entirety, the difference between the carrying amount and the sum of (i) the consideration received, including any new asset obtained less any new liability assumed; and (ii) any cumulative gain or loss that has been recognized directly in equity, is recognized in the profit or loss.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

ii. Liabilitas Keuangan ii. Financial Liabilities

Liabilitas keuangan dalam ruang lingkup PSAK No. 55 diklasifikasikan sebagai liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, liabilitas yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi atau derivatif yang ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai yang efektif, jika sesuai. Kelompok Usaha menentukan klasifikasi liabilitas keuangan pada saat pengakuan awal.

Liabilitas keuangan pada awalnya diukur pada nilai wajar dan, dalam hal liabilitas yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi, termasuk biaya transaksi yang dapat diatribusikan secara langsung.

Derivatif melekat dalam kontrak utama dicatat sebagai derivatif terpisah ketika karakteristik dan risikonya tidak berkaitan erat dengan kontrak utama dan kontrak utama tidak dicatat pada nilai wajar. Derivatif melekat diukur pada nilai wajar dengan laba atau rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar tersebut diakui dalam laba rugi. Penilaian kembali hanya terjadi jika terdapat perubahan dalam ketentuan kontrak yang secara signifikan mengubah arus kas yang diperlukan.

Liabilitas keuangan Kelompok Usaha mencakup utang bank jangka pendek, utang usaha dan utang lain-lain, beban masih harus dibayar, liabilitas derivatif, liabilitas jangka pendek lainnya, dan utang bank jangka panjang.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

Pengakuan awal Initial recognition

Financial liabilities within the scope of the PSAK No. 55 are classified as financial liabilities at fair value through profit or loss, financial liabilities measured at amortized cost, or as derivatives designated as hedging instruments in an effective hedge, as appropriate. The Group determines the classification of its financial liabilities at initial recognition.

Financial liabilities are recognized initially at fair value and, in the case of financial liabilities measured at amortized cost, inclusive of directly attributable transaction costs.

Derivatives embedded in host contracts are accounted for as separate derivatives when their characteristics and risks are not closely related to those of the host contracts and the host contracts are not carried at fair value. These embedded derivatives are measured at fair value with gains or losses arising from changes in fair value recognized in profit loss. Reassessment only occurs if there is a change in the terms of the contract that significantly modifies the cash flows that would otherwise be required.

The Group's financial liabilities include short-term bank loans, trade and other payables, accrued expenses, derivative liabilities, other current liabilities, and longterm bank loan.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Pengukuran setelah pengakuan awal Subsequent measurement

Pengukuran liabilitas keuangan bergantung pada klasifikasi sebagai berikut:

Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya perolehan yang diamortisasi

Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman yang dikenakan bunga selanjutnya diukur pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE. Pada tanggal pelaporan, biaya bunga yang masih harus dibayar dicatat secara terpisah dari pokok pinjaman sebagai bagian dalam liabilitas jangka pendek.

Laba atau rugi harus diakui dalam laporan laba rugi komprehensif konsolidasian ketika liabilitas tersebut dihentikan pengakuannya serta melalui proses amortisasi menggunakan metode SBE.

Utang bank jangka pendek, utang usaha dan lain-lain, beban masih harus dibayar, liabilitas jangka pendek lainnya, dan utang bank jangka panjang Kelompok Usaha termasuk dalam kategori ini.

Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi

Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi termasuk liabilitas keuangan untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan yang ditetapkan pada saat pengakuan awal untuk diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

ii. Liabilitas Keuangan (lanjutan) ii. Financial Liabilities (continued)

The measurement of financial liabilities depends on their classification as follows:

Financial liabilities measured at amortized cost

After initial recognition, interestbearing loans and borrowings are subsequently measured at amortized cost using the EIR method. At reporting dates, accrued interest is recorded separately from the associated borrowings within current liabilities section.

Gains and losses are recognized in the consolidated statement of comprehensive income when the liabilities are derecognized as well as through the EIR method amortization process.

The Group's short-term bank loans, trade and other payables, accrued expenses, other current liabilities, and long-term bank loans are included in this category.

Financial liabilities at fair value through profit or loss

Financial liabilities at fair value through profit or loss include financial liabilities held for trading and financial liabilities designated upon initial recognition at fair value through profit or loss.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Pengukuran setelah pengakuan awal (lanjutan)

Liabilitas keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba atau rugi (lanjutan)

Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan jika mereka diperoleh untuk tujuan dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat. Liabilitas derivatif juga diklasifikasikan sebagai kelompok diperdagangkan, kecuali mereka ditetapkan sebagai instrumen lindung nilai efektif.

Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam laba atau rugi.

Penghentian pengakuan Derecognition

Liabilitas keuangan dihentikan pengakuannya ketika liabilitas yang ditetapkan dalam kontrak dilepaskan atau dibatalkan atau kedaluwarsa.

Ketika liabilitas keuangan yang ada digantikan dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman yang sama dengan ketentuan yang berbeda secara substansial, atau modifikasi secara substansial atas ketentuan liabilitas keuangan yang ada, maka pertukaran atau modifikasi tersebut dicatat sebagai penghapusan liabilitas keuangan awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru dan selisih antara nilai tercatat masing-masing liabilitas keuangan tersebut diakui dalam laba rugi.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

ii. Liabilitas Keuangan (lanjutan) ii. Financial Liabilities (continued)

Subsequent measurement (continued)

Financial liabilities at fair value through profit or loss (continued)

Financial liabilities are classified as held for trading if they are acquired for the purpose of selling or repurchasing in the near term. Derivative liabilities are also classified as held for trading, unless they are designated as effective hedging instruments.

Gains or losses on liabilities held for trading are recognized in the profit or loss.

A financial liability is derecognized when the obligation under the liability is discharged or cancelled or has expired.

When an existing financial liability is replaced by another from the same lender on substantially different terms, or the terms of an existing liability are substantially modified, such an exchange or modification is treated as an extinguishment of the original liability and the recognition of a new liability, and the difference in the respective carrying amounts is recognized in profit loss.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

iii. Saling Hapus Instrumen Keuangan iii. Offsetting of Financial Instruments

Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus dan nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan hanya jika, terdapat hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus atas jumlah yang telah diakui dari aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan terdapat intensi untuk menyelesaikan secara neto, atau untuk merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.

Nilai wajar instrumen keuangan yang secara aktif diperdagangkan di pasar keuangan ditentukan dengan mengacu pada kuotasi harga pasar yang berlaku pada penutupan pasar pada akhir periode pelaporan, tanpa pengurangan untuk biaya transaksi. Untuk instrumen keuangan yang tidak memiliki pasar aktif, nilai wajar ditentukan dengan menggunakan teknik penilaian. Teknik penilaian tersebut meliputi penggunaan transaksi pasar terkini yang dilakukan secara wajar (arm'slength market transactions), referensi atas nilai wajar terkini dari instrumen lain yang secara substansial sama, analisis arus kas yang didiskonto, atau model penilaian lainnya.

Bila nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan di pasar aktif tidak dapat ditentukan secara andal, aset keuangan tersebut diakui dan diukur pada nilai tercatatnya.

v. Biaya Perolehan Diamortisasi dari Instrumen Keuangan

Biaya perolehan diamortisasi diukur dengan menggunakan metode SBE dikurangi penyisihan penurunan nilai dan pembayaran atau pengurangan pokok. Perhitungan ini mencakup seluruh premi atau diskonto pada saat akuisisi dan mencakup biaya transaksi serta fee yang merupakan bagian tak terpisahkan dari SBE.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

o. Instrumen Keuangan (lanjutan) o. Financial Instruments (continued)

Financial assets and financial liabilities are offset and the net amount reported in the consolidated statement of financial position if, and only if, there is a currently enforceable legal right to offset the recognized amounts and there is an intention to settle on a net basis, or to realize the assets and settle the liabilities simultaneously.

iv. Nilai Wajar Instrumen Keuangan iv. Fair value of Financial Instruments

The fair value of financial instruments that are actively traded in organized financial markets is determined by reference to quoted market bid prices at the close of business at the end of the reporting period, without any deduction for transaction costs. For financial instruments where there is no active market, fair value is determined using valuation techniques. Such techniques may include using recent arm's length market transaction, reference to the current fair value of another instrument that is substantially the same, discounted cash flow analysis, or other valuation models.

When the fair value of the financial instruments not traded in an active market cannot be reliably determined, such financial assets are recognized and measured at their carrying values.

v. Amortized cost of financial instruments

Amortized cost is computed using EIR method less any allowance for impairment and principal repayment or reduction. The calculation takes into account any premium or discount on acquisition and includes transaction costs and fees that are an integral part of the EIR.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Untuk tujuan manajemen, Kelompok Usaha dibagi menjadi tiga (3) segmen operasi berdasarkan aktivitas utama secara independen oleh masing-masing pengelola segmen yang bertanggung jawab atas kinerja dari masing-masing segmen. Para pengelola segmen melaporkan secara langsung kepada manajemen Perusahaan yang secara teratur mengkaji laba segmen sebagai dasar untuk mengalokasikan sumber daya ke masingmasing segmen dan untuk menilai kinerja segmen. Pengungkapan tambahan pada masing-masing segmen terdapat dalam Catatan 31, termasuk faktor yang digunakan untuk mengidentifikasi segmen yang dilaporkan dan dasar pengukuran informasi segmen.

Suatu segmen usaha adalah sekelompok aset dan operasi yang menyediakan barang atau jasa yang memiliki risiko serta tingkat imbalan yang berbeda dengan segmen usaha lainnya. Sebuah segmen geografis menyediakan barang maupun jasa di dalam lingkungan ekonomi tertentu yang memiliki risiko serta tingkat imbalan yang berbeda dengan segmen operasi lainnya yang berada dalam lingkungan ekonomi lain.

Laba per saham dihitung dengan membagi laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham ditempatkan dan disetor penuh yang beredar pada tahun yang bersangkutan.

Provisi diakui jika Kelompok Usaha memiliki kewajiban kini (baik bersifat hukum maupun bersifat konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu besar kemungkinannya penyelesaian kewajiban tersebut mengakibatkan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi dan estimasi yang andal mengenai jumlah kewajiban tersebut dapat dibuat.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

p. Informasi Segmen p. Segment Information

For management purposes, the Group is organized into three (3) operating segments based on main activities which are independently managed by the respective segment managers responsible for the performance of the respective segments under their charge. The segment managers report directly to the management who regularly reviews the segment results for resource allocation and performance assessment of each segment. Additional disclosures on each of these segments are shown in Note 31, including the factors used to identify the reportable segments and the measurement basis of segment information.

A business segment is a group of assets and operations engaged in providing products or services that are subject to risks and returns that are different from those of other business segments. A geographical segment is engaged in providing products or services within a particular economic environment that is subject to risks and returns that are different from those of segments operating in other economic environments.

q. Laba per Saham Dasar q. Basic Earnings per Share

Earning per share is computed by dividing the income attributable to equity holders of the parent entity by the weighted-average number of issued and fully paid shares outstanding during the year.

r. Provisi r. Provisions

Provisions are recognized when the Group has a present obligation (legal or constructive) where, as a result of a past event, it is probable that an outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation and a reliable estimate of the amount of the obligation can be made.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Provisi ditelaah pada setiap tanggal pelaporan dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini yang terbaik. Jika tidak terdapat kemungkinan arus keluar sumber daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk menyelesaikan kewajiban tersebut, provisi tidak diakui.

Efektif pada atau Setelah 1 Januari 2020 Effective on or After January 1, 2020

Kelompok Usaha menerapkan satu pendekatan pengakuan dan pengukuran bagi seluruh sewa, kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa aset bernilai rendah. Kelompok Usaha mengakui liabilitas sewa untuk melakukan pembayaran sewa dan aset hak-guna yang merupakan hak untuk menggunakan aset pendasar.

Kelompok Usaha mengakui aset hak-guna pada tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset tersedia untuk digunakan). Aset hak-guna diukur pada harga perolehan, dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, dan disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali liabilitas sewa. Biaya perolehan aset hak-guna mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, biaya langsung yang timbul diawal, dan pembayaran sewa yang dilakukan pada atau sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif sewa yang diterima. Aset hakguna disusutkan dengan metode garis lurus selama periode yang lebih pendek antara sewa dan estimasi masa manfaat aset, sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

r. Provisi (lanjutan) r. Provisions (continued)

Provisions are reviewed at each reporting date and adjusted to reflect the current best estimate. If it is no longer probable that an outflow of resources embodying economic benefits will be required to settle the obligation, the provision is reversed.

s. Sewa s. Leases

The Group applies a single recognition and measurement approach for all leases, except for short-term leases and leases of low-value assets. The Group recognizes lease liabilities to make lease payments and right-of-use assets representing the right to use the underlying assets.

i) Aset Hak-guna i) Right-of-use assets

The Group recognizes right-of-use assets at the commencement date of the lease (i.e., the date the underlying asset is available for use). Right-of-use assets are measured at cost, less any accumulated depreciation and impairment losses, and adjusted for any remeasurement of lease liabilities. The cost of right-of-use assets includes the amount of lease liabilities recognized, initial direct costs incurred, and lease payments made at or before the commencement date less any lease incentives received. Right-of-use assets are depreciated on a straight-line basis over the shorter of the lease term and the estimated useful lives of the assets, as follows:

Tahun/Years
Tanah 30 Land
Bangunan 2 - 5 Buildings
Kendaraan 4 - 5 Vehicles

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Efektif pada atau Setelah 1 Januari 2020 (lanjutan)

Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke Kelompok Usaha pada akhir masa sewa atau biaya perolehan mencerminkan pelaksanaan opsi beli, penyusutan dihitung dengan menggunakan estimasi masa manfaat aset. Aset hak-guna juga mengalami penurunan nilai.

Pada tanggal permulaan sewa, Kelompok Usaha mengakui liabilitas sewa diukur dari nilai sekarang dari pembayaran sewa yang akan dilakukan selama periode sewa. Pembayaran sewa meliputi pembayaran tetap (meliputi substansi pembayaran tetap) dikurangi suatu piutang insentif sewa, pembayaran sewa variabel yang tidak bergantung pada indeks atau suku bunga, dan jumlah yang diharapkan akan dibayar atas garansi nilai residu.

Dalam menghitung nilai sekarang dari pembayaran sewa, Kelompok Usaha menggunakan suku bunga pinjaman inkremental ("SBPI") pada saat tanggal permulaan sewa karena suku bunga implisit dalam sewa tidak dapat ditentukan. Setelah tanggal permulaan, jumlah liabilitas sewa meningkat untuk merefleksikan bunga atas liabilitas sewa dan berkurang atas sewa yang telah dibayar. Sebagai tambahan, jumlah tercatat liabilitas sewa diukur kembali jika terdapat modifikasi, perubahan masa sewa, perubahan pembayaran sewa (misalnya, perubahan pembayaran sewa masa depan sebagai akibat dari perubahan indeks atau suku bunga yang digunakan untuk menentukan pembayaran tersebut) atau perubahan pada penilaian atau opsi untuk membeli aset mendasar tersebut.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

s. Sewa (lanjutan) s. Leases (continued)

Effective on or After January 1, 2020 (continued)

i) Aset Hak-guna (lanjutan) i) Right-of-use assets (continued)

If ownership of the leased asset transfers to the Group at the end of the lease term or the cost reflects the exercise of a purchase option, depreciation is calculated using the estimated useful life of the asset. The rightof-use assets are also subject to impairment.

ii) Liabilitas Sewa ii) Lease Liabilities

At the commencement date of the lease, the Group recognizes lease liabilities measured at the present value of lease payments to be made over the lease term. The lease payments include fixed payments (including in substance fixed payments) less any lease incentives receivable, variable lease payments that depend on an index or a rate, and amounts expected to be paid under residual value guarantees.

In calculating the present value of lease payments, the Group uses the incremental borrowing rate ("IBR") at the lease commencement date if the interest rate implicit in the lease is not readily determinable. After the commencement date, the amount of lease liabilities is increased to reflect the accretion of interest and reduced for the lease payments made. In addition, the carrying amount of the lease liabilities is remeasured if there is a modification, a change in the lease term, a change in the in-substance fixed lease payments (for example, change in the future lease payments as a result of changes in the index or interest rate used to determine those payments) or a change in the assessment to purchase the underlying asset.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Efektif pada atau Setelah 1 Januari 2020 (lanjutan)

iii) Sewa Jangka Pendek dan Sewa atas Aset Bernilai Rendah

Kelompok Usaha menerapkan pengecualian pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa jangka pendek (yaitu, sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang dari tanggal penerapan awal dan tidak mengandung opsi pembelian). Ini juga berlaku untuk pengecualian pengakuan aset bernilai rendah. Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek dan sewa untuk aset bernilai rendah diakui sebagai beban dengan dasar garis lurus selama masa sewa.

Kelompok Usaha mengklasifikasikan sewa berdasarkan sejauh mana risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewaan berada pada lessor atau lessee, dan pada substansi transaksi daripada bentuk kontraknya, pada tanggal pengakuan awal.

Penentuan apakah suatu perjanjian merupakan, atau mengandung, sewa, adalah berdasarkan substansi dari perjanjian tersebut pada penetapan awal. Perjanjian dievaluasi apakah pemenuhannya tergantung kepada penggunaan aset atau aset-aset tertentu secara spesifik atau perjanjian mengalihkan hak untuk menggunakan aset atau aset-aset, walaupun hak tersebut tidak secara eksplisit disebutkan dalam perjanjian.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

  • 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
  • s. Sewa (lanjutan) s. Leases (continued)

Effective on or After January 1, 2020 (continued)

iii) Short-term Leases and Leases of Lowvalue Assets

The Group applies the short-term lease recognition exemption to its short-term leases (i.e., those leases that have a lease term of 12 months or less from the commencement date and do not contain a purchase option). It also applies the leases of low-value assets recognition exemption to leases that are considered of low value lease payments on short-term leases and leases of low-value assets are recognized as expense on the straight-line basis over the lease term.

The Group classifies leases based on the extent to which risks and rewards incidental to the ownership of a leased asset are vested upon the lessor or the lessee, and the substance of the transaction rather than the form of the contract, at inception date.

Efektif sebelum 1 Januari 2020 Effective prior to January 1, 2020

The determination of whether an arrangement is, or contains, a lease is based on the substance of the arrangement at the inception date. The arrangement is assessed for whether fulfillment of the arrangement is dependent on the use of a specific asset or assets or the arrangement conveys a right to use the asset or assets, even if that right is not explicitly specified in an arrangement.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Sebagai Lessee As Lessee

Suatu sewa diklasifikasikan sebagai sewa pembiayaan jika sewa tersebut mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset sewa. Sewa tersebut dikapitalisasi sebesar nilai wajar aset sewaan atau sebesar nilai kini dari pembayaran sewa minimum, jika nilai kini lebih rendah dari nilai wajar. Pembayaran sewa minimum harus dipisahkan antara bagian yang merupakan beban keuangan dan bagian yang merupakan pelunasan liabilitas, sedemikian rupa sehingga menghasilkan suatu tingkat suku bunga periodik yang konstan atas saldo liabilitas. Beban keuangan dibebankan langsung sebagai laba rugi.

Sewa Operasi - sebagai Lessee Operating Lease - as Lessee

Suatu sewa diklasfikasikan sebagai sewa operasi jika sewa tidak mengalihkan secara substansi seluruh risiko dan manfaat yang terkait dengan kepemilikan aset. Dengan demikian, pembayaran sewa diakui pada laba atau rugi dengan dasar garis lurus (straight-line basis) selama masa sewa.

Kelompok Usaha mengukur instrumen keuangan seperti derivatif pada nilai wajar setiap tanggal pelaporan. Pengungkapan nilai wajar untuk instrumen keuangan disajikan dalam Catatan 32.

Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi di:

  • pasar utama untuk aset dan liabilitas tersebut; atau
  • dalam hal tidak terdapat pasar utama, maka pasar yang paling menguntungkan untuk aset atau liabilitas tersebut.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

  • 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
  • s. Sewa (lanjutan) s. Leases (continued)

Efektif sebelum 1 Januari 2020 Effective prior to January 1, 2020

A lease is classified as a finance lease if it transfers substantially all the risks and rewards incidental to ownership of the leased assets. Such leases are capitalized at the inception of the lease at the fair value of the leased property or, if lower, at the present value of the minimum lease payments. Minimum lease payments are apportioned between the finance charges and reduction of the lease liability so as to achieve a constant rate of interest on the remaining balance of liability. Finance charges are charged directly to the profit or loss.

A lease is classified as an operating lease if it does not transfer substantially all the risks and rewards incidental to ownership of the leased asset. Accordingly, the related lease payments are recognized in profit or loss on a straightline basis over the lease term.

t. Penentuan Nilai Wajar t. Determination of Fair Value

The Group measures financial instruments such as derivatives at fair value at each reporting date. Fair value related disclosures for financial instruments are disclosed in Note 32.

Fair value is the price that would be received to sell an asset or paid to transfer a liability in an orderly transaction between market participants at the measurement date. The fair value measurement is based on the presumption that the transaction to sell the asset or transfer the liability takes place either:

  • in the principal market for the asset or liability; or
  • in the absence of a principal market, in the most advantageous market for the asset or liability.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Kelompok Usaha harus memiliki akses ke pasar utama atau pasar yang paling menguntungkan tersebut.

Nilai wajar aset dan liabilitas di ukur menggunakan asumsi yang akan digunakan pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi terbaiknya.

Pengukuran nilai wajar dari suatu aset nonkeuangan memperhitungkan kemampuan pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ekonomik dengan menggunakan aset dalam penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan menggunakan aset tersebut pada penggunaan tertinggi dan terbaiknya.

Kelompok Usaha menggunakan teknik penilaian yang sesuai dengan keadaan dan data yang memadai tersedia untuk mengukur nilai wajar, dengan memaksimalkan masukan (input) yang dapat diamati (observable) yang relevan dan meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat diamati (unobservable).

Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya diukur atau diungkapkan dalam laporan keuangan konsolidasian dikelompokkan dalam hirarki nilai wajar, sebagaimana dijelaskan dibawah ini, berdasarkan tingkatan level input yang terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara keseluruhan:

  • Level 1 Harga kuotasian (tanpa penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau liabilitas yang identik yang dapat diakses entitas pada tanggal pengukuran.
  • Level 2 Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang dapat diamati (observable) baik secara langsung atau tidak langsung.
  • Level 3 Teknik penilaian yang menggunakan tingkat masukan (input) yang paling rendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar yang tidak dapat diamati (unobservable) baik secara langsung atau tidak langsung.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

t. Penentuan Nilai Wajar (lanjutan) t. Determination of Fair Value (continued)

The principal or the most advantageous market must be accessible by the Group.

The fair value of an asset or a liability is measured using the assumptions that market participants would use when pricing the asset or liability, assuming that market participants act in their economic best interest.

A fair value measurement of a non-financial asset takes into account a market participant's ability to generate economic benefits by using the asset in its highest and best use or by selling it to another market participant that would use the asset in its highest and best use.

The Group uses valuation techniques that are appropriate in the circumstances and for which sufficient data are available to measure fair value, maximizing the use of relevant observable inputs and minimizing the use of unobservable inputs.

All assets and liabilities for which fair value is measured or disclosed in the consolidated financial statements are categorised within the fair value hierarchy, described as follows, based on the lowest level input that is significant to the fair value measurement as a whole:

  • Level 1 - Quoted (unadjusted) market prices in active markets for identical assets or liabilities.
  • Level 2 - Valuation techniques for which the lowest level input that is significant to the fair value measurement is directly or indirectly observable.
  • Level 3 - Valuation techniques for which the lowest level input that is significant to the fair value measurement is unobservable.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Untuk aset dan liabilitas yang diukur secara berulang dalam laporan keuangan konsolidasian, Kelompok Usaha menentukan apakah perpindahan antar level hirarki telah terjadi dengan melakukan evaluasi pengelompokan (berdasarkan level input yang terendah yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar secara menyeluruh) pada setiap akhir periode pelaporan.

u. Aset Takberwujud u. Intangible Asset

Aset takberwujud diukur sebesar nilai perolehan pada pengakuan awal. Setelah pengakuan awal, aset takberwujud dicatat pada nilai perolehan dikurangi akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi penurunan nilai. Umur manfaat aset takberwujud dinilai apakah terbatas atau tak terbatas.

Aset takberwujud dengan umur terbatas diamortisasi selama 4 tahun dan dievaluasi apabila terdapat indikator adanya penurunan nilai untuk aset takberwujud. Periode dan metode amortisasi untuk aset takberwujud dengan umur terbatas ditelaah setidaknya setiap akhir tahun tutup buku.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

t. Penentuan Nilai Wajar (lanjutan) t. Determination of Fair Value (continued)

For assets and liabilities that are recognized in the consolidated financial statements on a recurring basis, the Group determines whether transfers have occurred between Levels in the hierarchy by re-assessing categorization (based on the lowest level input that is significant to the fair value measurement as a whole) at the end of each reporting period.

Intangible asset is measured on initial recognition at cost. Subsequent to initial recognition, intangible asset is carried at cost less any accumulated amortization and any accumulated impairment loss. The useful life of intangible asset is assessed to be either finite or indefinite.

Intangible asset with finite life is amortized over 4 years and assessed for impairment whenever there is an indication that the intangible asset may be impaired. The amortization period and the amortization method for an intangible asset with a finite useful life are reviewed at least at each financial year end.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Kelompok Usaha menerapkan PSAK No. 71: Instrumen Keuangan, PSAK No. 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan, dan PSAK No. 73: Sewa untuk pertama kalinya. Sifat dan dampak perubahan sebagai akibat dari standar akuntansi baru ini dijelaskan di bawah ini.

Beberapa amandemen dan interpretasi lainnya berlaku untuk pertama kalinya pada tahun 2020, namun tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha. Kelompok Usaha belum melakukan penerapan dini, interpretasi atau amandemen apa pun yang telah diterbitkan tetapi belum efektif pada tanggal 1 Januari 2020.

PSAK No. 71: Instrumen Keuangan menggantikan PSAK No. 55: Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran untuk periode tahun yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2020, yang menggabungkan ketiga aspek akuntansi untuk instrumen keuangan: klasifikasi dan pengukuran; penurunan nilai; dan akuntansi lindung nilai.

Kelompok Usaha tidak menyajikan kembali informasi terkait untuk tahun 2019 untuk instrumen keuangan dalam ruang lingkup PSAK No. 71. Oleh karena itu, informasi terkait untuk tahun 2019 dilaporkan berdasarkan PSAK No. 55 dan tidak dapat dibandingkan dengan informasi yang disajikan untuk tahun 2020.

Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa PSAK No. 71 tidak berdampak signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha.

PSAK No. 71 mengharuskan Kelompok Usaha untuk mencatatkan Kerugian Kredit Ekspektasian ("KKE") pada semua aset keuangannya yang diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain ("NWPKL") dan jaminan keuangan. Kelompok Usaha sebelumnya mencatat penurunan nilai berdasarkan model kerugian yang terjadi ketika terdapat bukti obyektif bahwa aset keuangan mengalami penurunan nilai.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

v. Perubahan kebijakan akuntansi v. Changes of accounting principles

The Group applied PSAK No. 71: Financial Instruments, PSAK No. 72: Revenue from Contracts with Customers, and PSAK No. 73: Leases for the first time. The nature and effect of the changes as a result of these new accounting standards are describe below.

Several other amendments and interpretations apply for the first time in 2020, but do not have an impact on the consolidated financial statements of the Group. The Group has not early adopted any standards, interpretations or amendments that have been issued but are not yet effective as of January 1, 2020.

PSAK No. 71: Instrumen Keuangan PSAK No. 71: Financial Instruments

PSAK No. 71: Financial Instruments replaces PSAK No. 55: Financial Instruments: Recognition and Measurements for annual periods beginning on or after January 1, 2020, bringing together all three aspects of the accounting for financial instruments: classification and measurement; impairment; and hedge accounting.

The Group has not restated the corresponding information for 2019 financial instruments in the scope of PSAK No. 71. Therefore, the corresponding information for 2019 is reported under PSAK No. 55 and is not comparable with the information presented for 2020.

The Group believes that PSAK No. 71 has no significant impact on the amount reported in Group's consolidated financial statements.

PSAK No. 71 requires the Group to record Expected Credit Loss ("ECL") on all its financial assets measured at amortised cost or fair value through other comprehensive income ("FVOCI") and financial guarantees. The Group previously recorded impairment based on the incurred loss model when there is objective evidence that financial assets is impaired.

  • 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Setelah penerapan PSAK No. 71, Kelompok Usaha menerapkan pendekatan yang disederhanakan menggunakan matriks pencadangan dengan menyertakan informasi masa depan (forward looking information) yang relevan untuk menilai KKE atas semua piutang usaha dan piutang lain-lain yang tidak memiliki komponen pembiayaan signifikan.

PSAK No. 72: Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan

PSAK No. 72 menggantikan PSAK No. 34: Kontrak Konstruksi, PSAK No. 23: Pendapatan dan Interpretasi terkait dan berlaku, dengan pengecualian terbatas, untuk semua pendapatan yang timbul dari kontrak dengan pelanggan. PSAK No. 72 menetapkan model lima langkah untuk memperhitungkan pendapatan yang timbul dari kontrak dengan pelanggan dan mensyaratkan bahwa pendapatan diakui pada jumlah yang mencerminkan imbalan yang diharapkan entitas berhak sebagai imbalan atas transfer barang atau jasa kepada pelanggan.

PSAK No. 72 mengharuskan entitas untuk melakukan pertimbangan, dengan mempertimbangkan semua fakta dan keadaan yang relevan ketika menerapkan setiap langkah model untuk membuat kontrak dengan pelanggan mereka. Standar ini juga menetapkan akuntansi untuk biaya tambahan untuk memperoleh kontrak dan biaya yang terkait langsung dengan pemenuhan kontrak. Selain itu, standar tersebut membutuhkan pengungkapan yang luas.

Kelompok Usaha menerapkan PSAK No. 72 dengan menggunakan metode penerapan retrospektif yang dimodifikasi dengan tanggal penerapan awal 1 Januari 2020. Berdasarkan metode ini, standar dapat diterapkan untuk semua kontrak pada tanggal penerapan awal atau hanya untuk kontrak yang tidak berlaku. selesai pada tanggal ini. Penerapan PSAK No.72 tidak berdampak signifikan terhadap jumlah yang dilaporkan dalam laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

  • 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
  • v. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan) v. Changes of accounting principles (continued)

PSAK No. 71: Instrumen Keuangan (lanjutan) PSAK No. 71: Financial Instruments (continued)

Upon adoption of PSAK No. 71, the Group applies the simplified approach using provision matrix with relevant forward-looking information to assess the ECL on trade and other receivables which do not have significant financing component.

PSAK No. 72: Revenue from Contracts with Customers

PSAK No. 72 supersedes PSAK No. 34: Construction Contracts, PSAK No. 23: Revenue and related Interpretations and it applies, with limited exceptions, to all revenue arising from contracts with customers. PSAK No. 72 establishes a five-step model to account for revenue arising from contracts with customers and requires that revenue be recognized at an amount that reflects the consideration to which an entity expects to be entitled in exchange for transferring goods or services to a customer.

PSAK No. 72 requires entities to exercise judgement, taking into consideration all of the relevant facts and circumstances when applying each step of the model to contracts with their customers. The standard also specifies the accounting for the incremental costs of obtaining a contract and the costs directly related to fulfilling a contract. In addition, the standard requires extensive disclosures.

The Group adopted PSAK No. 72 using the modified retrospective method of adoption with the date of initial application of January 1, 2020. Under this method, the standard can be applied either to all contracts at the date of initial application or only to contracts that are not completed at this date. The adoption of PSAK No. 72 has no significant impact on the amount reported in Group's consolidated financial statements.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

PSAK No. 73 menggantikan PSAK No. 30: Sewa, ISAK No. 8: Penentuan apakah suatu Perjanjian mengandung suatu Sewa, ISAK No. 23: Sewa Operasi-Insentif dan ISAK No. 24: Evaluasi Substansi Beberapa Transaksi yang Melibatkan Suatu Bentuk Legal Sewa. Standar tersebut menetapkan prinsipprinsip untuk pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan sewa dan mengharuskan penyewa untuk mengakui sebagian besar sewa di laporan posisi keuangan konsolidasian.

Akuntansi lessor berdasarkan PSAK No. 73 secara substansial tidak berubah dari PSAK No. 30. Lessor akan terus mengklasifikasikan sewa sebagai sewa operasi atau keuangan dengan menggunakan prinsip yang sama seperti dalam PSAK No. 30. Oleh karena itu, PSAK No. 73 tidak berdampak pada sewa di mana Kelompok Usaha adalah lessor.

Kelompok Usaha menerapkan PSAK No. 73 menggunakan metode penerapan retrospektif yang dimodifikasi dengan tanggal penerapan awal 1 Januari 2020. Berdasarkan metode ini, standar diterapkan secara retrospektif dengan efek kumulatif dari penerapan awal standar yang diakui pada tanggal penerapan awal. Kelompok Usaha memilih untuk menggunakan cara praktis transisi yang tersedia untuk tidak menilai kembali apakah suatu kontrak adalah, atau berisi sewa pada tanggal 1 Januari 2020. Sebaliknya, Kelompok Usaha menerapkan standar hanya untuk kontrak yang sebelumnya diidentifikasi sebagai sewa dalam penerapan PSAK No. 30 dan ISAK No. 8 pada tanggal penerapan awal.

Setelah penerapan PSAK No. 73, Kelompok Usaha menerapkan pendekatan pengakuan dan pengukuran tunggal untuk semua sewa kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa atas aset bernilai rendah. Lihat Catatan 2r Sewa untuk kebijakan akuntansi yang dimulai pada 1 Januari 2020. Standar ini mengatur persyaratan transisi khusus dan cara praktis yang tersedia, yang telah diterapkan oleh Kelompok Usaha.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

  • 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
  • v. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan) v. Changes of accounting principles (continued)

PSAK No. 73: Sewa (lanjutan) PSAK No. 73: Leases (continued)

PSAK No. 73 supersedes PSAK No. 30: Leases, ISAK No. 8: Determining whether an Arrangement contains a Lease, ISAK No. 23: Operating Leases-Incentives and ISAK No. 24: Evaluating the Substance of Transactions Involving the Legal Form of a Lease. The standard sets out the principles for the recognition, measurement, presentation and disclosure of leases and requires lessees to recognise most leases on the consolidated statement of financial position.

Lessor accounting under PSAK No. 73 is substantially unchanged from PSAK No. 30. Lessors will continue to classify leases as either operating or finance leases using similar principles as in PSAK No. 30. Therefore, PSAK No. 73 did not have an impact for leases where the Group is the lessor.

The Group adopted PSAK No. 73 using the modified retrospective method of adoption with the date of initial application of January 1, 2020. Under this method, the standard is applied retrospectively with the cumulative effect of initially applying the standard recognized at the date of initial application. The Group elected to use the transition practical expedient to not reassess whether a contract is or contains a lease at January 1, 2020. Instead, the Group applied the standard only to contracts that were previously identified as leases applying PSAK No. 30 and ISAK No. 8 at the date of initial application.

Upon adoption of PSAK No. 73, the Group applied a single recognition and measurement approach for all leases except for short-term leases and leases of low-value assets. Refer to Note 2r Leases for the accounting policy beginning January 1, 2020. The standard provides specific transition requirements and practical expedients, which have been applied by the Group.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Dampak penerapan PSAK No. 73 pada tanggal 1 Januari 2020 (kenaikan/(penurunan)), adalah sebagai berikut:

mendiskontokan pembayaran sewa masa depan menggunakan suku bunga fasilitas pinjaman inkremental pada tanggal dimulainya sewa yang telah ditentukan sebesar 10%. Liabilitas sewa pada tanggal 1 Januari 2020 dapat direkonsiliasi dengan komitmen sewa operasi pada tanggal

31 Desember 2019, sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)

v. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan) v. Changes of accounting principles (continued)

PSAK No. 73: Sewa (lanjutan) PSAK No. 73: Leases (continued)

The impact of adoption PSAK No. 73 as of January 1, 2020 (increase/(decrease)), are as follows:

1 Januari 2020/
January 1, 2020
Assets
Right-of-use assets
2.259.009 Aset
Aset hak-guna
Liabilities
Lease liabilities
2.292.161 Liabilitas
Liabilitas sewa
When measuring lease liabilities, the Group Saat mengukur liabilitas sewa, Kelompok Usaha

discounted the future lease payments using its incremental loan facility borrowing rate at the lease commencement date which was determined to be 10%. The lease liabilities as at January 1, 2020 can be reconciled to the operating lease commitments as of 31 December 2019, as follows:

1 Januari 2020/
January 1, 2020
Komitmen sewa operasi 3.727.500 Operating lease commitments
Komitmen terkait sewa aset bernilai rendah
dan sewa jangka pendek
- Commitments relating to leases of low-value assets
and short-term leases
Komitmen sewa operasi setelah dikurangi Operating lease commitments
sewa aset bernilai rendah dan deduct by leases of low-value assetss and
sewa jangka pendek 3.727.500 short-term leases
Penyesuaian nilai kini (1.435.339) Present value adjustment
Komitmen sewa operasi yang didiskontokan Discounted operating lease commitments
dan kewajiban sewa 2.292.161 and lease liabilities

Amandemen PSAK No. 71: Instrumen Keuangan tentang Fitur Percepatan Pelunasan dengan Kompensasi Negatif

Berdasarkan PSAK No. 71, instrumen utang dapat diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain, asalkan arus kas kontraktual adalah 'hanya pembayaran pokok dan bunga dari jumlah pokok terutang' (kriteria SPPI) dan instrumen tersebut diadakan dalam model bisnis yang sesuai untuk klasifikasi tersebut.

Amendments to PSAK No. 71: Prepayment Features with Negative Compensation

Under PSAK No. 71, a debt instrument can be measured at amortized cost or at fair value through other comprehensive income, provided that the contractual cash flows are 'solely payments of principal and interest on the principal amount outstanding' (the SPPI criterion) and the instrument is held within the appropriate business model for that classification.

  • 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Amandemen PSAK No. 71: Instrumen Keuangan tentang Fitur Percepatan Pelunasan dengan Kompensasi Negatif (lanjutan)

Amandemen PSAK No. 71 mengklarifikasi bahwa aset keuangan memenuhi kriteria SPPI terlepas dari peristiwa atau keadaan yang menyebabkan penghentian kontrak lebih awal dan terlepas dari pihak mana yang membayar atau menerima kompensasi yang wajar untuk penghentian kontrak lebih awal. Amandemen ini tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha.

Amandemen PSAK No. 15: Investasi pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama tentang Kepentingan Jangka Panjang pada Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama

Amandemen tersebut mengklarifikasi bahwa entitas menerapkan PSAK No. 71 untuk kepentingan jangka panjang dalam entitas asosiasi atau ventura bersama dimana metode ekuitas tidak diterapkan tetapi, secara substansi, merupakan bagian dari investasi neto pada entitas asosiasi atau ventura bersama (jangka panjang minat). Klarifikasi ini relevan karena mengimplikasikan bahwa model KKE dalam PSAK No. 71 berlaku untuk kepentingan jangka panjang tersebut.

Amandemen tersebut juga mengklarifikasi bahwa, dalam menerapkan PSAK No. 71, entitas tidak memperhitungkan kerugian entitas asosiasi atau ventura bersama, atau setiap kerugian penurunan nilai atas investasi neto, yang diakui sebagai penyesuaian atas investasi neto pada entitas asosiasi atau ventura bersama yang timbul dari penerapan PSAK No. 15: Investasi pada Perusahaan Asosiasi dan Ventura Bersama. Penerapan amandemen PSAK No.15 tidak berdampak signifikan dalam laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

  • 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
  • v. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan) v. Changes of accounting principles (continued)

Amendments to PSAK No. 71: Prepayment Features with Negative Compensation (continued)

The amendments to PSAK No. 71 clarify that a financial asset passes the SPPI criterion regardless of an event or circumstance that causes the early termination of the contract and irrespective of which party pays or receives reasonable compensation for the early termination of the contract. These amendments had no impact on the consolidated financial statements of the Group.

Amendments to PSAK No. 15: Investment in Associates and Joint Ventures regarding Long-term Interests in Associates and Joint Ventures

The amendments clarify that an entity applies PSAK No. 71 to long-term interests in an associate or joint venture to which the equity method is not applied but that, in substance, form part of the net investment in the associate or joint venture (long-term interests). This clarification is relevant because it implies that the ECL model in PSAK No. 71 applies to such long-term interests.

The amendments also clarified that, in applying PSAK No. 71, an entity does not take account of any losses of the associate or joint venture, or any impairment losses on the net investment, recognized as adjustments to the net investment in the associate or joint venture that arise from applying PSAK No. 15: Investments in Associates and Joint Ventures. The adoption of amendments to PSAK No. 15 has no significant impact on the Group's consolidated financial statements.

  • 2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Amandemen PSAK No. 60, PSAK No. 71, dan PSAK No. 55: Reformasi Acuan Suku Bunga

Amandemen PSAK No. 71 dan PSAK No. 55 Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran memberikan sejumlah keringanan, yang berlaku untuk semua hubungan lindung nilai yang secara langsung dipengaruhi oleh reformasi acuan suku bunga. Hubungan lindung nilai akan terpengaruh jika reformasi tersebut menimbulkan ketidakpastian tentang waktu dan / atau jumlah arus kas berbasis acuan dari item lindung nilai atau instrumen lindung nilai. Amandemen ini tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha karena tidak memiliki hubungan lindung nilai suku bunga.

Amandemen PSAK No. 1 dan PSAK No. 25 Definisi Material

Amandemen tersebut memberikan definisi baru tentang material yang menyatakan, "informasi adalah material jika dihilangkan, salah disajikan, atau dikaburkan, informasi tersebut secara wajar dapat diharapkan memengaruhi keputusan yang dibuat oleh pengguna utama laporan keuangan bertujuan umum berdasarkan laporan keuangan tersebut, yang memberikan informasi tentang entitas pelapor tertentu."

Amandemen tersebut mengklarifikasi bahwa materialitas akan bergantung pada sifat atau besaran informasi, baik secara individual atau dalam kombinasi dengan informasi lain, dalam konteks laporan keuangan. Kesalahan penyajian informasi bersifat material jika secara wajar diharapkan dapat memengaruhi keputusan yang dibuat oleh pengguna utama. Amandemen ini tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha, juga tidak diharapkan akan berdampak pada Kelompok Usaha di kemudian hari.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

  • 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
  • v. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan) v. Changes of accounting principles (continued)

Amendments to PSAK No. 60, PSAK No. 71, and PSAK No. 55: Interest Rate Benchmark Reform

The amendments to PSAK No. 71 and PSAK No. 55 Financial Instruments: Recognition and Measurement provide a number of reliefs, which apply to all hedging relationships that are directly affected by interest rate benchmark reform. A hedging relationship is affected if the reform gives rise to uncertainty about the timing and/or amount of benchmark-based cash flows of the hedged item or the hedging instrument. These amendments have no impact on the consolidated financial statements of the Group as it does not have any interest rate hedge relationships.

Amendments to PSAK No. 1 and PSAK No. 25 Definition of Material

The amendments provide a new definition of material that states, "information is material if omitting, misstating or obscuring it could reasonably be expected to influence decisions that the primary users of general purpose financial statements make on the basis of those financial statements, which provide financial information about a specific reporting entity."

The amendments clarify that materiality will depend on the nature or magnitude of information, either individually or in combination with other information, in the context of the financial statements. A misstatement of information is material if it could reasonably be expected to influence decisions made by the primary users. These amendments had no impact on the Group's consolidated financial statements of, nor is there expected to be any future impact to the Group.

2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Amandemen PSAK No. 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang judul laporan keuangan

Amandemen PSAK No. 1 merupakan adopsi beberapa paragraf dalam IAS No. 1: Penyajian Laporan Keuangan yang sebelumnya tidak diadopsi dalam PSAK No. 1: Penyajian Laporan Keuangan. Amandemen ini membuka opsi yang memperkenankan entitas menggunakan judul laporan selain yang digunakan dalam PSAK No. 1. Amandemen ini tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha, juga tidak diharapkan akan berdampak pada Kelompok Usaha di kemudian hari.

ISAK No. 36: Interpretasi atas Interaksi antara Ketentuan Mengenai Hak atas Tanah dalam PSAK No. 16: Aset Tetap dan PSAK No. 73: Sewa

ISAK No. 36 ini memberikan penegasan atas intensi dan pertimbangan DSAK yang dicakup dalam Dasar Kesimpulan PSAK No. 73 paragraf DK02-DK10 mengenai perlakuan akuntansi atas hak atas tanah yang bersifat sekunder.

Secara umum ISAK No. 36 ini mengatur mengenai: (1) penilaian dalam menentukan perlakuan akuntansi terkait suatu hak atas tanah yang melihat pada substansi dari hak atas tanah dan bukan bentuk legalnya; (2) perlakuan akuntansi terkait hak atas tanah yang sesuai dengan PSAK No. 16 yaitu jika suatu ketentuan kontraktual memberikan hak yang secara substansi menyerupai pembelian aset tetap termasuk ketentuan dalam PSAK No. 16 paragraf 58 yang mengatur bahwa pada umumnya tanah tidak disusutkan; dan (3) perlakuan akuntansi terkait hak atas tanah yang sesuai dengan PSAK No. 73 yaitu jika substansi suatu hak atas tanah tidak mengalihkan pengendalian atas aset pendasar dan hanya memberikan hak untuk menggunakan aset pendasar tersebut selama suatu jangka waktu, maka substansi hak atas tanah tersebut adalah transaksi sewa.

ISAK ini tidak berdampak pada laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha, juga tidak diharapkan akan berdampak pada Kelompok Usaha di kemudian hari.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

  • 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES (continued)
  • v. Perubahan kebijakan akuntansi (lanjutan) v. Changes of accounting principles (continued)

Amendments to PSAK No. 1: Presentation of Financial Statements on the title of financial statements

The amendments to PSAK No. 1 are to adopt several paragraphs from IAS 1 Presentation of Financial Statements which were not previously adopted in PSAK No. 1: Presentation of Financial Statements. This amendment opens an option that allows entities to use report titles other than those used in PSAK No. 1. These amendments had no impact on the Group's consolidated financial statements of, nor is there expected to be any future impact to the Group.

ISAK No. 36: Interpretation of the Interaction between Provisions regarding Land Rights in PSAK No. 16: Fixed Assets and PSAK No. 73: Leases

ISAK No. 36 provides confirmation of the intentions and considerations of the DSAK covered in the Basis for Conclusion of PSAK No. 73 paragraphs DK02-DK10 regarding the accounting treatment of secondary land rights.

In general, ISAK No. 36 regulates: (1) considerations in determining the accounting treatment related to a land right that looks at the substance of the land right and not its legal form; (2) accounting treatment related to land rights in accordance with PSAK No. 16, namely if a contractual provision provides rights that in substance resemble the purchase of fixed assets, including the provisions in paragraph 58 of PSAK No. 16 which stipulates that in general, land is not depreciated; and (3) accounting treatment related to the right to land in accordance with PSAK No. 73 that is, if the substance of a right to land does not shift control over the underlying asset and only gives the right to use the underlying asset for a period of time, then the substance of the right to the land is a lease transaction.

This ISAK had no impact on the consolidated financial statements of the Group, nor is there expected to be any future impact to the Group.

3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN

Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia mewajibkan manajemen untuk membuat pertimbangan, estimasi dan asumsi yang mempengaruhi jumlah yang dilaporkan dari pendapatan, beban, aset dan liabilitas, dan pengungkapan atas liabilitas kontinjensi, pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya.

Pertimbangan Judgements

Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Kelompok Usaha yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian:

Mata uang fungsional dari masing-masing entitas dalam Kelompok Usaha adalah mata uang yang paling mempengaruhi pendapatan dan beban dari penjualan barang dan jasa yang dihasilkan serta sumber pendanaan. Masing-masing entitas menentukan mata uang fungsionalnya berdasarkan substansi ekonomi dari keadaan mendasar yang relevan (Catatan 2).

Kelompok Usaha menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas keuangan dengan mempertimbangkan apakah definisi yang ditetapkan PSAK No. 71 dipenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan akuntansi Kelompok Usaha seperti diungkapkan pada Catatan 2.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS

The preparation of consolidated financial statements, in conformity with Indonesian Financial Accounting Standards, requires management to make judgements, estimates and assumptions that affect the reported amounts of revenues, expenses, assets and liabilities, and the disclosure of contingent liabilities, at the end of the reporting period. Uncertainty about these assumptions and estimates could result in outcomes that require a material adjustment to the carrying amount of the asset and liability affected in future periods.

The following judgements are made by management in the process of applying the Group's accounting policies that have the most significant effects on the amounts recognized in the consolidated financial statements:

Penentuan Mata Uang Fungsional Determination of Functional Currency

The functional currency of each of the entities under the Group is the currency that mainly influences the revenue and expenses from sale of goods and services rendered as well as source of financing. Each of the entities determines its functional currency based on the economic substance of the relevant underlying circumstances (Note 2).

Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan Classification of Financial Assets and Liabilities

The Group determines the classification of certain assets and liabilities as financial assets and financial liabilities by judging if they meet the definition set forth in PSAK No. 71. Accordingly, the financial assets and financial liabilities are accounted for in accordance with the Group's accounting policies disclosed in Note 2.

3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Pertimbangan (lanjutan) Judgements (continued)

Berdasarkan peraturan perpajakan yang berlaku saat ini, manajemen mempertimbangkan apakah jumlah yang tercatat dalam akun di atas dapat dipulihkan dan direstitusi oleh Kantor Pajak. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 15.

Pajak Penghasilan Income Tax

Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak yang kompleks, perubahan peraturan pajak dan jumlah dan timbulnya penghasilan kena pajak di masa depan, dapat menyebabkan penyesuaian di masa depan atas pendapatan dan beban pajak yang telah dicatat.

Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan usaha normal. Kelompok Usaha mengakui liabilitas atas pajak penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)

Tagihan Pajak Penghasilan Claims for Income Tax Refund

Based on the tax regulations currently enacted, the management judged if the amounts recorded under the above account are recoverable and refundable by the Tax Office. Further details are disclosed in Note 15.

Uncertainties with respect to the interpretation of complex tax regulations, changes in tax laws, and the amount and timing of future taxable income, could necessitate future adjustments to tax income and expense already recorded.

Significant judgement is involved in determining provision for corporate income tax. There are certain transactions and computation for which the ultimate tax determination is uncertain during the ordinary course of business. The Group recognizes liabilities for expected corporate income tax issues based on estimates of whether additional corporate income tax will be due.

3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Asumsi utama terkait masa depan dan sumber utama estimasi ketidakpastian lain pada tanggal pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat aset dan liabilitas untuk tahun berikutnya, diungkapkan di bawah ini. Kelompok Usaha mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter yang tersedia pada saat laporan keuangan konsolidasian disusun. Situasi saat ini dan asumsi mengenai perkembangan di masa depan dapat berubah akibat perubahan pasar atau situasi di luar kendali Kelompok Usaha. Perubahan tersebut dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat terjadinya.

Provisi kerugian kredit ekspektasian atas piutang usaha dan aset kontrak (Efektif mulai 1 Januari 2020)

Kelompok Usaha menggunakan matriks provisi untuk menghitung ECL untuk piutang usaha dan aset kontrak. Tingkat provisi didasarkan pada hari lewat jatuh tempo untuk pengelompokan berbagai segmen pelanggan yang memiliki pola kerugian yang serupa (yaitu, berdasarkan wilayah geografis, jenis produk, jenis dan peringkat pelanggan, dan pertanggungan berdasarkan surat kredit dan bentuk asuransi kredit lainnya).

Matriks provisi pada awalnya didasarkan pada tingkat gagal bayar Kelompok Usaha yang diamati secara historis. Kelompok Usaha akan mengkalibrasi matriks untuk menyesuaikan pengalaman kerugian kredit historis dengan informasi yang bersifat perkiraan masa depan (forward-looking). Misalnya, jika perkiraan kondisi ekonomi (yaitu, produk domestik bruto) diekspektasikan akan memburuk pada tahun berikutnya yang dapat menyebabkan peningkatan jumlah gagal bayar di sektor manufaktur, tingkat gagal bayar historis disesuaikan. Pada setiap tanggal pelaporan, tingkat gagal bayar yang diamati secara historis diperbarui dan perubahan dalam estimasi perkiraan masa depan dianalisis.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)

Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions

The key assumptions concerning the future and other key sources of estimation uncertainty at the reporting date that have a significant risk of causing a material adjustment to the carrying amounts of assets and liabilities within the next financial year are disclosed below. The Group bases its assumptions and estimates on parameters available when the consolidated financial statements were prepared. Existing circumstances and assumptions about future developments may change due to market changes or circumstances arising beyond the control of the Group. Such changes are reflected in the assumptions when they occur.

Provision for expected credit losses of trade receivables and contract assets (Effective beginning January 1, 2020)

The Group uses a provision matrix to calculate ECLs for trade receivables and contract assets. The provision rates are based on days past due for groupings of various customer segments that have similar loss patterns (i.e., by geography, product type, customer type and rating, and coverage by letters of credit and other forms of credit insurance).

The provision matrix is initially based on the Group's historical observed default rates. The Group will calibrate the matrix to adjust the historical credit loss experience with forward-looking information. For instance, if forecast economic conditions (i.e., gross domestic product) are expected to deteriorate over the next year which can lead to an increased number of defaults in the manufacturing sector, the historical default rates are adjusted. At every reporting date, the historical observed default rates are updated and changes in the forward-looking estimates are analyzed.

3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Provisi kerugian kredit ekspektasian atas piutang usaha dan aset kontrak (Efektif mulai 1 Januari 2020) (lanjutan)

Penilaian korelasi antara tingkat default yang diamati secara historis, prakiraan kondisi ekonomi, dan ECL adalah estimasi yang signifikan. Jumlah ECL sensitif terhadap perubahan keadaan dan prakiraan kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit historis Kelompok Usaha dan perkiraan kondisi ekonomi mungkin juga tidak mewakili gagal bayar pelanggan yang sebenarnya di masa depan. Informasi tentang ECL pada piutang usaha Kelompok Usaha dan aset kontrak diungkapkan dalam Catatan 5.

Penyisihan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha (Efektif sebelum 1 Januari 2020)

Kelompok Usaha mengevaluasi akun tertentu jika terdapat informasi bahwa pelanggan yang bersangkutan tidak dapat memenuhi liabilitas keuangannya. Dalam hal tersebut, Kelompok Usaha mempertimbangkan, berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas pada, jangka waktu hubungan dengan pelanggan dan status kredit dari pelanggan berdasarkan catatan kredit dari pihak ketiga dan faktor pasar yang telah diketahui, untuk mencatat penyisihan spesifik atas jumlah piutang pelanggan guna mengurangi jumlah piutang yang diharapkan dapat diterima oleh Kelompok Usaha.

Penyisihan spesifik ini dievaluasi kembali dan disesuaikan jika tambahan informasi yang diterima mempengaruhi jumlah penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha.

Bila Kelompok Usaha memutuskan bahwa tidak terdapat bukti objektif atas penurunan nilai pada evaluasi individual atas piutang usaha, baik yang nilainya signifikan maupun tidak, Kelompok Usaha menyertakannya dalam kelompok piutang usaha dengan risiko kredit yang serupa karakteristiknya, yaitu berdasarkan wilayah geografis pelanggan, dan melakukan evaluasi kolektif atas penurunan nilai, berdasarkan umur piutang. Karakteristik yang dipilih mempengaruhi estimasi arus kas masa depan atas kelompok piutang usaha tersebut karena merupakan indikasi bagi kemampuan pelanggan untuk melunasi jumlah terutang.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)

Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)

Provision for expected credit losses of trade receivables and contract assets (Effective beginning January 1, 2020) (continued)

The assessment of the correlation between historical observed default rates, forecast economic conditions and ECLs is a significant estimate. The amount of ECLs is sensitive to changes in circumstances and of forecast economic conditions. The Group's historical credit loss experience and forecast of economic conditions may also not be representative of customer's actual default in the future. The information about the ECLs on the Group's trade receivables and contract assets is disclosed in Note 5.

Allowance for Impairment of Trade Receivables (Effective prior to January 1, 2020)

Evaluasi Individual Individual Assessment

The Group evaluates specific accounts where it has information that certain customers are unable to meet their financial obligations. In these cases, the Group uses judgment, based on the best available facts and circumstances, including but not limited to, the length of its relationship with the customer and the customer's current credit status based on third party credit reports and known market factors, to record specific provisions for customers against amounts due to reduce its receivable amounts that the Group expects to collect.

These specific provisions are re-evaluated and adjusted as additional information received affects the amounts of allowance for impairment of trade receivables.

Evaluasi Kolektif Collective Assessment

If the Group determines that no objective evidence of impairment exists for an individually assessed trade receivables, whether significant or not, it includes the asset in a group of trade receivables with similar credit risk characteristics, based on geographical location of the customers, and collectively assesses them for impairment in accordance with their respective age. The characteristics chosen are relevant to the estimation of future cash flows for groups of such trade receivables by being indicative of the customers' ability to pay all amounts due.

3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Penyisihan atas Penurunan Nilai Piutang Usaha (Efektif sebelum 1 Januari 2020) (lanjutan)

Nilai tercatat dari piutang usaha Kelompok Usaha sebelum penyisihan untuk penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar US\$81.982.676 (2019: US\$69.708.542). Rincian lebih lanjut atas piutang usaha diungkapkan dalam Catatan 5.

Penyisihan Atas Penurunan Nilai Persediaan Allowance for Impairment of Inventories

Penyisihan atas penurunan nilai persediaan diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual pasar, estimasi biaya penyelesaian, dan estimasi biaya yang timbul untuk penjualan. Penyisihan dievaluasi kembali dan disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang mempengaruhi jumlah yang diestimasi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 6.

Penentuan biaya pensiun dan liabilitas imbalan kerja Kelompok Usaha bergantung pada pemilihan asumsi yang digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji tahunan, tingkat pengunduran diri karyawan tahunan, tingkat kecacatan, umur pensiun dan tingkat kematian. Keuntungan atau kerugian aktuarial yang timbul dari penyesuaian dan perubahan dalam asumsi-asumsi aktuarial diakui secara langsung pada laporan posisi keuangan konsolidasian dengan debit atau kredit ke saldo laba melalui penghasilan komprehensif lain dalam periode terjadinya.

Sementara Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Kelompok Usaha dapat mempengaruhi secara material liabilitas diestimasi atas pensiun dan imbalan kerja dan beban imbalan kerja neto. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 28.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)

Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)

Allowance for Impairment of Trade Receivables (Effective prior to January 1, 2020) (continued)

Evaluasi Kolektif Collective Assessment

The carrying amount of the Group's trade receivables before allowance for impairment as of December 31, 2020 was US\$81,982,676 (2019: US\$69,708,542). Further details on trade receivables are disclosed in Note 5.

Allowance for impairment of inventories in estimated based on available facts and circumstances, including but not limited to, the inventories' own physical conditions, their market selling prices, estimated costs of completion and estimated costs to be incurred for their sales. The allowance is reevaluated and adjusted as additional information received affects the amount estimated. Further details are disclosed in Note 6.

Pensiun dan Imbalan Kerja Pension and Employee Benefits

The determination of the Group's cost for pension and employee benefits liabilities is dependent on its selection of certain assumptions used by the independent actuaries in calculating such amounts. Those assumptions include among others, discount rates, future annual salary increase, annual employee turn-over rate, disability rate, retirement age and mortality rate. Actuarial gains or losses arising from experience adjustments and changes in actuarial assumptions are recognized immediately in the consolidated financial position with a corresponding debit or credit to retained earnings through other comprehensive income the period in which they occur.

While the Group believes that its assumptions are reasonable and appropriate, significant differences in the Group's actual experiences or significant changes in the Group's assumptions may materially affect its estimated liabilities for pension and employee benefits and net employee benefits expense. Further details are disclosed in Note 28.

3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan)

Biaya perolehan aset tetap disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset tetap antara 4 (empat) sampai dengan 20 (dua puluh) tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Kelompok Usaha menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya beban penyusutan masa depan dapat direvisi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 9.

Biaya perolehan aset takberwujud berupa lisensi perangkat lunak diamortisasi dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset takberwujud selama 4 tahun. Ini adalah umur yang secara umum diharapkan dalam industri dimana Kelompok Usaha menjalankan bisnisnya. Perubahan tingkat pemakaian dan perkembangan teknologi dapat mempengaruhi masa manfaat ekonomis dan nilai sisa aset, dan karenanya beban amortisasi masa depan dapat direvisi. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 12.

Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets

Aset pajak tangguhan diakui atas seluruh perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi fiskal yang belum digunakan sepanjang besar kemungkinannya bahwa penghasilan kena pajak akan tersedia sehingga rugi fiskal tersebut dapat digunakan. Estimasi signifikan oleh manajemen disyaratkan dalam menentukan jumlah aset pajak tangguhan yang dapat diakui, berdasarkan saat penggunaan dan tingkat penghasilan kena pajak dan strategi perencanaan pajak masa depan. Penjelasan lebih rinci diungkapkan dalam Catatan 15.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGEMENTS, ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)

Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)

Penyusutan Aset Tetap Depreciation of Fixed Assets

The costs of fixed assets are depreciated on a straight-line method over their estimated useful lives. Management properly estimates the useful lives of these fixed assets to be within 4 (four) to 20 (twenty) years. These are common life expectancies applied in the industries where the Group conducts its businesses. Changes in the expected level of usage and technological development could impact the economic useful lives and the residual values of these assets, and therefore future depreciation charges could be revised. Further details are disclosed in Note 9.

Amortisasi Aset Takberwujud Amortization of Intangible Assets

The costs of intangible assets which rellated to software licenses are amortized on a straight-line method over their estimated useful lives. Management properly estimates the useful lives of these fixed assets to be within 4 years. These are common life expectancies applied in the industries where the Group conducts its businesses. Changes in the expected level of usage and technological development could impact the economic useful lives and the residual values of these assets, and therefore future amortization expenses could be revised. Further details are disclosed in Note 12.

Deferred tax assets are recognized for all deductible temporary differences and unused tax losses to the extent that it is probable that taxable profit will be available against which the losses can be utilized. Significant management estimates are required to determine the amount of deferred tax assets that can be recognized, based upon the likely timing and the level of future taxable profits together with future tax planning strategies. Further details are disclosed in Note 15.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

4. KAS DAN SETARA KAS 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS

Kas dan setara kas terdiri dari: Cash and cash equivalents consist of:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Kas 86.377 96.483 Cash on hand
Bank Cash in Banks
Pihak ketiga Third parties
Rekening Rupiah Rupiah accounts
PT Bank CIMB Niaga Tbk 4.895.104 3.418.082 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 2.673.058 1.333.820 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 1.953.330 14.448.123 (Persero) Tbk
PT Bank Danamon Indonesia, Tbk 1.215.878 - PT Bank Danamon Indonesia, Tbk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 1.215.414 331.803 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Negara Indonesia PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 548.533 5.568.240 (Persero) Tbk
PT Bank HSBC Indonesia 241.327 2.006.229 PT Bank HSBC Indonesia
Lain-lain (masing-masing
di bawah US\$200.000) 463.774 222.735 Others (each below US\$200,000)
Rekening Dolar AS US Dollar accounts
PT Bank Rakyat Indonesia PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk 33.649.991 19.735.303 (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 3.883.862 3.075.341 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 2.236.430 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 2.054.795 260.129 PT Bank Mizuho Indonesia
MUFG Bank Ltd., MUFG Bank Ltd.,
Indonesia 1.885.418 601.122 Indonesia
PT Bank HSBC Indonesia 1.246.163 342.400 PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank CIMB Niaga Tbk 828.156 754.873 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank UOB Buana Tbk 604.177 - PT Bank UOB Buana Tbk
PT Bank Rabobank International PT Bank Rabobank International
Indonesia 571.592 575.283 Indonesia
Citibank, N.A., Indonesia 307.222 255.038 Citibank, N.A., Indonesia
J.P. Morgan Chase Bank, J.P. Morgan Chase Bank,
N.A., Indonesia 201.144 41.548 N.A., Indonesia
PT Bank Negara Indonesia - PT Bank Negara Indonesia
(Persero) Tbk 132.475 207.778 (Persero) Tbk
PT Bank BNP Paribas Indonesia 35.000 - PT Bank BNP Paribas Indonesia
PT Bank Pan Indonesia Tbk - 410.414 PT Bank Pan Indonesia Tbk
Sub-total 60.842.843 53.588.261 Sub-total
Deposito berjangka
Pihak ketiga
Rekening Rupiah
Time deposits
Third parties
Rupiah accounts
PT Bank Mega Tbk 1.844.332 203.897 PT Bank Mega Tbk
PT Bank QNB Indonesia Tbk 211.324 265.819 PT Bank QNB Indonesia Tbk
Sub-total 2.055.656 469.716 Sub-total
Total kas dan setara kas 62.984.876 54.154.460 Total cash and cash equivalents

berjangka dalam Rupiah 4,50% - 7,00% 6,50 - 8,25% in Rupiah

Tingkat bunga per tahun untuk deposito Interest rates per annum for time deposits

Rekening di bank memiliki tingkat bunga mengambang sesuai dengan tingkat penawaran dari masing-masing bank.

Accounts in banks earn interest at floating rates based on the offerred rate from each bank.

Pada tanggal 31 Desember 2020, saldo rekening bank tertentu Perusahaan, di PT Bank BNP Paribas Indonesia digunakan sebagai jaminan atas fasilitas pinjaman sindikasi. Namun, rekening bank tersebut masih dapat digunakan untuk kegiatan operasional.

Pada tanggal 31 Desember 2019, tidak terdapat kas dan setara kas yang dijadikan jaminan atas utang.

5. PIUTANG USAHA DAN PIUTANG LAIN-LAIN 5. TRADE AND OTHER RECEIVABLES

Piutang usaha merupakan tagihan kepada para pelanggan yang timbul dari penjualan produk Kelompok Usaha. Rincian akun ini adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

4. KAS DAN SETARA KAS (lanjutan) 4. CASH AND CASH EQUIVALENTS (continued)

As of December 31, 2020, the outstanding balance of certain bank accounts of the Company, in PT Bank BNP Paribas Indonesia are pledged as collateral for the syndicated loan facility. However, these pledged bank accounts can still be used for operational activities.

As of December 31, 2019, there were no cash and cash equivalents pledged as collateral to loans.

Piutang Usaha Trade Receivables

Trade receivables represent receivables due from customers arising from the sales of the Group's products. The details of this account are as follows:

31 Desember/December 31,
2020 2019
802.698 729.988 Related parties (Note 28)
Third parties
13.722.987 9.864.282 PT Sabas Dian Bersinar
5.749.341 1.837.092 PT Cargill Indonesia
5.695.909 4.465.074 PT Sabas Indonesia
PT Central Proteina Prima Tbk
PT Indojaya Agrinusa
PT Multi Grain Miller's
PT Farmsco Feed Indonesia
PT Terminal Teluk Lamong
PT Sidoagung Farm
PT Central Pangan Pertiwi
PT CJ Cheiljedang Feed Semarang
PT Sido Agung Agro Prima
PT Leong Hup Jayaindo
PT New Hope Medan
PT CJ Cheiljedang Feed Lampung
PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk
PT Cheil Jedang Superfeed
PT Dinamika Megatama Citra
PT Central Pertiwi Bahari
PT Malindo Feedmill Tbk
PT Sierad Produce Tbk
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk
PT Sinta Prima Feedmill
17.617.568 19.495.301 Others (each below US\$1,000,000)
81.179.978 68.978.554 Sub-total third parties
Less allowance for expected credit
loss as of December 31, 2020
(2019: Allowance for impairment)
Total third parties
80.933.503 69.553.352 Total
5.257.702
4.723.911
3.800.224
3.763.444
2.722.897
2.545.251
2.421.219
2.029.524
1.913.590
1.720.987
1.473.611
1.449.200
1.218.514
1.109.701
889.745
883.229
471.424
-
-
-
(1.049.173)
80.130.805
5.742.825
627.920
1.114.071
1.119.687
1.806.611
1.167.727
3.110.315
404.474
3.773.440
63.211
-
116.101
-
524.300
1.284.756
1.535.148
1.980.713
4.368.249
2.743.217
1.834.040
(155.190)
68.823.364

5. PIUTANG USAHA DAN PIUTANG LAIN-LAIN (lanjutan)

Rincian piutang usaha berdasarkan mata uang adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

5. TRADE AND OTHER RECEIVABLES (continued)

Piutang Usaha (lanjutan) Trade Receivables (continued)

The details of trade receivables based on currencies are as follows:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Rupiah 78.550.578 53.757.318 Rupiah
Dolar AS 3.432.098 15.951.224 US Dollar
Total 81.982.676 69.708.542 Total
Dikurangi penyisihan kerugian
kredit ekspektasian pada
tanggal 31 Desember 2020
(2019: Penyisihan atas penurunan
Less allowance for expected credit
loss as of December 31, 2020
nilai) (1.049.173) (155.190) (2019: Allowance for impairment)
Neto 80.933.503 69.553.352 Net

Di bawah ini adalah informasi tentang eksposur risiko kredit atas piutang usaha Kelompok Usaha dan aset kontrak pada tanggal 31 Desember 2020 menggunakan matriks provisi:

Set out below is the information about the credit risk exposure on the Group's trade receivables and contract assets as of December 31, 2020 using a provision matrix:

Tingkat
kerugian
kredit
ekspektasian /
Expected
credit loss
rate
Jumlah tercatat
default /
Carrying
amount of
default
Kerugian
kredit
ekspektasian /
Expected
credit loss
Piutang usaha: Trade receivables:
Lancar
dan
tidak
mengalami
penurunan nilai
- 55.386.618 - Neither past due nor impaired….
Telah jatuh tempo dan
mengalami penurunan nilai:
Past due and impaired:….
1-30 hari 0,01% 15.671.547 1 1-30 days……
31-60 hari 0,01% 5.803.280 40 31-60 days……
61-90 hari 0,02% 1.826.509 308 61-90 days……
Lebih dari 90 hari 31,83% 3.294.722 1.048.824 More than 90 days……
Total 81.982.676 1.049.173 Total

Di bawah ini adalah pergerakan penyisihan kerugian kredit ekspektasian (2019: penyisihan atas penurunan nilai) dari piutang usaha:

Set out below is the movement in the allowance for expected credit losses (2019: allowance for impairment) of trade receivables:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Saldo awal
Penyisihan selama tahun berjalan
(155.190)
(893.983)
(239.020)
-
Beginning balance
Allowance for the year
Pembalikan penyisihan tahun berjalan - 83.830 Reversal for the year
Saldo akhir (1.049.173) (155.190) Ending balance

5. PIUTANG USAHA DAN PIUTANG LAIN-LAIN (lanjutan)

Rincian piutang usaha berdasarkan umur piutang adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

5. TRADE AND OTHER RECEIVABLES (continued)

Piutang Usaha (lanjutan) Trade Receivables (continued)

The aging schedule analysis are as follows:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Lancar dan tidak mengalami
penurunan nilai 55.386.618 42.374.577 Neither past due nor impaired
Telah jatuh tempo namun tidak
mengalami penurunan nilai Past due but not impaired
1 - 30 hari 15.671.547 17.830.442 1 - 30 days
31 - 60 hari 5.803.280 2.485.536 31 - 60 days
Lebih dari 60 hari 4.072.058 6.862.797 More than 60 days
Telah jatuh tempo dan
mengalami penurunan nilai 1.049.173 155.190 Past due and impaired
Total 81.982.676 69.708.542 Total
Dikurangi penyisihan kerugian
kredit ekspektasian pada
tanggal 31 Desember 2020 Less allowance for expected credit
(2019: Penyisihan atas penurunan loss as of December 31, 2020
nilai) (1.049.173) (155.190) (2019: Allowance for impairment)
Neto 80.933.503 69.553.352 Net

Piutang usaha yang belum jatuh tempo tidak dikenakan bunga dan umumnya dikenakan syarat pembayaran sampai dengan 30 hari.

Berdasarkan hasil penelaahan terhadap adanya penurunan nilai pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan atas penurunan nilai piutang usaha di atas cukup untuk menutup kerugian atas penurunan nilai piutang tersebut.

Pada tanggal 31 Desember 2020, terdapat piutang yang dijadikan jaminan atas utang bank jangka pendek sebesar US\$18.706.882 (2019: US\$10.000.000) (Catatan 13).

Lihat Catatan 35 mengenai risiko kredit piutang usaha untuk memahami bagaimana Kelompok Usaha mengelola dan mengukur kualitas kredit piutang usaha.

Trade receivables that are not yet due are noninterest bearing and are generally within 30 days term of payment.

Based on the results of review for impairment at the end of the year, the management believes that the above allowance for impairment of trade receivables is sufficient to cover losses from impairment of such receivables.

As of December 31, 2020, receivables pledged as collateral to the short-term bank loans amounting US\$18,706,882 (2019: US\$10,000,000) (Note 13).

See Note 35 on credit risk of trade receivables to understand how the Group manages and measures credit quality of trade receivables.

5. PIUTANG USAHA DAN PIUTANG LAIN-LAIN (lanjutan)

Piutang Lain-lain - Pihak Ketiga Other Receivables - Third Parties

Piutang lain-lain - pihak ketiga terutama terdiri dari piutang pajak, dan piutang jasa lainnya. Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, seluruh nilai tercatat piutang lain-lain Kelompok Usaha berdenominasi Rupiah.

Berdasarkan hasil penelaahan terhadap penurunan nilai pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang lain-lain pihak ketiga dapat tertagih sehingga tidak diperlukan penyisihan atas penurunan nilai piutang.

Persediaan terdiri dari: Inventories consist of:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

5. TRADE AND OTHER RECEIVABLES (continued)

Other receivables - third parties mainly consist of receivables from tax refund, and other service receivables. As of December 31, 2020 and 2019, all the carrying amount of the Group's other receivables were denominated in Rupiah.

Based on the results of the review for impairment as of December 31, 2020 and 2019, management believes that all of the other recivables - third parties can be collected so no allowance for impairment on the receivables is necessary.

6. PERSEDIAAN 6. INVENTORIES

31 Desember/December 31,
2020 2019
Barang jadi (Catatan 23) 39.797.498 64.963.416 Finished goods (Note 23)
Bahan baku 38.670 29.065 Raw materials
Bahan pembantu 496.465 653.813 Indirect materials
Persediaan barang jadi dalam Finished goods
perjalanan (Catatan 23) 110.418.367 80.504.329 in-transit (Note 23)
Total 150.751.000 146.150.623 Total
Dikurangi penyisihan atas penurunan
nilai (1.051.361) (380.327) Less allowance for impairment
Neto 149.699.639 145.770.296 Net

Perubahan saldo penyisihan atas penurunan nilai persediaan adalah sebagai berikut:

The movements in the balance of allowance for impairment of inventories are as follows:

2020 2019
Saldo awal (380.327) (458.726) Beginning balance
Penyisihan selama tahun berjalan (671.034) - Allowance for the year
Pembalikan penyisihan tahun berjalan - 78.399 Reversal for the year
Saldo akhir (1.051.361) (380.327) Ending balance

Berdasarkan hasil penelaahan terhadap harga pasar dan kondisi fisik dari persediaan pada tanggal pelaporan, manajemen berkeyakinan bahwa penyisihan tersebut di atas cukup untuk menutup kemungkinan kerugian dari keusangan dan penurunan nilai pasar persediaan.

Based on a review of the market prices and physical conditions of the inventories at the reporting dates, management believes that the above allowance is adequate to cover any possible losses from obsolescence and decline in market values of inventories.

Pada tanggal 31 Desember 2020, persediaan telah diasuransikan terhadap risiko kerugian atas kebakaran dan gempa bumi kepada PT Lippo General Insurance Tbk berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan sebesar Rp1.863 miliar atau ekuivalen dengan US\$132.114.227 (2019: Rp1.736 miliar atau ekuivalen dengan US\$124.931.385), yang menurut pendapat manajemen cukup untuk menutup kemungkinan kerugian atas risiko-risiko tersebut. Persediaan dalam perjalanan diasuransikan dengan nilai pertanggungan yang sama dengan nilai tercatatnya.

Pada tahun 2020, biaya persediaan yang diakui sebagai beban dan termasuk dalam "beban pokok pendapatan" sebesar US\$908.410.001 (2019: US\$950.386.940) (Catatan 23).

Pada tanggal 31 Desember 2020, persediaan sebesar US\$103.501.344 (2019: US\$78.090.730) digunakan sebagai jaminan atas utang bank jangka pendek (Catatan 13).

Akun ini merupakan uang muka pembelian untuk pembelian bahan baku dan barang jadi kepada para pemasok sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

6. PERSEDIAAN (lanjutan) 6. INVENTORIES (continued)

As of December 31, 2020, inventories are covered by insurance against losses from fire and earthquake with PT Lippo General Insurance Tbk under a certain policy package with coverage amounting to approximately Rp1,863 billion or equivalent to US\$132,114,227 (2019: Rp1,736 billion or equivalent to US\$124,931,385), which in management's opinion, is adequate to cover possible losses that may arise from such risks. Inventories in-transit are insured with total coverage amount equal to the carrying value.

The cost of inventories recognised as expense and included in "cost of revenue" in 2020 amounted US\$908,410,001 (2019: US\$950.386,940) (Note 23).

As of December 31, 2020, inventories amounting to US\$103,501,344 (2019: US\$78,090,730) are pledged as collateral to short-term bank loans (Note 13).

7. UANG MUKA PEMASOK 7. ADVANCES TO SUPPLIERS

This account represents advance payments for purchases of raw materials and finished goods from the following suppliers:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Pihak berelasi (Catatan 29)
Pihak ketiga
128.215 13.916.038 Related party (Note 29)
Third parties
The Delong Co. Inc., Amerika Serikat 6.996.547 2.526.671 The Delong Co. Inc., United States
NCBA CLUSA, Amerika Serikat 3.660.000 - NCBA CLUSA, United States
DG Global, Inc., Kanada 2.807.339 1.585.595 DG Global, Inc., Canada
Blue Grass Farms, Amerika Serikat 1.017.077 - Blue Grass Farms, United States
Prairie Creek Grain Company, Inc., Prairie Creek Grain Company, Inc.,
Amerika Serikat 923.996 1.028.779 United States
Consolidated Grain and Barge Co., Consolidated Grain and Barge Co.,
Amerika Serikat 392.561 2.499.836 United States
Itochu Singapore Pte. Ltd., Singapura 78.821 1.769.618 Itochu Singapore Pte. Ltd., Singapore
ADM Asia-Pacific Trading Pte. Ltd., ADM Asia-Pacific Trading Pte. Ltd.,
Singapura - 5.569.002 Singapore
CHS Inc., Amerika Serikat - 1.090.095 CHS Inc., United States
Lain-lain (masing-masing Others
di bawah US\$1.000.000) 3.350.858 2.774.777 (each below US\$1,000,000)
Total 19.355.414 32.760.411 Total

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

8. BIAYA DIBAYAR DI MUKA 8. PREPAID EXPENSES

Biaya dibayar di muka terdiri dari: Prepaid expenses consist of:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Sewa 749.512 992.285 Rent
Asuransi 258.814 114.588 Insurance
Lain-lain 85.657 33.679 Others
Total 1.093.983 1.140.552 Total

Rincian aset tetap adalah sebagai berikut: The details of fixed assets are as follows:

9. ASET TETAP 9. FIXED ASSETS

Saldo Awal/
Beginning
Balance
Penambahan/
Additions
Pengurangan/
Deductions
Reklasifikasi/
Reclassification
Pengaruh
Penjabaran
Mata Uang
Asing
(Catatan 2)/
Effect of
Foreign
Currency
Translations
(Note 2)
Saldo Akhir/
Ending
Balance
Nilai Perolehan Cost
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Tanah 13.003.226 - - - - 13.003.226 Land
Bangunan dan prasarana 36.036.880 192.480 (23.038) 30.599.940 656.386 67.462.648 Buildings and improvements
Mesin dan peralatan pabrik
Kendaraan
30.671.238
3.814.730
1.169.437
22.229
(245.372)
(926.778)
11.096.698
-
70.656
(8.421)
42.762.657
2.901.760
Machinery and factory equipment
Vehicles
Peralatan kantor dan gudang 2.382.024 460.642 (38.192) 5.167 6.445 2.816.086 Office and warehouse equipment
Sub-total 85.908.098 1.844.788 (1.233.380) 41.701.805 725.066 128.946.377 Sub-total
Aset dalam penyelesaian 40.933.616 6.690.862 - (41.701.805) (1.753.510) 4.169.163 Construction in progress
Total nilai perolehan 126.841.714 8.535.650 (1.233.380) - (1.028.444) 133.115.540 Total cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Bangunan dan prasarana 9.837.259 2.638.925 - - (1.985) 12.474.199 Buildings and improvements
Mesin dan peralatan pabrik
Kendaraan
13.346.330
2.274.817
2.770.493
330.336
(2.617)
(761.619)
-
-
(28.080)
(2.831)
16.086.126
1.840.703
Machinery and factory equipment
Vehicles
Peralatan kantor dan gudang 1.684.366 259.817 (18.547) - (2.550) 1.923.086 Office and warehouse equipment
Total akumulasi penyusutan 27.142.772 5.999.571 (782.783) - (35.446) 32.324.114 Total accumulated depreciation
Nilai Tercatat 99.698.942 100.791.426 Carrying Amount
31 Desember 2019/December 31, 2019
Saldo Awal/
Beginning
Balance
Penambahan/
Additions
Pengurangan/
Deductions
Reklasifikasi/
Reclassification
Mata Uang
Asing
(Catatan 2)/
Effect of
Foreign
Currency
Translations
(Note 2)
Saldo Akhir/
Ending
Balance
Nilai Perolehan Cost
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Tanah 13.003.226 - - - - 13.003.226 Land
Bangunan dan prasarana 35.111.634 11.187 (4.875) 20.414 898.520 36.036.880 Buildings and improvements
Mesin dan peralatan pabrik 29.261.150 628.251 (106.986) 37.793 851.030 30.671.238 Machinery and factory equipment
Kendaraan 3.827.242 277.096 (312.507) - 22.899 3.814.730 Vehicles
Peralatan kantor dan gudang 2.253.235 115.914 (24.263) 17.496 19.642 2.382.024 Office and warehouse equipment
Sub-total 83.456.487 1.032.448 (448.631) 75.703 1.792.091 85.908.098 Sub-total
Aset dalam penyelesaian 15.569.246 24.345.402 - (75.703) 1.094.671 40.933.616 Construction in progress
Total nilai perolehan 99.025.733 25.377.850 (448.631) - 2.886.762 126.841.714 Total cost
Akumulasi Penyusutan Accumulated Depreciation
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Bangunan dan prasarana 7.667.530 2.017.911 - - 151.818 9.837.259 Buildings and improvements
Mesin dan peralatan pabrik 10.845.688 2.231.505 - - 269.137 13.346.330 Machinery and factory equipment
Kendaraan
Peralatan kantor dan gudang
2.217.639
1.486.283
353.767
198.601
(287.361)
(10.704)
-
-
(9.228)
10.186
2.274.817
1.684.366
Vehicles
Office and warehouse equipment
Total akumulasi penyusutan 22.217.140 4.801.784 (298.065) - 421.913 27.142.772 Total accumulated depreciation
Nilai Tercatat 76.808.593 99.698.942 Carrying Amount

Pengaruh Penjabaran

Pada tanggal 31 Desember 2020, nilai perolehan aset tetap Kelompok Usaha yang telah disusutkan penuh namun masih digunakan adalah sebesar US\$4.101.830 (2019: US\$2.468.990).

Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, uang muka atas pembelian aset tetap masing-masing sebesar US\$10.526.110 dan US\$13.139.774 dicatat sebagai akun "Uang Muka Perolehan Aset Tetap" dalam laporan posisi keuangan konsolidasian. Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, terdapat penambahan aset tetap dari reklasifikasi uang muka sebesar US\$2.613.664 (2019: US\$1.965.753).

Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, aset tetap yang belum dilunasi sebesar US\$377.561 (2019: US\$3.389.043).

Perhitungan laba (rugi) atas pelepasan aset tetap adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

9. ASET TETAP (lanjutan) 9. FIXED ASSETS (continued)

As of December 31, 2020, the costs of the Group's fixed assets that have been fully depreciated but are still being utilized amounted to US\$4,101,830 (2019: US\$2,468,990).

As of December 31, 2020 and 2019, advances for acquisition of fixed assets amounting to US\$10,526,110 and US\$13,139,774, respectively, were presented as "Advances for Acquisitions of Fixed Assets" account in the consolidated statement of financial position. For the year ended December 31, 2020, there is addition to fixed assets through reclassification from advance amounted to US\$2,613,664 (2019: US\$1,965,753).

For the year ended December 31, 2020, fixed assets which was unpaid amounted to US\$377,561 (2019: US\$3,389,043).

The calculation of the gain (loss) on disposal of fixed assets is as follows:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Hasil penjualan aset tetap 490.644 97.840 Proceeds from sales of fixed assets
Nilai tercatat aset tetap yang dilepas 450.597 150.566 Carrying amount of disposed fixed assets
Laba (rugi) atas pelepasan
aset tetap
40.047 (52.726) Gain (loss) on disposal of
fixed assets

Penyusutan dibebankan pada operasi sebagai bagian dari:

Depreciation charged to operations is allocated to:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Beban pokok pendapatan
Beban umum dan administrasi
5.629.661
369.910
4.428.154
373.630
Cost of revenues
General and administrative expenses
Total 5.999.571 4.801.784 Total

Kelompok Usaha memiliki beberapa sertifikat Hak Guna Bangunan ("HGB") atas tanah yang terletak di Muncar, Ngaliyan, Cilegon, Tanjung Bintang, dan Parangloe, yang akan jatuh tempo antara tahun 2023 sampai dengan 2039. Manajemen berkeyakinan bahwa sertifikat HGB tersebut di atas dapat diperpanjang pada saat masa berlakunya berakhir karena seluruh tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan bukti pemilikan yang memadai.

The Group has several titles of land ownership in the form of Building Usage Rights ("HGB") certificates covering parcels of land located in Muncar, Ngaliyan, Cilegon, Tanjung Bintang, and Parangloe, which will expire between 2023 to 2039. Management believes that the above HGB certificates can be extended upon their expiration since they were acquired legally and supported by sufficient documents of ownership.

Berdasarkan hasil penelaahan pada akhir tahun, manajemen berkeyakinan tidak ada peristiwa atau kondisi yang mengindikasikan terjadinya penurunan nilai aset tetap.

Pada tanggal 31 Desember 2020, aset tetap diasuransikan terhadap risiko kebakaran dan risiko gempa bumi berdasarkan suatu paket polis tertentu dengan nilai pertanggungan sejumlah US\$119.086.806 (2019: Rp920 miliar dan US\$33.800.000 (ekuivalen dengan total sebesar US\$99.966.399)). Manajemen berpendapat bahwa nilai pertanggungan tersebut memadai untuk menutup kemungkinan kerugian yang timbul dari risiko-risiko yang dipertanggungkan.

Pada tahun 2020, tanah, bangunan, mesin dan aset dalam penyelesaian yang dijadikan jaminan atas utang bank jangka pendek dan jangka panjang adalah sebesar US\$116.960.253 (2019: US\$38.142.943) (Catatan 13 dan 19).

Aset dalam penyelesaian Construction in progress

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

9. ASET TETAP (lanjutan) 9. FIXED ASSETS (continued)

Based on the review at the end of the year, management believes that there is no event or circumstance which may indicate impairment in value of fixed assets.

As of December 31, 2020, fixed assets are covered by insurance against losses by fire and earthquake risks under blanket policies with total coverage amounting to US\$119,086,806 (2019: Rp920 billion and US\$33,800,000 (equivalent to totaling US\$99,966,399)). Management is of the opinion that the insurance coverage are adequate to cover any possible losses that may arise from the insured risks.

In 2020, the carrying value of land, building, machinery and construction in progress pledged as collateral to short-term and long-term bank loans amounted to US\$116,960,253 (2019: US\$38,142,943) (Notes 13 and 19).

Persentase
Penyelesaian/
Percentage of
Completion
Akumulasi
Biaya/
Accumulated
Cost
Estimasi Tahun
Penyelesaian/
Estimated Year
of Completion
2020 2020
Bangunan dan prasarana 2% - 95% 1.783.685 2021 Buildings and improvements
Reklamasi tanah 5% 2.345.212 2021 Land reclamation
Mesin 1% - 95% 38.954 2021 Machinery
Peralatan kantor dan gudang 95% 1.312 2021 Office and warehouse equipment
Total 4.169.163 Total
2019 2019
Bangunan dan prasarana 20% - 91% 38.363.064 2020 Buildings and improvements
Reklamasi tanah 5% 2.345.212 2020 Land reclamation
Mesin 82% 197.827 2020 Machinery
Peralatan kantor dan gudang 98% 27.513 2020 Office and warehouse equipment
Total 40.933.616 Total

Tidak terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk tahun berjalan (2019: US\$62.491). Tingkat kapitalisasi biaya pinjaman untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019 sebesar 1,00%.

Sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2 atas laporan keuangan konsolidasian, efektif tanggal 1 Januari 2018, manajemen Kelompok Usaha melakukan perubahan estimasi akuntansi dengan mengubah metode penyusutan untuk mesin dan peralatan pabrik, kendaraan, dan peralatan kantor dan gudang dari saldo menurun menjadi garis lurus. There were no capitalized interest cost during the current year (2019: US\$62,491). Capitalization rate of borrowing costs for the year ended December 31, 2019 was 1.00%.

As disclosed in Note 2 to the consolidated financial statements, effectively on January 1, 2018, the Group's management elected to change the depreciation method of machinery and factory equipment, vehicles, and office and warehouse equipment from diminishing balance to straight-line.

10. SEWA 10. LEASE

Kelompok Usaha Sebagai Penyewa The Group as Lessee

Kelompok usaha memiliki kontrak sewa untuk berbagai aset bangunan, lahan, dan kendaraan yang digunakan dalam operasinya. Kelompok usaha dibatasi untuk menyewakan kembali aset sewaan.

Sewa bangunan umumnya memiliki jangka waktu sewa antara 2 hingga 5 tahun, sewa tanah 30 tahun, dan kendaraan umumnya memiliki jangka waktu sewa antara 4 tahun hingga 5 tahun.

Di bawah ini adalah jumlah tercatat dari aset hak guna yang diakui pada laporan posisi keuangan konsolidasian Kelompok Usaha dan pergerakannya selama tahun berjalan:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

The Group has lease contracts for various assets of building, land, and vehicles used in its operations. The Group is restricted from assigning and subleasing the leased assets.

Lease of building generally has terms between 2 to 5 years, lease of land has terms of 30 years, and lease of vehicles generally has lease terms between 4 to 5 years.

Set out below are the carrying amounts of right-ofuse assets recognized on the Group's consolidated statement of financial position and the movements during the current year:

Bangunan /
Building
Lahan /
Land
Kendaraan /
Vehicles
Total /
Total
- - - - As at January 1, 2020,
as previously reported
- 2.259.009 - 2.259.009 Effect of adoption of PSAK 73
As at January 1, 2020,
as restated
Addition
(141.843) (211.782) (703.227) (1.056.852) Depreciation expense
387.438 2.047.227 3.411.884 5.846.549 At December 31, 2020
-
529.281
2.259.009
-
-
4.115.111
2.259.009
4.644.392

Mutasi tercatat liabilitas sewa: Movement of lease liabilities:

2020
Beginning balance - Saldo awal
Effect of adoption of PSAK 73 2.259.009 Pengaruh penerapan PSAK 73
Pada tanggal 1 Januari 2020,
As at January 1, 2020, as restated 2.259.009 sebagaimana dinyatakan kembali
Addition 4.644.392 Penambahan
Addition of interests 447.494 Penambahan bunga
Payments (1.752.838) Pembayaran
Forex changes (30.349) Perubahan kurs
As at December 31, 2020 5.567.708 Pada tanggal 31 Desember 2020
Current 596.912 Lancar
Long-term portion 4.970.796 Bagian jangka panjang

Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian:

Amounts recognized in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income:

2020
Beban depresiasi aset hak-guna
Beban bunga atas liabilitas sewa
1.056.852
447.494
Depreciation expense of right-of-use asset
Interest expense on lease liabilities
Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi 1.504.346 Amount recognized in profit and loss statement

Kelompok Usaha memiliki arus kas keluar untuk sewa sebesar US\$1.752.838, termasuk beban bunga sewa pembiayaan sebesar US\$169.029 pada tahun 2020.

Analisis jatuh tempo liabilitas sewa adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

10. SEWA (lanjutan) 10. LEASE (continued)

The Group had total cash outflows for leases of US\$1,752,838 including interest expenses of finance lease amounting to US\$169,029 in 2020.

The maturity analysis of the lease liabilities are as follows:

2020
Kurang dari 3 bulan 225.010 Less than 3 months
3 sampai 12 bulan 817.026 3 to 12 months
1 sampai 5 tahun 3.404.624 1 to 5 years
> 5 tahun 1.121.048 > 5 years
Total 5.567.708 Total

Opsi untuk perpanjangan dan terminasi Extension and termination options

Kelompok usaha memiliki beberapa kontrak sewa yang berisi opsi perpanjangan dan opsi penghentian sewa yang dapat dilakukan oleh Kelompok usaha. Jika memungkinkan, Kelompok Usaha juga akan memasukkan opsi perpanjangan dan penghentian sewa atas sewa yang baru untuk memberikan fleksibilitas dalam operasional.

Opsi perpanjangan hanya dapat digunakan oleh Kelompok usaha bukan oleh pemberi sewa sebelum berakhirnya masa sewa. Opsi penghentian sewa dapat digunakan dengan memenuhi syarat pemberitahuan dalam kontrak.

Rincian aset lainnya adalah sebagai berikut: The details of other assets are as follows:

The Group has several lease contracts that contain extension and termination options exercisable by the Group. Where practicable, the Group seeks to include extension and termination options in new leases to provide operational flexibility.

The extension options held are exercisable only by the Group before the end of the non-cancellable contract period and not by the lessors. The termination options can be exercised by serving the require notice periods in the lease contract.

11. ASET LAINNYA 11. OTHER ASSETS

31 Desember/December 31,
2020 2019
Lancar Current
Uang muka impor 1.339 261.554 Import advances
Lain-lain 309.292 282.195 Others
Total 310.631 543.749 Total
Tidak lancar Non-current
Jaminan sewa gedung Deposits for offices and
dan gudang 187.068 123.647 warehouses rentals
Lain-lain 51.101 15.097 Others
Total 238.169 138.744 Total

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

12. ASET TAKBERWUJUD 12. INTANGIBLE ASSETS

Akun ini terutama terdiri atas lisensi perangkat lunak.

The account mainly consist of software license.

1 Januari 2020/
January 1, 2020
Penambahan/
Additions
Pengurangan/
Deductions
Pengaruh
Penjabaran
Mata Uang
Asing
(Catatan 2)/
Effect of
Foreign
Currency
Translations
(Note 2)
31 Desember
2020/
December 31,
2020
Harga perolehan
Akumulasi amortisasi
678.860
(502.166)
177.804
(100.906)
-
-
(1.580)
(723)
855.084
(603.795)
Acquisition cost
Accumulated amortization
Nilai tercatat 176.694 251.289 Carrying value
1 Januari 2019/
January 1, 2019
Penambahan/
Additions
Pengurangan/
Deductions
Pengaruh
Penjabaran
Mata Uang
Asing
(Catatan 2)/
Effect of
Foreign
Currency
Translations
(Note 2)
31 Desember
2019/
December 31,
2019
Harga perolehan
Akumulasi amortisasi
651.280
(385.585)
18.548
(111.567)
-
-
9.032
(5.014)
678.860
(502.166)
Acquisition cost
Accumulated amortization
Nilai tercatat 265.695 176.694 Carrying value

Amortisasi dibebankan pada operasi dalam bagian dari beban pokok pendapatan dan beban umum dan administrasi.

13. UTANG BANK JANGKA PENDEK 13. SHORT-TERM BANK LOANS

Utang bank jangka pendek terdiri atas: The short-term bank loans consist of:

cost of revenue and general and administrative expense.

Amortization charged to operations is allocated to

31 Desember/December 31,
2020 2019
Dalam Rupiah In Rupiah
Perusahaan The Company
MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta 2.367.955 - MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch
PT Bank Mizuho Indonesia 1.663.544 16.980.274 PT Bank Mizuho Indonesia
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 1.017.724 - PT Bank Danamon, Indonesia Tbk
Citibank N.A., Indonesia 794.045 2.677.842 Citibank N.A., Indonesia
Sub-total 5.843.268 19.658.116 Sub-total

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

13. UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 13. SHORT-TERM BANK LOANS (continued)

Utang bank jangka pendek terdiri atas: (lanjutan) The short-term bank loans consist of: (continued)

31 Desember/December 31,
2020 2019
Dalam Dolar AS In US Dollar
Perusahaan The Company
PT Bank Danamon Indonesia Tbk 17.300.000 - PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank Mizuho Indonesia 8.805.960 2.439.453 PT Bank Mizuho Indonesia
MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta 5.900.000 - MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch
Cooperatieve Rabobank U.A., Cooperatieve Rabobank U.A.,
Hong Kong - 13.573.000 Hong Kong
PT Bank HSBC Indonesia PT Bank HSBC Indonesia
(sebelumnya The Hongkong (previously The Hongkong and
and Shanghai Banking Shanghai Banking
Corporation Limited, Indonesia) - 5.290.000 Corporation Limited, Indonesia)
Sub-total 32.005.960 21.302.453 Sub-total
Total 37.849.228 40.960.569 Total
Tingkat bunga per tahun atas Interest rates per annum for
utang bank jangka pendek short-term bank loans
Dalam Rupiah 5,25% - 9,25% 7,30% - 10,00% In Rupiah
Dalam Dolar AS 1,02% - 3,76% 2,90% - 4,76% In US Dollar
Perusahaan The Company

Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman revolving dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk pada tanggal 18 September 2020, dengan batas maksimum pinjaman sebesar US\$20.000.000 untuk pembelian bahan baku dan barang jadi. Masa tersedia fasilitas adalah satu tahun terhitung sejak tanggal 18 September 2020 sampai dengan tanggal 18 September 2021. Fasilitas ini dijamin dengan piutang dan persediaan barang. (Catatan 5 dan 6).

PT Bank Mizuho Indonesia PT Bank Mizuho Indonesia

Pada tanggal 28 September 2018, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman revolving dari PT Bank Mizuho Indonesia dengan batas maksimum pinjaman sebesar US\$20.000.000 untuk pembiayaan modal kerja.

Pada tanggal 28 September 2020, Perusahaan dan PT Bank Mizuho Indonesia menandatangani perubahan perjanjian pinjaman dimana masa tersedia fasilitas diperpanjang sampai dengan tanggal 28 September 2021 atau suatu tanggal lain yang lebih awal saat diakhiri fasilitasnya dalam situasi-situasi tertentu dari Perjanjian. Fasilitas ini dijamin dengan piutang dan persediaan (Catatan 5 dan 6).

PT Bank Danamon Indonesia Tbk PT Bank Danamon Indonesia Tbk

The Company obtained revolving credit facility from PT Bank Danamon Indonesia Tbk on September 18, 2020 with a maximum credit limit amounting to US\$20,000,000 for purchasing of raw material and finished goods purposes. The facility is available for period of 1 (one) year starting from September 18, 2020 until September 18, 2021. This facility is secured by receivables and inventories (Notes 5 and 6).

On September 28, 2018, the Company obtained revolving loan facility from PT Bank Mizuho Indonesia with a maximum credit limit amounting to US\$20,000,000 to finance working capital.

On September 28, 2020, the Company and PT Bank Mizuho Indonesa signed amendment to the facility agreement to extend the facility's availability to September 28, 2021 or such earlier date on which the facility is terminated in accordance with the terms and conditions of the Agreement. This facility is secured by receivables and inventories (Notes 5 and 6).

13. UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 13. SHORT-TERM BANK LOANS (continued)

MUFG Bank Ltd. MUFG Bank Ltd.

Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman revolving dari MUFG Bank Ltd., Cabang Jakarta (MUFG) pada tanggal 24 November 2014, dengan batas maksimum pinjaman sebesar US\$20.000.000.

Pada tanggal 21 November 2020, Perusahaan dan MUFG menandatangani perubahan perjanjian pinjaman dimana masa tersedia fasilitas diperpanjang sampai dengan tanggal 21 November 2021. Fasilitas ini dijamin dengan piutang, persediaan, dan klaim asuransi (Catatan 5 dan 6).

Citibank N.A. Citibank N.A.

Pada tanggal 7 Agustus 2014, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Pre Settlement Exposures ("PSE") Line dari Citibank N.A. ("Citibank") dengan batas maksimum pinjaman sebesar US\$2.000.000. Fasilitas ini tanpa jaminan dan digunakan untuk modal kerja.

Pada tanggal 8 Oktober 2014, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Omnibus Line dan Revolving Credit Facility dalam Dolar Amerika Serikat dan Rupiah dari Citibank dengan batas maksimum pinjaman sebesar US\$10.000.000. Fasilitas ini tanpa jaminan dan digunakan untuk modal kerja.

Fasilitas pinjaman ini tersedia selama jangka waktu 1 (satu) tahun sejak tanggal perubahan perjanjian dan akan diperpanjang secara otomatis kecuali ada pemberitahuan berakhirnya perjanjian dari Citibank.

Fasilitas pinjaman ini telah beberapa kali diubah. Perubahan terakhir adalah tanggal 30 April 2020 dengan perubahan sebagai berikut:

  • Perubahan batas maksimum pinjaman untuk fasilitas PSE Line dan fasilitas Omnibus Line, Revolving Credit Facility masing-masing menjadi US\$4.000.000 dan US\$800.000,
  • Penambahan agunan pinjaman berupa piutang dan persediaan (Catatan 5 dan 6),
  • Penambahan tujuan penggunaan pinjaman untuk modal kerja dan lindung nilai.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

The Company obtained revolving credit facility from MUFG Bank Ltd., Jakarta Branch (MUFG) on November 24, 2014 with a maximum credit limit amounting to US\$20,000,000.

On November 21, 2020, the Company and MUFG signed amendment to the facility agreement to extend the facility's availability to November 21, 2021. This facility is secured by receivables, inventories, and insurance claims (Notes 5 and 6).

On August 7, 2014, the Company obtained Pre Settlement Exposures ("PSE") Line from Citibank N.A. ("Citibank") with a maximum credit limit amounting to US\$2,000,000. These are unsecured facilities for working capital purposes.

On October 8, 2014, the Company obtained Omnibus Line and Revolving Credit Facility from Citibank in United States Dollar and Indonesian Rupiah with a maximum credit limit amounting to US\$10,000,000. This is an unsecured facility for working capital purposes.

These credit facilities have availability period of up to 1 (one) year starting from the date of the agreement and will be automatically extended unless Citibank submits a termination notification.

These loan facilities have been amended several times. The latest amendment was on April 30, 2020 with the following changes:

  • Amendment of maximum credit limit for PSE Line facility and Omnibus Line, Revolving Credit Facility to US\$4,000,000 and US\$800,000, respectively,
  • Addition of loan collateral in form of receivables and inventories (Notes 5 and 6),
  • Addition of purpose of the facilities for working capital and hedging.

13. UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 13. SHORT-TERM BANK LOANS (continued)

Cooperatieve Rabobank U.A., Hong Kong Cooperatieve Rabobank U.A., Hong Kong

Pada tanggal 24 November 2014, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman uncommitted dari Rabobank International dengan batas maksimum pinjaman sebesar US\$40.000.000 untuk pembiayaan modal kerja, termasuk untuk pelunasan pinjaman sindikasi. Fasilitas ini dijamin dengan piutang, klaim asuransi dan persediaan (Catatan 5 dan 6). Pada bulan November 2020, FKS telah melunasi seluruh utang tersebut.

Pada tanggal 23 November 2020, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman committed dan uncommited dari Cooperatieve Rabobank U.A., Cabang Singapura dengan batas maksimum pinjaman masing-masing sebesar US\$20.000.000 dan US\$20.000.000 untuk pembiayaan modal kerja. Masa tersedia fasilitas adalah satu tahun terhitung sejak tanggal surat fasilitas sampai dengan tanggal 23 November 2021. Fasilitas ini dijamin dengan piutang dan persediaan (Catatan 5 dan 6).

PT Bank HSBC Indonesia (sebelumnya The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited)

Pada tanggal 21 Oktober 2014, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman pembiayaan supplier dan pembiayaan piutang lokal dari The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited ("HSBC") dengan batas maksimum sebesar US\$20.000.000 untuk pembiayaan modal kerja, termasuk untuk pelunasan pinjaman sindikasi. Total batas maksimum gabungan penggunaan adalah sebesar US\$20.000.000. Fasilitas ini dijamin dengan piutang dan persediaan (Catatan 5 dan 6).

Pada tanggal 15 November 2016, Perusahaan dan HSBC menandatangani perubahan perjanjian pinjaman dimana masa tersedia fasilitas diperpanjang sampai dengan 1 (satu) tahun sejak tanggal perubahan perjanjian pinjaman dan akan terus berlaku hingga HSBC membatalkan secara tertulis. Pada bulan September 2020, FKS telah melunasi seluruh utang tersebut.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

On November 24, 2014, the Company obtained uncommitted loan facility from Rabobank International with a maximum credit limit amounting to US\$40,000,000 for working capital purposes, including for the repayment of the existing syndicated loan. This facility is secured by receivables, insurance claims and inventories (Notes 5 and 6). In November 2020, FKS has fully repaid the loan.

Cooperatieve Rabobank U.A., Singapura Cooperatieve Rabobank U.A., Singapore

On November 23, 2020, the Company obtained committed and uncomitted loan facility from Cooperatieve Rabobank U.A., Singapore Branch with a maximum credit limit amounting to US\$20,000,000 and US\$20,000,000 for working capital purposes. The facility is available for period of 1 (one) year starting from the date of the facility letter until November 23, 2021. This facility is secured by receivables and inventories (Notes 5 and 6).

PT Bank HSBC Indonesia (previously The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited)

On October 21, 2014, the Company obtained supplier financing and domestic receivable financing facilities from The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited ("HSBC") with a maximum limit of US\$20,000,000, for working capital purposes, including for the repayment of the existing syndicated loan. Total maximum combined limit amounted to US\$20,000,000. This facility is secured by receivables and inventories (Notes 5 and 6).

On November 15, 2016, the Company and HSBC signed amendment on the validity period of the facility agreement to be a period of 1 (one) year from the date of the agreement and shall continue unless HSBC submits a written cancellation. In September 2020, FKS has fully repaid the loan.

13. UTANG BANK JANGKA PENDEK (lanjutan) 13. SHORT-TERM BANK LOANS (continued)

Pada tanggal 6 Agustus 2015, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman Kredit Lokal (cerukan) dari PT Bank Central Asia Tbk ("BCA") dengan batas maksimum pinjaman sebesar Rp40.000.000.000 untuk modal kerja. Fasilitas ini dijamin dengan persediaan barang (Catatan 6).

Pada tanggal 11 April 2017, Perusahaan memperoleh fasilitas forex line dari BCA dengan batas maksimum sebesar US\$50.000.000.

Perusahaan dan BCA menandatangani perubahan perjanjian pinjaman pada tanggal 6 Agustus 2020 dimana masa tersedianya fasilitas diperpanjang sampai dengan tanggal 6 Agustus 2021 dan batas maksimum fasilitas forex line bertambah menjadi US\$100.000.000.

Pembatasan-pembatasan Covenants

Perjanjian pinjaman mensyaratkan beberapa pembatasan, antara lain, sehubungan dengan perubahan kendali dari pemegang saham utama; nilai pertanggungan asuransi; status tercatat di Bursa Efek Indonesia; pembatasan pengeluaran belanja modal, menggabungkan usaha; menjual, menyewakan, mengalihkan atau menghapus aset; mengubah aktivitas usaha; melakukan penyertaan saham baru jika melebihi batasan tertentu; memperoleh pinjaman, memberikan pinjaman atau memberikan jaminan; mematuhi peraturan lingkungan hidup; memastikan pembayaran pajak tepat waktu; pembatasan pembayaran dividen; dan mempertahankan persediaan tertentu. Perusahaan juga diharuskan mempertahankan beberapa rasio keuangan tertentu.

Kepatuhan atas Pembatasan-pembatasan Pinjaman

Pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan sehubungan dengan pinjaman-pinjaman tersebut di atas.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

PT Bank Central Asia Tbk PT Bank Central Asia Tbk

On August 6, 2015, the Company obtained Local Credit facility (overdraft) from PT Bank Central Asia ("BCA") Tbk with a maximum credit limit amounting to Rp40,000,000,000 for working capital purposes. The facility is secured by inventories (Note 6).

On April 11, 2017, the Company obtained forex line credit facility from BCA with a maximum credit limit amounting to US\$50,000,000.

The Company and BCA signed amendment to the facility agreement on August 6, 2020 to extend the facility's availability until August 6, 2021. And maximum credit limit for forex line has been increased to US\$100,000,000.

Perusahaan The Company

The credit agreement contains several requirements in relation to, among others, control of the ultimate shareholder; maintainance of insurance coverage, maintainance of listing status on Indonesia Stock Exchange; limitation of the capital expenditures; merging with other entity; selling, leasing, transfering or disposing assets; changing the current course of businesses; making new investments in excess of certain threshold; obtaining, granting loan or guarantee; compliance with environmental law; punctual payment of tax; dividend distribution; and maintaining certain inventories. The Company is also required to maintain certain financial ratios.

Compliance with Loan Covenants

As of December 31, 2020 and 2019, the Company had complied with all covenants relating to the above loans.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

14. UTANG USAHA DAN UTANG LAIN-LAIN 14. TRADE AND OTHER PAYABLES

Utang Usaha Trade Payable

Utang usaha merupakan utang Kelompok Usaha atas pembelian bahan baku dan barang jadi yang akan didistribusikan dan jasa logistik, dengan rincian sebagai berikut:

Trade payable represents the Group's payables arising from purchases of raw materials and finished goods for distribution activities and logistic services, with the details are as follows:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Pihak berelasi (Catatan 29) 21.531.625 151.184.641 Related parties (Note 29)
Pihak ketiga Third parties
Quadra Commodities, SA, Swiss 124.951.373 3.377.476 Quadra Commodities, SA, Switzerland
The DeLong Co., Inc., Amerika Serikat 9.759.880 2.340.382 The DeLong Co., Inc., United States
DG Global Inc., Kanada 4.389.687 377.168 DG Global Inc., Canada
The Andersons Inc., Amerika Serikat 3.902.350 - The Andersons Inc., United States
NCBA CLUSA, Amerika Serikat 3.660.000 - NCBA CLUSA, United States
PT Japfa Comfeed Indonesia 2.433.274 - PT Japfa Comfeed Indonesia
Blue Grass Farms, Amerika Serikat 1.392.200 - Blue Grass Farms, United States
Consolidated Grain and Barge Co., Consolidated Grain and Barge Co.,
Amerika Serikat 1.185.581 1.830.065 United States
Prairie Creek Grain Company Inc., Prairie Creek Grain Company Inc.,
Amerika Serikat 1.016.161 763.621 United States
ADM Asia Pacific Trading Pte. Ltd., ADM Asia Pacific Trading, Pte. Ltd.,
Singapura 26.795 5.816.631 Singapore
CHS Inc., Amerika Serikat 1.951 1.588.744 CHS Inc., United States
Lain-lain (masing-masing
di bawah US\$1.000.000)
5.022.915 3.704.128 Others (each below US\$1,000,000)
Sub-total pihak ketiga 157.742.167 19.798.215 Sub-total third parties
Total 179.273.792 170.982.856 Total

Utang usaha per 31 Desember 2020 masih belum jatuh tempo.

Rincian utang usaha menurut jenis mata uang adalah sebagai berikut:

Trade payables as of December 31, 2020 are not yet due.

The details of trade payables based on currencies are as follows:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Dolar AS
Rupiah
173.513.693
5.760.099
157.155.361
13.827.495
US Dollar
Rupiah
Total 179.273.792 170.982.856 Total

Utang usaha tidak dijamin, tidak dikenakan bunga dan umumnya dikenakan syarat pembayaran antara 7 (tujuh) hari sampai dengan 120 (seratus dua puluh) hari.

Trade payables are unsecured, non-interest bearing and generally on 7 (seven) to 120 (one hundred and twenty) days terms of payment.

14. UTANG USAHA DAN UTANG LAIN-LAIN (lanjutan)

Utang Lain-lain Other Payable

Utang lain-lain terutama terdiri dari utang atas perolehan aset tetap, dengan rincian sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

14. TRADE AND OTHER PAYABLES (continued)

Other payables mainly consist of payables for the acquisitions of fixed assets, with the details are as follows:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Pihak ketiga
Lain-lain (masing-masing
Third parties
di bawah US\$1.000.000) 377.561 3.389.043 Others (each below US\$1,000,000)
Total 377.561 3.389.043 Total

Utang lain-lain per tanggal 31 Desember 2020 masih belum jatuh tempo.

Utang lain-lain tidak dijamin, tidak dikenakan bunga dan umumnya dikenakan syarat pembayaran antara 7 (tujuh) hari sampai dengan 120 (seratus dua puluh) hari.

15. PERPAJAKAN 15. TAXATION

Pajak dibayar di muka Prepaid taxes

Pajak dibayar di muka terdiri dari PPN. Prepaid taxes consist of VAT.

Rincian utang pajak adalah sebagai berikut: The details of taxes payable are as follows:

Other payables as of December 31, 2020 are not yet due.

Other payables are unsecured, non-interest bearing and generally on 7 (seven) to 120 (one hundred and twenty) days terms of payment.

Utang Pajak Taxes Payable

31 Desember/December 31,
2020 2019
PPN 167.439 261.857 VAT
Pajak Penghasilan Income Taxes
Pasal 4 (2) 27.741 147.562 Article 4 (2)
Pasal 21 84.202 68.265 Article 21
Pasal 23 187.514 56.696 Article 23
Pasal 25 1.006 15.111 Article 25
Pasal 26 3.544 608 Article 26
Pasal 29 2.810.233 508.354 Article 29
Total 3.281.679 1.058.453 Total

15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)

Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan, sebagaimana tercantum dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan penghasilan kena pajak adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Rekonsiliasi Fiskal Fiscal Reconciliation

A reconciliation of profit before income tax, as shown in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income and taxable income is as follows:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Laba sebelum pajak penghasilan
menurut laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian
25.226.845 16.707.013 Profit before income tax per
consolidated statement of
profit or loss and other
comprehensive income
Ditambah (dikurangi):
Rugi (laba) entitas anak sebelum pajak
penghasilan
Eliminasi
1.070.577
908.235
(2.720.681)
587.510
Add (deduct):
Loss (profit) of subsidiaries before
income tax
Elimination
Laba sebelum pajak penghasilan
Perusahaan
27.205.657 14.573.842 Profit before income tax attributable
to the Company
Beda temporer
Beban imbalan kerja
Penyisihan (pembalikan)
2.879.756 790.971 Temporary differences
Employee benefits expense
Allowance (reversal) for impairment
atas penurunan nilai piutang usaha
Penyisihan (pembalikan)
865.861 (73.810) of trade receivables
Allowance (reversal) for impairment
atas penurunan nilai persediaan
Penyusutan aset tetap
671.034
(704.869)
(78.399)
(117.687)
of inventories
Depreciation of fixed assets
Beda tetap
Beban yang tidak dapat dikurangkan
(terutama terdiri dari sumbangan
Permanent differences
Non-deductible expenses
(mainly consisting of donation
dan jamuan, dan beban pajak)
Penghasilan yang telah dikenakan pajak
2.045.929 5.184.315 and entertainment, and tax expenses)
Income already subjected to final
penghasilan yang bersifat final (1.800.153) (551.016) income tax
Penghasilan kena pajak Perusahaan 31.163.215 19.728.216 Taxable income of the Company
Beban pajak penghasilan - kini 6.855.907 4.932.054 Income tax expense - current
Dikurangi pajak penghasilan dibayar
di muka
Less prepayments of income taxes
Pasal 22
Pasal 23
Pasal 25
3.962.925
146.861
-
4.162.971
130.198
151.839
Article 22
Article 23
Article 25
Total 4.109.786 4.445.008 Total
Utang pajak penghasilan
badan 2.746.121 487.046 Income tax Payable

Jumlah penghasilan kena pajak dan beban pajak penghasilan kini Perusahaan untuk tahun 2020 seperti yang disebutkan di atas dan utang PPh terkait akan dilaporkan oleh Perusahaan dalam Surat Pemberitahuan Tahunan ("SPT") PPh badan tahun 2020 ke Kantor Pajak.

The amounts of the Company's taxable income and current income tax expense in 2020, as stated in the foregoing, and the related tax payable will be reported by the Company in its 2020 Annual Income Tax Return ("SPT") to be submitted to the Tax Office.

15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)

Jumlah penghasilan kena pajak dan beban pajak penghasilan kini Perusahaan untuk tahun 2019 seperti yang disebutkan di atas, dan tagihan pajak terkait telah dilaporkan oleh Perusahaan ke Kantor Pajak dalam SPT PPh badan tahun 2019.

Manfaat (Beban) Pajak Penghasilan Income Tax Benefit (Expense)

Rincian manfaat (beban) pajak penghasilan adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Rekonsiliasi Fiskal (lanjutan) Fiscal Reconciliation (continued)

The Company's taxable income and current income tax expense in 2019 as stated in the foregoing, and the related claims for tax refund were reported in the Company's 2019 SPT that has been submitted to the Tax Office.

The details of the income tax benefit (expense) are as follows:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Beban pajak penghasilan kini
Perusahaan
Entitas anak
(6.855.907)
(227.512)
(4.932.054)
(262.065)
Current income tax expense
The Company
Subsidiaries
Adjustments in respect of
Penyesuaian atas tahun sebelumnya
Perusahaan
(52.824) (263.214) the previous years
The Company
Total beban pajak penghasilan kini (7.136.243) (5.457.333) Total current income tax expense
Manfaat (beban) pajak penghasilan
- tangguhan
Perusahaan
Entitas anak
816.591
844.486
130.270
(28.743)
Income tax benefit (expense) - deferred
The Company
Subsidiaries
Penyesuaian atas tahun sebelumnya
Perusahaan
Entitas anak
(263.630)
(11.814)
-
(7.653)
Adjustments in respect of
the previous years
The Company
Subsidiaries
\ Total manfaat pajak
penghasilan - tangguhan
1.385.633 93.874 Total income tax benefit
- deferred
Beban pajak penghasilan - neto (5.750.610) (5.363.459) Income tax expense - net

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)

Komponen Utama Beban Pajak Penghasilan Primary Components of Income Tax Expense

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Dibebankan ke laba rugi
Pajak penghasilan badan
Tahun berjalan
(7.083.419) (5.194.119) Charged to profit or loss
Corporate income tax
Current period
Penyesuaian atas tahun sebelumnya (52.824) (263.214) Adjustments in respect of
the previous years
Total beban pajak penghasilan kini (7.136.243) (5.457.333) Total current income tax expense
Pajak tangguhan
Tahun berjalan
1.657.125 101.527 Deferred tax
Current year
Adjustments in respect of
Penyesuaian atas tahun sebelumnya (271.492) (7.653) the previous years
Total manfaat pajak penghasilan
- tangguhan
1.385.633 93.874 Total income tax benefit - deferred
Beban pajak penghasilan - neto
yang dibebankan ke laba rugi
(5.750.610) (5.363.459) Income tax expense - net
charged to profit or loss
Dibebankan ke penghasilan
komprehensif lain
Pajak tangguhan
Laba atas pengukuran kembali
liabilitas imbalan kerja
48.727 (3.753) Charged to other comprehensive income
Deferred tax
Re-measurement profit of
employee benefits liabilities

15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)

Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku untuk Kelompok Usaha atas laba sebelum pajak penghasilan dan beban pajak penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Rekonsiliasi Tarif Pajak Efektif Reconciliation of Effective Tax Rate

The reconciliation between the income tax expense calculated by applying the applicable tax rates of the Group to the profit before income tax and the income tax expense as shown in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income is as follows:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Laba sebelum pajak penghasilan
menurut laporan laba rugi
dan penghasilan komprehensif
lain konsolidasian
25.226.845 16.707.013 Profit before income tax per
consolidated statement of
profit or loss and other
comprehensive income
Beban pajak penghasilan berdasarkan
tarif pajak yang berlaku untuk
Perusahaan dan Entitas anak
(5.549.906) (4.176.754) Income tax expense at the applicable
tax rate of the Company and
Subsidiaries
Pengaruh pajak atas beda tetap:
Beban yang tidak dapat dikurangkan
Penghasilan yang telah dikenakan
(590.355) (1.432.183) Tax effects of permanent differences:
Non-deductible expenses
pajak penghasilan
yang bersifat final
1.388.036 574.777 Income already subjected
to final income tax
Aset pajak tangguhan
yang tidak diakui entitas anak tertentu
Pengakuan atas rugi pajak
(687.279) (58.432) Unrecognized deferred tax asset
of certain subsidiaries
Recognition in respect of
tahun sebelumnya
Penyesuaian atas pajak penghasilan
9.323 - previous year tax loss
Adjustments in respect of corporate
badan tahun sebelumnya
Penyesuaian atas pajak tangguhan
(52.824) (263.214) income tax of the previous years
Adjustments in respect of deferred
tahun sebelumnya
Pengurangan tarif pajak untuk wajib
pajak dalam negeri dengan peredaran
(271.492) (7.653) income tax of the previous years
Reduction of income tax rate for
domestic corporate tax payer with
bruto sampai dengan Rp50 miliar
Beban pajak penghasilan - neto
3.887
(5.750.610)
-
(5.363.459)
gross revenue up to Rp50 billion
Income tax expense - net

Tarif pajak yang berlaku untuk Kelompok Usaha tahun 2020 adalah 22% (2019: 25%).

The tax rate applicable to the Group for year 2020 is 22% (2019: 25%).

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)

Pajak Tangguhan Deferred Tax

Rincian pajak tangguhan adalah sebagai berikut: The details of deferred tax are as follows:

1Januari 2020/
January 1, 2020
Pengaruh ke
laba rugi/
Effect to
profit or loss
Pengaruh ke
posisi keuangan
atau ekuitas/
Effect to
financial position
or equity
Penyesuaian atas
pajak tangguhan
tahun sebelumnya/
Adjustment in
respect of income
tax of the previous
years
Translasi/
Translations
31 Desember
2020/
December31,
2020
Aset pajak tangguhan Deferred tax assets
Perusahaan
Liabilitas Imbalan Kerja
Penyisihan atas
1.692.098 633.547 57.819 (297.126) - 2.086.338 The Company
Employee benefit liabilities
Allowance for
penurunan nilai
piutang usaha
Penyisihan atas
penurunan nilai
38.798 190.489 - (4.656) - 224.631 impairment of
trade receivables
Allowance for
impairment of
persediaan 95.082 147.627 - (11.410) - 231.299 inventories
Aset hak guna (83.657) - 8.600 - (75.057) Rights-of-use asset
Aset tetap
Entitas anak
(181.036) (71.415) - 40.962 - (211.489) Fixed asset
Subsidiary
Liabilitas imbalan kerja
Penyisihan atas
penurunan nilai
89.820 41.818 (6.707) (15.147) (639) 109.145 Employee benefits liabilitie
Allowance fo
impairment of
piutang usaha - 2.022 - - 67 2.089 trade receivables
Aset tetap
Rugi fiskal yang dapat
74.300 6.824 - 48.856 (18) 129.962 Fixed asset
Tax losses
dikompensasikan 456.240 14.928 - (57.638) (8.010) 405.520 carry forward
Aset pajak tangguhan
- neto
2.265.302 882.183 51.112 (287.559) (8.600) 2.902.438 Deferred tax assets - net
Liabilitas pajak tangguhan
Entitas anak
Deferred tax liabilities
Subsidiaries
Aset tetap (348.988) 108.086 - 47.895 (2.752) (195.759) Fixed assets
Liabilitas imbalan kerja 256.558 58.301 (2.385) (36.833) (39) 275.602 Employee benefits liabilities
Aset hak guna - (19.731) - 5.148 (481) (15.064) Rights-of-use asset
Beban pajak yang diakui
Rugi fiskal yang dapat
- 90.591 - - 2.993 93.584 Accrued Tax Expenses
Tax losses
dikompensasikan
Penyisihan atas
penurunan nilai
1.253 533.728 - (143) 17.610 552.448 carry forward
Allowance for
impairment of
piutang usaha - 3.967 - - 131 4.098 trade receivable
Liabilitas pajak tangguhan
- neto
(91.177) 774.942 (2.385) 16.067 17.462 714.909 Deferred tax liabilities - net
Total 2.174.125 1.657.125 48.727 (271.492) 8.862 3.617.347 Total
1Januari 2019/
January 1, 2019
Pengaruh ke
laba rugi/
Effect to
profit or loss
Pengaruh ke
posisi keuangan
atau ekuitas/
Effect to
financial position
or equity
Penyesuaian atas
pajak tangguhan
tahun sebelumnya/
Adjustment in
respect of income
tax of the previous
years
Translasi/
Translations
31 Desember
2019/
December31,
2019
Aset pajak tangguhan
Perusahaan
Deferred tax assets
The Company
Liabilitas Imbalan Kerja
Penyisihan atas
penurunan nilai
1.495.755 197.744 (1.401) - - 1.692.098 Employee benefit liabilities
Allowance for
impairment of
piutang usaha
Penyisihan atas
penurunan nilai
57.250 (18.452) - - - 38.798 trade receivables
Allowance for
impairment of
persediaan 114.682 (19.600) - - - 95.082 inventories
Aset tetap (151.614) (29.422) - - - (181.036) Fixed asset
Entitas anak Subsidiary
Liabilitas imbalan kerja
Penyisihan atas
penurunan nilai
25.790 51.377 10.438 - 2.215 89.820 Employee benefits liabilitie
Allowance fo
impairment of
piutang usaha 1.061 (1.085) - - 24 - trade receivables
Aset tetap
Rugi fiskal yang dapat
83.576 (9.061) - (273) 58 74.300 Fixed asset
Tax loss
dikompensasikan 646.793 (206.226) - (7.380) 23.053 456.240 carry forward
Aset pajak tangguhan
- neto
2.273.293 (34.725) 9.037 (7.653) 25.350 2.265.302 Deferred tax assets - net

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)

Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)

Rincian pajak tangguhan adalah sebagai berikut: The details of deferred tax are as follows:

1Januari 2019/
January 1, 2019
Pengaruh ke
laba rugi/
Effect to
profit or loss
Pengaruh ke
posisi keuangan
atau ekuitas/
Effect to
financial position
or equity
Penyesuaian atas
pajak tangguhan
tahun sebelumnya/
Adjustment in
respect of income
tax of the previous
years
Translasi/
Translations
31 Desember
2019/
December31,
2019
Liabilitas pajak tangguhan
Entitas anak
Deferred tax liabilities
Subsidiaries
Aset tetap (451.662) 102.910 - - (236) (348.988) Fixed assets
Liabilitas imbalan kerja
Rugi fiskal yang dapat
225.826 33.589 (12.790) 9.933 256.558 Employee benefits liabilities
Tax losses
dikompensasikan
Penyisihan atas
penurunan nilai
- 1.230 - - 23 1.253 carry forward
Allowance for
impairment of
piutang usaha 1.443 (1.477) - - 34 - trade receivable
Liabilitas pajak tangguhan
- neto (224.393) 136.252 (12.790) - 9.754 (91.177) Deferred tax liabilities - net
Total 101.527 (3.753) (7.653) 35.104 Total

Pada tanggal 31 Desember 2020, Nusa memiliki akumulasi rugi fiskal yang dapat dikompensasi sebesar Rp26 miliar (US\$1,8 juta) dengan penghasilan kena pajak di masa depan sampai dengan lima tahun sejak rugi fiskal tersebut dilaporkan, sehingga aset pajak tangguhan atas rugi fiskal dapat diakui.

Pada tanggal 31 Desember 2020, SGT memiliki akumulasi rugi fiskal yang dapat dikompensasi sebesar Rp25,6 miliar (US\$1,8 juta) dengan penghasilan kena pajak di masa depan sampai dengan lima tahun sejak rugi fiskal tersebut dilaporkan, sehingga aset pajak tangguhan atas rugi fiskal dapat diakui.

Pengakuan aset pajak tangguhan atas rugi fiskal yang dapat dikompensasi didasarkan kepada proyeksi laba rugi Nusa dan SGT yang terdiri atas pendapatan dari jasa penanganan komoditas curah bahan pangan dan pakan dan beban-beban terkait untuk memperoleh pendapatan tersebut.

Untuk tujuan penyajian dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, klasifikasi aset atau liabilitas pajak tangguhan untuk setiap perbedaan temporer di atas ditentukan berdasarkan posisi pajak tangguhan neto (aset neto atau liabilitas neto) setiap entitas.

As of December 31, 2020, Nusa has tax losses carry forwards which can be utilized amounting to Rp26 billion (US\$1.8 million) against future taxable income up to five years since the tax loss reported, therefore the related deferred tax asset can be recognized.

As of December 31, 2020, SGT has tax losses carry forwards which can be utilized amounting to Rp25.6 billion (US\$1.8 million) against future taxable income up to five years since the tax loss reported, therefore the related deferred tax asset can be recognized.

Recognition of deferred tax assets arising from tax losses carried forward is based on Nusa and SGT's profit loss forecast comprising revenues from bulk handling services for food and feed commodities and the related costs required to attain those revenues.

For purposes of presentation in the consolidated statement of financial position, the asset or liability classification of the deferred tax effect of each of the above temporary differences is determined based on the net deferred tax position (net assets or net liabilities) on a per entity basis.

15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)

Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)

Tidak terdapat konsekuensi pajak penghasilan atas pembayaran dividen oleh entitas anak di Indonesia kepada Perusahaan.

Rincian manfaat pajak penghasilan tangguhan yang dibebankan ke laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

There are no income tax consequences related to the payment of dividends by the subsidiaries in Indonesia to the Company.

The details of deferred income tax benefit charged to the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income are as follows:

Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/ Years Ended December 31,

2020 2019
384.559 282.710 Employee benefits liabilities
Fixed assets
Allowance for impairment
of inventories
Allowance for impairment
191.822 (21.014) of trade receivables
(89.640) - Rights of Use Assets
90.591 - Accrued Tax Expenses
490.874 (212.376) Tax losses carry forward
Total income tax benefit
- deferred
181.210
136.217
1.385.633
64.154
(19.600)
93.874

Utang Pajak dan Tagihan Pajak Penghasilan Tax Payable and Claims for Income Tax Refund

Rincian utang pajak dan tagihan pajak penghasilan adalah sebagai berikut:

The details of tax payable and claims for income tax refund are as follows:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Utang Pajak Tax Payable
Perusahaan 2.746.121 487.046 The Company
Entitas anak 64.112 21.308 Subsidiary
Total 2.810.233 508.354 Total
Tagihan pajak penghasilan Claims for income tax refund
Perusahaan The Company
Tahun pajak 2018 - 1.888.623 Fiscal year 2018
Entitas anak 577.796 843.437 Subsidiaries
Total 577.796 2.732.060 Total

15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)

Hasil Pemeriksaan Pajak Tax Assessments

Tahun Pajak 2016 Fiscal Year 2016

Pada bulan November 2018, Perusahaan menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar ("SKPKB") Pajak Penghasilan untuk tahun pajak 2016 sebesar US\$380.900. Pada bulan Desember 2018, Perusahaan mengajukan keberatan kepada Kantor Pajak dan pada bulan November 2019, Kantor Pajak menerbitkan surat keputusan yang menolak sebagian keberatan Perusahaan. Perusahaan menyetujui surat keputusan tersebut dan mencatat koreksi atas pokok dan denda masing-masing sebesar US\$233.498 dan US\$102.739.

Pada bulan November 2018, Perusahaan menerima berbagai SKPKB sehubungan dengan PPN dan PPN Impor untuk tahun fiskal 2016 sebesar Rp664 miliar. Pada bulan Desember 2018, Perusahaan mengajukan keberatan kepada Kantor Pajak dan pada bulan Desember 2019, Kantor Pajak menerbitkan surat keputusan yang menerima sebagian besar keberatan Perusahaan. Perusahaan menyetujui keputusan tersebut dan mencatat koreksi atas pokok dan denda masingmasing menjadi sebesar Rp28,9 miliar dan Rp13,9 miliar. Sampai dengan bulan Januari 2020, Perusahaan membayar pokok dan denda senilai total Rp16,6 miliar. Pada bulan April 2020, kekurangan bayar pokok dan denda masing-masing sebesar Rp1,4 miliar dan Rp10,1 miliar dikompensasikan dengan SKPLB pajak penghasilan tahun pajak 2017. Kemudian sisa kurang bayar pokok dan denda masing-masing sebesar Rp7,3 miliar dan Rp7,4 miliar dikompensasikan dengan SKPLB pajak penghasilan tahun pajak 2018.

Pada bulan Juli 2020, Perusahaan menerima surat tagihan pajak terkait penalti administratif atas keberatan SKPKB yang diajukan pada bulan Desember 2019, sebesar Rp15,4 miliar. Perusahaan menyetujui surat tagihan tersebut dan mencatat penalty sebagai bagian dari "Beban Operasi Lain" di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Pada bulan Januari 2021, Perusahaan telah melunasi seluruh penalti administratif tersebut.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Perusahaan The Company

In November 2018, the Company received Underpayment Tax Assessment Letter of Corporate Income Tax ("SKPKB") for fiscal year 2016 amounted to US\$380,900. In December 2018, the Company filed an objection to Tax Office and in November 2019, Tax Office issued tax decision to reject part of the Company's objection. The Company agreed with the said decision and recorded correction of principle and its penalty amounted to US\$233,498 and US\$102,739.

In November 2018, the Company received SKPKBs concerning underpayment of VAT and Import VAT for fiscal year 2016 amounted to Rp664 billion. In December 2018, the Company filed an objection to Tax Office and in December 2019, Tax Office issued tax decision letter to accept most part of the Company's objection. The Company agreed with the said decision and recorded correction of principle and its penalty amounted to Rp28.9 billion and Rp13.9 billion. Up to January 2020, the Company paid the principle and the penalty of the underpayment totaling to Rp16.6 billion. In April 2020, the principle and penalty of VAT underpayment amounting to Rp1.4 billion and Rp10.1 billion, respectively, was compensated with SKPLB of income tax for fiscal year 2017. Furthermore, the remaining underpayment of the principle and penalty amounting to Rp7.3 billion and Rp7.4 billion was compensated with SKPLB of income tax for fiscal year 2018.

In July 2020, the company received tax collection letter concerning administration penalty of VAT and Import VAT underpayment objection filed in December 2019 amounting to Rp15.4 billion. The Company agreed with the said collection letter and recorded the penalty as part of "Other Operating Expense" in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income. In January 2021, The Company have paid all of the said administration penalty.

15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)

Hasil Pemeriksaan Pajak (lanjutan) Tax Assessments (continued)

Tahun Pajak 2017 Fiscal Year 2017

Berdasarkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar ("SKPLB") yang diterbitkan oleh Kantor Pajak pada tanggal 22 April 2019, kelebihan pembayaran pajak penghasilan Perusahaan untuk tahun pajak 2017 dikoreksi dari US\$399.715 menjadi US\$298.323. Kelebihan pembayaran pajak sebesar US\$298.323 seluruhnya dikompensasikan oleh Kantor Pajak terhadap kekurangan pembayaran pajak PPN Impor masa Februari dan Maret 2016 senilai total Rp4,2 miliar. Pada bulan Juli 2019, Perusahaan mengajukan keberatan atas koreksi sebesar US\$77.352 dan menyetujui koreksi sebesar US\$24.040. Perusahaan mencatat koreksi dan kelebihan pembayaran yang dikompensasi oleh Kantor Pajak masing-masing sebesar US\$101.392 dan US\$298.323. Pada bulan Juni 2020, Perusahaan menerima surat keputusan keberatan, dan tidak melakukan upaya banding.

Pada bulan April 2019, Perusahaan menerima berbagai SKPKB sehubungan dengan PPN dan PPN Impor untuk tahun fiskal 2017 sebesar Rp17,7 miliar. Pada bulan Mei 2019, Perusahaan telah melakukan pembayaran penuh atas SKPKB tersebut dan mencatat pembayaran sebesar Rp17,7 miliar. Pada bulan Juli 2019, Perusahaan mengajukan keberatan kepada Kantor Pajak, dan pada bulan Maret 2020, Kantor Pajak menerbitkan surat keputusan yang menerima sebagian besar keberatan Perusahaan. Berdasarkan keputusan tersebut, kekurangan pembayaran pajak dikoreksi menjadi Rp923 juta. Perusahaan menyetujui surat keputusan tersebut.

Pada bulan April 2020, Perusahaan menerima surat keputusan pajak terkait kompensasi lebih bayar PPN sebesar Rp16,7 miliar pada kurang bayar PPN, PPN impor, surat tagihan PPN, dan surat tagihan PPN Impor tahun pajak 2016 masing-masing sebesar Rp1,4 miliar, Rp10,1 miliar, Rp332 juta, dan Rp1,7 miliar, dan untuk mengembalikan sisa lebih bayar PPN sebesar Rp3,2 miliar.

Perusahaan menerima pengembalian lebih bayar PPN tersebut pada bulan April 2020. Perusahaan mencatat pengembalian lebih bayar PPN sebesar Rp3,2 miliar sebagai bagian dari "Pendapatan Operasi Lain" pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

Based on the Tax Overpayment Assessment Letter ("SKPLB") issued by the Tax Office on April 22, 2019, the claim for income tax refund for fiscal year 2017 was reduced from US\$399,715 to US\$298,323. The overpayment amounted to US\$298,323 was fully compensated by Tax Office to underpayment of Import VAT for fiscal period February and March 2016 totaling to Rp4.2 billion. In July 2019, the Company filed an objection for the correction amounted to US\$77,352 and agreed the correction amounted to US\$24,040. The Company recorded the difference and compensated overpayment by Tax Office amounted to US\$101,392 and US\$298,323, respectively. In June 2020, the Company received tax decision of objection letter, and did not make an appeal attempt.

In April 2019, the Company received SKPKBs concerning underpayment of VAT and Import VAT for fiscal year 2017 amounted to Rp17.7 billion. In May 2019, the Company has made full payment for the SKPKBs and recorded the payment amounted to Rp17.7 billion. In July 2019, the Company filed an objection to Tax Office and in March 2020, Tax Office issued tax decision letter to accept most part of the Company's objection. Based on the said decision letter, the underpayment was corrected into Rp923 million. The Company agreed with the said decision.

In April 2020, the Company received tax decision letter concerning compensation of the VAT overpayment amounting Rp16.7 billion to underpayment of VAT, import VAT, and tax collection letter of VAT and Import VAT for fiscal year 2016 amounting to Rp1.4 billion, Rp10.1 billion, Rp332 million and Rp1.7 billion, respectively, and to refund the remaining overpayment of Rp3.2 billion.

The Company received the tax overpayment refund in April 2020. The Company recorded the overpayment refund amounting Rp3.2 billion as part of "Other Operating Income" in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income.

15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)

Hasil Pemeriksaan Pajak (lanjutan) Tax Assessments (continued)

Tahun Pajak 2018 Fiscal Year 2018

Pada bulan April 2020, Perusahaan menerima beberapa Surat Ketetapan Pajak untuk tahun pajak 2018 dari Kantor Pajak terkait pajak penghasilan. Berdasarkan SKPLB yang diterbitkan oleh Kantor Pajak pada tanggal 23 April 2020, kelebihan pembayaran pajak penghasilan Perusahaan untuk tahun pajak 2018 dikoreksi dari US\$1.888.622 menjadi US\$1.835.798. Kelebihan pembayaran sebesar US\$1.835.798 seluruhnya dikompensasikan oleh Kantor Pajak terhadap kekurangan pembayaran PPN dan PPN Impor tahun pajak 2016 masing-masing sebesar Rp7,3 miliar dan Rp7,4 miliar, dan terhadap kekurangan pembayaran PPN, pajak penghasilan pasal 21 dan 4(2), dan surat tagihan pajak PPN dan pajak penghasilan pasal 25 tahun fiskal 2018 senilai total Rp440 juta. Perusahaan menerima pengembalian dari kelebihan bayar pajak sebesar Rp13,6 miliar pada bulan Mei 2020.

Perusahaan mencatat kompensasi dari kelebihan bayar pajak tahun fiskal 2018 sebesar Rp440 juta sebagai bagian dari "Beban Operasi Lain" dan mencatat pengembalian kelebihan bayar pajak sebesar Rp13,6 miliar sebagai bagian dari "Penghasilan Operasi Lain" pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian.

Entitas anak Subsidiary

Tahun Pajak 2017 Fiscal Year 2017

Pada tanggal 31 Desember 2017, Nusa mencatat nilai pajak dibayar di muka terkait PPN sebesar Rp45,6 miliar. Pada bulan Maret 2018, Nusa mengajukan klaim restitusi atas PPN Neto untuk tahun fiskal 2017 sebesar Rp44,9 miliar. Selisih sebesar Rp668 juta dikompensasi pada bulan Januari dan Februari 2018.

Pada bulan Maret 2019, Nusa menerima SKPLB atas klaim restitusi PPN untuk tahun fiskal 2017. Berdasarkan SKPLB tersebut, klaim PPN Nusa yang dilaporkan untuk tahun pajak 2017 dikoreksi dari Rp45 miliar menjadi Rp44,9 miliar. Nusa tidak mengajukan keberatan atas SKPLB ini. Pada bulan Maret 2019, Nusa menerima klaim sebesar Rp44,1 miliar (atau ekuivalen dengan US\$3.107.615) setelah dikompensasikan oleh Kantor Pajak terhadap kekurangan bayar PPN tahun fiskal 2017 sebesar Rp896 juta.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

In April 2020, the Company received several Tax Assessment Letters for fiscal year 2018 from by Tax Office pertaining to income tax. Based on the Tax Overpayment Assessment Letter ("SKPLB") issued by the Tax Office on April 23, 2020, the claim for income tax refund for fiscal year 2018 was reduced from US\$1,888,622 to US\$1,835,798. The overpayment amounted to US\$1,835,798 was fully compensated by Tax Office to underpayment of VAT and Import VAT for fiscal year 2016 amounting to Rp7.3 billion and Rp7.4 billion, respectively, and to underpayment of VAT, income tax article 21 and 4(2) and tax collection letter of VAT and income tax article 25 for fiscal year 2018 totaling to Rp440 million. The Company received the remaining tax overpayment of Rp13.6 billion in May 2020.

The Company recorded the compensation of tax overpayment for fiscal year 2018 amounting to Rp440 million as part of "Other Operating Expense" and recorded tax overpayment refund amounting Rp13.6 billion as part of "Other Operating Income" in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income.

Nusa Nusa

As of December 31, 2017, Nusa recorded prepaid tax related to VAT amounted to Rp45.6 billion. In March 2018, Nusa filed restitution claim of net VAT for fiscal year 2017 amounting to Rp44.9 billion. The difference amounting to Rp668 billion was compensated in January and February 2018.

In March 2019, Nusa received SKPLB pertaining to restitution claim of VAT fiscal year 2017. Based on SKPLB, Nusa's restitution claim of VAT was corrected from Rp45 billion to Rp44.9 billion. Nusa did not file any objection regarding this SKPLB. In March 2019, Nusa had received the claim amounted to Rp44.1 billion (or equivalent to US\$3,107,615) after being compensated by Tax Office towards underpayment of VAT for fiscal year 2017 amounted to Rp896 million.

15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)

Hasil Pemeriksaan Pajak (lanjutan) Tax Assessments (continued)

Entitas anak (lanjutan) Subsidiary (lanjutan)

Pada bulan Juli 2019, Nusa menerima SKPLB atas pajak penghasilan badan tahun fiskal 2017. Berdasarkan SKPLB tersebut, rugi fiskal Nusa tahun 2017 dikoreksi dari Rp1,1 miliar menjadi Rp667 juta. Kemudian kelebihan pembayaran pajak tahun 2017 senilai Rp1.129 juta dikompensasikan oleh Kantor Pajak terhadap kekurangan pajak penghasilan pasal 21, 23 dan 4(2) sebesar Rp132 juta. Nusa mencatat kompensasi tersebut senilai Rp132 juta sebagai bagian dari "Beban Operasi Lain" di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain tahun 2019. Pada bulan Agustus 2019, Nusa telah menerima pengembalian kelebihan pembayaran pajak penghasilan sebesar Rp997 juta (atau ekuivalen dengan US\$70.467).

Tahun Pajak 2018 Fiscal Year 2018

Pada bulan April 2020, Nusa menerima SKPLB atas pajak penghasilan tahun fiskal 2018. Berdasarkan SKPLB tersebut, rugi fiskal tahun 2018 dikoreksi dari Rp30,4 miliar menjadi Rp30 miliar. Kemudian kelebihan pembayaran pajak tahun 2018 sebesar Rp1,4 miliar dikompensasikan terhadap kekurangan pajak penghasilan pasal 21, 23 dan 4(2) senilai total Rp304 juta. Nusa tidak mengajukan keberatan atas SKPLB ini. Nusa mencatat kompensasi senilai Rp304 juta sebagai bagian dari "Beban Operasi Lain" di laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. Pada bulan April 2020, Nusa telah menerima pengembalian kelebihan pembayaran pajak sebesar Rp1,1 miliar (atau ekuivalen dengan US\$74.543).

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Nusa (lanjutan) Nusa (continued)

Tahun Pajak 2017 (lanjutan) Fiscal Year 2017 (continued)

In July 12, 2019, Nusa received SKPLB pertaining to income tax for fiscal year 2017. Based on SKPLB, Nusa's tax loss was corrected from Rp1.1 billion to Rp667 million. Additionally, the claim for tax refund for fiscal year 2017 amounting Rp1,129 million was compensated by the Tax Office for underpayment of income tax Article 21, 23 and 4(2) totaling to Rp132 million. The Company recorded the said compensation amounting to Rp132 million as part of "Other Operating Expense" in the 2019 statement of profit or loss and other comprehensive income. In August 2019, the Company received the tax refund amounted Rp997 million (or equivalent to to US\$70,467).

In April 2020, Nusa received SKPLB pertaining to income tax for fiscal year 2018. Based on SKPLB, Nusa's tax loss was corrected from Rp30.4 billion to Rp30 billion. Additionally, the claim for tax refund for fiscal year 2018 amounting Rp1.4 billion was compensated by the Tax Office for underpayment of income tax Article 21, 23 and 4(2) totaling to Rp304 million. The Company recorded the said compensation amounting to Rp304 million as part of "Other Operating Expense" in the 2019 statement of profit or loss and other comprehensive income. In April 2020, the Company received the tax overpayment refund amounted Rp1.1 billion (or equivalent to to US\$74,543).

15. PERPAJAKAN (lanjutan) 15. TAXATION (continued)

Hasil Pemeriksaan Pajak (lanjutan) Tax Assessments (continued)

Entitas anak (lanjutan) Subsidiary (lanjutan)

Tahun Pajak 2018 Fiscal Year 2018

Pada bulan Juli 2020, SGT menerima SKPLB dan SKPKB untuk tahun fiskal 2018. Berdasarkan SKPLB tersebut rugi fiskal tahun 2018 dikoreksi dari Rp3,2 miliar menjadi Rp1,8 miliar. Kelebihan pembayaran pajak sebesar Rp1,8 miliar sebagiannya dikompensasikan terhadap kekurangan bayar pajak penghasilan pasal 21 dan PPN, dan terhadap surat tagihan PPN senilai total Rp305 juta. Pada bulan September 2020, SGT telah menerima pengembalian kelebihan pembayaran pajak sebesar Rp1,5 miliar.

Berdasarkan SKPKB, SGT memiliki kekurangan pembayaran pajak penghasilan pasal 4(2) dan pasal 23 senilai total Rp3,53 miliar. Pada bulan September 2020, Perusahaan mengajukan keberatan kepada Kantor Pajak. Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan keuangan konsolidasian ini, keberatan pajak masih dalam proses penelaahan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa penyelesaian atas keberatan pajak seperti yang disebutkan di atas secara sendiri-sendiri atau bersama-sama tidak akan mempunyai pengaruh yang material terhadap posisi keuangan Kelompok Usaha dan hasil operasinya. Manajemen Kelompok Usaha berkeyakinan bahwa Kelompok Usaha akan melakukan upaya terbaik sehingga dapat menyelesaikan dengan baik keberatan pajak tersebut.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

SGT SGT

In July 2020, SGT received SKPLB and SKPKB for fiscal year 2018. Based on SKPLB, the claim for income tax refund for fiscal year 2018 was reduced from Rp3.2 billion to Rp1.8 billion. The overpayment amounted Rp1.8 billion was partially compensated to underpayment of income tax article 21 and VAT, and tax collection letter of VAT totaling to Rp305 million. In September 2020, the Company received the tax overpayment refund amounted Rp1.5 billion.

Based on SKPKB, SGT have underpayment of tax article 4(2) and article 23 totaling to Rp3.53 billion. In September 2020, the Company filed an objection to Tax Office. Up to the date of completion consolidated financial statement, the tax objection is still in review process by the Directorate General of Taxation.

The Group's management believes that settlement for the above mentioned tax objections, individually or in the aggregate will not have any material adverse effects on the Group's financial position or result of operations. The Group's management believes that the Group will do its best effort to resolve the tax objections.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

16. BEBAN MASIH HARUS DIBAYAR 16. ACCRUED EXPENSES

Akun ini terdiri dari: This account consists of:

2020
2019
Dock equipment expenses
Promotion and sales
Storage
Tax expenses
Interest
Professional fees
Rent
Freight
1.140.479 708.295 Others (each below US\$100,000)
5.984.907 6.535.228 Total
2.636.398
906.798
392.256
282.452
262.835
167.342
112.755
83.592
1.182.405
-
1.171
2.447.634
538.933
871.608
113.604
671.578

Beban masih harus dibayar tidak dijamin dan tidak dikenakan bunga.

Accrued expenses are unsecured and non-interest bearing.

Kontrak liabilitas merupakan uang muka penjualan dari pelanggan, dengan rincian sebagai berikut:

17. KONTRAK LIABILITAS 17. CONTRACT LIABILITIES

Contract liabilities are sales advances from customers, with details as follows:

31 Desember/December 31,
2020 2019
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk
PT Indojaya Agrinusa
CV Golden Brothers
PT Leong Hup Jayaindo
PT Hastragraha Bumi Persada
1.163.447 - PT New Hope Medan
918.127 29.944 CV Gihon Sukses Makmur
569.798 117.463 PT New Hope Indonesia
- 10.511.180 PT Cargill Indonesia
5.414.966 11.551.882 Others (each below US\$500,000)
19.545.200 22.932.412 Total
3.914.372
2.857.734
1.843.748
1.696.592
1.166.416
2.591
-
389.358
-
329.994

18. LIABILITAS JANGKA PENDEK LAINNYA 18. OTHER CURRENT LIABILITIES

Akun ini terutama merupakan liabilitas kepada pihak ketiga atas klaim atas susut dan jasa inklaring.

This account mainly consists of third party liabilities for shortage claims and import clearance activities.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

19. UTANG BANK JANGKA PANJANG 19. LONG-TERM BANK LOANS

Utang bank jangka panjang terdiri atas: The long-term bank loans consists of:

31 Desember/December 31,
2019 2020
Syndicated loan - 2
Cooperatieve Rabobank U.A., Singapore
Syndicated loan -1
Cooperatieve Rabobank U.A., Hong Kong
-
-
35.800.000
17.325.000
30.000.000
13.650.000
-
-
Pinjaman sindikasi - 2
Cooperatieve Rabobank U.A., Singapura
Pinjaman sindikasi - 1
Cooperatieve Rabobank U.A., Hong Kong
Sub-total 53.125.000 43.650.000 Sub-total
Less unamortized borrowing cost 73.223 1.692.340 Dikurangi biaya pinjaman tidak
diamortisasi
Net 53.051.777 41.957.660 Neto
Less current maturities 9.075.000 7.418.861 Dikurangi bagian jatuh tempo dalam waktu
satu tahun
Long term portion 43.976.777 34.538.799 Bagian jangka panjang

Fasilitas pinjaman Credit facility

Pinjaman sindikasi - 1 Syndicated loan - 1

Pada tanggal 1 Februari 2018, Perusahaan menandatangani Akta ("Surat Aksesi") terkait dengan keputusan Perusahaan untuk menjadi penerima pinjaman tambahan dan penjamin tambahan, bersama-sama dengan perusahaan berelasi, dalam perjanjian fasilitas pinjaman sebesar US\$200.000.000 (dengan opsi untuk mengajukan peningkatan nilai fasilitas sebesar US\$40.000.000) yang ditandatangani pada tanggal 3 November 2017. Keputusan Perusahaan untuk berpartisipasi dalam transaksi ini telah disetujui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan pada tanggal 26 Januari 2018.

Pinjaman ini bertujuan untuk keperluan modal kerja dan belanja modal. Pemberi pinjaman dalam pinjaman sindikasi ini adalah Cooperative Rabobank U.A. Singapura, PT Bank Rabobank International Indonesia, BNP Paribas Cabang Singapura, PT Bank BNP Paribas Indonesia, MUFG Bank Ltd. Singapura, MUFG Bank Ltd. Cabang Indonesia, Sumitomo Mitsui Banking Corporation Cabang Singapura, PT Bank CIMB Niaga Tbk dan PT Bank HSBC Indonesia.

Penerima pinjaman awal sebelum Perusahaan berpartisipasi adalah FKS Food and Agri Pte. Ltd., PT Tene Capital, PT Permata Dunia Sukses Utama dan PT Makassar Tene.

Penjamin Awal adalah FKS Food and Agri Pte. Ltd., Enerfo Pte. Ltd., PT Tene Capital, PT Permata Dunia Sukses Utama dan PT Makassar Tene.

Perusahaan The Company

On February 1, 2018, the Company signed the Deed ("Accession Letter") relating to the Company decision to become an additional borrower and an additional guarantor, along with its affiliated companies, under the credit facility amounting to US\$200,000,000 (with an option to request for an additional amount of US\$40,000,000), which was duly signed on November 3, 2017. The Company's decision to participate in this transaction was approved by the Extraordinary Shareholders Meeting of the Shareholders of the Company on January 26, 2018.

The loan is intended for general working capital and capital expenditures. The participating banks in this syndicated loan are Cooperative Rabobank U.A. Singapore, PT Bank Rabobank International Indonesia, BNP Paribas Singapore Branch, PT Bank BNP Paribas Indonesia, MUFG Bank Ltd. Singapore, MUFG Bank Ltd. Indonesia Branch, Sumitomo Mitsui Banking Corporation Singapore Branch, PT Bank CIMB Niaga Tbk and PT Bank HSBC Indonesia.

The original borrowers before the Company's participation are FKS Food and Agri Pte. Ltd., PT Tene Capital, PT Permata Dunia Sukses Utama and PT Makassar Tene.

The original guarantors are FKS Food and Agri Pte. Ltd., Enerfo Pte. Ltd., PT Tene Capital, PT Permata Dunia Sukses Utama dan PT Makassar Tene.

19. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 19. LONG-TERM BANK LOANS (continued)

Fasilitas pinjaman (lanjutan) Credit facility (continued)

Pinjaman ini akan diangsur setiap kuartal dimulai dari bulan ke-15 (lima belas) sejak tanggal penandatanganan perjanjian awal sampai dengan tanggal 3 November 2022 dengan jadwal pembayaran sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

Pinjaman sindikasi - 1 (lanjutan) Syndicated loan - 1 (continued)

This loan is being repaid through quarterly installments starting from the 15th month after the signing date of the early agreement until November 3, 2022 based on the following payment schedule:

Kuartal Persentase
Pembayaran/
Percentage of
Payment
Quarter
1 1,50% 1
2 - 5 3,00% 2 - 5
6 - 9 3,50% 6 - 9
10 - 15 4,00% 10 - 15
16 48,50% 16

Penarikan pertama dilakukan pada tanggal 2 November 2018. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan telah melakukan penarikan sebesar US\$40.000.000 (31 Desember 2019: US\$40.000.000).

Tingkat suku bunga tahunan atas utang bank jangka panjang berkisar antara 3,41% sampai dengan 5,06% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020. (2019: antara 4,99% sampai dengan 5,81%)

Perusahaan telah melunasi seluruh pinjaman sindikasi ini pada tahun 2020 (2019: US\$4.200.000).

Pinjaman sindikasi - 2 Syndicated loan - 2

Pada bulan September 2020, Perusahaan menandatangani Akta ("Surat Aksesi") terkait dengan keputusan Perusahaan untuk menjadi penerima pinjaman tambahan dan penjamin tambahan, bersama-sama dengan perusahaan berelasi, dalam perjanjian fasilitas pinjaman sebesar US\$145.000.000 dan Rp145.000.000.000 (dengan opsi untuk mengajukan peningkatan nilai fasilitas sebesar US\$100.000.000) yang ditandatangani pada tanggal 25 September 2020. Keputusan Perusahaan untuk berpartisipasi dalam transaksi ini telah disetujui oleh para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Perusahaan pada tanggal 15 September 2020.

Pinjaman ini bertujuan untuk keperluan modal kerja dan belanja modal. Pemberi pinjaman dalam pinjaman sindikasi ini adalah BNP Paribas, Singapura, Cooperative Rabobank U.A. Singapura, PT Bank BNP Paribas Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk dan PT Bank Shinhan Indonesia.

The first drawdown was made on November 2, 2018. Up to December 31, 2020, the Company has withdrawn US\$40,000,000 from the facility (December 31, 2019: US\$40,000,000).

The annual interest rates of this long-term bank loan ranged from 3.41% to 5.06% for the year ended December 31, 2020. (2019: from 4.99% to 5.81%)

The Company has fully repaid the syndicated loan in 2020 (2019: US\$4,200,000).

In September 2020, the Company signed the Deed ("Accession Letter") relating to the Company decision to become an additional borrower and an additional guarantor, along with its affiliated companies, under the credit facility amounting to US\$145,000,000 and Rp145,000,000,000 (with an option to request for an additional amount of US\$100,000,000), which was duly signed on September 25, 2020. The Company's decision to participate in this transaction was approved by the Extraordinary Shareholders Meeting of the Shareholders of the Company on September 15, 2020.

The loan is intended for general working capital and capital expenditures. The participating banks in this syndicated loan are BNP Paribas Singapore Branch, Cooperative Rabobank U.A., Singapore, PT Bank BNP Paribas Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk and PT Bank Shinhan Indonesia.

19. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 19. LONG-TERM BANK LOANS (continued)

Fasilitas pinjaman (lanjutan) Credit facility (continued)

Pinjaman sindikasi - 2 (lanjutan) Syndicated loan - 2 (continued)

Pada bulan November 2020, terdapat amandemen atas perjanjian fasilitas kredit dimana terjadi pengalihan komitmen atas pinjaman sindikasi dari BNP Paribas Singapore Branch dan Cooperatieve Rabobank U.A., Singapore, sebagai Pemberi Pinjaman Lama, kepada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank HSBC Indonesia, sebagai Pemberi Pinjaman Baru.

Penerima pinjaman atas fasilitas ini adalah FKS Food and Agri Pte. Ltd., Enerfo Pte. Ltd., PT FKS Food and Ingredients, PT FKS Multi Agro Tbk dan PT Tene Capital.

Penjamin atas fasilitas ini adalah Enerfo Sugar do Brasil Ltda, PT FKS Corporindo Indonesia, PT FKS Food and Ingredients, PT FKS Multi Agro Tbk, PT FKS Pangan Nusantara, PT Permata Dunia Sukses Utama, PT Sentral Grain Terminal, PT Tene Capital, PT Terminal Bangsa Mandiri, PT Permata Food Indonesia, Enerfo Malaysia Sdn. Bhd., Enerfo Pte. Ltd., Enerfo Sugar Pte. Ltd., and FKS Food and Agri Pte. Ltd.

Pinjaman ini akan diangsur setiap kuartal dimulai dari bulan ke-12 (lima belas) sejak tanggal penandatanganan perjanjian awal sampai dengan tanggal 25 September 2025 dengan jadwal pembayaran sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

In November 2020, there's amendment of the credit facility agreement regarding the transfer of syndicated loan commitment facilities from BNP Paribas Singapore Branch and Cooperatieve Rabobank U.A., Singapore, as the Existing Lender, to PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, and PT Bank HSBC Indonesia as the new Lender and the amendment regarding allocation of facilities for lender.

The borrowers of this facility are FKS Food and Agri Pte. Ltd., Enerfo Pte. Ltd., PT FKS Food and Ingredients, PT FKS Multi Agro Tbk, and PT Tene Capital.

The original guarantors of this facility are Enerfo Sugar do Brasil Ltda, PT FKS Corporindo Indonesia, PT FKS Food and Ingredients, PT FKS Multi Agro Tbk, PT FKS Pangan Nusantara, PT Permata Dunia Sukses Utama, PT Sentral Grain Terminal, PT Tene Capital, PT Terminal Bangsa Mandiri, PT Permata Food Indonesia, Enerfo Malaysia Sdn. Bhd., Enerfo Pte. Ltd., Enerfo Sugar Pte. Ltd., and FKS Food and Agri Pte. Ltd..

This loan is being repaid through quarterly installments starting from the 12th month after the signing date of the early agreement until September 25, 2025 based on the following payment schedule:

Kuartal Persentase
Pembayaran/
Percentage of
Payment
Quarter
1 - 5 2,50% 1 - 5
6 - 16 5,00% 6 - 16
17 32,50% 17

Penarikan pertama dilakukan pada tanggal 12 November 2020. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2020, Perusahaan telah melakukan penarikan sebesar US\$30.000.000.

Tingkat suku bunga tahunan atas utang bank jangka panjang berkisar antara 3,54% sampai dengan 3,55% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020.

The first drawdown was made on November 12, 2020. Up to December 31, 2020, the Company has withdrawn US\$30,000,000 from the facility.

The annual interest rates of this long-term bank loan ranged from 3.54% to 3.55% for the year ended December 31, 2020.

19. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 19. LONG-TERM BANK LOANS (continued)

Fasilitas pinjaman (lanjutan) Credit facility (continued)

Cooperatieve Rabobank U.A., Hong Kong Cooperatieve Rabobank U.A., Hong Kong

Pada tanggal 24 November 2014, Perusahaan memperoleh fasilitas pinjaman committed dari Cooperatieve Rabobank U.A., Cabang Hong Kong dengan batas maksimum pinjaman sebesar US\$25.000.000 untuk pembiayaan belanja modal. Fasilitas ini dijamin dengan tanah, bangunan, dan mesin (Catatan 9).

Pinjaman ini akan diangsur setiap kuartal dimulai dari bulan ke-15 (lima belas) sejak tanggal penandatanganan perjanjian sampai dengan tanggal 24 Desember 2019 dengan jadwal pembayaran sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

On November 24, 2014, the Company obtained committed loan facility from Cooperatieve Rabobank U.A., Hong Kong Branch with a maximum credit limit amounting to US\$25,000,000 to finance capital expenditures. This facility is secured by lands, buildings and machineries (Note 9).

This loan is being repaid through quarterly installments starting from the 15th month after the signing date of the agreement until December 24, 2019 based on the following payment schedule:

Kuartal Persentase
Pembayaran/
Percentage of
Payment
Quarter
1 - 4 3,50% 1 - 4
5 - 8 8,25% 5 - 8
9 - 12 8,25% 9 - 12
13 - 16 5,00% 13 - 16

Penarikan pertama dilakukan pada tanggal 9 Januari 2015. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2019, Perusahaan telah melakukan penarikan sebesar US\$23.252.000.

Tingkat bunga tahunan atas utang bank jangka panjang berkisar antara 5,63% sampai dengan 6,14% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

Pada bulan November 2019, Perusahaan telah melunasi seluruh utang tersebut.

Pembatasan-pembatasan Covenants

Perjanjian pinjaman mencakup pembatasan dan persyaratan tertentu, antara lain, mempertahankan rasio keuangan tertentu, pembatasan pembayaran dividen, mempertahankan status tercatat di Bursa Efek Indonesia, mempertahankan batasan tertentu atas kepemilikan saham PT FKS Corporindo Indonesia, menjaga nilai pertanggungan asuransi, penjaminan aset tetap, pemberian atau penerimaan pinjaman, perubahan atas anggaran dasar, struktur permodalan, pemegang saham dan perubahan bentuk hukum atau likuidasi atas Perusahaan, SGT dan TBM.

Perjanjian utang bank jangka panjang juga mencakup klausul pelanggaran silang (cross default) antara fasilitas pinjaman Perusahaan, Nusa dan para penerima pinjaman.

The first drawdown was made on January 9, 2015. Up to December 31, 2019, the Company has withdrawn US\$23,252,000 from the facility.

The annual interest rates of this long-term bank loan ranged from 5.63% to 6.14% for the year ended December 31, 2019.

In November 2019, the Company has fully repaid the loan.

The loan agreements provide for certain restrictions and covenants in relation to, among others, maintenance of certain financial ratios, dividend distribution, maintenance of listing status on Indonesia Stock Exchange, maintenance a certain minimum ownership by PT FKS Corporindo Indonesia, maintenance of insurance coverage, pledge of fixed assets, granting or receiving loan, making new investment, changing the articles of association, capital structure, shareholders and changing the legal form of or liquidating the Company, SGT and TBM.

The long term bank loan agreement with also contain clause concerning cross default for loan facilities obtained by the Company, Nusa and other original borrowers.

19. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 19. LONG-TERM BANK LOANS (continued)

Kepatuhan atas Syarat-syarat Pinjaman Compliance with Loan Covenants

Pada tanggal-tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, Perusahaan telah memenuhi semua persyaratan sehubungan dengan pinjaman tersebut di atas.

Entitas anak Subsidiary

Nusa Nusa

Fasilitas pinjaman Credit facility

Pada tanggal 11 April 2016, Nusa, entitas anak, memperoleh fasilitas pinjaman committed dari Cooperatieve Rabobank U.A., cabang Hong Kong dengan nilai maksimum sebesar US\$21.000.000 untuk pembiayaan belanja modal proyek konstruksi Terminal Curah Kering. Fasilitas pinjaman ini dijamin dengan jaminan korporasi dari Perusahaan dan pemegang saham nonpengendali dari Nusa.

Pada tanggal 10 November 2020, fasilitas pinjaman dari Cooperatieve Rabobank U.A., cabang Hong Kong dialihkan ke Cooperatieve Rabobank U.A., cabang Singapura melalui akta antara Perusahaan dengan Cooperatieve Rabobank U.A., cabang Singapura sebagai wali atas fasilitas pinjaman.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

As of December 31, 2020 and 2019, the Company had complied with all covenants relating to the above loans.

On April 11, 2016, Nusa, a subsidiary, obtained committed loan facility from Cooperatieve Rabobank U.A., Hong Kong branch with a maximum credit limit amounting to US\$21,000,000 to finance the capital expenditures in relation to the construction project of Dry Bulk Terminal. The credit facility is secured by corporate guarantees from the Company and the non-controlling shareholders of Nusa.

On November 10, 2020, the credit facility obtained from Cooperatieve Rabobank U.A., Hong Kong branch is transferred to Cooperatieve Rabobank U.A., Singapore branch through its deed between the Company and Cooperatieve Rabobank U.A., Singapore branch as trustee of the credit facility.

Kuartal Persentase
Pembayaran/
Percentage of
Payment
Quarter
1 - 4 2,50% 1 - 4
5 - 8 3,75% 5 - 8
9 - 12 5,00% 9 - 12
13 - 16 6,25% 13 - 16
17 - 20 7,50% 17 - 20

Penarikan pertama dilakukan pada tanggal 23 Juni 2016. Sampai dengan tanggal 31 Desember 2020, Nusa telah melakukan penarikan sebesar US\$21.000.000 (2019: US\$21.000.000).

Tingkat suku bunga tahunan atas utang bank jangka panjang berkisar antara 3,47% sampai dengan 5,23% untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 (2019: antara 5,23% sampai dengan 6,05%).

Nusa melakukan pembayaran pinjaman sebesar US\$3.675.000 pada tahun 2020 (2019: US\$2.625.000).

The first drawdown was made on June 23, 2016. Up to December 31, 2020, Nusa has withdrawn US\$21,000,000 from the facility (2019: US\$21,000,000).

The annual interest rates of this long-term bank loan ranged from 3.47% to 5.23% for the year ended December 31, 2020 (2019: from 5.23% to 6.05%).

Nusa has paid installments related to this loan amounting to US\$3,675,000 in 2020 (2019: US\$2,625,000).

19. UTANG BANK JANGKA PANJANG (lanjutan) 19. LONG-TERM BANK LOANS (continued)

Entitas anak (lanjutan) Subsidiary (continued)

Pembatasan-pembatasan Covenants

Perjanjian pinjaman yang diperoleh Nusa di atas mensyaratkan beberapa pembatasan antara lain, menjual, menyewakan, mengalihkan atau menghapus aset; mempertahankan rasio keuangan tertentu; melakukan penyertaan saham tertentu tanpa pemberitahuan tertulis kepada bank; memberikan pinjaman atau memberikan jaminan; mematuhi peraturan lingkungan hidup; mengubah aktivitas usaha saat ini; pembatasan pembayaran dividen; nilai pertanggungan asuransi; menggabungkan usaha; dan melakukan penyertaan saham baru jika melebihi batasan tertentu. Perusahaan dan para pemegang saham juga diharuskan mematuhi peraturan dan regulasi yang berlaku.

Kepatuhan atas Syarat-syarat Pinjaman Compliance with Loan Covenants

Pada tanggal 31 Desember 2020, Nusa memperoleh waiver letter dari Cooperatieve Rabobank U.A., cabang Singapura yang membebaskan Nusa dari kewajiban untuk memenuhi persyaratan rasio keuangan tertentu dalam suratnya tertanggal 31 Desember 2020.

Pada tanggal 31 Desember 2019, Nusa telah memenuhi semua persyaratan sehubungan dengan pinjaman tersebut di atas.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Nusa (lanjutan) Nusa (continued)

The above-mentioned credit agreement obtained by Nusa requires for several negative covenants such as, selling, leasing, transfering or disposing assets; maintaining certain financial ratios; making investments without prior written consent from the bank; granting loan or guarantee; compliance with environmental law; changing the current course of business; dividend distribution; maintaining insurance coverage; merging with other entity; making new investments in excess of certain threshold. The Company and its shareholders are also required to comply with applied laws and regulations.

As of December 31, 2020, Nusa obtained waiver letters from Cooperatieve Rabobank U.A., Singapore branch, to waive the requirement for Nusa to maintain certain financial ratio through its letter dated on December 31, 2020.

As of December 31, 2019, Nusa had complied with all covenants relating to the above loans.

20. EKUITAS 20. EQUITY

Modal Saham Share Capital

Rincian pemegang saham dan kepemilikan sahamnya masing-masing berdasarkan pencatatan yang dilakukan oleh biro administrasi efek pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

The details of shareholders and their respective share ownership based on the records of securities administration agency as of December 31, 2020 and 2019 are as follows:

Pemegang saham Persentase
Pemilikan/
Percentage of
Ownership (%)
Jumlah Saham
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/
Number of
Shares Issued
and Fully Paid
Total/
Amount
Shareholders
31 Desember 2020 December 31, 2020
PT FKS Corporindo Indonesia 79,06 379.486.100 4.743.094 PT FKS Corporindo Indonesia
PT Caturkartika Perdana
Publik (masing-masing
10,42 50.000.000 891.756 PT Caturkartika Perdana
di bawah 5%) 10,52 50.513.900 485.711 Public (each below 5%)
Total 100,00 480.000.000 6.120.561 Total

Tujuan utama pengelolaan modal Kelompok Usaha adalah untuk memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat untuk mendukung usaha dan memaksimalkan imbalan bagi pemegang saham.

Selain itu, Kelompok Usaha dipersyaratkan oleh Undang-undang Perseroan Terbatas efektif tanggal 16 Agustus 2007 untuk mengkontribusikan sampai dengan 20% dari modal saham ditempatkan dan disetor penuh ke dalam dana cadangan yang tidak boleh didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal tersebut dipertimbangkan oleh Kelompok Usaha pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan ("RUPST").

Kelompok Usaha mengelola struktur permodalan dan melakukan penyesuaian terhadap perubahan kondisi ekonomi. Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur permodalan, Kelompok Usaha dapat menyesuaikan pembayaran dividen kepada pemegang saham, menerbitkan saham baru atau mengusahakan pendanaan melalui pinjaman. Tidak ada perubahan atas tujuan, kebijakan maupun proses selama tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019.

Manajemen Modal Capital Management

The primary objective of the Group's capital management is to ensure that it maintains healthy capital ratios in order to support its business and maximize shareholder value.

In addition, the Group is also required by the Corporate Law effective on August 16, 2007 to contribute to and maintain a non-distributable reserve fund until the said reserve reaches 20% of the issued and fully paid share capital. This externally imposed capital requirements are considered by the Group at the Shareholders' Annual General Meeting ("AGM").

The Group manages its capital structure and makes adjustments to it, in light of changes in economic conditions. To maintain or adjust the capital structure, the Group may adjust the dividend payment to shareholders, issue new shares or raise debt financing. No changes were made in the objectives, policies or processes for the year ended December 31, 2020 and 2019.

Kebijakan Kelompok Usaha adalah mempertahankan rasio modal kerja dan struktur permodalan yang sehat untuk mengamankan akses terhadap pendanaan pada biaya yang wajar.

Rasio total liabilitas terhadap total ekuitas pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

20. EKUITAS (lanjutan) 20. EQUITY (continued)

Manajemen Modal (lanjutan) Capital Management (continued)

The Group's policy is to maintain working capital ratio and a healthy capital structure in order to secure access to finance at a reasonable cost.

Total liabilities to total equity ratios as of December 31, 2020 and 2019 are as follows:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Total liabilitas 307.995.147 309.321.265 Total liabilities
Total ekuitas 132.922.672 116.947.774 Total equity
Rasio total liabilitas terhadap
total ekuitas 2,32 2,64 Total liabilities to total equity ratio

Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor Increase of Issued and Fully Paid Share Capital

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ("RUPSLB") yang berlangsung pada tanggal 22 Juni 2016, yang risalah rapatnya dicakup oleh Akta Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn. No. 64 pada tanggal 22 Juni 2016, para pemegang saham menyetujui rencana manajemen untuk meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh melalui mekanisme penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, melalui program pemberian opsi saham yang ditawarkan kepada Direksi, Dewan Komisaris selain Komisaris Independen, karyawan Perusahaan maupun entitas anak dan investor strategis, melalui Management Stock Option Plan ("MSOP") yang seluruhnya ditawarkan sebanyak-banyaknya 10% (sepuluh persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perusahaan.

Tahapan penerbitan opsi direncanakan dilakukan dalam 2 tahap, dimana tahap pertama selambatlambatnya tanggal 10 Oktober 2016 dan tahap kedua selambat-lambatnya 30 Juni 2017.

In the Extraordinary General Meeting of Shareholders ("EGM") on June 22, 2016, which was covered by Notarial Deed No. 64 dated June 22, 2016, of Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn., the shareholders approved the management's plan to increase in the issued and fully paid share capital through the mechanism of issuance of share capital without Rights Issue, by granting share options to Directors, Commissioners other than Independent Commissioner, employees of the Company and its subsidiaries, and strategic investors via Management Stock Option Plan ("MSOP") which is offerred for maximum 10% (ten percent) of the Company's issued and fully paid share capital.

The options were planned to be issued in 2 stages, the first one to be executed at the latest on October 10, 2016 and the second one on June 30, 2017.

20. EKUITAS (lanjutan) 20. EQUITY (continued)

Peningkatan Modal Ditempatkan dan Disetor (lanjutan)

Dalam RUPSLB yang berlangsung pada tanggal 12 Desember 2019, yang risalah rapatnya dicakup oleh Akta Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn. No. 22 pada tanggal 12 Desember 2019, para pemegang saham menyetujui pembatalan keputusan RUPSLB tanggal 22 Juni 2016 sehubungan dengan rencana manajemen untuk meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh melalui mekanisme penambahan modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu.

Dalam RUPST yang berlangsung pada tanggal 21 Juli 2020, yang risalah rapatnya dicakup oleh Akta Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn. No. 20, para pemegang saham memutuskan untuk membagikan dividen kas kepada pemegang saham sebesar Rp75 per saham atau seluruhnya sebesar Rp36 miliar (ekuivalen dengan US\$2.487.905).

Dalam RUPST yang berlangsung pada tanggal 25 Juni 2019, yang risalah rapatnya dicakup oleh Akta Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn. No. 11, para pemegang saham memutuskan untuk membagikan dividen kas kepada pemegang saham sebesar Rp150 per saham atau seluruhnya sebesar Rp72 miliar (ekuivalen dengan US\$5.039.190).

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Increase of Issued and Fully Paid Share Capital (continued)

In EGM on December 12, 2019, which was covered by Notarial Deed No. 22 dated December 12, 2019, of Notaris Liestiani Wang, S.H., M.Kn., the shareholders approved the cancellation of EGM's decision dated June 22, 2016 regarding management's plan to increase in the issued and fully paid share capital through the mechanism of issuance of share capital without Rights Issue

21. DIVIDEN KAS 21. CASH DIVIDENDS

During the AGM held on July 21, 2020, which minutes was covered by Notarial Deed No. 20 of Liestiani Wang, S.H., M.Kn., the shareholders approved the distribution of cash dividends to the registered shareholders of Rp75 per share or totalling to Rp36 billion (equivalent to US\$2,487,905).

During the AGM held on June 25, 2019, which minutes was covered by Notarial Deed No. 11 of Liestiani Wang, S.H., M.Kn., the shareholders approved the distribution of cash dividends to the registered shareholders of Rp150 per share or totalling to Rp72 billion (equivalent to US\$5,039,190).

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

22. PENDAPATAN 22. REVENUES

Di bawah ini adalah disaggregasi pendapatan Kelompok Usaha dari kontrak dengan pelanggan untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2020 dan 2019:

Set out below is the disaggregation of the Group's revenue from contracts with customers for the years ended December 31, 2020 and 2019:

Perdagangan
dan Distribusi/
Trading and
Distribution
Pabrikasi/
Manufacturing
Logistik/
Logistic
Total/
Total
Jenis barang dan jasa
Penjualan barang
Penjualan jasa
971.103.107
-
4.781.980
-
-
13.866.469
975.885.087
13.866.469
Type of goods and services
Sale of goods
Sale of services
Total pendapatan dari kontrak
dengan pelanggan
971.103.107 4.781.980 13.866.469 989.751.556 Total revenue from contracts
with customers
Pasar Geografis
Indonesia
971.103.107 4.781.980 13.866.469 989.751.556 Geographical markets
Indonesia
Waktu pengakuan pendapatan
Barang ditransfer
pada suatu titik waktu
Layanan ditransfer
dari waktu ke waktu
971.103.107
-
4.781.980
-
-
13.866.469
975.885.087
13.866.469
Timing of revenue
recognition
Goods transferred
at a point in time
Services
transferred over time
Total pendapatan dari kontrak
dengan pelanggan
971.103.107 4.781.980 13.866.469 989.751.556 Total revenue from contracts
with customers
Perdagangan
dan Distribusi/
Trading and
Distribution
Pabrikasi/
Manufacturing
Logistik/
Logistic
Total/
Total
Jenis barang dan jasa
Penjualan barang
Penjualan jasa
1.008.446.698
-
1.732.784
-
-
12.013.464
1.010.179.482
12.013.464
Type of goods and services
Sale of goods
Sale of services
Total pendapatan 1.008.446.698 1.732.784 12.013.464 1.022.192.946 Total revenue
Pasar Geografis
Indonesia
1.008.446.698 1.732.784 12.013.464 1.022.192.946 Geographical markets
Indonesia

Penjualan yang dilakukan merupakan penjualan kepada pihak berelasi (Catatan 29) dan pihak ketiga. Tidak ada penjualan kepada setiap pelanggan yang melebihi 10% dari total pendapatan konsolidasian.

Sales were made to related parties (Note 29) and third parties. There is no sales to any customers exceeding 10% of the consolidated revenues.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

23. BEBAN POKOK PENDAPATAN 23. COST OF REVENUES

Rincian beban pokok pendapatan adalah sebagai berikut:

The details of cost of revenues are as follows:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Pabrikasi Manufacturing
Bahan baku yang digunakan 3.256.032 2.908.913 Raw materials used
Tenaga kerja langsung 77.677 70.505 Direct labor
Beban pabrikasi: Manufacturing overhead:
Gaji dan kesejahteraan karyawan
Lain-lain (masing-masing di bawah
81.971 96.459 Salaries and employee benefits
US\$50.000) 48.817 51.272 Others (each below US\$50,000)
Total beban pabrikasi 130.788 147.731 Total manufacturing overhead
Beban pokok produksi 3.464.497 3.127.149 Cost of goods manufactured
Perdagangan dan Distribusi Trading and Distribution
Persediaan barang jadi Finished goods
Awal tahun 145.467.745 153.683.394 At beginning of year
Harga pokok pembelian 913.158.121 942.171.291 Cost of purchases
Akhir tahun (Catatan 6) (150.215.865) (145.467.745) At end of year (Note 6)
Beban karung dan lain-lain
Penyusutan
3.801.273
914.748
4.703.622
840.799
Bags and other costs
Depreciation
Total perdagangan dan distribusi 913.126.022 955.931.361 Total trading and distribution
Logistik Logistic
Beban pokok logistik 14.993.226 11.100.565 Cost of logistic
Beban Pokok Pendapatan 931.583.745 970.159.075 Cost of Revenues

Rincian pemasok dengan total pembelian kumulatif yang melebihi 10% dari total pendapatan konsolidasian adalah sebagai berikut:

The detail of suppliers with a cumulative amount of purchases exceeding 10% of total consolidated revenues are as follows:

Jumlah/
Amount
Persentase terhadap
Total Pendapatan Konsolidasian/
Percentage to Consolidated Revenues
2020 2019 2020 2019
Pihak berelasi
Enerfo Pte., Ltd., Singapura
432.014.149 593.436.554 43,65% 58,05% Related party
Enerfo Pte., Ltd., Singapore.
Pihak ketiga
Quadra Commodities, SA, Swiss
130.272.761 49.467.379 13,16% 4,83% Third party
Quadra Commodities, SA, Switzerland

Pembelian yang dilakukan merupakan pembelian dari pihak berelasi dan pihak ketiga.

Purchases were from related parties and third parties.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

24. BEBAN USAHA, PENGHASILAN DAN BEBAN OPERASI LAIN

24. OPERATING EXPENSES, OTHER INCOME AND OTHER OPERATING EXPENSES

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Beban Penjualan dan Distribusi Selling and Distribution Expenses
Ongkos angkut 6.129.847 7.276.767 Freight
Promosi 1.092.511 891.563 Promotion
Upah 694.586 908.657 Wages
Klaim dan retur 626.304 568.753 Claims and returns
Lain-lain (masing-masing
di bawah US\$100.000) 195.912 22.067 Others (each below US\$100,000)
Total 8.739.160 9.667.807 Total
Beban Umum dan Administrasi General and Administrative Expenses
Gaji dan kesejahteraan karyawan 12.463.985 10.405.300 Salaries and employee benefits
Tenaga ahli 3.739.858 3.615.237 Professional fees
Jasa keamanan 671.792 592.256 Security service
Penyusutan dan amortisasi 591.149 373.630 Depreciation and amortization
Sewa 523.738 540.197 Rental
Utilitas 203.649 378.606 Utilities
Transportasi dan perjalanan dinas 160.508 520.791 Transportation and travelling
Lain-lain (masing-masing
di bawah US\$300.000)
1.755.685 1.133.914 Others (each below US\$300,000)
Total 20.110.364 17.559.931 Total
Penghasilan Operasi Lain Other Operating Income
Penalti dan klaim 2.041.442 3.269.738 Penalty and claims
Pendapatan pengembalian pajak 1.134.307 - Income from tax refund
Laba atas instrumen derivatif (Catatan 34) 477.204 - Gain on derivative instruments (Note 34)
Lain-lain (masing-masing
di bawah US\$100.000) 450.709 192.643 Others (each below US\$100,000)
Total 4.103.662 3.462.381 Total
Beban Operasi Lain Other Operating Expenses
Rugi atas selisih kurs, neto 1.290.632 551.215 Loss on foreign exchange, net
Beban pajak 1.269.906 4.059.523 Tax expenses
Beban penyisihan piutang ragu-ragu 893.983 - Allowance for doubtful accounts expense
Rugi atas instrumen derivatif (Catatan 34) - 1.212.575 Loss on derivative instruments (Note 34)
Lain-lain (masing-masing
di bawah US\$200.000)
29.325 232.394 Others (each below US\$200,000)
Total 3.483.846 6.055.707 Total

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

25. PENGHASILAN KEUANGAN 25. FINANCE INCOME

Rincian penghasilan keuangan adalah sebagai berikut:

The details of finance income are as follows:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Penghasilan bunga 469.851 996.774 Interest income
Total 469.851 996.774 Total

26. BEBAN KEUANGAN 26. FINANCE COSTS

Rincian beban keuangan adalah sebagai berikut: The details of finance costs are as follows:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Beban bunga 4.024.303 5.843.229 Interest expenses
Beban bunga aset hak guna 447.494 - Interest expense from lease
Beban fasilitas pinjaman bank 274.244 183.185 Charges on bank loan facilities
Rugi atas instrumen derivatif (Catatan 34) 121.536 108.729 Loss on derivative instruments (Note 34)
Lain-lain 4.412 66 Others
Total 4.871.989 6.135.209 Total

Rincian perhitungan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk per saham adalah sebagai berikut:

27. LABA PER SAHAM 27. EARNINGS PER SHARE

The detail of calculation of basic earnings attributable to owners of the parent per share is as follows:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Laba tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk
19.571.108 11.203.758 Profit for the year
attributable to owners
of the parent entity
Jumlah rata-rata tertimbang
saham biasa yang beredar
480.000.000 480.000.000 Total weighted average of the
outstanding of common stock
Laba per saham dasar yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas
induk
0,041 0,023 Basic earnings per share
attributable to owners of
the parent entity

Perusahaan tidak mempunyai saham biasa yang berpotensi bersifat dilutif pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019.

The Company has no outstanding potential dilutive ordinary shares as of December 31, 2020 and 2019.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

28. LIABILITAS IMBALAN KERJA 28. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES

Rincian Liabilitas Imbalan Kerja Details of Employee Benefits Liabilities

31 Desember/December 31,
2020 2019
Imbalan kerja karyawan
Imbalan pasca
5.038.560 2.245.498 Employee benefits
kerja jangka pendek 1.425.574 1.670.311 Post-employment benefits - current
Total liabilitas imbalan
kerja jangka pendek
6.464.134 3.915.809 Total short-term employee
benefits liabilities
Imbalan pasca
kerja jangka panjang
5.350.947 4.506.939 Post-employment benefits
- non-current
Total 11.815.081 8.422.748 Total

Total liabilitas imbalan pasca kerja jangka pendek dan jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2020 adalah sebesar US\$6.776.521 (2019: US\$6.177.250).

Kelompok Usaha mencatat beban imbalan kerja, sesuai dengan persyaratan Undang-undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan ("UUK") dan berdasarkan kebijakan dan praktik internal yang berlaku dan relevan. Liabilitas imbalan kerja Perusahaan dicatat berdasarkan laporan penilaian aktuaris independen, PT Padma Radya Aktuaria tanggal 1 Febuari 2021 (2019: PT Padma Radya Aktuaria tanggal 2 Maret 2020), sedangkan entitas anak dicatat berdasarkan laporan penilaian aktuaris independen PT Kompujasa Aktuaria Indonesia tanggal 8 Januari 2021 (2019: PT Kompujasa Aktuaria Indonesia tanggal 2 Maret 2020). Penilaian aktuarial tersebut menggunakan metode "Projected Unit Credit".

Asumsi dasar yang digunakan pada perhitungan tersebut, antara lain, adalah sebagai berikut:

Total of current and non-current employee benefits liabilities as of December 31, 2020 is US\$6,776,521 (2019: US\$6,177,250).

The Group recognized employee benefits expense in accordance with the requirements of Labor Law No. 13 year 2003 (the "Labor Law") and on existing relevant internal policies and practices. The employee benefits liabilities of the Company was estimated based on the valuation reports of independent firm of actuaries, PT Padma Radya Aktuaria dated February 1, 2021 (2019: PT Padma Radya Aktuaria dated March 2, 2020), while those of the subsidiaries were estimated based on the valuation reports of PT Kompujasa Aktuaria Indonesia dated January 8, 2021 (2018: PT Kompujasa Aktuaria Indonesia dated March 2, 2020). The actuarial valuation applied by the actuaries was the "Projected Unit Credit" method.

The key assumptions used for the said calculations, among others, are as follows:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Tingkat diskonto per tahun
Tingkat kenaikan gaji per tahun
Usia pensiun
Referensi tingkat kematian
6.75% - 7,00%
8,00%
57-58 tahun/years
(TMI) – 2011 dan
100% TMI4
Indonesian
Mortality Table
7,50% - 8,50%
8,00%
55-58 tahun/years
(TMI) – 2011 and
100% TMI3
Indonesian
Mortality Table
Discount rate per annum
Salary increment rate per annum
Pension age
Mortality rate reference

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Tabel berikut merangkum komponen-komponen beban imbalan kerja yang diakui dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan liabilitas imbalan kerja di dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, sebagaimana diestimasi:

28. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 28. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)

The following tables summarize the components of employee benefits expense recognized in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income and employee benefits liabilities in the consolidated statements of financial position as estimated:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Biaya jasa kini 601.608 574.555 Current service cost
Beban bunga 367.164 367.235 Interest cost
Pendapatan jasa lalu - (303.658) Past service income
Beban imbalan kerja 968.772 638.132 Employee benefit expense
31 Desember/December 31,
2020 2019
Saldo awal tahun 6.177.250 5.413.539 Beginning balance of the year
Perubahan yang dibebankan
ke laba rugi Changes charged to profit or loss
Biaya jasa kini 601.608 574.555 Current service cost
Beban bunga 367.164 367.235 Interest cost
Pendapatan jasa lalu - (303.658) Past service income
968.772 638.132
Rugi (laba) pengukuran kembali
yang dibebankan ke penghasilan
komprehensif lain
Re-measurement losses (gains)
charged to other comprehensive
income
Perubahan aktuarial yang timbul dari
perubahan asumsi keuangan
309.566 261.294 Actuarial changes arising from
changes in financial assumptions
Perubahan aktuarial yang timbul dari Actuarial changes arising from
perubahan asumsi demografi (17.246) - changes in demographic assumptions
Penyesuaian pengalaman (258.920) (276.208) Experience adjustments
33.400 (14.914)
Pembayaran imbalan kerja Payment of employee benefits -
selama tahun berjalan (335.863) (95.105) during the year
Perubahan kurs (67.038) 235.598 Foreign exchange rate changes
Saldo akhir tahun 6.776.521 6.177.250 Balance at end of year

Mutasi Liabilitas Imbalan Kerja Movement of Employee Benefits Liabilities

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Pembayaran kontribusi yang diharapkan dari kewajiban imbalan kerja pada tahun mendatang adalah sebagai berikut:

28. LIABILITAS IMBALAN KERJA (lanjutan) 28. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)

The following payments are expected contributions to the benefit obligation in future years:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Dalam 12 bulan mendatang 1.484.841 1.762.176 Within the next 12 months
1 - 5 Tahun 2.750.582 1.723.571 1 - 5 Years
Lebih dari 5 tahun 31.421.049 26.597.128 More than 5 years
Total 35.656.472 30.082.875 Total

Durasi rata-rata dari kewajiban imbalan kerja pada tanggal 31 Desember 2020 berkisar antara 10,81 tahun sampai dengan 31,67 tahun (2019: antara 10,98 tahun sampai dengan 32,67 tahun).

Analisa sensitivitas terhadap asumsi utama yang digunakan dalam menentukan kewajiban imbalan kerja adalah sebagai berikut:

The average duration of the benefit obligation at December 31, 2020 ranged from 10.81 years to 31.67 years (2019: from 10.98 years to 32.67 years).

Sensitivity analysis to the key assumptions used in determining employee benefits obligations are as follows:

Tingkat diskonto/
Discount rates
___
Kenaikan gaji di masa depan/
Future salary increases
Persentase/
Percentage
Pengaruh nilai
kini atas
kewajiban
imbalan kerja/
Effect on
present value
of benefits
obligations
Persentase/
Percentage
Pengaruh nilai
kini atas
kewajiban
imbalan kerja/
Effect on
present value
of benefits
obligation
2020 2020
Kenaikan 1% (422.609) 1% 494.098 Increase
Penurunan (1%) 483.430 (1%) (439.937) Decrease
2019 2019
Kenaikan 1% (366.254) 1% 431.073 Increase
Penurunan (1%) 416.545 (1%) (385.764) Decrease

Analisa sensitivitas di atas dihitung menggunakan metode deterministik yaitu perhitungan yang dilakukan dengan metode yang sama dengan perhitungan aktual namun dengan perubahan asumsi sebesar faktor sensitivitas yang diuji.

The sensitivity analysis above was determined based on deterministic method, that the calculation performed using the same method as the actual calculation but considering the changes in assumptions used in sensitivity factors tested.

29. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

Dalam kegiatan usaha normal, Kelompok Usaha melakukan transaksi usaha dan keuangan dengan pihak-pihak berelasi tertentu. Transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak berelasi adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

29. ACCOUNTS AND TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES

In the normal course of business, the Group engages in trade and financial transactions with certain related parties. The significant transactions and balances with these related parties are as follows:

Total/Total Persentase Terhadap Total Pendapatan atau
Penghasilan atau Beban yang Bersangkutan/
Percentage to Total Revenues or the Related
Income or Expenses
2020 2019 2020 2019
Penjualan Barang dan Jasa Sales of Goods and Services
Entitas Sepengendali
PT Permata Dunia
Entities Under Common Control
PT Permata Dunia
Sukses Utama 950.183 843.019 0,10% 0,08% Sukses Utama
PT Makassar Tene 553.955 472.573 0,06% 0,05% PT Makassar Tene
PT FKS Pangan Nusantara - 683.586 - 0,07% PT FKS Pangan Nusantara
Pihak Berelasi Lainnya
PT Bungasari Flour Mills
Other Related Parties
PT Bungasari Flour Mills
Indonesia 3.732.773 1.591.486 0,38% 0,16% Indonesia
PT Tereos FKS PT Tereos FKS
Indonesia 1.130.386 594.929 0,11% 0,06% Indonesia
Total penjualan barang
dan jasa
6.367.297 4.185.593 0,64% 0,42% Total sales of goods
and services
Total/Total
2020 2019 2020 2019
Purchases of Goods and
Services
Entities Under Common Control
Enerfo, Pte., Ltd.,
432.014.149 593.436.554 46,37% 61,17% Singapore
PT FKS Management
2.812.602 2.203.883 0,30% 0,23% Service
28.575 5.178 0,00% 0,00% PT FKS Pangan Nusantara
PT Permata Food
- 68.003 - 0,01% Indonesia
Other Related Parties
PT Bungasari Flour Mills
47.726.923 96.019.880 5,12% 9,90% Indonesia
PT Tereos FKS
384.915 1.680.144 0,04% 0,17% Indonesia
482.967.164 693.413.642 51,84% 71,48% Total purchases of goods and
services
Persentase Terhadap Total Pendapatan atau
Penghasilan atau Beban yang Bersangkutan/
Percentage to Total Revenues or the Related
Income or Expenses

Penjualan dan pembelian dari pihak berelasi dilakukan pada harga yang disepakati tergantung jenis produk terkait yang mengacu pada harga pasar.

Sales and purchases from related parties are made at agreed prices depending on the type of product involved with reference to market prices.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

29. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

Saldo terkait atas piutang usaha dan uang muka pemasok yang timbul dari transaksi penjualan dan pembelian tersebut adalah sebagai berikut:

29. ACCOUNTS AND TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES (continued)

The related trade receivables and advances to supplier arising from the said sales and purchases transactions are as follows:

Total/Total Persentase Terhadap Total Aset/
Percentage to Total Assets
2020 2019 2020 2019
Piutang Usaha Trade Receivables
Entitas Sepengendali
PT Permata Dunia
Entities Under Common Control
PT Permata Dunia
Sukses Utama 32.342 124.560 0,01% 0,03% Sukses Utama
PT Makassar Tene 12.893 39.493 0,00% 0,01% PT Makassar Tene
PT FKS Pangan Nusantara - 1.433 - 0,00% PT FKS Pangan Nusantara
Pihak Berelasi Lainnya
PT Bungasari Flour Mills
Other Related Parties
PT Bungasari Flour Mills
Indonesia 450.413 357.150 0,10% 0,08% Indonesia
PT Tereos FKS Indonesia 307.050 207.352 0,07% 0,05% PT Tereos FKS Indonesia
Total piutang usaha 802.698 729.988 0,18% 0,17% Total trade receivables
Total/Total Persentase Terhadap Total Aset/
Percentage to Total Asset
2020 2019 2020 2019
Uang Muka Pemasok Advances to Suppliers
Entitas Sepengendali
Enerfo, Pte., Ltd.,
Entities Under Common Control
Enerfo, Pte., Ltd.,
Singapura
Pihak Berelasi Lainnya
PT Bungasari Flour Mills
- 13.860.079 - 3,25% Singapore
Other Related Parties
PT Bungasari Flour Mills
Indonesia 128.215 55.959 0,03% 0,01% Indonesia
Total uang muka pemasok 128.215 13.916.038 0,03% 3,26% Total advances to suppliers
Total/Total Persentase Terhadap Total Liabilitas/
Percentage to Total Liabilities
2020 2019 2020 2019
Utang Usaha Trade Payables
Entitas Sepengendali
Enerfo, Pte., Ltd.,
Entities Under Common Control
Enerfo, Pte., Ltd.,
Singapura
PT FKS Management
20.672.356 138.844.406 6,71% 44,90% Singapore
PT FKS Management
Services
PT FKS Pangan
75.292 314.941 0,02% 0,10% Services
PT FKS Pangan
Nusantara
PT Permata Food
20.631 - 0,01% - Nusantara
PT Permata Food
Indonesia - 677 - 0,00% Indonesia
Pihak Berelasi Lainnya
PT Bungasari Flour Mills
Other Related Parties
PT Bungasari Flour Mills
Indonesia
PT Tereos FKS
735.646 11.987.908 0,24% 3,88% Indonesia
PT Tereos FKS
Indonesia 27.700 36.709 0,01% 0,01% Indonesia
Total utang usaha 21.531.625 151.184.641 6,99% 48,89% Total trade payables

29. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

Sifat transaksi dengan pihak-pihak berelasi adalah sebagai berikut:

Pihak-pihak Berelasi/ Sifat Transaksi/

PT FKS Management Services Jasa manajemen dan legal/

30. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA UANG ASING

Aset dan liabilitas moneter Kelompok Usaha dalam mata uang asing yang signifikan pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019 adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

29. ACCOUNTS AND TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES (continued)

The nature of transactions with the related parties mentioned in the foregoing are as follows:

Related Parties Nature of Transactions

Enerfo, Pte. Ltd., Singapura / Singapore Pembelian bahan baku/Material purchase

PT Bungasari Flour Mills Pembelian bahan baku, jasa sewa dan Indonesiajasa bongkar muat/Material purchase, rental and loading unloading services

PT Permata Dunia Jasa sewa gudang dan jasa bongkar muat/ Sukses Utama Warehouse rental and loading unloading services

PT Makassar Tene Jasa sewa gudang dan jasa bongkar muat/ Warehouse rental and loading unloading services

PT Tereos FKS Indonesia Pembelian bahan baku, jasa sewa dan jasa bongkar muat/Material purchase, rental and loading unloading services

Management and legal services

PT Permata Food Indonesia Pembelian bahan baku dan jasa pengepakan/ Material purchase and packaging services

PT FKS Pangan Nusantara Penjualan barang dan jasa, pembelian barang/ Sales of goods and services, and goods purchase

30. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES IN FOREIGN CURRENCY

The Group's significant monetary assets and liabilities denominated in foreign currencies as of December 31, 2020 and 2019 are as follows:

31 Desember 2020/December 31, 2020 31 Desember 2019/December 31, 2019
Mata Uang Asing/
Foreign Currency
Setara Dengan
Dolar AS/
Equivalent in
US Dollar
Mata Uang Asing/
Foreign Currency
Setara Dengan
Dolar AS/
Equivalent in
US Dollar
Aset Lancar
Dalam Rupiah
1.350.884.296.552 95.773.435 1.176.961.667.239 84.667.410 Current Assets
In Rupiah
Aset Tidak Lancar
Dalam Rupiah
8.149.812.580 577.796 11.724.644.278 843.439 Non-current Assets
In Rupiah
Total Aset Moneter
dalam Mata Uang
Asing
96.351.231 85.510.849 Total Monetary Assets
in Foreign Currency
Liabilitas Jangka Pendek
Dalam Rupiah
369.397.609.514 26.189.125 668.280.996.391 48.074.317 Current Liabilities
In Rupiah
Liabilitas Jangka Panjang
Dalam Rupiah
75.475.107.435 5.350.947 62.650.963.224 4.506.939 Non-current Liabilities
In Rupiah
Total Liabilitas Moneter
dalam Mata Uang
Asing
31.540.072 52.581.256 Total Monetary Liabilities
in Foreign Currency
Aset Moneter Neto
dalam Mata Uang
Asing
64.811.159 32.929.593 Net Monetary Assets
in Foreign Currency

Kelompok Usaha mengklasifikasikan aktivitas usahanya menjadi tiga segmen usaha berdasarkan kegiatan utama yang terdiri atas perdagangan dan distribusi, pabrikasi, dan logistik.

Manajemen memantau hasil operasi dari unit usahanya secara terpisah guna keperluan pengambilan keputusan mengenai alokasi sumber daya dan penilaian kinerja. Kinerja segmen dievaluasi berdasarkan laba atau rugi usaha dan diukur secara konsisten dengan laba atau rugi usaha pada laporan keuangan konsolidasian.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

31. INFORMASI SEGMEN 31. SEGMENT INFORMATION

The Group classifies its business activities into three business segments based on its main activities, consisting of trading and distribution, manufacturing and logistic.

Management monitors the operating results of its business units separately for the purpose of making decisions about resource allocation and performance assessment. Segment performance is evaluated based on operating profit or loss and is measured consistently with operating profit or loss in the consolidated financial statements.

2020
Perdagangan
dan Distribusi/
Trading and
Distribution
Pabrikasi/
Manufacturing
Logistik/
Logistic
Total/
Total
Pendapatan dari pelanggan
eksternal
971.103.107 4.781.980 13.866.469 989.751.556 Revenues from external
customers
Hasil segmen
Laba (rugi) usaha
28.906.835 815.109 216.159 29.938.103 Segmen results
Operating profit (loss)
Beban keuangan (3.159.365) - (864.938) (4.024.303) Finance costs
Penghasilan bunga, setelah pajak 239.251 39 136.591 375.881 Interest income, net of tax
Beban keuangan lainnya (288.050) - (559.636) (847.686) Other finance charges
Pajak final (40.741) - (174.409) (215.150) Final tax
Laba (rugi) sebelum
pajak penghasilan
25.657.930 815.148 (1.246.233) 25.226.845 Profit (loss) before
income tax
Beban pajak penghasilan (6.355.770) - 605.160 (5.750.610) Income tax expense
Laba (rugi) tahun berjalan 19.302.160 815.148 (641.073) 19.476.235 Profit (loss) for the year
Aset dan liabilitas Assets and liabilities
Aset segmen 326.047.509 4.119.476 110.750.834 440.917.819 Segment assets
Liabilitas segmen 283.127.959 170 24.867.018 307.995.147 Segment liabilities
Informasi segmen lainnya
Belanja modal
2.467.006 142 6.259.927 8.727.075 Other segment information
Capital expenditures
Penyusutan dan amortisasi 1.099.028 228.155 4.781.469 6.108.652 Depreciation and amortization

2019

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

31. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 31. SEGMENT INFORMATION (continued)

Perdagangan
dan Distribusi/
Trading and
Distribution
Pabrikasi/
Manufacturing
Logistik/
Logistic
Total/
Total
Pendapatan dari pelanggan
eksternal
1.008.446.698 1.732.784 12.013.464 1.022.192.946 Revenues from external
customers
Hasil segmen
Laba (rugi) usaha
22.663.824 6.249 (457.266) 22.212.807 Segmen results
Operating profit (loss)
Beban keuangan (4.791.931) - (1.051.298) (5.843.229) Finance costs
Penghasilan bunga, setelah pajak 612.500 90 184.829 797.419 Interest income, net of tax
Beban keuangan lainnya (146.062) - (145.918) (291.980) Other finance charges
Pajak final (8.832) - (159.172) (168.004) Final tax
Laba (rugi) sebelum
pajak penghasilan
18.329.499 6.339 (1.628.825) 16.707.013 Profit (loss) before
income tax
Beban pajak penghasilan (5.064.998) - (298.461) (5.363.459) Income tax expense
Laba (rugi) tahun berjalan 13.264.501 6.339 (1.927.286) 11.343.554 Profit (loss) for the year
Aset dan liabilitas
Aset segmen
303.832.999 14.313.273 108.122.767 426.269.039 Assets and liabilities
Segment assets
Liabilitas segmen 284.669.682 112.188 24.539.395 309.321.265 Segment liabilities
Informasi segmen lainnya Other segment information
Belanja modal 1.073.245 - 24.323.153 25.396.398 Capital expenditures
Penyusutan dan amortisasi (1.128.558) (149.948) (3.634.845) (4.913.351) Depreciation and amortization

Seluruh aset produktif Kelompok Usaha berada di Indonesia. Tabel berikut menyajikan penjualan berdasarkan lokasi pelanggan:

Informasi Geografis Geographic Information

All of the Group's productive assets are located in Indonesia. The following table presents sales based on the location of the customers:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Negara
Indonesia
989.751.556 1.022.192.946 Country
Indonesia
Total pendapatan sesuai laporan
laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian
989.751.556 1.022.192.946 Total revenues per consolidated
statement of profit or loss and
other comprehensive income

Nilai tercatat instrumen keuangan dalam laporan posisi keuangan konsolidasian kurang lebih sebesar nilai wajarnya. Penjelasan lebih lanjut diberikan pada paragraf-paragraf berikut.

Pada tanggal 31 Desember 2020 and 2019, nilai tercatat (berdasarkan jumlah nosional) kas dan setara kas, piutang usaha, piutang lain-lain, utang bank jangka pendek, utang usaha dan utang lainlain, beban masih harus dibayar, liabilitas derivative, liabilitas jangka pendek lainnya dan utang bank jangka panjang kurang lebih sebesar nilai wajarnya karena instrumen keuangan tersebut berjangka pendek.

Setelah pengakuan awal, utang bank jangka panjang disajikan pada biaya perolehan diamortisasi dengan menggunakan metode SBE, dan tingkat diskonto yang digunakan mengacu kepada suku bunga pinjaman pasar saat ini bagi pinjaman yang serupa. Tingkat suku bunga efektif berkisar antara 3,47% sampai 5,65% per tahun untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 (31 Desember 2019: antara 4,99% sampai 6,14% per tahun).

Aset dan liabilitas derivatif dicatat sebesar nilai wajar dengan menggunakan teknik penilaian yang berdasarkan input dari pasar yang dapat diobservasi (Tingkat 2).

Instrumen keuangan yang dicatat dengan nilai selain nilai wajarnya

Untuk instrumen keuangan lainnya yang tidak dikuotasi di harga pasar dan nilai wajarnya tidak dapat diukur secara handal tanpa menimbulkan biaya yang berlebihan, dicatat berdasarkan nilai nominal dikurangi penurunan nilai. Adalah tidak praktis untuk memperkirakan nilai wajar dari aset lain-lain yang terdiri dari uang jaminan pada berbagai pihak dikarenakan tidak memiliki jangka waktu pembayaran yang tetap meskipun tidak diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu 12 (dua belas) bulan setelah tanggal pelaporan.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

32. INSTRUMEN KEUANGAN 32. FINANCIAL INSTRUMENTS

The carrying value of financial instruments presented in the consolidated statement of financial position approximates their fair value. Further explanations are provided in the following paragraphs.

As of December 31, 2020 and 2019, the carrying amounts (based on notional amounts) of cash and cash equivalents, trade and other receivables, derivative assets, short-term bank loans, trade and other payables, accrued expenses, derivative liabilities, other current liabilities and long-term bank loan, reasonably approximate their fair values because they are mostly short-term in nature.

Subsequent to initial recognition, long-term bank loans are carried at amortized cost using EIR, and the discount rates used are the current market lending rates for similar types of lending. The effective interest rates range from 3.47% to 5.65% per annum for the year ended December 31, 2020 (December 31, 2019: from 4.99% to 6.14% per annum).

Derivative assets and liabilities are carried at fair value using valuation technique with market observable input (Level 2).

Financial instruments carried at amounts other than fair values

For the other financial instruments that are not quoted in the market and their fair value cannot be reliably measured without incurring excessive cost are recorded based on nominal value less any impairment. It's not practical to estimate the fair value of other assets consisting of cash guarantee to the various parties since they have no fixed repayment period and these are not expected to be completed within 12 (twelve) months after the reporting date.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

32. INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 32. FINANCIAL INSTRUMENTS (continued)

Klasifikasi instrumen keuangan Classification of financial instruments

Pinjaman
yang diberikan
dan piutang
Loans
and
receivables
Nilai wajar
melalui
laba rugi/
Fair value
through
profit and loss
Nilai wajar
melalui
penghasilan
komprehensif
lain/
Fair value
through
OCI
Liabilitas pada
biaya perolehan
diamortisasi/
Liabilities at
amortized
cost
Total/Total
31 Desember 2020 December 31, 2020
Aset keuangan
Kas dan setara kas
Piutang usaha
Piutang lain-lain - pihak
62.984.876
80.933.503
-
-
-
-
-
-
62.984.876
80.933.503
Financial assets
Cash and cash equivalents
Trade receivables
ketiga
Aset keuangan tersedia
261.148 - - - 261.148 Other receivables - third parties
untuk dijual
Aset tidak lancar lainnya-jaminan
- - 710.126 - 710.126 Available-for-sale financial asset
Other non-current assets-deposits
sewa gedung dan gudang 187.068 - - - 187.068 for offices and warehouses rentals
Total 144.366.595 - 710.126 - 145.076.721 Total
Liabilitas keuangan
Utang bank jangka pendek
Utang usaha
Utang lain-lain
Liabilitas derivatif
Beban masih harus dibayar
Liabilitas jangka pendek lainnya
Utang bank jangka panjang yang
-
-
-
-
-
-
-
-
-
860.922
-
-
-
-
-
-
-
-
37.849.228
179.273.792
377.561
-
5.984.907
1.481.409
37.849.228
179.273.792
377.561
860.922
5.984.907
1.481.409
Financial liabilities
Short-term bank loans
Trade payables
Other payables
Derivative liabilities
Accrued expenses
Other current liabilities
jatuh tempo dalam
waktu satu tahun
Utang bank jangka panjang,
setelah dikurangi bagian yang
- - - 7.418.861 7.418.861 Current maturities of
long-term bank loans
jatuh tempo dalam waktu
satu tahun
- - - 34.538.799 34.538.799 Long-term bank loans, net of
current maturities
Total - 860.922 - 266.924.557 267.785.479 Total
Pinjaman
yang diberikan
Nilai wajar
melalui
laba rugi/
Nilai wajar
melalui
penghasilan
komprehensif
lain/
Liabilitas pada
biaya perolehan
diamortisasi/
dan piutang
Loans
and
receivables
Fair value
through
profit and loss
Fair value
through
OCI
Liabilities at
amortized
cost
Total/Total
31 Desember 2019 December 31, 2019
Aset keuangan
Kas dan setara kas
Piutang usaha
54.154.460
69.553.352
-
-
-
-
-
-
54.154.460
69.553.352
Financial assets
Cash and cash equivalents
Trade receivables
Piutang lain-lain - pihak
ketiga
108.032 - - - 108.032 Other receivables - third parties
Aset keuangan tersedia
untuk dijual
Aset tidak lancar lainnya-jaminan
- - 710.126 - 710.126 Available-for-sale financial asset
Other non-current assets-deposits
sewa gedung dan gudang 123.647 - - - 123.647 for offices and warehouses rentals
Total 123.939.491 - 710.126 - 124.649.617 Total
Liabilitas keuangan
Utang bank jangka pendek
Utang usaha
Utang lain-lain
Liabilitas derivatif
Beban masih harus dibayar
Liabilitas jangka pendek lainnya
Utang bank jangka panjang yang
jatuh tempo dalam
waktu satu tahun
Utang bank jangka panjang,
setelah dikurangi bagian yang
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
1.323.305
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
40.960.569
170.982.856
3.389.043
-
6.535.228
573.697
9.075.000
40.960.569
170.982.856
3.389.043
1.323.305
6.535.228
573.697
9.075.000
Financial liabilities
Short-term bank loans
Trade payables
Other payables
Derivative liabilities
Accrued expenses
Other current liabilities
Current maturities of
long-term bank loans
jatuh tempo dalam waktu
satu tahun
Total
-
-
-
1.323.305
-
-
43.976.777
275.493.170
43.976.777
276.816.475
Long-term bank loans, net of
current maturities
Total

33. PERJANJIAN-PERJANJIAN SIGNIFIKAN 33. SIGNIFICANT AGREEMENTS

a. Perusahaan telah menandatangani perjanjian sewa ruangan kantor Sampoerna Strategic Square yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta dengan PT Sampoerna Land. Perjanjian ini berlaku sampai dengan 31 Desember 2020.

Pada tanggal 15 Februari 2018, Perusahaan menandatangani Perubahan Kedua atas Perjanjian Sewa untuk perubahan Setoran Jaminan.

Beban sewa untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar US\$260.559 (31 Desember 2019: US\$224.554), disajikan sebagai bagian dari "Beban Umum dan Administrasi".

b. Perusahaan memiliki perjanjian sewa gudang dengan PT Teluk Intan atas gudang di Surabaya. Perjanjian sewa tersebut berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

Perjanjian ini telah diperpanjang untuk periode 1 Januari 2020 sampai dengan 31 Desember 2020.

Total beban sewa untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar US\$707.106 (31 Desember 2019: US\$801.916), disajikan sebagai bagian dari "Beban Pokok Pendapatan".

c. Perusahaan memiliki beberapa perjanjian sewa gudang di Surabaya dengan PT Sinarindo Megantara yang dimulai antara bulan Mei 2016 sampai dengan November 2016 dan akan berakhir antara bulan Mei 2018 sampai dengan Oktober 2018.

Perjanjian ini telah diperpanjang untuk periode bulan Mei 2019 sampai dengan bulan Oktober 2020.

Total beban sewa untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar US\$974.143 (31 Desember 2019: US\$822.517), disajikan sebagai bagian dari "Beban Pokok Pendapatan".

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

a. The Company entered into a rental agreement with PT Sampoerna Land for office space in Sampoerna Strategic Square, located at Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. This agreement is valid until December 31, 2020.

On February 15, 2018, the Company signed the Second Amendment to the Lease Agreement to amend the Security Deposit.

Rent expense for the year ended December 31, 2020 amounting to US\$260,559 (December 31, 2019: US\$224,554), was presented as part of "General and Administrative Expenses".

b. The Company entered into rental agreements with PT Teluk Intan for warehouses in Surabaya. This rental agreement expired on December 31, 2019.

This agreement has been extended from January 1, 2020 to December 31, 2020.

Total related rent expense for the year ended December 31, 2020 amounting to US\$707,106 (December 31, 2019: US\$801,916), was presented as part of "Cost of Revenues".

c. The Company entered into several rental agreements with PT Sinarindo Megantara for warehouses in Surabaya, which starts between May 2016 to November 2016 and will end between May 2018 to October 2018.

This agreement has been extended from May 2019 to October 2020.

Total related rent expense for the year ended December 31, 2020 amounting to US\$974,143 (December 31, 2019: US\$822,517), was presented as part of "Cost of Revenues".

33. PERJANJIAN-PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

d. Pada tanggal 6 Oktober 2014, TBM, entitas anak, menandatangani perjanjian dengan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) (Pelindo III) untuk reklamasi tanah dan pemanfaatannya untuk kepentingan pembangunan dan pengelolaan zona industri di Terminal Teluk Lamong (processing curah kering).

Apabila tanah reklamasi termasuk sebagai bagian dari objek pelaksanaan Konsesi yang akan diberikan oleh Otoritas Pelabuhan kepada Pelindo III, perjanjian ini berlaku sampai dengan tiga puluh tahun sejak penyerahan tanah reklamasi ditambah dengan jangka waktu perpanjangan atas HGB atau berakhirnya Konsesi. Apabila tanah reklamasi tidak termasuk sebagai bagian dari objek pelaksanaan Konsesi, perjanjian ini berlaku sampai diakhiri berdasarkan persetujuan para pihak.

  • e. Pada tanggal 25 Agustus 2000, SGT menandatangani Perjanjian Sewa dengan PT Krakatau Bandar Samudera di desa Kepuh dan desa Tegal Ratu, Cilegon, Jawa Barat, yang dimiliki oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk untuk jangka waktu 30 tahun dengan tarif US\$350.000 per tahun. Beban atas sewa tersebut disajikan sebagai bagian dari "Beban Pokok Pendapatan".
  • f. Pada tanggal 23 Desember 2014, Nusa menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Terminal Teluk Lamong, untuk melakukan kerjasama dalam jasa pelayanan curah kering di Terminal Teluk Lamong, Surabaya, Jawa Timur. Perjanjian ini berakhir pada bulan Agustus 2047.

Pada tanggal 24 Juli 2018, kedua belah pihak menyetujui perubahaan tarif jasa pelayanan curah kering yang sebelumnya Rp27.000/ton menjadi Rp31.000/ton.

g. Pada tanggal 4 Januari 2016, Kelompok Usaha menandatangani Perjanjian Jasa dengan PT FKS Management Services untuk jasa sumber daya manusia, pengendalian internal, manajemen bisnis, jasa legal, teknologi informasi, dan corporate communication yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

Perjanjian ini telah diperpanjang sampai dengan 31 Desember 2020.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

33. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)

d. On October 6, 2014, TBM, a subsidiary, entered into Agreement with PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) (Pelindo III) for land reclamation and development of industrial zone on the reclaimed land at Terminal Teluk Lamong (dry bulk processing).

If the reclaimed land will be part of the object of Concession given by Port Authority to Pelindo III, the agreement will prevail until thirty years after the handover of reclaimed land plus the extension period of HGB or until the end of the Concession. If the reclaimed land will not be part of the Consession, the agreement will prevail until terminated by all parties.

  • e. On August 25, 2000, SGT entered into Rental Agreement with PT Krakatau Bandar Samudera on parcels of land located at desa Kepuh and desa Tegal Ratu, Cilegon, West Java, owned by PT Krakatau Steel (Persero) Tbk for 30 years for rental fees amounting to US\$350,000 per year. The related rent expenses was presented as part of "Cost of Revenues".
  • f. On December 23, 2014, Nusa entered into cooperation agreement with PT Terminal Teluk Lamong for the process of bulk handling services in Terminal Teluk Lamong, Surabaya, East Java. This agreement expired on August 2047.

On July 24, 2018, both parties agreed on changes of handling bulk tariff from Rp27,000/ton to Rp31,000/ton.

g. On January 4, 2016, the Group entered into agreement with PT FKS Management Services for human resources services, internal control services, managerial services, legal services, information technology services, and corporate communication services. This agreement expired on December 31, 2019.

This agreement has been extended to December 31, 2020.

33. PERJANJIAN-PERJANJIAN SIGNIFIKAN (lanjutan)

Total beban atas jasa yang diberikan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 sebesar US\$1.865.516 (31 Desember 2019: US\$2.203.883), disajikan sebagai bagian dari "Beban Umum dan Administrasi - Tenaga Ahli".

Jumlah pembayaran sewa minimum di masa depan dalam perjanjian-perjanjian sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

33. SIGNIFICANT AGREEMENTS (continued)

Total related expense for the period ended December 31, 2020 amounting to US\$1,865,516 (December 31, 2019: US\$2,203,883), was presented as part of "General and Administrative Expense - Professional Fee".

The future aggregate minimum lease payments under non-cancellable operating leases are as follows:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Tidak lebih dari 1 tahun
Lebih dari 1 tahun namun kurang
1.193.838 1.506.971 No later than 1 year
Later than 1 year and no later
dari 5 tahun 1.874.231 1.550.576 than 5 years
Lebih dari 5 tahun 1.803.472 2.164.167 Later than 5 years
4.871.541 5.221.714

Kontrak Berjangka Valuta Asing Forward Exchange Contract

Perusahaan mengadakan beberapa kontrak berjangka valuta asing/forward exchange contract ("FEC") dengan PT Bank Mizuho Indonesia, MUFG Bank, Ltd., PT Bank CIMB Niaga Tbk, JP Morgan Chase Bank, N.A. Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, Rabobank Hongkong, dan PT UOB Buana. Berdasarkan kontrak tersebut, Perusahaan akan membayar kepada bank jumlah nosional dengan total Rp1.905 miliar dan, sebaliknya, bank akan membayar kepada Perusahaan jumlah nosional dengan total US\$134.450.000 pada bulan Januari sampai dengan Februari 2021.

FEC ditujukan untuk melindungi risiko perubahan nilai tukar mata uang asing yang mempengaruhi besarnya arus kas yang harus dibayarkan atas liabilitas Perusahaan yang timbul atas pembelian impor barang jadi.

Laba yang timbul dari perubahan nilai wajar FEC selama tahun 2020 sebesar US\$477.204, disajikan sebagai bagian dari akun "Pendapatan Operasi Lain" (Catatan 24) pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun 2020.

34. INSTRUMEN DERIVATIF 34. DERIVATIVE INSTRUMENTS

Perusahaan The Company

The Company entered into several forward exchange contracts ("FEC") with PT Bank Mizuho Indonesia, MUFG Bank, Ltd., PT Bank CIMB Niaga Tbk, JP Morgan Chase Bank, N.A. Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk, Rabobank Hongkong, and PT UOB Buana. Under these contracts, the Company shall pay the banks total notional amount of Rp1,905 billion, while the banks shall pay the Company total notional amount of US\$134,450,000 during January to February 2021.

FEC is intended to protect the Company from foreign exchange risk which may affect amount of cash outflow relating to payment of the Company's liabilities on import purchases of finished goods.

The related income arising from changes in fair value of FEC during 2020 amounting to US\$477,204, was presented as part of "Other Operating Income" (Note 24) in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income for the year 2020.

Kontrak Berjangka Valuta Asing Forward Exchange Contract

Rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar FEC selama tahun 2019 sebesar US\$1.212.575, disajikan sebagai bagian dari akun "Beban Operasi Lain" (Catatan 24) pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian tahun 2019.

Saldo FEC pada tanggal 31 Desember 2020 akan jatuh tempo pada bulan Januari 2021 sampai dengan Februari 2021.

Kontrak Swap Tingkat Suku Bunga Interest Rate Swap Contract

Di bulan April 2015, Perusahaan mengadakan beberapa kontrak swap tingkat suku bunga dengan Rabobank. Berdasarkan kontrak tersebut, Perusahaan akan membayar suku bunga tetap sebesar 1,3% per tahun dan, sebaliknya, bank akan membayar kepada Perusahaan suku bunga mengambang London Interbank Offered Rate ("LIBOR") 3 (tiga) bulan untuk jumlah nosional sebesar US\$958.400, US\$1.581.800 dan US\$950.200 pada tanggal 31 Desember 2018. Kontrak ini jatuh tempo pada tanggal 25 November 2019.

Kontrak swap tingkat suku bunga ditujukan untuk melindungi pinjaman Perusahaan dari risiko meningkatnya tingkat suku bunga.

Tidak ada laba yang timbul dari perubahan nilai wajar instrumen derivatif selama tahun 2019.

FEC dan swap tingkat suku bunga dinilai menggunakan hirarki tingkat 2 dengan teknik valuasi, yang menggunakan data pasar yang dapat diobservasi.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

34. INSTRUMEN DERIVATIF (lanjutan) 34. DERIVATIVE INSTRUMENTS (continued)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

The related losses arising from changes in fair value of FEC during 2019 amounting to US\$1,212,575, was presented as part of "Other Operating Expenses" (Note 24) in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income for the year 2019.

The outstanding balance of FEC as of December 31, 2020 will be due in January 2021 to February 2021.

In April 2015, the Company entered into several interest rate swap contracts with Rabobank. Under these contracts, the Company shall pay the bank a fixed interest rate of 1.3% per annum, while the bank shall pay the Company a floating interest rate of 3 (three) months London Interbank Offered Rate ("LIBOR") for notional amounts as of December 31, 2018 of US\$958,400, US\$1,581,800 and US\$950,200. The maturity date of contracts is November 25, 2019.

Interest rate swap contract is intended to protect the Company's loans from exposure to increasing interest rates.

There are no related gains arising from changes in fair value of the derivative instruments during 2019.

FEC and interest rate swaps contracts are valued at hierarchy level 2 using valuation techniques, which employ the use of market observable inputs.

Entitas anak Subsidiary

Kontrak Swap Tingkat Suku Bunga Interest Rate Swap Contract

Di bulan Juni 2017, Nusa, entitas anak, mengadakan beberapa kontrak swap tingkat suku bunga dengan Rabobank. Berdasarkan kontrak tersebut, Nusa akan membayar suku bunga tetap sebesar 1,89% per tahun di atas margin tetap bank senilai 3,25% untuk jumlah nosional sebesar US\$6.825.000 pada tanggal 31 Desember 2020. Kontrak ini akan jatuh tempo pada tanggal 12 April 2021.

Di bulan Oktober 2018, Nusa mengadakan kontrak swap tingkat suku bunga dengan Rabobank. Berdasarkan kontrak tersebut, Nusa akan membayar suku bunga tetap sebesar 2,93% per tahun untuk jumlah nosional sebesar US\$5.460.000 pada tanggal 31 Desember 2020 . Kontrak ini akan jatuh tempo pada tanggal 12 April 2021.

Kontrak swap tingkat suku bunga ditujukan untuk melindungi pinjaman Nusa dari risiko meningkatnya tingkat suku bunga.

Rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar instrumen derivatif selama tahun 2020 sebesar Rp1.770.897.060 (ekuivalen dengan US\$121.536) (Catatan 26).

Rugi yang timbul dari perubahan nilai wajar instrumen derivatif selama tahun 2019 sebesar Rp1.539.259.393 (ekuivalen dengan US\$108.729) (Catatan 26).

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

34. INSTRUMEN DERIVATIF (lanjutan) 34. DERIVATIVE INSTRUMENTS (continued)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

Nusa Nusa

In June 2017, Nusa, a subsidiary, entered into several interest rate swap contracts with Rabobank. Under these contracts, Nusa shall pay the bank a fixed interest rate of 1.89% per annum, above the fixed margin set by the bank amounting to 3.25% for notional amounts as of December 31, 2020 of US\$6,825,000. The maturity date of the contracts is April 12, 2021.

In October 2018, Nusa entered into interest rate swap contract with Rabobank. Under this contract, Nusa shall pay the bank a fixed interest rate of 2.93% per annum, for notional amounts as of December 31, 2020 of US\$5,460,000. The maturity date of the contract is April 12, 2021.

Interest rate swap contract is intended to protect Nusa's loan from exposure to increasing interest rates.

The related losses arising from changes in fair value of the derivative instruments during 2020 amounted to Rp1,770,897,060 (equivalent to US\$121,536) (Note 26).

The related losses arising from changes in fair value of the derivative instruments during 2019 amounted to Rp1,539,259,393 (equivalent to US\$108,729) (Note 26).

Entitas anak (lanjutan) Subsidiary (continued)

Call Spread Option Call Spread Option

Pada tanggal 6 September 2018, Nusa mengadakan kontrak call spread option (CSO) dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk ("CIMB"). Berdasarkan kontrak tersebut, Nusa diharuskan membayar premi kepada CIMB sebesar US\$39.200/kuartal sampai dengan jatuh tempo kontrak untuk jumlah nosional US\$4.025.000.

Ketentuan penyelesaian berdasarkan kontrak tersebut adalah sebagai berikut:

  • a. Jika kurs spot USD/Rupiah lebih rendah dari lower strike price pada waktu jatuh tempo pada tanggal jatuh tempo, maka opsi akan berakhir dan tidak akan ada penyelesaian antara Nusa dan CIMB sehubungan opsi tersebut.
  • b. Jika kurs spot USD/Rupiah berada di antara lower strike price dan upper strike price pada waktu jatuh tempo pada tanggal jatuh tempo, maka Nusa mengeksekusi hak untuk membeli sejumlah Dolar AS tertentu pada lower strike price.
  • c. Jika kurs spot USD/Rupiah berada di atas nilai upper strike price pada waktu jatuh tempo pada tanggal jatuh tempo, maka Nusa dan CIMB mengeksekusi hak masing-masing untuk membeli sejumlah Dolar AS tertentu pada lower strike price dan upper strike price. Selisih antara nilai lower strike dan higher strike akan dikreditkan ke rekening Nusa.

CSO ditujukan untuk melindungi arus kas Nusa dari risiko meningkatnya kurs nilai tukar mata uang Dolar AS. Kontrak ini jatuh tempo pada tanggal 11 Oktober 2019 dan tidak diperpanjang.

35. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN

Teknik penilaian yang paling sering digunakan termasuk forward pricing dan swap models menggunakan penilaian nilai kini.

Semua kontrak-kontrak tersebut di atas tidak memenuhi kriteria sebagai lindung nilai untuk tujuan akuntansi dan, oleh karena itu, perubahan nilai wajar kontrak-kontrak tersebut dibukukan langsung ke laba rugi tahun berjalan.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

34. INSTRUMEN DERIVATIF (lanjutan) 34. DERIVATIVE INSTRUMENTS (continued)

Nusa (lanjutan) Nusa (lanjutan)

On September 6, 2018, Nusa entered into entered into call spread option (CSO) contract with PT Bank CIMB Niaga Tbk ("CIMB"). Under this contracts, Nusa shall pay CIMB the premium amounted to US\$39,200/quarterly up to the expiration date of contract for notional amounts of US\$4,025,000.

The settlement provisions based on contract are as follows:

  • a. If USD/Rupiah spot rate is lower than the lower strike price at the expiration time on the relevant date, then the option expires and there will be no settlement between Nusa and the CIMB.
  • b. If USD/Rupiah spot rate is between the lower strike price and upper strike price at the expiration time on the relevant date, then Nusa exercises the right to buy US Dollar at lower strike price.
  • c. If USD/Rupiah spot rate is higher than the upper strike price at the expiration time on the relevant date, both Nusa and CIMB exercise the right to buy US Dollar at the lower strike price and upper strike price, respectively. The net proceed from the differences between the lower strike price and the upper strike price will be credited to Nusa's account.

CSO is intended to protect the Nusa's cash flow from exposure increasing in exchange rates of US Dollar currency. The maturity date of the contract is October 11, 2019 and is not extended.

35. THE FINANCIAL MANAGEMENT RISK POLICY AND PURPOSE

The most frequently applied valuation techniques include forward pricing and swap models using present value calculations.

All of the above contracts have not met the criteria as effective hedges for accounting purposes and, accordingly, changes in the fair value of such contracts were recorded directly to current year profit or loss.

35. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

Liabilitas keuangan utama Kelompok Usaha meliputi utang bank jangka pendek, utang usaha dan utang lain-lain, beban masih harus dibayar, liabilitas jangka pendek lainnya dan utang bank jangka panjang. Tujuan utama dari liabilitas keuangan ini adalah untuk mengumpulkan dana untuk atau langsung berasal dari operasi Kelompok Usaha. Kelompok Usaha juga mempunyai berbagai aset keuangan seperti piutang usaha, piutang lain-lain dan kas dan setara kas, yang dihasilkan langsung dari kegiatan usahanya.

Risiko utama dari instrumen keuangan Kelompok Usaha adalah risiko suku bunga, risiko mata uang asing, risiko harga komoditas, risiko kredit, dan risiko likuiditas sebagai berikut:

Risiko Suku Bunga atas Nilai Wajar dan Arus Kas

Risiko suku bunga Kelompok Usaha terutama timbul dari pinjaman untuk modal kerja dan pinjaman jangka panjang. Pinjaman pada berbagai suku bunga menimbulkan risiko suku bunga atas nilai wajar kepada Kelompok Usaha. Kelompok Usaha memiliki risiko suku bunga yang berasal dari pinjaman menggunakan suku bunga mengambang. Kelompok Usaha melakukan pengawasan terhadap dampak pergerakan suku bunga untuk meminimalisasi dampak negatif terhadap Kelompok Usaha.

Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020, berdasarkan simulasi yang rasional, jika tingkat suku bunga pinjaman dan kas dan setara kas lebih tinggi/lebih rendah 100 basis poin, dengan seluruh variabel-variabel lain tidak berubah, maka laba sebelum pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 akan lebih rendah/lebih tinggi sebesar US\$716.951 (2019: lebih rendah/lebih tinggi sebesar US\$714.789), terutama akibat beban bunga utang bank jangka pendek dengan tingkat bunga mengambang yang lebih tinggi/lebih rendah.

Kebijakan Kelompok Usaha terkait dengan risiko tingkat bunga yang berasal dari pinjaman jangka pendek adalah membebankan perubahan tingkat bunga yang terjadi ke pelanggan melalui harga jual.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

35. THE FINANCIAL MANAGEMENT RISK POLICY AND PURPOSE (continued)

The Group's principal financial liabilities comprise short-term bank loans, trade and other payables, accrued expenses, other current liabilities and longterm bank loan. The purposes of these financial liabilities are to raise funds or arise directly from the Group's operations. The Group also has various financial assets such as trade and other receivables and cash and cash equivalents, which arise directly from its operations.

The main risks arising from the Group's financial instruments are interest rate risk, foreign currency risk, commodity price risk, credit risk and liquidity risk as follows:

Interest Rate Risks on Fair Values and Cash Flows

The Group's interest rate risk mainly arises from loans for working capital purposes and long-term loans. Loans at variable rates expose the Group to fair value interest rate risk. The Group has interest risk arising from floating rates of its loans. The Group monitors the interest rate fluctuations to minimize any negative impacts to the Group.

For the year ended December 31, 2020, based on a sensible simulation, had the interest rates of loans and cash and cash equivalents been 100 basis points higher/lower, with all other variables held constant, profit before tax for the years ended December 31, 2020 would have been US\$716,951 lower/higher (2019: US\$714,789 lower/higher), mainly as a result of higher/lower interest charges on floating rate short-term bank loan.

The Group's policy related to interest rate risk from short-term loans is to charge the change in floating rate to customers through selling price.

35. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

Risiko Suku Bunga atas Nilai Wajar dan Arus Kas (lanjutan)

Kelompok Usaha memiliki risiko tingkat suku bunga yang terutama berasal dari pergerakan suku bunga pinjaman jangka panjang dengan tingkat suku bunga mengambang. Untuk mengelola risiko suku bunga, Kelompok Usaha melakukan transaksi Interest Rate Swaps.

Risiko Mata Uang Asing Foreign Currency Risk

Risiko nilai tukar mata uang asing yang dihadapi Kelompok Usaha terutama timbul dari aset dan liabilitas moneter yang diakui dalam mata uang yang berbeda dengan mata uang fungsional entitas yang bersangkutan.

Kelompok Usaha menyadari adanya risiko pasar yang disebabkan oleh fluktuasi nilai tukar mata uang asing. Untuk mengurangi dampak perubahan nilai tukar mata uang asing terhadap aset dan liabilitas tersebut, bilamana memungkinkan, Kelompok Usaha mengupayakan aset dan liabilitas signifikan dalam mata uang asing yang dimiliki entitas yang bersangkutan bernilai seimbang dimana untuk mencapai tujuan tersebut tidak tertutup kemungkinan untuk dilakukannya transaksi lindung nilai.

Pada tanggal 31 Desember 2020, berdasarkan simulasi yang rasional, jika nilai tukar Dolar AS terhadap Rupiah melemah/menguat sebesar 10%, dengan seluruh variabel-variabel lain tidak berubah, maka laba sebelum pajak untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 akan lebih tinggi/lebih rendah sebesar US\$6.017.254 (2019: lebih tinggi/lebih rendah sebesar US\$3.292.960), terutama sebagai akibat dari keuntungan/kerugian selisih kurs atas penjabaran kas dan setara kas, piutang usaha, dan utang usaha dalam Rupiah.

Risiko Harga Komoditas Commodity Price Risk

Risiko harga komoditas yang dihadapi Kelompok Usaha berasal dari fluktuasi harga barang jadi, khususnya kacang kedelai dan bungkil kacang kedelai yang merupakan barang komoditas.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

35. THE FINANCIAL MANAGEMENT RISK POLICY AND PURPOSE (continued)

Interest Rate Risks on Fair Values and Cash Flows (continued)

The Group's exposure to the risk of changes in market interest rates relates primarily to the Group's long-term loans with floating interest rates. In order to manage interest rate risk, the Group entered into Interest Rate Swaps.

The Group has foreign exchange risk primarily arising from recognized monetary assets and liabilities that are denominated in a currency other than the entity's functional currency.

The Group is aware about market risks due to foreign exchange fluctuation. To mitigate the impact of fluctuations in foreign exchange rates on the Group's assets and liabilities, if possible, the Group would manage a proper proportion of significant assets and liabilities denominated in foreign currencies based on the respective entity's functional currency. If the assets are insufficient to cover its liabilities, the Group may enter into derivative transactions to mitigate such risks.

As of December 31, 2020, based on a sensible simulation, had the exchange rate of US Dollar against the Rupiah depreciated/appreciated by 10%, with all other variables held constant, profit before tax for the year ended December 31, 2020 would have been US\$6,017,254 higher/lower (2019: US\$3,292,960 higher/lower), mainly as a result of foreign exchange gains/losses on the translation of cash and cash equivalents, trade receivables, and trade payables denominated in Rupiah.

The Group faces commodity price risk arising from the volatility of finished goods prices, especially soybean and soybean meal, which are commodities.

35. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

Risiko Harga Komoditas (lanjutan) Commodity Price Risk (continued)

Kebijakan Kelompok Usaha untuk menekan risiko yang timbul dari fluktuasi harga barang jadi adalah mencermati informasi perkembangan pasar internasional dan meningkatkan efisiensi pembelian barang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Kelompok Usaha secara terus-menerus mengawasi tingkat persediaan yang optimal dengan cara melakukan kontrak pembelian pada saat harga relatif rendah dengan mengacu kepada rencana penjualan dan kebutuhan barang.

Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019, kebijakan Kelompok Usaha adalah untuk tidak melakukan lindung nilai atas risiko harga komoditas tersebut.

Risiko Kredit Credit Risk

Risiko kredit yang dihadapi oleh Kelompok Usaha berasal dari kredit yang diberikan kepada pelanggan dan penempatan rekening koran dan deposito pada bank.

Selain dari pengungkapan di bawah ini, Kelompok Usaha tidak memiliki konsentrasi risiko kredit.

Risiko kredit atas penempatan rekening koran dan deposito dikelola oleh manajemen sesuai dengan kebijakan Kelompok Usaha. Investasi atas kelebihan dana dibatasi untuk tiap-tiap bank dan kebijakan ini dievaluasi setiap tahun oleh Direksi. Batas tersebut ditetapkan untuk meminimalkan risiko konsentrasi kredit sehingga mengurangi kemungkinan kerugian akibat kebangkrutan bankbank tersebut.

Kelompok Usaha memiliki kebijakan untuk memastikan penjualan produk hanya dilakukan kepada pelanggan yang dapat dipercaya dengan rekam jejak atau sejarah kredit yang baik. Kelompok Usaha menerapkan kebijakan pemberian kredit berdasarkan prinsip kehati-hatian dan melakukan pemantauan atas portofolio kredit secara berkesinambungan. Merupakan kebijakan Kelompok Usaha bahwa semua pelanggan yang akan melakukan pembelian secara kredit harus melalui prosedur verifikasi kredit seperti pemeriksaan yang teliti atas histori transaksi, potensi bisnis, kekuatan keuangan, reputasi di bidang industri dan evaluasi atas manajemennya.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

35. THE FINANCIAL MANAGEMENT RISK POLICY AND PURPOSE (continued)

The Group's policy to minimize the risk arising from the fluctuations of finished goods price is to observe and analyze international market information and enhance material procurement and efficiency to suit customers' demands. The Group continuously monitors the optimal inventory level by entering in a purchase agreement when the price is relatively low with the consideration of sales planning and material requirement.

For the year ended December 31, 2020 and 2019, the Group's policy is that no hedging in the said commodity price risk shall be undertaken.

The Group has credit risk arising from the credits granted to the customers and placement of current accounts and deposits in the banks.

Other than as disclosed below, the Group has no concentration of credit risk.

Kas dan setara kas Cash and cash equivalents

Credit risk arising from placements of current accounts and deposits is managed in accordance with the Group's policy. Investments of surplus funds are limited for each banks and reviewed annually by the Directors. Such limits are set to minimize the concentration of credit risk and therefore mitigate financial loss through potential failure of the banks.

Piutang usaha Trade receivables

The Group has policies in place to ensure that sales of products are made only to creditworthy customers with proven track records or good credit history. The Group applies prudent credit acceptance policies and performs ongoing credit portfolio monitoring. It is the Group's policy that all customers who wish to trade on credit terms are subject to credit verification procedures, such as satisfactory scrutiny of their transactions history, business potential, financial strength, perceived reputation in the industry and evaluation of their board of management.

35. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

Kelompok Usaha memiliki kebijakan yang membatasi jumlah kredit untuk tiap-tiap pelanggan. Penggunaan batasan kredit tersebut dipantau secara teratur oleh manajemen. Pelanggan yang belum memenuhi verifikasi kredit diharuskan untuk melakukan pembayaran di muka. Selain itu, saldo piutang dipantau secara terus menerus untuk mengurangi risiko piutang tak tertagih.

Pada tanggal pelaporan, eksposur maksimum Kelompok Usaha terhadap risiko kredit adalah sebesar nilai tercatat masing-masing kategori dari aset keuangan yang disajikan pada laporan posisi keuangan konsolidasian.

Risiko Likuiditas Liquidity Risk

Kelompok Usaha mengelola profil likuiditasnya untuk membiayai belanja modal dan melunasi utang yang jatuh tempo dengan menyediakan kas dan setara kas yang cukup, dan ketersediaan pendanaan melalui kecukupan jumlah fasilitas kredit yang diterima.

Kelompok Usaha secara teratur mengevaluasi arus kas proyeksi dan aktual dan terus menerus memantau tanggal jatuh tempo aset dan liabilitas keuangan.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

35. THE FINANCIAL MANAGEMENT RISK POLICY AND PURPOSE (continued)

Risiko Kredit (lanjutan) Credit Risk (continued)

Piutang usaha (lanjutan) Trade receivables (continued)

The Group has policies that limit the amount of credit exposure to any particular customer. Utilization of credit limits by customers is regularly monitored by the management. Customers who do not qualify for credit facilities are required to pay in advance. In addition, the receivable balances are monitored on an ongoing basis to reduce the Group's exposure to bad debts.

At the reporting date, the Group's maximum exposure to credit risk is represented by the carrying amount of each class of financial assets presented in the consolidated statement of financial position.

The Group manages its liquidity profile to be able to finance its capital expenditures and service its maturing debts by maintaining sufficient cash and cash equivalents, and the availability of funding through an adequate amount of committed credit facilities.

The Group regularly evaluates its projected and actual cash flow information and continuously monitors the maturity of its financial assets and liabilities.

35. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)

Tabel di bawah ini merangkum profil jatuh tempo liabilitas keuangan Kelompok Usaha, berdasarkan arus kas kontraktual yang tidak terdiskonto:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

35. THE FINANCIAL MANAGEMENT RISK POLICY AND PURPOSE (continued)

The table below summarizes the maturity profile of the Group's financial liabilities, based on contractual undiscounted payments:

Total/Total Sewaktu-waktu
dan Dalam Waktu
1 Tahun/
On Demand
and Within
1 Year
Dalam Waktu 1
sampai
dengan 5
Tahun/Within
1 to 5 Years
Lebih dari 5
Tahun/More
than
5 Years
As of December 31,
2020
Short-term Bank
loans
Trade Payables
Other Payables
Accrued expenses
Current maturities of
long-term bank
loans
Principal
5.567.708 596.912 4.970.796 - Lease liabilities
1.481.409 1.481.409 - - Other current liabilities
Long-term bank loans,
net
of current maturities
Principal
5.585.908 2.155.696 3.430.212 - Future imputed
interest charges
As of December 31,
2019
Short-term bank
loans
Trade payables
Other payables
Accrued expenses
Current maturities of
long-term bank
loans
Principal
37.849.228
179.273.792
377.561
5.984.907
7.418.861
34.538.799
40.960.569
170.982.856
3.389.043
6.535.228
9.075.000
37.849.228
179.273.792
377.561
5.984.907
7.418.861
-
40.960.569
170.982.856
3.389.043
6.535.228
9.075.000
-
-
-
-
-
34.538.799
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

35. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

Risiko Likuiditas (lanjutan) Liquidity Risk (continued)

35. THE FINANCIAL MANAGEMENT RISK POLICY AND PURPOSE (continued)

Total/Total Sewaktu-waktu
dan Dalam Waktu
1 Tahun/
On Demand
and Within
1 Year
Dalam Waktu 1
sampai
dengan 5
Tahun/Within
1 to 5 Years
Lebih dari 5
Tahun/More
than
5 Years
Pada tanggal
31 Desember
2019 (lanjutan)
Liabilitas jangka
As of December 31,
2019 (continued)
pendek lainnya
Utang bank jangka
panjang, setelah
dikurangi bagian
573.697 573.697 - - Other current liabilities
yang jatuh tempo
dalam waktu satu
tahun
Long-term bank loans,
net
of current maturities
Pokok pinjaman
Beban bunga masa
43.976.777 - 43.976.777 - Principal
Future imputed
depan 5.671.217 2.415.513 3.255.704 - interest charges

Perubahan Pada Liabilitas Yang Timbul Dari Aktivitas Pendanaan

Changes In Liabilities Arising From Financing Activities

2020
1 Januari/
January 1
Arus Kas/
Cash Flow
Mata Uang
Asing/
Foreign
Exchange
Beban
tangguhan
atas utang
bank/
Deferred
charges on
bank loans
Lain-lain/
Others
31 Desember/
December 31
Utang bank jangka
pendek
Bagian lancar atas
40.960.569 (2.841.796) (269.545) - - 37.849.228 Short-term
bank loans
Current
utang bank
jangka
maturities
on long-term
panjang
Utang bank jangka
9.075.000 (9.075.000) - - 7.418.861 7.418.861 bank loans
Long-term
panjang 43.976.777 (2.140.727) - 121.610 (7.418.861) 34.538.799 bank loans
Total liabilitas Total liabilities
dari from
aktivitas financing
pendanaan 94.012.346 (14.057.523) (269.545) 121.610 - 79.806.888 activities

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

35. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO KEUANGAN (lanjutan)

Perubahan Pada Liabilitas Yang Timbul Dari Aktivitas Pendanaan (lanjutan)

35. THE FINANCIAL MANAGEMENT RISK POLICY AND PURPOSE (continued)

Changes In Liabilities Arising From Financing Activities (continued)

2019
1 Januari/
January 1
Arus Kas/
Cash Flow
Mata Uang
Asing/
Foreign
Exchange
Beban
tangguhan
atas utang
bank/
Deferred
charges on
bank loans
Lain-lain/
Others
31 Desember/
December 31
Utang bank jangka
pendek
76.997.147 (36.069141) 32.563 - 40.960.569 Short-term
bank loans
Bagian lancar atas
utang bank
Current
maturities
jangka on long-term
panjang
Utang bank jangka
11.475.400 (11.475.400) - - 9.075.000 9.075.000 bank loans
Long-term
panjang 53.018.411 - - 33.366 (9.075.000) 43.976.777 bank loans
Total liabilitas Total liabilities
dari from
aktivitas financing
pendanaan 141.490.958 (47.544.541) 32.563 33.366 - 94.012.346 activities

Kolom 'Lain-lain' mencakup efek reklasifikasi ke bagian lancar atas utang bank jangka panjang. Kelompok Usaha mengklasifikasikan bunga yang dibayarkan sebagai arus kas dari aktivitas operasi.

36. KEPENTINGAN NONPENGENDALI 36. NON-CONTROLLING INTERESTS

Kepentingan nonpengendali atas aset neto Entitas anak merupakan bagian atas aset neto Entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung maupun tidak langsung kepada Perusahaan (Catatan 2).

Rincian kepentingan nonpengendali adalah sebagai berikut:

The 'Other' column includes the effect of reclassification to current maturities on long-term bank loans. The Group classifies interest paid as cash flows from operating activities.

Non-controlling interests in net assets of Subsidiaries represent the portions of the net assets of the Subsidiaries that are not attributable, directly or indirectly, to the Company (Note 2).

The details of non-controlling interests are as follows:

2020 2019
PT Nusa Prima Logistik (Catatan 38)
PT FKS Solusi Logistik dan Entitas anak
PT Terminal Bangsa Mandiri
7.253.259
131.552
(2.177)
7.461.331
159.663
(766)
PT Nusa Prima Logistik (Note 38)
PT FKS Solusi Logistik and its Subsidiaries
PT Terminal Bangsa Mandiri
Total 7.382.634 7.620.228 Total

Pada tanggal 31 Desember 2020, Kelompok Usaha memiliki komitmen penjualan untuk menyerahkan barang jadi sebanyak 40.633 MT kepada pelanggan pihak ketiga lokal (31 Desember 2019: 436.390 MT).

Entitas anak Subsidiary

Pada tanggal 31 Desember 2020, SGT memiliki komitmen pembayaran atas konstruksi dalam pengerjaan sebesar Rp11.993.104.985 dan US\$1.621.623 kepada pihak ketiga (31 Desember 2019: Rp49.756.107.942 dan US\$1.124.309).

Pada tanggal 15 Februari 2013, Perusahaan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas Touton Far East Pte. Ltd., Singapura (Touton).

Perusahaan mengajukan gugatan sebesar US\$510.000 dan Rp3.988.602.664 kepada Touton atas wanprestasi yang dilakukan sehubungan dengan perjanjian jual beli kacang kedelai curah tanggal 22 Juli 2011.

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam surat putusan Nomor 67/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst. tanggal 4 Februari 2014, memutuskan bahwa:

    1. Mengabulkan sebagian gugatan Perusahaan
    1. Menyatakan Touton telah melakukan perbuatan melawan hukum kepada Perusahaan
    1. Menghukum Touton untuk membayar ganti rugi sebesar US\$510.000 kepada Perusahaan
    1. Menghukum Touton untuk membayar biayabiaya yang timbul dalam perkara hukum sebesar Rp916.000
    1. Menolak gugatan Perusahaan yang lain

Touton mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta atas hasil keputusan tersebut. Pada tanggal 1 Desember 2014, Pengadilan Tinggi Jakarta memutuskan untuk menolak gugatan banding Touton.

Pada bulan Juli 2015, Touton mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

37. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 37. COMMITMENT AND CONTINGENCY

Komitmen Commitment

Perusahaan The Company

As of December 31, 2020, the Group has sales commitments to deliver finished goods of approximately 40,633 MT to third party local customers (December 31, 2019: 436,390 MT).

SGT SGT

As of December 31, 2020, SGT has commitments to paid for construction in progress amounting to Rp11,993,104,985 and US\$1,621,623 to third parties (December 31, 2019: Rp49,756,107,942 and US\$1,124,309).

Kontinjensi Contingency

On February 15, 2013, the Company filed a law suit to Jakarta Pusat District Court against Touton Far East Pte. Ltd., Singapore (Touton).

The Company asked for compensation amounting to US\$510,000 and Rp3,988,602,664 against Touton for its violations to the bulk soybean sales and purchase agreement dated July 22, 2011.

Jakarta Pusat District Court in its decision letter Number 67/Pdt.G/2013/PN.Jkt.Pst. dated February 4, 2014, ruled as follows:

  • 1. Accepted a portion of the Company's suit
  • 2. Acknowledged that Touton violated laws against the Company
  • 3. Penalized Touton to pay US\$510,000 to the Company
  • 4. Penalized Touton to pay legal costs amounting to Rp916,000
  • 6. Rejected the Company's other suits

Touton submitted an appeal to Jakarta High Court pertaining to the said decision. On December 1, 2014, Jakarta High Court decided to reject Touton's appeal.

In July 2015, Touton submitted an appeal to the Supreme Court.

Berdasarkan informasi dari situs resmi Mahkamah Agung Republik Indonesia, pada tanggal 19 April 2016, Mahkamah agung memberi putusan dengan amar menolak permohonan kasasi Touton, namun demikian atas putusan kasasi tersebut masih dapat dilakukan upaya hukum peninjauan kembali.

Sampai dengan 26 April 2021, belum ada kelanjutan atas kasus tersebut.

38. KEPENTINGAN DALAM ENTITAS LAIN 38. INTERESTS IN OTHER ENTITIES

Entitas anak Subsidiary

Kepentingan material dari pemegang saham nonpengendali Nusa adalah sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

37. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 37. COMMITMENT AND CONTINGENCY (continued)

Kontinjensi (lanjutan) Contingency (continued)

Based on information from the official website of Supreme Court of Republic Indonesia, the Supreme Court decided to reject the appeal from Touton on April 19, 2016. However, a request of judicial review still can be submitted on such decision.

As of April 26, 2021, there has been no update on this case.

Material equity interest held by non-controlling interests in Nusa is as follow:

Nama Entitas Anak /
Name of the Subsidiary
Lokasi Pendirian/
Country of Incorporation
2020 2019
PT Nusa Prima Logistik Indonesia 35% 35%
Jumlah /
Amount
2020 2019
Saldo akumulasi kepentingan nonpengendali (Catatan 36)/
Accumulated balances of non-controlling interests (Note 36)
Laba (rugi) yang dapat diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali/
7.253.259
(79.225)
7.461.331
157.351
Gain (loss) attributable to non-controlling interests
Selisih kurs atas penjabaran laporan keuangan yang dapat diatribusikan
kepada kepentingan nonpengendali/
Foreign exchange differences from financial statements translations
attributable to non-controlling interests (111.858) 299.257

38. KEPENTINGAN DALAM ENTITAS LAIN (lanjutan) 38. INTERESTS IN OTHER ENTITIES (continued)

Entitas anak (lanjutan) Subsidiary (continued)

Ringkasan informasi keuangan sebelum eliminasi antar-perusahaan dari PT Nusa Prima Logistik tersebut disajikan berikut ini:

Ringkasan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain:

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

The summarized financial information of PT Nusa Prima Logistik based on amounts before intercompany eliminations is provided below:

Summarized statement of profit or loss and other comprehensive income:

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Pendapatan
Beban pokok pendapatan
5.960.176
(4.054.243)
6.329.355
(4.102.451)
Revenues
Cost of revenues
Laba bruto 1.905.933 2.226.904 Gross profit
Beban umum dan administrasi
Penghasilan operasi lain
Beban operasi lain
(868.400)
737
(321.278)
(815.117)
573.758
(79.862)
General and administrative expenses
Other operating income
Other operating expenses
Laba (rugi) usaha
Penghasilan keuangan
Pajak final atas
716.992
89.736
1.905.683
87.446
Operating profit (loss)
Finance income
penghasilan keuangan
Beban keuangan
(22.434)
(1.018.919)
(17.489)
(1.353.419)
Final tax on finance income
Finance costs
Laba (rugi) sebelum
pajak penghasilan
(234.625) 622.221 Gain (loss) before income tax
Manfaat (beban) pajak penghasilan (13.818) (172.648) Income tax benefit (expense)
Laba (rugi) tahun berjalan (248.443) 449.573 Gain (loss) for the year
Penghasilan komprehensif lain
Other comprehensive income
Pos yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Keuntungan (kerugian)
pengukuran kembali atas
Item that will not be reclassified
to profit or loss:
Re-measurement gain (loss) of
liabilitas imbalan kerja
Pajak penghasilan terkait
pos yang tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi
30.486
(6.707)
(41.753)
10.438
employee benefits liabilities
Income tax relating
to item that will not
be reclassified to profit or loss
Pos yang akan direklasifikasi
ke laba rugi:
Selisih kurs atas penjabaran
laporan keuangan
(319.593) 855.021 Item that will be reclassified
to profit or loss:
Foreign exchange differences from
financial statements translations
Penghasilan (rugi) komprehensif lain
tahun berjalan setelah pajak
(295.814) 823.706 Other comprehensive income
(loss) for the year, net of tax
Total penghasilan (rugi) komprehensif
tahun berjalan
(544.257) 1.273.279 Total comprehensive income
(loss) for the year

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

38. KEPENTINGAN DALAM ENTITAS LAIN (lanjutan) 38. INTERESTS IN OTHER ENTITIES (continued)

Entitas anak (lanjutan) Subsidiary (continued)

Ringkasan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain: (lanjutan)

Summarized statement of profit or loss and other comprehensive income: (continued)

Tahun yang Berakhir
pada Tanggal 31 Desember/
Years Ended December 31,
2020 2019
Laba (rugi) tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada kepentingan
nonpengendali
(79.225) 157.351 Gain (loss) for the year attributable
to non-controlling interests
Total penghasilan (rugi) komprehensif
tahun berjalan yang dapat
diatribusikan kepada
kepentingan nonpengendali
(208.071) 445.648 Total comprehensive income (loss)
for the year attributable to
non-controlling interests

Ringkasan laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2020 dan 2019:

Summarized statement of financial position as of December 31, 2020 and 2019:

31 Desember/December 31,
2020 2019
Saldo kas dan bank dan aset Cash and bank and other
lancar lainnya 5.427.455 6.369.499 current assets
Aset tetap 29.429.867 32.299.513 Fixed assets
Aset tidak lancar lainnya 784.112 918.166 Other non-current asset
Total aset 35.641.434 39.587.178 Total assets
Liabilitas jangka pendek lainnya 5.555.646 815.182 Other current liabilities
Utang bank jangka panjang 8.886.351 17.251.778 Long-term bank loan
Liabilitas imbalan kerja 251.245 202.184 Employee benefits liabilities
Total liabilitas 14.693.242 18.269.144 Total liabilities
Total ekuitas 20.948.192 21.318.034 Total equity
Yang akan diatribusikan kepada: Attributable to:
Pemilik entitas induk 13.694.933 13.856.703 Owners of the parent entity
Kepentingan nonpengendali 7.253.259 7.461.331 Non-controlling interests

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

38. KEPENTINGAN DALAM ENTITAS LAIN (lanjutan) 38. INTERESTS IN OTHER ENTITIES (continued)

Ringkasan informasi arus kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020 dan 2019:

Summarized cash flows information for the year ended December 31, 2020 and 2019:

Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 December/
Years Ended December 31,
2020 2019
Operasi
Investasi
3.944.062
(78.253)
6.589.448
(252.854)
Operating
Investing
Pendanaan (5.510.282) (3.720.344) Financing
Kenaikan (penurunan) neto
kas dan setara kas
(1.644.473) 2.616.250 Net increase (decrease)
in cash and cash equivalents

39. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF

Standar akuntansi yang telah diterbitkan sampai tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha namun belum berlaku efektif diungkapkan berikut ini. Manajemen bermaksud untuk menerapkan standar tersebut yang dipertimbangkan relevan terhadap Kelompok Usaha pada saat efektif, dan pengaruhnya terhadap posisi dan kinerja keuangan konsolidasian Kelompok Usaha masih diestimasi pada tanggal 31 Maret 2021. Kecuali disebutkan lain, Kelompok Usaha tidak mengharapkan bahwa adopsi pernyataan tersebut di masa depan memiliki dampak signifikan terhadap laporan keuangannya.

Amandemen ini dikeluarkan untuk membantu entitas menentukan apakah serangkaian kegiatan dan aset yang diperoleh adalah bisnis atau bukan. Amandemen ini mengklarifikasi persyaratan minimum untuk bisnis, menghapus penilaian apakah pelaku pasar mampu mengganti elemen yang hilang, menambah panduan untuk membantu entitas menilai apakah proses yang diperoleh adalah substantif, mempersempit definisi bisnis dan keluaran, dan memperkenalkan uji konsentrasi nilai wajar opsional. Contoh ilustratif baru diberikan bersama dengan amandemen.

39. ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE

The accounting standards that have been issued up to the date of issuance of the Group's consolidated financial statements, but not yet effective are disclosed below. The management intends to adopt these standards that are considered relevant to the Group when they become effective, and the impact to the consolidated financial position and performance of the Group is still being estimated as of March 31, 2021. Unless otherwise indicated, the Group does not expect that the future adoption of the said pronouncements to have a significant impact on its financial statements.

Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2021 Effective beginning on or after January 1, 2021

Amandemen PSAK 22: Definisi Bisnis Amendments to PSAK 22: Definition of Business

These amendments were issued to help entities determine whether an acquired set of activities and assets is a business or not. They clarify the minimum requirements for a business, remove the assessment of whether market participants are capable of replacing any missing elements, add guidance to help entities assess whether an acquired process is substantive, narrow the definitions of a business and of outputs, and introduce an optional fair value concentration test. New illustrative examples were provided along with the amendments.

39. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF (lanjutan)

Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2021 (lanjutan)

Amandemen PSAK 71, PSAK 55, PSAK 60, PSAK 62 dan PSAK 73 tentang Reformasi Acuan Suku Bunga – Tahap 2

Reformasi acuan suku bunga tersebut mengacu pada reformasi global yang menyepakati penggantian acuan suku bunga antarbank (Interbank Offered Rate atau ("IBOR")) dengan acuan suku bunga alternatif.

Reformasi Acuan Suku Bunga – Tahap 2 membahas isu yang mungkin mempengaruhi pelaporan keuangan selama reformasi acuan suku bunga, termasuk dampak perubahan arus kas kontraktual atau hubungan lindung nilai yang timbul dari penggantian acuan suku bunga dengan acuan alternatif yang baru.

Reformasi Acuan Suku Bunga – Tahap 2 hanya berlaku untuk perubahan yang disyaratkan oleh reformasi acuan suku bunga untuk instrumen keuangan dan hubungan lindung nilai. Amandemen ini berlaku efektif per 1 Januari 2021 dengan penerapan dini diperkenankan.

Amandemen PSAK 22: Kombinasi Bisnis tentang Rujukan ke Kerangka Konseptual

Amandemen PSAK 22 Kombinasi Bisnis tentang Rujukan ke Kerangka Konseptual ini mengklarifikasi interaksi antara PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 dan Kerangka Konseptual Pelaporan Keuangan.

Secara umum Amandemen PSAK 22 ini:

  • Menambahkan deskripsi terkait "liabilitas dan liabilitas kontinjensi dalam ruang lingkup PSAK 57 atau ISAK 30".
  • Mengklarifikasi liabilitas kontinjensi yang diakui pada tanggal akuisisi.
  • Menambahkan definisi aset kontinjensi dan perlakuan akuntansinya.

Amandemen PSAK 22 Kombinasi Bisnis tentang Rujukan ke Kerangka Konseptual ini berlaku efektif pada 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

39. ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE (continued)

Effective beginning on or after January 1, 2021 (continued)

Amendments to PSAK 71, PSAK 55, PSAK 60, PSAK 62 and PSAK 73 on Interest Rate Reference Reform - Phase 2

The interest rate reference reform refers to the global reform which agrees to replace Interbank Offered Rate ("IBOR") with an alternative interest rate reference.

Interest Rate Reference Reform - Phase 2 addresses issues that may affect financial reporting during the benchmark interest rate reform, including the impact of changes in contractual cash flows or hedging relationships that arise from replacing the benchmark interest rate with a new alternative reference.

Interest Rate Reference Reform - Phase 2 applies only to changes required by the benchmark interest rate reform for financial instruments and hedge relationships. These amendments are effective as of January 1, 2021 with earlier application permitted.

Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2022 Effective beginning on or after January 1, 2022

Amendments to PSAK 22: Business Combinations regarding Reference to Conceptual Frameworks

The amendments to PSAK 22 Business Combinations regarding Reference to Conceptual Frameworks clarify the interactions between PSAK 22, PSAK 57, ISAK 30 and the Conceptual Framework of Financial Reporting.

In general, the amendments to PSAK 22:

  • Add a description regarding "liabilities and contingent liabilities within the scope of PSAK 57 or ISAK 30".
  • Clarifying the contingent liabilities recognized at the acquisition date.
  • Adds definition of a contingent asset and its accounting treatment.

The amendments to PSAK 22 Business Combinations regarding References to Conceptual Frameworks will become effective on January 1, 2022 with earlier application permitted.

39. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF (lanjutan)

Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2022 (lanjutan)

Amandemen PSAK 57: Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi tentang Kontrak Memberatkan - Biaya Memenuhi Kontrak

Amandemen PSAK 57 mengatur bahwa biaya untuk memenuhi kontrak yang memberatkan terdiri dari biaya yang berhubungan langsung dengan kontrak, yang terdiri dari:

    1. biaya inkremental untuk memenuhi kontrak tersebut, dan
    1. alokasi biaya lain yang berhubungan langsung untuk memenuhi kontrak.

Amandemen PSAK 57 berlaku efektif pada 1 Januari 2022 dengan penerapan dini diperkenankan.

Amandemen PSAK 71: Instrumen Keuangan - Imbalan dalam pengujian '10 persen 'untuk penghentian pengakuan liabilitas keuangan

Amandemen ini mengklarifikasi biaya yang termasuk dalam entitas ketika menilai apakah persyaratan liabilitas keuangan baru atau yang dimodifikasi secara substansial berbeda dari persyaratan liabilitas keuangan asli. Biaya ini hanya mencakup yang dibayarkan atau diterima antara peminjam dan pemberi pinjaman, termasuk biaya yang dibayarkan atau diterima baik oleh peminjam atau pemberi pinjaman atas nama pihak lain.

Amandemen ini berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2022 dengan penerapan lebih awal diizinkan.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

39. ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE (continued)

Effective beginning on or after January 1, 2022 (continued)

Amendments to PSAK 57: Provisions, Contingent Liabilities, and Contingent Assets regarding Aggravating Contracts - Contract Fulfillment Costs

The amendments to PSAK 57 provide that costs to fulfill an onerous contract consist of costs that are directly related to the contract, which consist of:

  • 1. Incremental costs fulfill the contract, and
  • 2. allocation of other costs that are directly related to fulfilling contract.

Amendments to PSAK 57 is effective on January 1, 2022 with earlier application permitted

Amendments to PSAK 71: Financial Instruments – Fees in the '10 per cent' test for derecognition of financial liabilities

The amendment clarifies the fees that an entity includes when assessing whether the terms of a new or modified financial liability are substantially different from the terms of the original financial liability. These fees include only those paid or received between the borrower and the lender, including fees paid or received by either the borrower or lender on the other's behalf.

The amendment is effective for annual reporting periods beginning on or after January 1, 2022 with earlier adoption permitted.

39. STANDAR AKUNTANSI YANG TELAH DITERBITKAN NAMUN BELUM BERLAKU EFEKTIF (lanjutan)

Amandemen PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Jangka Pendek atau Jangka Panjang

Amandemen ini menentukan persyaratan untuk mengklasifikasikan kewajiban sebagai lancar atau tidak lancer dan menjelaskan:

  • Apa yang dimaksud dengan hak untuk menunda penyelesaian,
  • Bahwa hak untuk menunda harus ada pada akhir periode pelaporan,
  • Klasifikasi tersebut tidak terpengaruh oleh kemungkinan bahwa entitas akan menggunakan hak penangguhannya, dan
  • Bahwa hanya jika derivatif melekat dalam liabilitas konversi itu sendiri merupakan instrumen ekuitas, ketentuan liabilitas tidak akan memengaruhi klasifikasinya

Amandemen tersebut berlaku efektif untuk periode pelaporan tahunan yang dimulai pada atau setelah 1 Januari 2023 dan diterapkan secara retrospektif.

40. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 40. EVENT AFTER THE REPORTING PERIOD

COVID-19 COVID-19

Operasi Kelompok Usaha telah dan mungkin terus dipengaruhi oleh penyebaran virus Covid-19. Dampak virus Covid-19 terhadap ekonomi global dan Indonesia termasuk dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, penurunan pasar modal, peningkatan risiko kredit, depresiasi nilai tukar mata uang asing dan gangguan operasi bisnis. Dampak pandemik ini terhadap Kelompok Usaha belum memberikan pengaruh signifikan. Pengaruh lebih lanjut yang signifikan dari pandemik ini, bila ada, akan direfleksikan dalam pelaporan keuangan Kelompok Usaha di periode-periode berikutnya.

Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 - Undang-Undang Cipta Kerja

Pada tanggal 2 Februari 2021, Pemerintah mengundangkan dan memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 (PP 35/2021) untuk melaksanakan ketentuan Pasal 81 dan Pasal 185 (b) UU No. 11/2020 mengenai Cipta Kerja yang bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja yang seluas-luasnya.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

39. ACCOUNTING STANDARDS ISSUED BUT NOT YET EFFECTIVE (continued)

Mulai efektif pada atau setelah 1 Januari 2023 Effective beginning on or after January 1, 2023

Amendments to PSAK 1: Presentation of Financial Statements Classification of Liabilities as Current or Non-current

The amendments specify the requirements for classifying liabilities as current or non-current and clarify:

  • What is meant by a right to defer settlement,
  • That a right to defer must exist at the end of the reporting period,
  • That classification is unaffected by the likelihood that an entity will exercise its deferral right, and
  • That only if an embedded derivative in a convertible liability is itself an equity instrument would the terms of a liability not impact its classification

The amendments are effective for annual reporting periods beginning on or after January 1, 2023 and must be applied retrospectively.

The Group's operation has and may continue to be impacted by the outbreak of Covid-19 virus. The effects of Covid-19 virus to the global and Indonesian economy include effect to economic growth, decline in capital markets, increase in credit risk, depreciation of foreign currency exchange rates and disruption of business operation. The effects of the pandemic to the Group is not significant. Further significant pandemic, if any, will be reflected in the Group's financial reporting in the subsequent periods.

Government Regulation Number 35 Year 2021 – Job Creation Law

On February 2, 2021, the Government promulgated Government Regulation Number 35 Year 2021 (PP 35/2021) to implement the provisions of Article 81 and Article 185 (b) of Law no. 11/2020 concerning Job Creation (Cipta Kerja), which aims to create the widest possible employment opportunities.

40. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN (lanjutan)

Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 - Undang-Undang Cipta Kerja (lanjutan)

PP 35/2021 mengatur mengenai perjanjian kerja waktu tertentu (karyawan tidak tetap), alih daya, waktu kerja, waktu istirahat dan pemutusan hubungan kerja, yang dapat mempengaruhi manfaat imbalan minimum yang harus diberikan kepada karyawan.

Pada tanggal laporan keuangan konsolidasian diotorisasi, Kelompok Usaha masih mengevaluasi dampak potensial penerapan peraturan pelaksana PP 35/2021, termasukdampaknya pada laporan keuangan konsolidasian Kelompok Usaha untuk periode pelaporan berikutnya.

PT FKS MULTI AGRO TBK AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

40. EVENT AFTER THE REPORTING PERIOD (continued)

Government Regulation Number 35 Year 2021 – Job Creation Law (continued)

PP 35/2021 regulates the work agreement for a certain period (non-permanent employees), outsourcing, working time, rest time and termination of employment, which can affect the minimum benefits that must be provided to employees.

As of the authorization date of these consolidated financial statements, the Group is still evaluating the potential impacts of PP 35/2021, including the impacts on the Group's consolidated financial statements for the next reporting period.

Informasi berikut adalah laporan keuangan tersendiri PT FKS Multi Agro Tbk, entitas induk, yang disajikan sebagai informasi tambahan terhadap laporan keuangan konsolidasian PT FKS Multi Agro Tbk dan Entitas anaknya tanggal 31 Desember 2020 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut.

PT FKS MULTI AGRO TBK (ENTITAS INDUK) LAPORAN POSISI KEUANGAN Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

The following information is the separate financial statements of PT FKS Multi Agro Tbk, parent entity, which is presented as supplementary information to the consolidated financial statements of PT FKS Multi Agro Tbk and its Subsidiaries as of December 31, 2020 and for the year then ended.

PT FKS MULTI AGRO TBK (PARENT ENTITY) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION As of December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

31 Desember/December 31,
2020 2019
Aset Assets
Aset Lancar Current Assets
Kas dan setara kas 56.421.077 43.273.412 Cash and cash equivalents
Piutang usaha Trade receivables
Pihal berelasi - 1.433 Related parties
Pihak ketiga 77.046.141 66.812.177 Third parties
Piutang lain-lain Other receivables
Pihak berelasi 1.760.839 188.060 Related parties
Pihak ketiga 213.061 107.531 Third parties
Persediaan - neto 149.640.019 145.697.861 Inventories - net
Uang muka pemasok 19.355.095 32.760.411 Advances to suppliers
Pajak dibayar di muka 97.899 - Prepaid taxes
Biaya dibayar di muka 587.469 833.500 Prepaid expenses
Aset derivatif - - Derivatives assets
Aset lancar lainnya 254.533 1.248.509 Other current assets
Total Aset Lancar 305.376.133 290.922.894 Total Current Assets
Aset Tidak Lancar Non-current Assets
Penyertaan saham 48.088.300 45.884.856 Investments in shares of stock
Aset keuangan tersedia untuk dijual 710.126 710.126 Available-for-sale financial asset
Uang muka penyertaan saham 9.637.278 10.276.383 Advances for investments in shares
Tagihan pajak penghasilan - 1.888.621 Claim for income tax refund
Aset pajak tangguhan 2.255.722 1.644.942 Deferred tax assets
Aset tetap - neto 23.892.788 23.064.381 Fixed assets - net
Uang muka perolehan aset tetap 445.894 782.157 Advances for acquisition of fixed assets
Aset takberwujud - neto 204.430 91.414 Intangible assets – net
Aset hak guna - neto 633.635 - Right-of-use assets - net
Aset tidak lancar lainnya 15.497.217 13.360.139 Other non-current assets
Total Aset Tidak Lancar 101.365.390 97.703.019 Total Non-current Assets
Total Aset 406.741.523 388.625.913 Total Assets

PT FKS MULTI AGRO TBK (ENTITAS INDUK) LAPORAN POSISI KEUANGAN (lanjutan) Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK (PARENT ENTITY) STATEMENT OF FINANCIAL POSITION (continued) As of December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

31 Desember/December 31,
2020 2019
Liabilitas dan Ekuitas Liabilities and Equity
Liabilitas Liabilities
Liabilitas Jangka Pendek Current Liabilities
Utang bank jangka pendek 37.849.228 40.960.569 Short-term bank loans
Utang usaha Trade payables
Pihak berelasi 21.456.332 151.141.623 Related parties
Pihak ketiga 156.779.847 19.351.521 Third parties
Utang lain-lain pihak ketiga
Utang pajak
245.391
3.000.645
-
843.628
Other payable – third party
Taxes payable
Beban masih harus dibayar 6.440.995 5.394.799 Accrued expenses
Liabilitas imbalan kerja jangka pendek 5.192.120 2.950.518 Short-term employee benefits liabilities
Uang muka pelanggan 19.545.200 22.932.412 Advances from customers
Liabilitas derivatif 735.371 1.212.575 Derivative liabilities
Utang bank jangka panjang Current maturities of
yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 2.693.861 5.400.000 long-term bank loan
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam Current maturities of
waktu satu tahun 79.453 - lease liabilities
Liabilitas jangka pendek lainnya 395.714 556.860 Other current liabilities
Total Liabilitas Jangka Pendek 254.414.157 250.744.505 Total Current Liabilities
Liabilitas Jangka Panjang Non-current Liabilities
Utang bank jangka panjang, setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam waktu
satu tahun
25.652.448 30.400.000 Long-term bank loan, net of
current maturities
Liabilitas imbalan kerja 4.703.787 4.030.326 Employee benefits liabilities
Liabilitas sewa jangka Panjang, setelah
dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam Non-current lease liabilities, net of
waktu satu tahun 173.924 - current maturities
Total Liabilitas Jangka Panjang 30.530.159 34.430.326 Total Non-current Liabilities
Total Liabilitas 284.944.316 285.174.831 Total Liabilities
Ekuitas Equity
Modal saham - nilai nominal Rp100 per saham Share capital - Rp100 par value per share
Modal dasar - 1.000.000.000 saham Authorized - 1,000,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor penuh - Issued and fully paid -
480.000.000 saham 6.120.561 6.120.561 480,000,000 shares
Tambahan modal disetor
Saldo laba
95.775 95.775 Additional paid-in capital
Retained earnings
Ditentukan untuk cadangan umum 1.433.919 1.433.919 Appropriated for general reserve
Belum ditentukan penggunaannya 114.146.952 95.800.827 Unappropriated
Total Ekuitas 121.797.207 103.451.082 Total Equity
Total Liabilitas dan Ekuitas 406.741.523 388.625.913 Total Liabilities and Equity

PT FKS MULTI AGRO TBK (ENTITAS INDUK) LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN Tahun Yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK (PARENT ENTITY) STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME Year Ended December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2020 2019
Pendapatan 975.885.087 1.010.179.482 Revenues
Beban pokok pendapatan (921.565.455) (963.008.566) Cost of revenues
Laba bruto 54.319.632 47.170.916 Gross profit
Beban penjualan dan distribusi
Beban umum dan administrasi
Penghasilan operasi lain
Beban operasi lain
(9.268.373)
(16.462.984)
4.036.122
(2.902.453)
(9.667.807)
(15.190.511)
2.723.738
(6.316.320)
Selling and distribution expenses
General and administrative expenses
Other operating income
Other operating expenses
Laba usaha 29.721.944 18.720.016 Operating profit
Penghasilan keuangan
Pajak final atas
1.034.091 953.798 Finance income
penghasilan keuangan
Beban keuangan
(62.222)
(3.447.415)
(153.148)
(4.937.992)
Final tax on finance income
Finance costs
Laba sebelum pajak final
dan pajak penghasilan
27.246.398 14.582.674 Profit before final and income tax
Pajak final (40.741) (8.832) Final tax
Laba sebelum pajak penghasilan 27.205.657 14.573.842 Profit before income tax
Beban pajak penghasilan - neto (6.355.770) (5.064.998) Income tax expense - net
Laba tahun berjalan 20.849.887 9.508.844 Profit for the year
Penghasilan komprehensif lain
Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
Laba pengukuran kembali atas
liabilitas imbalan kerja
Pajak penghasilan terkait
(73.677) 5.602 Other comprehensive income
Item that will not be reclassified to profit or loss:
Re-measurement profit of
employee benefits liability
Income tax relating
pos yang tidak akan
direklasifikasi ke laba rugi
57.819 (1.401) to items that will not
be reclassified to profit or loss
Penghasilan komprehensif lain
tahun berjalan setelah pajak
(15.858) 4.201 Other comprehensive profit for
the year, net of tax
Total penghasilan komprehensif
tahun berjalan
20.834.029 9.513.045 Total comprehensive income
for the year

The original separate financial statements as supplementary information included herein are in the Indonesian language.

PT FKS MULTI AGRO TBK (ENTITAS INDUK) LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK (PARENT ENTITY) STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY For the Year Ended December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Modal Saham Tambahan Retained Earnings
Ditempatkan
dan
Disetor Penuh/
Issued
and
Fully
Paid Share
Capital
Modal
Disetor/
Additional
Paid-in
Capital
Ditentukan
untuk
Cadangan
Appropriated
for
General Reserve
umum/ Belum
Ditentukan
Penggunaannya/
Unappropriated
Total Ekuitas /
Total
Equity
Saldo
31
Desember
2018
6.120.561 95.775 1.433.919 91.326.972 98.977.227 Balance, December
31, 2018
Laba tahun
berjalan
- - - 9.508.844 9.508.844 Profit for the
year
Penghasilan
komprehensif
lain
- - - 4.201 4.201 Other comprehensive
income
Total
penghasilan
komprehensif
tahun
berjalan,
setelah
pajak
- - - 9.513.045 9.513.045 Total
comprehensive
income
for the
year,
net
of
tax
Pembagian
dividen
kas
- - - (5.039.190) (5.039.190) Distribution
of cash
dividends
Saldo
31
Desember
2019
6.120.561 95.775 1.433.919 95.800.827 103.451.082 Balance, December
31, 2019
Laba tahun
berjalan
- - - 20.849.887 20.849.887 Profit for the
year
Penghasilan
komprehensif
lain
- - - (15.858) (15.858) Other comprehensive
income
Total
penghasilan
komprehensif
tahun
berjalan,
setelah
pajak
- - - 20.834.029 20.834.029 Total
comprehensive
income
for the
year,
net
of
tax
Pembagian
dividen
kas
- - - (2.487.904) (2.487.904) Distribution
of cash
dividends
Saldo
31
Desember
2020
6.120.561 95.775 1.433.919 114.146.952 121.797.207 Balance, December
31, 2020

Saldo Laba/

PT FKS MULTI AGTO TBK (ENTITAS INDUK) LAPORAN ARUS KAS untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK (PARENT ENTITY) STATEMENT OF CASH FLOWS for the Year Ended December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2020 2019
Arus Kas dari Aktivitas Cash Flows from
Operasi
Penerimaan dari pelanggan
961.399.483 1.008.780.508 Operating Activities
Receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok
Pembayaran gaji, upah dan
(857.650.102) (910.117.374) Payments to suppliers
Payments for salaries, wages and
tunjangan (9.815.830) (10.707.854) allowance
Pembayaran beban pabrikasi Payments for manufacturing
dan usaha (57.567.749) (53.441.681) and operating expenses
Kas neto yang diperoleh dari operasi 36.365.802 34.513.599 Net cash generated from operations
Penerimaan kelebihan pembayaran pajak 1.059.764 - Receipt from claim for income tax
Penerimaan bunga 971.869 612.590 Receipt from interest
Pembayaran pajak penghasilan
Pembayaran bunga
(4.596.832)
(3.381.586)
(4.606.830)
(4.784.984)
Payment of income tax
Payments of interest
Kas neto yang diperoleh dari Net cash provided by
aktivitas operasi 30.419.017 25.734.375 operating activities
Arus Kas dari Aktivitas Cash Flows from
Investasi Investing Activities
Hasil penjualan aset tetap 108.858 81.523 Proceeds from sale of fixed assets
Penambahan aset takberwujud
Uang muka perolehan aset tetap
(161.195)
336.263
(15.944)
(343.512)
Acquisitions of intangible assets
Advances for fixed asset acquisition
Penambahan aset keuangan Acquisitions of
tersedia untuk dijual (710.126) available-for-sale financial asset
Perolehan aset tetap (2.211.054) (1.057.300) Acquisitions of fixed assets
Deposit for future shares
Setoran uang muka saham (71.628) (6.004.651) subscriptions
Penambahan investasi di
entitas anak
(1.492.711) (20.000.000) Additional investment in
subsidiaries
Kas neto yang digunakan untuk Net cash used in
aktivitas investasi (3.491.467) (28.050.010) investing activities
Arus Kas dari Aktivitas
Pendanaan
Cash Flows from
Financing Activities
Penerimaan utang bank Proceeds from short-term
jangka pendek 223.660.290 215.560.093 bank loans
Penerimaan utang bank
jangka panjang
30.000.000 - Proceeds from long-term
bank loans
Pembayaran dividen kas (2.487.904) (5.039.190) Payment for cash dividend
Pembayaran utang bank Repayments of long-term
jangka panjang (35.800.000) (8.850.400) bank loans
Pemberian pinjaman
kepada entitas anak
(2.215.000) (14.110.000) Additional loan to
a subsidiary
Pembayaran liabilitas sewa (640.880) - Payment of lease liabilities
Pembayaran utang bank Repayments of short-term
jangka pendek (226.296.391) (236.629.234) bank loans
Kas neto yang digunakan untuk Net cash used in
aktivitas pendanaan (13.779.885) (49.068.731) financing activities

PT FKS MULTI AGRO TBK (ENTITAS INDUK) LAPORAN ARUS KAS (lanjutan) untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2020 (Disajikan dalam Dolar Amerika Serikat, Kecuali Dinyatakan Lain)

PT FKS MULTI AGRO TBK (PARENT ENTITY) STATEMENT OF CASH FLOWS (continued) for the Year Ended December 31, 2020 (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2020 2019
Kenaikan (penurunan) Neto
Kas dan Setara Kas
13.147.665 (51.384.366) Net increase (decrease) in Cash and
Cash Equivalents
Kas dan Setara Kas Awal
Tahun
43.273.412 94.657.778 Cash and Cash Equivalents
at Beginning of Year
Kas dan Setara Kas Akhir
Tahun
56.421.077 43.273.412 Cash and Cash Equivalents
at End of Year
Kas dan setara kas akhir tahun terdiri dari:
Kas dan setara kas
Cerukan
56.421.077
-
43.273.412
-
Cash and cash equivalents
at end of year consist of:
Cash and cash equivalent
Overdraft
Total 56.421.077 43.273.412 Total

1. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI SIGNIFIKAN

Dasar penyusunan laporan keuangan tersendiri entitas induk

Laporan keuangan tersendiri entitas induk disusun sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan ("PSAK") No. 4 (Revisi 2013), "Laporan Keuangan Tersendiri".

Kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan tersendiri entitas induk adalah sama dengan kebijakan akuntansi yang diterapkan dalam penyusunan laporan keuangan konsolidasian sebagaimana diungkapkan dalam Catatan 2 atas laporan keuangan konsolidasian, kecuali untuk penyertaan saham pada entitas anak.

Penyertaan saham pada entitas anak dicatat pada biaya perolehan. Entitas induk mengakui dividen dari entitas anak pada laba rugi dalam laporan keuangan tersendiri ketika hak menerima dividen ditetapkan.

Entitas induk memiliki penyertaan saham pada entitas anak sebagai berikut:

PT FKS MULTI AGRO TBK (PARENT ENTITY) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

1. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING POLICIES

Basis of preparation of the separate financial statements of the parent entity

The separate financial statements of the parent entity are prepared in accordance with the Statement of Financial Accounting Standard ("PSAK") No. 4 (Revised 2013), "Separate Financial Statements".

Accounting policies adopted in the preparation of the parent entity separate financial statements are the same as the accounting policies adopted in the preparation of the consolidated financial statements as disclosed in Note 2 to the consolidated financial statements, except for investments in subsidiaries.

Investments in shares of stock of subsidiaries are accounted for at acquisition cost. The parent entity recognizes dividends from subsidiaries in profit or loss in its separate financial statements when its right to receive the dividends is established.

2. PENYERTAAN SAHAM PADA ENTITAS ANAK 2. INVESTMENTS IN SHARES OF STOCK OF SUBSIDIARIES

The parent entity has the following investments in shares of stock of subsidiaries:

Nama entitas/
Entity name
Persentase
kepemilikan/
Percentage of
ownership
Biaya perolehan
1 Januari 2020/
Acquisition cost
January 1, 2020
Penambahan/
Additions
Biaya perolehan
31 Desember 2020/
Acquisition cost
December 31, 2020
Entitas anak/Subsidiaries
PT Nusa Prima Logistik
PT FKS Solusi Logistik
PT Terminal Bangsa Mandiri
65,00%
99,99%
99,00%
15.742.695
27.796.948
2.345.213
-
2.203.444
-
15.742.695
30.000.392
2.345.213
Jumlah/Total 45.884.856 2.203.444 48.088.300
Nama entitas/
Entity name
Persentase
kepemilikan/
Percentage of
ownership
Biaya perolehan
1 Januari 2019/
Acquisition cost
January 1, 2019
Penambahan/
Additions
Biaya perolehan
31 Desember 2019/
Acquisition cost
December 31, 2019
Entitas anak/Subsidiaries
PT Nusa Prima Logistik
PT FKS Solusi Logistik
PT Terminal Bangsa Mandiri
65,00%
99,99%
99,00%
15.742.695
7.796.948
2.345.213
-
20.000.000
-
15.742.695
27.796.948
2.345.213
Jumlah/Total 25.884.856 20.000.000 45.884.856

Informasi lain mengenai entitas anak diungkapkan dalam Catatan 1e atas laporan keuangan konsolidasian.

Other information concerning the subsidiaries is disclosed in Note 1e to the consolidated financial statements.

PT FKS MULTI AGRO TBK (PARENT ENTITY) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

3. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI

Entitas induk dalam kegiatan usaha normal, melakukan transaksi usaha dan non-usaha dengan pihak berelasi.

3. ACCOUNTS AND TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES

In the normal course of business, the parent entity enters into trade and non-trade transactions with its related parties.

Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2020 2019
Penjualan barang
PT Bungasari Flour Mills Indonesia
PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga
397.862 - Sales of goods
PT Bungasari Flour Mills Indonesia
PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga
Niaga Surabaya
PT FKS Pangan Nusantara
306
-
-
683.586
Niaga Surabaya
PT FKS Pangan Nusantara
Persentase terhadap
Total pendapatan 0,04% 0,06% Percentage to total revenues
Pendapatan bunga Interest income
PT Sentral Grain Terminal 732.579 188.060 PT Sentral Grain Terminal
Persentase terhadap
Total pendapatan keuangan
70,84% 23,48% Percentage to total finance income
Pembelian barang Purchases of goods
Enerfo, Pte., Ltd., Singapura 432.014.149 593.436.554 Enerfo, Pte., Ltd., Singapore
PT Bungasari Flour Mills Indonesia
PT Tereos FKS Indonesia
47.726.923
384.915
96.019.880
1.680.144
PT Bungasari Flour Mills Indonesia
PT Tereos FKS Indonesia
PT FKS Pangan Nusantara 28.575 5.033 PT FKS Pangan Nusantara
PT Permata Food Indonesia - 68.003 PT Permata Food Indonesia
Total 480.154.562 691.209.614 Total
Persentase terhadap
beban pokok pendapatan
52,10% 71,77% Percentage to cost of revenues
Pembelian jasa Purchases of services
PT Sentral Grain Terminal
PT Perusahaan Bongkar Muat
3.169.146 2.431.784 PT Sentral Grain Terminal
PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga Niaga 1.294.104 1.474.199 Wahana Intradermaga Niaga
PT Perusahaan Bongkar Muat PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga
Niaga Makassar
153.674 44.073 Wahana Intradermaga
Niaga Makassar
PT Perusahaan Bongkar Muat PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga Wahana Intradermaga
Niaga Surabaya 38.787 - Niaga Surabaya
PT Nusa Prima Logistik
PT Bungasari Flour Mills Indonesia
23.321
-
-
73.965
PT Nusa Prima Logistik
PT Bungasari Flour Mills Indonesia
Total 4.679.032 4.024.021 Total
Persentase terhadap
beban pokok pendapatan 0,51% 0,42% Percentage to cost of revenues

PT FKS MULTI AGRO TBK (PARENT ENTITY) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

3. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

Entitas induk dalam kegiatan usaha normal, melakukan transaksi usaha dan non-usaha dengan pihak berelasi (lanjutan)

3. ACCOUNTS AND TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES (continued)

In the normal course of business, the parent entity enters into trade and non-trade transactions with its related parties (continued).

31 Desember/
Year ended December 31,
2020 2019
Dicatat dalam piutang usaha
PT FKS Pangan Nusantara
- 1.433 Recorded in trade receivable
PT FKS Pangan Nusantara
Persentase terhadap
total liabilitas
- 0,00% Percentage to total liabilities
31 Desember/
Year ended December 31,
2020 2019
Dicatat dalam utang usaha Recorded in trade payable
Enerfo, Pte., Ltd., Singapura 20.672.356 138.844.406 Enerfo, Pte., Ltd., Singapore
PT Bungasari Flour Mills Indonesia 735.646 11.987.908 PT Bungasari Flour Mills Indonesia
PT Tereos FKS Indonesia 27.700 36.709 PT Tereos FKS Indonesia
PT FKS Pangan Nusantara 20.630 - PT FKS Pangan Nusantara
PT FKS Management Services
PT Permata Food Indonesia
-
-
271.923
677
PT FKS Management Services
PT Permata Food Indonesia
Total 21.456.332 151.141.623 Total
Persentase terhadap
total liabilitas 7,53% 53,00% Percentage to total liabilities

Non-usaha Non-trade

31 Desember/
Year ended December 31,
2020 2019
Dicatat dalam beban masih harus
dibayar Recorded in accrued expenses
PT Sentral Grain Terminal 1.098.950 205.796 PT Sentral Grain Terminal
PT Perusahaan Bongkar Muat PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga Wahana Intradermaga
Niaga 340.058 187.166 Niaga
PT FKS Trukindo Utama 286.659 - PT FKS Trukindo Utama
PT Perusahaan Bongkar Muat PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga Wahana Intradermaga
Niaga Makassar 51.743 - Niaga Makassar
PT Perusahaan Bongkar Muat PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga Wahana Intradermaga
Niaga Surabaya 38.787 - Niaga Surabaya
Total 1.816.197 392.962 Total
Persentase terhadap
total liabilitas 0,64% 0,13% Percentage to total liabilities
Recorded in accrued expenses
PT Sentral Grain Terminal
PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga
Niaqa
PT FKS Trukindo Utama
PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaqa
Niaga Makassar
PT Perusahaan Bongkar Muat
Wahana Intradermaga
Niaga Surabaya
Tota

PT FKS MULTI AGRO TBK (PARENT ENTITY) NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS As of December 31, 2020 and for the Year Then Ended (Expressed in United States Dollar, Unless Otherwise Stated)

3. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK BERELASI (lanjutan)

Entitas induk dalam kegiatan usaha normal, melakukan transaksi usaha dan non-usaha dengan pihak berelasi (lanjutan).

3. ACCOUNTS AND TRANSACTIONS WITH RELATED PARTIES (continued)

In the normal course of business, the parent entity enters into trade and non-trade transactions with its related parties (continued).

Tahun yang Berakhir
pada tanggal 31 Desember/
Year ended December 31,
2020 2019
Pembelian jasa
PT FKS Management Service
1.865.515 1.483.387 Purchases of services
PT FKS Management Service
Persentase terhadap total
beban umum dan administrasi
11,33% 9,76% Percentage to total general
and administrative expenses
31 Desember/
Year ended December 31,
2020 2019
Dicatat dalam aset lancar
lainnya
Recorded in other current asset
PT Sentral Grain Terminal - 846.600 PT Sentral Grain Terminal
Persentase terhadap total aset - 0,22% Percentage to total asset
Dicatat dalam aset tidak lancar
lainnya
Recorded in other non current Asset
PT Sentral Grain Terminal 15.345.500 13.263.400 PT Sentral Grain Terminal
Persentase terhadap total aset 3,77% 3,41% Percentage to total asset
Dicatat dalam piutang lain-lain Recorded in other receivables
PT Sentral Grain Terminal 1.760.839 188.060 PT Sentral Grain Terminal
Persentase terhadap total aset 0,43% 0,00% Percentage to total asset